0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
22 tayangan15 halaman

Arti dan Metode Rammed Earth

Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PPTX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
22 tayangan15 halaman

Arti dan Metode Rammed Earth

Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PPTX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

MATERIAL

RAMMED EARTH
Oleh : Kelompok 5

• Deni Tri Hidayat (5212250004)


• Fahru Raziddin Tanjung (5213550036)
• Julianti Dwi Sihite (5212550007)
• Paska Yosipin Sihotang (5212550003)
• Simon Simanullang (5213550003)
• Vini lucky Lubis (5213250039)
Pengertian Rammed Earth
Rammed earth adalah konstruksi dinding berbahan dasar tanah yang
merupakan campuran dari kerikil, pasir, dan tanah liat. Bangunan dengan
material tanah sudah dikenal sejak zaman dahulu, ketika manusia beralih dari
gaya hidup nomaden menjadi menjadi bertani. Konstruksi ini berkembang di
berbagai negara, dan diduga berasal dari bagian utara negara, dan diduga
berasal dari bagian utara benua Afrika sampai ke India, Morocco, Spanyol, Afrika
sampai ke India, Morocco, Spanyol, Perancis, Pakistan dan Afganistan. Konstruksi
rammed earth awal yang tidak dipengaruhi oleh metode yang berasal dari Afrika
Utara juga dapat metode yang berasal dari Afrika Utara juga dapat ditemukan di
dataran Cina.
Contoh bangunan yang menggunakan konstruksi rammed earth
Sejarah Rammed Earth
Rammed earth adalah teknik konstruksi di mana tanah diambil dari tanah dan dipadatkan
untuk membentuk struktur. Bekisting yang dapat dilepas dipasang, dan tanah dipadatkan didalamnya.
Teknik ini tersebar luas tetapi distribusi rammed earth di seluruh dunia dan perkembangannya dari
waktu ke waktu sebelumnya belum sepenuhnya didokumentasikan. Banyak sumber mengutip contoh
yang sama dari Istana Potala di Lhasa, bagian dari Tembok Besar Cina, dan Alhambra di Granada.
Namun distribusi Rammed Earth adalah lebih kompleks dari biasanya digambarkan, muncul untuk
menyebar ke seluruh dunia di sejumla gelombang temporal, masing-masing dipicu oleh serangkaian
kebutuhan yang berbeda. Teknik rammed earth tampaknya telah berkembang secara independen di
Cina dan sekitar Mediterania. Tekniknya kemudian menyebar dengan pergerakan orang ke berbagai
belahan dunia. Rammed earth terus-menerus diciptakan kembali sebagai bahan bangunan. David
Easton, pendiri Rammed Earth Works, telah mengembangkan beberapa desain tahan gempa untuk
memperkuat dan mengintegrasikan secara struktural dinding; pilihan alternatif desain tergantung
pada beberapa pertimbangan, termasuk jarak ke patahan seismik terdekat.
Konstruksi Rammed Earth di Afrika

Metode yang dilakukan adalah:

1. Menyiapkan bekisting.
2. Bekisting ini dilengkapi dengan pendukung horizontal yang terbuat dari kayu, dalam bahasa
Spanyol disebut mechinales, yang akan memperkuat kayu vertikal sebagai penahan bekisting
3. Mengisi bekisting dengan campuran tanah .
4. Memadatkan campuran tanah tersebut dengan menggunakan semacam tongkat dari kayu.
Alat pemadat ini memiliki dua sisi lebar pada ujung – ujung kayu sepanjang 1,5 meter, dengan
bagian lebih tipis pada tengah kayu.
5. Setelah campuran tanah mengeras, bekisting dinaikkan untuk mencetak dinding bagian atas.
6. Melepas balok pendukung horizontal (mechinales), hal ini menyebabkan adanya lubang-
lubang pada dinding, hal ini dapat dilihat pada gambar dinding sebuah benteng di Basgo,
Ladakh.
Contoh bangunan yang menggunakan Konstruksi rammed earth Afrika Utara : El Badi Palace,
Morocco dan Biar Castle, Spanyol
Konstruksi Rammed Earth di Dataran China

Konstruksi rammed earth di Cina telah dikenal sejak zaman dahulu. Hal ini bisa dilihat dari
konstruksi Tembok Besar Cina yang menggunakan konstruksi rammed earth dalam proses konstruksinya.
Menurut buku karangan Joseph Needham mengenai kebudayaan dan proses membangun rumah pada
masyarakat tradisional Cina, bekisting yang digunakan lebih tipis dibandingkan dengan bekisting pada
bangunan di Afrika.
Metode pelaksanaan meliputi :
1. Memasang tiang pendukung yang ditancapkan ke tanah. Tiang pendukung ini memiliki tinggi yang
sama dengan tinggi bangunan.
2. Memasang bekisting, dalam hal ini tidak diperlukan adanya pendukung horisontal seperti pada
metode yang digunakan di Afrika.
3. Mengisi bekisting dengan campuran tanah.
4. Memadatkan campuran tanah dengan alat pemukul yang memiliki pemberat pada bagian ujungnya.
5. Setelah campuran tanah mengeras, bekisting dinaikkan untuk mencetak dinding bagian atas.
Contoh konstruksi rammed earth di daratan Cina
Konstruksi Rammed Earth Modern

Bangunan terbuat dari tanah pada masa lalu, sekarang mulai dianggap
sebagai Bangunan yang ramah lingkungan. Oleh karena itu, konstruksi Rammed
Earth kini mulai banyak digemari.
Berikut ini adalah metode pelaksanaan pada konstruksi Rammed Earth modern.
• Campuran tanah
Campuran tanah yang digunakan terdiri dari 50 – 75% kerikil dan pasir, 15 – 30%
endapan lumpur dan 10 – 20% tanah liat. Sebaiknya tiap jenis ini 20% tanah liat.
Sebaiknya tiap jenis ini memiliki kualitas yang baik, sehingga tidak terdapat rongga
udara dan volume penyusutan tidak terlalu besar. Campuran yang ideal juga dapat
mengurangi pemakaian stabilisator.
• Konstruksi
Tahap konstruksi yang dilakukan meliputi:
1. Membangun pondasi. Pondasi ini
bisa terbuat dari batu, bata, maupun
beton. Yang harus diperhatikan
adalah menjaga permukaannya tetap
datar.
2. Membuat bekisting ( formwork ).
Bekisting dapat terbuat dari papan
kayu maupun beton. Pemasangan
bekisting harus selalu dimulai dari
ujung bangunan
3. Mengisi bekisting dengan campuran
tanah yang lembab, setinggi kurang
lebih 10 cm. Setelah itu campuran tanah
tadi dipadatkan dengan alat pemadat
hingga ketinggiannya berkurang 6 – 7
cm, lalu mengisi bagian lain. Tanah yang
baru saja dipadatkan ditutup dengan
rumput, daun, kain, atau plastik untuk
melindungi dari hujan, angin, dan sinar
matahari langsung.
Keuntungan Konstruksi Rammed Earth

2. Dibandingkan bangunan yang


1. Penggunaan material ini dapat menghemat menggunakan rangka kayu sebagai struktur
energi untuk pemanasan maupun pendinginan utama, material ini tidak menghasilkan gas
bangunan. beracun yang dapat membahayakan
kesehatan.

3. Material ini berumur panjang, 4. Dalam pengerjaannya tidak


tahan lama, dan mudah dalam diperlukan fabrikasi.
perawatannya.
Kerugian Konstruksi Rammed Earth

Kerugian menggunakan konstruksi rammed earth adalah kurangnya daya tahan dan
kekuatan pada bangunan, terutama pada bagian ujung bangunan dan bukaan. Kadang
bagian lain pada dinding bangunan mengalami retak. Tidak seperti konstruksi yang terbuat
dari batu,konstruksi ini tidak mampu menahan gaya tekan yang besar.
Sekian
Terimah Kasih

Anda mungkin juga menyukai