0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
6 tayangan14 halaman

Panduan Lengkap tentang Diare

Makalah ini membahas tentang penyakit diare, termasuk definisi, etiologi, komplikasi, dan penatalaksanaannya. Diare didefinisikan sebagai buang air besar yang tidak berbentuk atau cair dengan frekuensi lebih dari 3 kali sehari. Penyakit ini umumnya disebabkan oleh infeksi virus, bakteri atau parasit, dan dapat menyebabkan dehidrasi jika tidak ditangani dengan baik. Penatalaksanaannya meliputi

Diunggah oleh

liviaekasofiani
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PPTX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
6 tayangan14 halaman

Panduan Lengkap tentang Diare

Makalah ini membahas tentang penyakit diare, termasuk definisi, etiologi, komplikasi, dan penatalaksanaannya. Diare didefinisikan sebagai buang air besar yang tidak berbentuk atau cair dengan frekuensi lebih dari 3 kali sehari. Penyakit ini umumnya disebabkan oleh infeksi virus, bakteri atau parasit, dan dapat menyebabkan dehidrasi jika tidak ditangani dengan baik. Penatalaksanaannya meliputi

Diunggah oleh

liviaekasofiani
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PPTX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

DIARE

Pembimbing :
dr. Sukma Sahreni, [Link]

Disusun Oleh :
Livia Eka Sofiani 102119034
Dantika T. Labi 102119063
LATAR BELAKANG

Penyakit Diare merupakan penyakit endemis potensial


Kejadian Luar Biasa (KLB) yang sering disertai dengan
kematian di Indonesia.
RUMUSAN MASALAH TUJUAN

Adapun Rumusan Masalah yang


akan menjadi pembahasan dalam Untuk mengetahui definisi
sampai penatalaksanaan medis
makalah ini, yaitu:
penyakit diare.
1. Definisi Diare
2. Etiologi Diare
3. Komplikasi Diare
4. Penatalaksanaan Diare
DEFINISI

Diare didefinisikan sebagai buang air besar dengan feses


yang tidak berbentuk (unformed stools) atau cair dengan
frekwensi lebih dari 3 kali dalam 24 jam. Bila diare
berlangsung kurang dari 2 minggu, disebut sebagai Diare
Akut. Apabila diare berlangsung 2 minggu atau lebih, maka
digolongkan pada Diare Kronik
KLASIFIKASI DAN ETIOLOGI
● Bila diare berlangsung kurang dari 2 minggu, disebut sebagai Diare Akut.
Apabila diare berlangsung 2 minggu atau lebih, maka digolongkan pada
Diare Kronik.
● Secara etiologi, diare akut dapat disebabkan oleh infeksi, intoksikasi
(poisoning), alergi, reaksi obat-obatan, dan juga faktor psikis.
EPIDEMIOLOGI
Kelompok umur dengan prevalensi diare
tertinggi yaitu pada kelompok umur 1-4
tahun sebesar 11,5% dan pada bayi sebesar
9%. Kelompok umur 75 tahun ke atas juga
merupakan kelompok umur dengan
prevalensi tinggi (7,2%). Prevalensi pada
perempuan, daerah perdesaan, pendidikan
rendah, dan nelayan relatif lebih tinggi
dibandingkan pada kelompok lainnya.
Prevalensi diare pada balita sebesar 11%
dengan disparitas antar provinsi antara 5,1%
(Kepulauan Riau) dan 14,2% (Sumatera
Utara).
PATOFISIOLOGI
MANIFESTASI KLINIS

- Feses encer, frekuensi defekasi 3x / lebih


- Muntah
- Badan lemas
- Demam
- Kurang nafsu makan
- Rasa mual
PENATALAKSANAAN
- LINTAS DIARE (Lima Langkah Tuntaskan Diare)
menganjurkan bahwa semua penderita diare harus
mendapatkan oralit.

- Diare akut pada orang dewasa selalu terjadinya singkat


bila tanpa komplikasi, dan kadang-kadang sembuh sendiri
meskipun tanpa pengobatan

- Prinsip pengobatan adalah menghilangkan kausa diare


dengan memberikan antimikroba yang sesuai dengan
etiologi, terapi supportive atau fluid replacement dengan
intake cairan yang cukup atau dengan Oral Rehidration
Solution (ORS) yang dikenal sebagai oralit, dan tidak
jarang pula diperlukan obat simtomatik untuk menyetop
atau mengurangi frekwensi diare
KOMPLIKASI

● Kehilangan cairan dan elektrolit merupakan komplikasi utama


● Syok hipovolemik
● Hipokalemia
● Asidosis metabolic
PROGNOSIS

Prognosis diare akut sangat


ditentukan oleh ketepatan
penanggulangan dehidrasi. Kalau
pasien dalam keadaan dehidrasi
ringan, jangan sampai jatuh ke
dehidrasi sedang.

Prognosis diare akut hasilnya sangat


baik dengan morbiditas dan
mortalitas yang minimal.
PENCEGAHAN

● Menjaga Higiene
● Makanan dan Minuman merupakan
sumber penularan utama, maka :
- Cuci bahan makanan dengan air
bersih
- Rebus air sebelum di minum
● Menghindari kontak dengan orang
yang terkena diare
● Vaksinasi
KESIMPULAN

Diare banyak ditemukan di klinik dalam praktek sehari-


hari. Salah satu etiologinya adalah infeksi yang dapat
disebabkan oleh berbagai organisme seperti virus,
bakteri, protozoa, dan cacing. Pemahaman tentang
patofisiologi diare akut dapat mengarahkan kita untuk
mencari dan mengetahui etiologi dan memberikan terapi
yang sesuai. Terapi simtomatik sebagai tambahan
terhadap terapi kausal kadang diperlukan untuk
mengurangi keluhan penderita yang mengganggu
aktifitas sehari-hari akibat diare akut.
TERIMA
KASIH

Anda mungkin juga menyukai