TERAPI RELAKSASI
OTOT PROGRESIF
PENGERTIAN RELAKSASI OTOT PROGRESIF
Relaksasi otot progresif adalah teknik sistematis untuk mencapai keadaan relaksasi dimana metode
yang ditetapkan melalui metode progresif dengan tahap latihan berkesinambungan. Relaksasi otot
progresif dapat dilakukan dengan cara menegangkan dan melemaskan otot skeletal sehingga otot
menjadi rileks dan mengurangi tingkat stres serta pengobatan untuk menurunkan tekanan darah
pada penderita hipertensi (Wardani, 2015 dalam Ekarini dkk, 2019).
Relaksasi otot progresif merupakan salah satu terapi relaksasi (Bulechek, Butcher, Dochterman, &
Wagner, 2013, 2016). Terapi relaksasi adalah penggunaan teknik-teknik untuk mendorong dan
memperoleh relaksasi demi tujuan mengurangi tanda dan gejala yang tidak diinginkan seperti
nyeri, kaku otot, dan ansietas (Bulechek, Butcher, Dochterman, & Wagner, 2013, 2016).
TUJUAN DAN MANFAAT
1. Relaksasi otot progresif adalah latihan untuk mendapatkan sensasi rileks
dengan menegangkan suatu kelompok otot dan menghentikan tegangan
(Mashudi, 2012 dalam Waryantini, 2021).
2. Relaksasi otot progresif dapat meningkatkan relaksasi dengan menurunkan
aktivitas saraf simpatis dan meningkatkan aktivitas saraf parasimpatis
sehingga terjadi vasodilatasi diameter arteriol. Sistem saraf parasimpatis
melepaskan neurotransmitter asetilkolin untuk menghambat aktivitas saraf
simpatis dengan menurunkan kontraktilitas otot jantung, vasodilatasi arteriol
dan vena kemudian menurunkan tekanan darah (Muttaqin, 2009 dalam Waryantini,
2021).
3. Relaksasi merupakan serangkaian upaya untuk menegangkan dan
mengendurkan otot-otot di tubuh untuk mencapai keadaan rileks teknik
relaksasi otot progresif merupakan terapi non farmakologis yang mudah
dilakukan untuk mengatasi gangguan tidur pada lansia relaksasi otot progresif
merupakan kombinasi latihan pernapasan yang terkontrol dan rangkaian
kontraksi serta relaksasi kelompok otot (Potter & Perry, 2009 dalam Waryantini,
2021).
INDIKASI DAN KONTRAINDIKASI
1. Indikasi : Klien yang mengalami tekanan darah tinggi, nyeri bahu
ringan, rasa cemas dan stres dalam rentang ringan, gangguan
kenyamanan, dan gangguan kualitas tidur.
2. Kontraindikasi : Klien dengan denyut nadi yang tinggi dan tidak
teratur, nyeri bahu dan ekstreitas yang berat, rasa cemas dan stres
berat.
PROSEDUR DAN MEKANISME PRAKTIK
RELAKSASI OTOT PROGRESIF DAN NAFAS DALAM
1. Lakukan pernapasan biasa (7 kali)
2. Tarik nafas melalui hidung secara perlahan-lahan – keluarkan
melalui mulut secara perlahan-lahan (7 kali)
3. Tarik nafas melalui hidung secara perlaha-lahan – tahan di dada
(1..2..3) – keluarkan melalui mulut secara perlahan-lahan (7 kali)
Lanjutan…
• KEPALA dan LEHER (7 – 8 kali)
1. Tekuk leher dan kepala ke belakang secara perlahan-lahan sambil
tarik nafas dalam melalui hidung (TAHAN 1..2..3) DAN Lemaskan
dan luruskan leher dan kepala sambil mengeluarkan nafas melalui
mulut secara perlahan-lahan
2. Tekuk leher dan kepala anda ke depan sambil tarik nafas dalam
melalui hidung (TAHAN 1..2..3) DAN Lemaskan dan luruskan
leher dan kepala anda sambil mengeluarkan nafas melalui mulut
secara perlahan-lahan
Lanjutan…
• KELOMPOK OTOT WAJAH (7 – 8 kali)
1. Kerutkan dahi anda ke atas sambil tarik nafas dalam melalui hidung
(TAHAN 1..2..3) DAN Lemaskan otot dahi sambil keluarkan nafas
melalui mulut secara perlahan-lahan
2. Tutup mata sekuat-kuatnya sambil tarik nafas dalam melalui hidung
(TAHAN 1..2..3) DAN Lemaskan otot mata sambil keluarkan nafas
melalui mulut secara perlahan-lahan
3. Katupkan rahang dan gigi sekuat kuatnya sambil tarik nafas dalam
melalui hidung (TAHAN 1..2..3) DAN Lemaskan otot rahang dan
gigitan sambil keluarkan nafas melalui mulut secara perlahan-lahan
4. Kuncupkan bibir kedepan sekuat kuatnya sambil tarik nafas dalam
melalui hidung (TAHAN 1..2..3) DAN Lemaskan otot bibir sambil
keluarkan nafas melalui mulut secara perlahan-lahan
Lanjutan…
KELOMPOK OTOT PUNGGUNG DAN DADA (7 – 8 kali)
1. Lengkungkan punggung anda ke belakang sambil tarik nafas dalam
melalui hidung (TAHAN 1..2..3) DAN luruskan dan lemaskan
punggung anda sambil keluarkan nafas melalui mulut secara
perlahan-lahan
2. Dorong dada anda ke depan sambil tarik nafas dalam melalui
hidung (TAHAN 1..2..3) DAN lemaskan otot dada anda sambil
keluarkan nafas melalui mulut secara perlahan-lahan
• OTOT BAHU, SIKU DAN LENGAN ATAS (7 – 8 kali)
1. Angkat kedua bahu ke atas seolah olah akan menyentuh telinga
sambil tarik nafas dalam melalui hidung (TAHAN 1..2..3) DAN
Lemaskan bahu sambil keluarkan nafas melalui mulut secara
perlahan-lahan
2. Kepalkan tangan dan tekuk situ ke atas sehingga otot lengan atas
terasa kencang dan tegang sambil tarik nafas dalam melalui
hidung (TAHAN 1..2..3) DAN Lemaskan dan luruskan siku dan
jari jari, rasakan lengan atas anda menjadi lemas sambil
keluarkan nafas melalui mulut secara perlahan-lahan
OTOT PERGELANGAN TANGAN DAN TELAPAK TANGAN
(7 – 8 kali)
1. Kepalkan dan kencangkan kedua pergelangan tangan sekuat-
kuatnya sambil tarik nafas dalam melalui hidung (TAHAN 1..2..3)
DAN Lepaskan kepalan tangan dan rasakan jari jari tangan dan
telapak tangan menjadi lemas sambil keluarkan nafas melalui mulut
secara perlahanlahan
2. Tekuk telapak tangan ke atas dengan jari jari terbuka sekuat-
kuatnya sambil tarik nafas dalam melalui hidung (TAHAN 1..2..3)
DAN Lemaskan dan luruskan telapak tangan, rasakan lengan
bawah dan telapak tangan menjadi lemas sambil keluarkan nafas
melalui mulut secara perlahan-lahan
TERIMA KASIH