0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
9 tayangan12 halaman

Hubungan Lama Perawatan Skizofrenia dan Stres Keluarga

Proposal ini membahas hubungan lama perawatan pasien skizofrenia dengan tingkat stres keluarga di Puskesmas Andalas Padang. Variabel independen adalah lama perawatan dan variabel dependen adalah tingkat stres keluarga. Penelitian ini menggunakan desain cross sectional dengan sampel sebanyak 63 responden.

Diunggah oleh

Olivia Heria
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PPT, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
9 tayangan12 halaman

Hubungan Lama Perawatan Skizofrenia dan Stres Keluarga

Proposal ini membahas hubungan lama perawatan pasien skizofrenia dengan tingkat stres keluarga di Puskesmas Andalas Padang. Variabel independen adalah lama perawatan dan variabel dependen adalah tingkat stres keluarga. Penelitian ini menggunakan desain cross sectional dengan sampel sebanyak 63 responden.

Diunggah oleh

Olivia Heria
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PPT, PDF, TXT atau baca online di Scribd

HUBUNGAN LAMANYA PERAWATAN PASIEN SKIZOFRENIA DENGAN

TINGKAT STRES KELUARGA DI WILAYAH


KERJA PUSKESMAS ANDALAS PADANG
TAHUN 2024

PROPOSAL

Diajukan oleh
Diffa Putri Andresa
2014201053

PROGRAM STUDI KEPERAWATAN


SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN ALIFAH PADANG
TAHUN 2024
BAB I
PENDAHULUAN
A. Latar Belakang

Menurut data World Health Organization (WHO) tahun 2022 prevalensi


pasien skizofrenia mempengaruhi sekitar 24 juta orang atau 1 dari 300
orang (0,32%) di seluruh dunia.

Hasil Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) tahun 2018 terjadi


peningkatan pasien skizofrenia di Indonesia pada tahun 2013 berjumlah
1,7% meningkat pada tahun 2018 menjadi 7%. Jumlah penduduk yang
mengalami gangguan jiwa berat di Sumatera Barat semakin banyak.

Penderita gangguan jiwa berat di Sumatera Barat merupakan peringkat


kesembilan di Indonesia yaitu sebanyak 1,9 juta.

Berdasarkan data Dinas Kesehatan Kota Padang (2022), dari 23


Puskesmas yang ada, Puskesmas Andalas merupakan angka kejadian
skizofrenia tertinggi tahun 2022 berjumlah 171 orang (Dinas Kesehatan
Kota Padang, 2022)
Umumnya keluarga pasien, yang menghabiskan sebagian besar
waktunya untuk merawat pasien, menyediakan dukungan, dan
memeriksa obat-obatan dan aspek lain dari kehidupan sehari-hari
pasien. keluarga sering melaporkan perasaan bersalah dan
disalahkan (misalnya, perasaan bahwa mereka gagal membantu
kerabat mereka segera atau bahwa mereka kehilangan tanda-tanda
dan gejala-gejala utama yang mengindikasikan penyakit) sehingga
membuat keluarga stres.

Lama perawatan merupakan salah satu unsur yang digunakan untuk


melihat dan mengukur seberapa efektif dan efisiennya pelayanan
kesehatan jiwa yang telah diberikan kepada pasien. Menurut WHO
(2009) lma perawatan pasien skizofrenia terdiri dari lama apabila > 5
tahun dan baru < 5 tahun.
Permasalahan dalam penelitian ini dapat
dirumuskan yaitu “Apakah ada hubungan lama
B. Rumusan Masalah
perawatan pasien skizofrenia dengan tingkat stres
keluarga di Wilayah Kerja Puskesmas Andalas
Padang tahun 2024 ?”.

C. Tujuaan Penelitian

1. Tujuan Umum
2. Tujuan Khusus
[Link] distribusi frekuensi stres keluarga di Wilayah Kerja
Puskesmas Andalas Padang tahun 2024
[Link] distribusi frekuensi lama perawatan pasien skizofrenia di
Wilayah Kerja Puskesmas Andalas Padang tahun 2024.
[Link] hubungan lama perawatan pasien skizofrenia dengan tingkat
stres keluarga di Wilayah Kerja Puskesmas Andalas Padang tahun 2024.
D. Tujuaan Penelitian
1. Bagi Peneliti
2. Bagi Tempat Penelitian
3. Bagi Institusi Pendidikan
4. Bagi Peneliti Selanjutnya

E. Ruang Lingkup
Penelitian ini membahas hubungan lama perawatan pasien skizofrenia dengan
tingkat stres keluarga di Wilayah Kerja Puskesmas Andalas Padang tahun 2024.
Jenis penelitian analitik dengan desain cross sectional study. Variabel independen
(lama perawatan) dan variabel dependen (tingkat stres keluarga). Penelitian akan
dilakukan di Wilayah Kerja Puskesmas Andalas Padang pada bulan Januari –
Agustus 2024. Populasi pada penelitian ini seluruh keluarga pasien skizofrenia
yang berada di Wilayah Kerja Puskesmas Andalas Padang berjumlah 171 orang
dengan sampel 63 orang. Teknik pengambilan sampel simple random sampling.
Data dianalisa secara univariat dengan distribusi frekuensi dan bivariat dengan uji
statistik Chi Square dengan tingkat kemaknaan 95%.
BAB II
TINJAUAN
PUSTAKA
A. Skizofrenia

B. Stres

C. Lama Perawatan
C. Kerangka Teori
Skizofrenia

Faktor yang berhubungan


dengan stres
1. Perkawinan
2. Problem orang tua
3. Hubungan interpersonal
4. Pekerjaan Lama Perawatan Lama
(lama keluarga (Jika > 5 tahun)
merawat pasien
skizofrenia) Baru
5. Lingkungan hidup (Jika < 5 tahun)
6. Keuangan
7. Hukum Stres Keluarga
8. Perkembangan
9. Penyakit fisik atau cidera
10. Faktor keluarga

Tingkat Stres
Keluarga

Normal (0-14)
Ringan (15-18)
Sedang (19-25)
Berat (26-33)
Sangat Berat (>34)

Sumber : Yosep (2017), (Hawari, 2020) dan WHO (2009)

Gambar 2.1
Kerangka Teori
Hubungan Lama Perawatan Pasien Skizofrenia Dengan Tingkat Stres
Keluarga Di Wilayah Kerja Puskesmas Andalas Padang 2024
D. Kerangka
Konsep

Variabel Independen Variabel Dependen

Lama Perawatan Tingkat Stres

E. Kerangka Konsep

Ha : Ada hubungan lama perawatan pasien skizofrenia dengan tingkat stres


keluarga di Wilayah Kerja Puskesmas Andalas Padang 2024
H0 : Tidak ada hubungan lama perawatan pasien skizofrenia dengan tingkat
stres keluarga di Wilayah Kerja Puskesmas Andalas Padang 2024
E. Defenisi Operasional

No Variabel Defenisi Alat Cara Hasil Skala


Operasional Ukur Ukur Ukur
1. Lama Lamanya pasien Kuesioner Wawan 1 : Lama Ordinal
Perawatan skizofrenia cara (Jika > 5 tahun)
menjalani
perawatan rumah 2 : Baru
yang dibantu oleh (Jika < 5 tahun)
keluarga

2 Tingkat Keadaan stres Kuesioner Wawan 1 : Normal Ordinal


Stres keluarga yang DASS 42 cara Jika nilai (0-14)
menjalani atau 2 : Ringan
melakukan Jika nilai (15-18)
perawatan pasien 3 : Sedang
skizofrenia di Jika nilai (19-25)
rumah 4 : Berat
Jika nilai (26-33)
5 : Sangat Berat
Jika nilai (>34)
BAB III
METODE PENELITIAN

A. Jenis Penelitian Analitik Cross sectional study

Penelitian ini direncanakan di wilayah


B. Tempat dan Waktu kerja Puskesmas Andalas Padang
Penelitian pada bulan Januari – Agustus 2024.
Pengumpulan data direncanakan pada
bulan April 2024

171
C. Populasi dan Sampel Populasi
Orang

D. Alat Pengumpulan Data Simple


Sampel Random
Data Primer Sampling
Data Sekunder 63 orang
F. Teknik Pengolahan Data
1. Editing
2. Coding
3. Entry
4. Tabulating
G. Teknik Analisa Data 5. Cleaning

Analisa Univariat

Analisa univariat dilakukan menggunakan uji statistik untuk mengetahui


distribusi frekuensi dan persentase dari masing-masing variabel. Variabel
independen dan dependen ditampilkan dalam bentuk persentase

Analisa Bivariat

Analisis bivariat dilakukan untuk melihat hubungan antara dua variabel yaitu
variabel independen dan variabel dependen dengan menggunakan uji
statistik Chi Square. Pengolahan data menggunakan komputerisasi dengan
tingkat kepercayaan (confidence interval) 95%. Untuk melihat kemaknaan
0,05 sehingga bila nilai p value < 0,05 maka hasil statistik dinilai bermakna,
jika p value > 0,05 maka hasil perhitungan statistik tidak bermakna.

Anda mungkin juga menyukai