STANDAR TEKNIS PEMANFAATAN AIR
LIMBAH
UNTUK APLIKASI KE TANAH
PEMBANGUNAN PERUMAHAN
GRAHA AGUNG MORO ASRI
PT. ALMA DAMAR
SETO
DESKRIPSI KEGIATAN
Rencana usaha dan/atau kegiatan yang
akan akan dilaksanakan PT. ALMA
DAMAR SETO adalah Pembangunan
Perumahan Pesona Mutiara Residence
dengan kode KBLI 68111 (Real Estat yang
dimiki sendiri atau disewa). Rencana usaha
dan/atau kegiatan secara administratif
terletak Sebong Pereh, Kelurahan Sebong
Pereh, Kecamatan Telok Sebong, Kabupaten
Bintan.
Pembangunan PERUMAHAN GRAHA AGUNG
MORO ASRI direncanakan akan dibangun
rumah dan fasilitas penunjang lainnya pada
lahan seluas 36.528 m2.
Jenis dan Jumlah Bangunan
LUAS LUAS LAHAN
NO JENIS JUMLAH TIPE %
UNIT BANGUNAN TERBANGUN
1 KIOS
BLOK A 57 36 48 2,052 2,736 7.49
2 RUMAH 0.00
BLOK B 38 36 91 1,368 3,458 9.47
BLOK C 24 36 91 864 2,184 5.98
BLOK D 27 36 91 972 2,457 6.73
BLOK E 41 36 91 1,476 3,731 10.21
BLOK F 46 36 91 1,656 4,186 11.46
BLOK G 16 36 91 576 1,456 3.99
JUMLAH 249 6,912 20,208 55.32
UNIT
2 RTH 3,694 10.11
3 FASUM 1,273 3.48
4 STP 67 0.18
5 JALAN DAN 11,286 30.90
SIRKULASI
LAINNYA
LUAS LAHAN 36,528 100
Proses Kegiatan yang Menimbulkan Air Limbah dan
Diagram Alir Proses Penggunaan Air Bersih
Fluktuasi atau Kontinuitas Produksi dan Air Limbah
Karakteristik Air Limbah
Efisiensi Penggunaan Air
Kegiatan operasional perumahan menggunakan air bersih sebanyak 55,20 m 3/hari dengan
menghasilkan air limbah sebanyak 44,16 m3/hari. Sumber air bersih tersebut disuplay sepenuhnya dari
sumur gali pada masing-masing unit rumah. Air limbah hasil olahan tersebut kemudian dimanfaatkan
untuk penyiraman tanaman pada area RTH dan sebagian lahan Fasilitas Sosial. Dengan demikian, jika
ditinjau dari kebutuhan air total untuk area penyiraman yang membutuhkan 3 - 5 Liter/m 2 untuk sekali
penyiraman Priaty, M. (2005). Pemanfaatan kembali air buangan untuk penyiraman tanaman (Sk: Gd. A.
Kantor Walikotamadya Jakarta Pasar Tanah Abang). SKRIPSI-2005. dengan asumsi penyiraman
menggunakan 4,4 liter/m2 dan akan dilakukan penyiraman sebanyak 2 kali/hari dengan total 8,8
liter/m2/hari. Dengan adanya pemanfaatan kembali seluruh air limbah hasil olahan tersebut, maka
menghasilkan efisiensi penggunaan air diprakirakan sebesar 44% (persen).
Baku Mutu Air Limbah
Baku mutu Air limbah yang digunakan mengacu pada mutu air kelas 4
berdasarkan Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 22 Tahun
2021 tentang Penyelenggaraan Perlindungan dan Pengeloaan Lingkungan
Hidup. Hal tersebut dikarenakan rencana pemanfaatan air limbah dari
kegiatan operasional Perumahan Graha Agung Moro Asri merupakan
kegiatan yang sama dengan kategori baku mutu air kelas 4 yaitu
merupakan air yang peruntukannya dapat digunakan untuk mengairi
tanaman.
RENCANA PENGELOLAAN
LINGKUNGAN
Layout Pengelolaan
Air Limbah
Unit system pengolahan air limbah yang direncanakan
adalah Tangki Septik Upflow Filter.
DESAIN TANGKI SEPTIK UPFLOW FILTER
Dimensi Unit Pengolahan & Efisiensi Penyisihan
12
Rencana Pemanfaatan Air Limbah
Pemanfaatan Air Limbah
untuk Penyiraman
Kandungan unsur hara yang terdapat dalam
air limbah yang dibutuhkan oleh tanaman
adalah hydrogen (H), dan Oksigen (O2).
Sedangkan kandungan mineral adalah
Nitrogen (N), Fosfat (P), dan Sulfur (S).
Lokasi Pemanfaatan Air Limbah
RENCANA PEMANTAUAN LINGKUNGAN
Pemantauan Air Limbah
Pemantauan air limbah pada kegiatan area PERUMAHAN GRAHA AGUNG MORO ASRI
pada titik penaatan (Sumur Pantau dan Bak Reservoar)
Metode Pengambilan Sampel
Metode pengambilan sampel air
limbah mengacu pada SNI
6989.59:2008 tentang Metode
Pengambilan Contoh Air Limbah.
Pemrakrasa Kegiatana akan
bekerjasama dengan
laboratorium yang telah
tersertifikasi.
17
Rencana & Prosedur Tanggap Darurat
Uraian Satuan Volume Harga Satuan Jumlah %
A. Tangki Septik Upflow Filter
Pasir m3 0.8 153,000 114,750 0.3
Internalisasi Biaya Lingkungan
Split m3 1.2 182,200 218,640 0.6
Batako buah 3 1,200 3,600 0.0
Kawat Ikat 1 21,000 21,000 0.1
Semen zak 12 72,000 864,000 2.4
Pipa PVC 4" Batang 0.5 90,000 45,000 0.1
TEE 4" Buah 4 15,000 60,000 0.2
TEE Y 4" Buah 1 15,000 15,000 0.0
DOP PVC 4" Buah 2 15,000 30,000 0.1
Knee/elbow PVC 4" Buah 1 10,000 10,000 0.0
Pipa PVC 2" Batang 5 79,000 395,000 1.1
Pipa PVC 1" Batang 0.2 60,000 12,000 0.0
Knee/elbow PVC 1" Buah 2 6,000 12,000 0.0
Tee PVC 1" Buah 1 6,000 6,000 0.0
Sock PVC 1"-1/2 drat Buah 1 10,000 10,000 0.0
Lem PVC 200 gr Kaleng 1 101,200 101,200 0.3
Papan cor Keping 1 99,000 99,000 0.3
Kayu bekisting 4/6,
Batang 2 7,000 14,000 0.0
4m
Triplek Lembar 1 35,380 35,380 0.1
Paku 3-5 cm 500gr 0.25 26,000 6,500 0.0
2,073,070
B. Bak Penampung
Batako Buah 500 1,200 600,000 1.7
Pasir m3 1 15,000 15,000 0.0
Semen zak 20 60,000 1,200,000 3.4
1,815,000
C. Jaringan Pipa
Tabung Disinfeksi Buah 1 200,000 200,000 0.6
Pipa PVC 4" Buah 280 90,000 25,200,000 71.3
Pipa PVC 5" Buah 30 95,000 2,850,000 8.1
elbow & T PVC 4" & 5 Buah 165 15,000 2,475,000 7.0
30,725,000
D. Jasa
Upah Tukang (2 org) Hari 4 180,000 720,000
Total 720,000 2.0
Total Keseluruhan 35,333,070.00 100.00
Struktur Organisasi
20
Periode Waktu Uji Coba Periode waktu uji coba dilaksanakan
WAKTU selama 6 bulan dimana pemantauan
KOMPONEN
KEGIATAN
2024 kualitas air limbah dilakukan setiap
11 - 1 1-3 3-6 6-9 9-12 bulan dan pemantauan kualitas air
Pengurusan
Persetujuan tanah pada sumur pantau dilakukan
Teknis
Pengurusan sekali dalam 6 bulan. Starter
Dokumen
Lingkungan selama 6 bulan mempertimbangkan
Pengurusan PBG
waktu yang dibutuhkan koloni
Kontruksi
Starter dan Uji bakteri untuk membentuk biofilm
Coba IPAL
pada media filter sarang tawon
Pengurusan SLO
Operasional IPAL pada setiap bak. Pemeriksaan
harian dilakukan untuk pengecekan
pH dan debit air.
21
SEKIAN