Management And Control
Pengertian
Management Control adalah Sistem pengendalian manajemen adalah
suatu sistem terintegrasi antara proses, strategi, pemrograman,
penganggaran, akuntansi, pertanggungjawaban, yang hakikatnya untuk
membantu orang dalam menjalankan organisasi atau perusahaan agar
hasilnya optimal.
Sistem pengendalian manajemen dikategorikan sebagai bagian dari
pengetahuan perilaku terapan (applied behavioral science). Pada
dasarnya, sistem ini berisi tuntutan kepada kita mengenai cara
menjalankan dan mengendalikan organisasi yang “dianggap baik”
berdasarkan asumsi-asumsi tertentu
Why Management Control so Important?
Akibat dari tidak adanya management control yang baik maka dapat
menyebabkan beberapa hal berikut :
1. Kerugian Finansial
2. Kerusakan Reputasi
3. Kegagalan Organisasi
Tolak Ukur MCS yang dianggap baik
Dalam hal ini “dianggap baik” berarti mampu menerjemahkan antara lain :
a) Tolak ukur kinerja yang mencerminkan organisasi berjalan secara efisien,
efektif, dan produktif.
b) Kebijakan dalam menentukan tolok ukur di atas.
c) Apreasiasi kepada sumber daya yang dimiliki perusahaan organisasi.
Pengendalian manajemen bersifat menyeluruh dan terpadu, artinya lebih mengarah
ke berbagai upaya yang dilakukan manajemen agar tujuan organisasi terpenuhi.
KOMPONEN DALAM MCS
1. W = Work (Pekerjaan)
2. E = Employe (Tenaga Kerja)
3. R = Relationship (Hubungan)
4. E = Environtment (Lingkungan)
Management Control Sistem Terbagi dalam
beberapa bagian
1. Sistem
2. Pengendalian
3. Management
1. Sistem
Sistem adalah prosedur melaksanakan serangkaian aktivitas yang
biasanya dilakukan secara berulang. Karakteristik suatu sistem adalah
runtut, terpola, terkoordinasi, dan terdiri dari beberapa langkah yang
terkoordinasi untuk mencapai tujuan tertentu. Sistem disusun untuk
menyelesaikan permasalahan yang mempunyai karakteristik yang
sistematis. Manajemen, disisi lain diperlukan untuk menyelesaikan
permasalahan yang tidak sistematis.
2. Pengendalian
Dalam suatu sistem pengendalian akan ditemukan minimal 4 (empat) elemen proses
pengendalian, yaitu:
A. Detector / Sensor adalah alat untuk mengidentifikasi apa yang sesungguhnya terjadi
dalam proses pengendalian dalam organisasi.
B. Assessor / Penilai adalah alat untuk menilai signifikansi apa yang sedang terjadi
(peristiwa actual) dalam proses pengendalian. Pada umumnya yang dilakukan adalah
membandingkan apa yang sedang terjadi dengan yang seharusnya terjadi (standar).
C. Effector / Pelaksana adalah alat yang mendorong perilaku atau tindakan tertentu jika
assessor menyatakan bahwa realitas tidak sesuai dengan ketentuan atau standar.
Elemen tersebut kadang disebut “feedback” atau umpan balik.
D. Communication Network / Jaringan komunikasi adalah transmisi informasi dari
detector dan assessor atau assessor dan effector.
3. Management / Organisasi
Organisasi adalah sekelompok orang yang bekerja bersama-sama untuk
mencapai tujuan (goals) organisasi, yaitu mencapai hasil tertentu.
Tujuan organisasi sangat beragam, misalnya mencari laba,
produktivitas, moralitas tinggi, memberikan jasa ke publik, dan
sebagainya. Dengan demikian, tidak semua organisasi bertujuan
mencari laba.
A. Management Terbagi menjadi 3 yaitu
Manajemen adalah pimpinan dari organisasi, dan memiliki hierarki
tertentu. Hierarki manajemen adalah pembagian manajemen menjadi
beberapa lapisan. Semakin kompleks organisasi maka semakin banyak
lapisan manajemen yang dibentuk. Secara garis besar hierarki
manajemen dibagi menjadi tiga level yaitu:
a) Manajemen Atas (Top Management)
b) Manajemen Tengah (Middle Management)
c) Manajemen Level Bawah (Lower Level Management).
B. Tugas Management scr Garis Besar
a. Perencanaan (planning)
b. Pengarahan (directing)
c. Pengorganisasian (organizing)
d. Penyusunan staf (staffing)
e. Pengendalian (controlling)
f. Pengambilan keputusan (decision making).
BATASAN PENGENDALIAN
MANAGEMENT
1. Formulasi Strategi
Formulasi strategi adalah proses menentukan tujuan organisasi
dan strategi untuk mencapai tujuan tersebut. Tujuan (goal) adalah apa
yang hendak dicapai oleh seluruh organisasi sedangkan strategi
menjelaskan langkah spesifik untuk mencapai tujuan dalam kurun
waktu tertentu. Tujuan biasanya untuk jangka panjang, dan jarang
sekali dirubah.
2. Pengendalian Manajement
Pengendalian manajemen adalah proses dimana manajemen mempengaruhi anggota
organisasi untuk mengimplementasikan strategi organisasi yang telah ditetapkan.
Aktivitasnya meliputi:
a. Perencanaan, apa yang seharusnya dilakukan
b. Koordinasi, atas berbagai bagian dalam organisasi
c. Komunikasi, informasi
d. Evaluasi, informasi
e. Mengambil Keputusan, atas tindakan tertentu
f. Mempengaruhi, orang untuk merubah perilaku orang
Fokus utama pengendalian manajemen ada pada pelaksanaan strategi atau eksekusi,
dan merupakan salah satu alat dalam implementasi strategi.
3. Pengendalian Tugas
Pengendalian tugas adalah proses memastikan bahwa tugas
tertentu telah dikerjakan secara efisien dan efektif. Tugas tersebut
harus mematuhi aturan atau standar yang berlaku.