100% menganggap dokumen ini bermanfaat (1 suara)
147 tayangan16 halaman

Metode Assignment untuk Alokasi SDM

Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PPT, PDF, TXT atau baca online di Scribd
100% menganggap dokumen ini bermanfaat (1 suara)
147 tayangan16 halaman

Metode Assignment untuk Alokasi SDM

Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PPT, PDF, TXT atau baca online di Scribd

Data untuk penugasan:

Pekerjaan X Y Z
Karyawan
A 20.000 27.000 30.000
B 10.000 18.000 16.000
C 14.000 16.000 12.000
•Metoda Penugasan / Assignment method .
Merupakan metoda yang digunakan untuk membantu
mengalokasikan sumber daya manusia yang ada untuk
pekerjaan tertentu yang tersedia.
Syarat metoda ini adalah satu karyawan hanya untuk satu
pekerjaan , metoda ini biasa disebut juga metoda
Penugasan ( Assignment Method ) . Pemecahan masalah
menggunakan metoda yang disebut Metoda Hungarian
karena metoda ini dikembangkan oleh ahli matematika
Hungaria bernama D . Konig pada tahun 1916 . Cara kerja
metoda ini seperti contoh berikut ini :
Bagian produksi suatu perusahaan memiliki 3 macam
pekerjaan yang harus diisi oleh 3 orang karyawan yang
memiliki latar belakang ketrampilan dan pengalaman
yang berbeda . Biaya penyelesaian pekerjaan untuk
masing – masing karyawan tersebut adalah sebagai
berikut :

Pekerjaan X Y Z
Karyawan
A 20.000 27.000 30.000
B 10.000 18.000 16.000
C 14.000 16.000 12.000
Pertanyaan : Tentukan alokasi tenaga kerja tersebut ke
pekerjaan yang tersedia agar diperoleh total biaya yang
minimal .
Jawab :
Langkah 1 , menemukan Matrix Total Opportunity Cost
( TOC matrix ) , dengan cara mengurangi biaya – biaya
dari setiap baris dengan biaya yang terkecil pada baris
yang bersangkutan . Matrix yang telah dikurangi dengan
biaya terkecil disebut Reduced Cost Matrix . TOC matrix
diperoleh bila dalam reduced cost matrix semua kolom
sudah ada bilangan 0 . Bila ada kolom yang belum
memiliki bilangan 0 maka semua bilangan dalam kolom
yang bersangkutan dikurangi dengan bilangan terkecil
yang ada pada kolom tersebut . Dari contoh
perhitungannya adalah sebagai berikut :
Baris A , biaya terkecil = 20.000
A-X = 20.000 – 20.000 = 0 , A-Y = 27.000 – 20.000 =
7.000 , A – Z = 30.000 – 20.000 = 10.000 .
Baris B , terkecil = 10.000
B – X = 10.000 – 10.000 = 0 , B – Y = 18.000 – 10.000 =
8.000 , B – Z = 16.000 – 10.000 = 6.000 .
Baris C , terkecil = 12.000
C – X = 14.000 – 12.000 = 2.000 , C – Y = 16.000 –
12.000 = 4.000 , C – Z = 12.000 – 12.000 = 0
Reduced Cost Matrix nya adalah sebagai berikut :
Pekerjaan X Y Z
Karyawan
A 0 7.000 10.000
B 0 8.000 6.000
C 2.000 4.000 0

Kolom Y belum ada bilangan nol diambil yang terkecil


sebagai pengurang bilangan yang lain dalam kolom
tersebut :
4.000 – 4.000 = 0
8.000 – 4.000 = 4.000
7.000 – 4.000 = 3.000
TOC matrik dapat disusun sebagai berikut :
Pek. X Y Z

Kary.

A 0 3.000 10.000

B 0 4.000 6.000

C 2.000 0 0
Pek. X Y Z
Kary.
A 0 3.000 10.000
B 0 4.000 6.000
C 2.000 0 0
Langkah 2 , melakukan tes optimalisasi dengan cara menarik garis
horizontal / vertikal untuk meliput seluruh bilangan yang memiliki
bilangan 0 dalam TOC matrix . Bila jumlah garis sudah sama dengan
jumlah kolom / baris maka penugasan sudah optimal , tetapi bila belum
sama diperlukan revisi matrix .

Pek. X Y Z
Kary.
A 0 3.000 10.000
B 0 4.000 6.000
C 2.000 0 0
Pek. X Y Z
Kary.

A 0 0 7.000

B 0 1.000 3.000

C 5.000 0 0
Garis = 2 sedang kolom / baris ada 3 sehingga belum optimal memerlukan
revisi matrix dengan cara memilih bilangan terkecil dari bilangan-bilangan
yang tidak terlewati garis sebagai pengurang bilangan-bilangan tersebut :
3.000 – 3.000 = 0
10.000 – 3.000 = 7.000
4.000 – 3.000 = 1.000
6.000 – 3.000 = 3.000
Kemudian bilangan terkecil tersebut ditambahkan pada bilangan dalam 2
garis yang saling bersilangan (3.000 + 2.000 = 5.000)
Memasukkan nilai-nilai revisi dalam matrix dan melakukan tes optimalisasi
kembali.

Pek. X Y Z
Kary.
A 0 0 7.000
B 0 1.000 3.000
C 5.000 0 0
Pek. X Y Z
Kary.

A 0 0 7.000

B 0 1.000 3.000

C 5.000 0 0
Jumlah garis = jumlah kolom / baris, berarti sudah optimal
penugasannya adalah sebagai berikut :

Karyawan Pekerjaan Biaya


A y 27.000
B X 10.000
C Z 12.000
Total = 49.000

Bila karyawan tidak sama pekerjaan maka metode Hungarian tidak


dapat diterapkan maka harus ditambah dengan karyawan semu
(dummy worker) bila pekerjaan lebih besar dari karyawan atau
ditambah pekerjaan semu (dummy job) bila karyawan lebih besar
dari pekerjaan yang tersedia dengan biaya = 0
Pek. 1 2 3 4
Kary.
A 20.000 27.000 30.000 32.000
B 10.000 18.000 16.000 20.000
C 14.000 16.000 12.000 15.000
Dummy D 0 0 0 0

Prosedur pemecahan selanjutnya barulah metode


Hungarian dapat digunakan dengan langkah-
langkah seperti tersebut diatas.
Contoh Soal :
1. Berikut ini merupakan matrix biaya berupa upah karyawan yang
berhubungan dengan masalah Penugasan ( Assignment Problem ) dari data
tersebut tentukan alokasi tenaga kerja yang ada ke pekerjaan yang tersedia
agar total biaya minimal bagi perusahaan .

Pekerjaan 1 2 3
Karyawan
A 20 18 17

B 18 19 20

C 22 21 19

Kerjakan juga bila tujuan yang ingin diperoleh adalah memperoleh Benefit
/ Hasil yang maksimal bagi Perusahaan .

Anda mungkin juga menyukai