0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
12 tayangan19 halaman

Peran Masyarakat dalam Kamtibmas

Dokumen tersebut membahas tentang peran masyarakat dalam pengendalian kamtibmas (keamanan, ketertiban, dan ketentraman masyarakat) menurut hukum dan peraturan yang berlaku. Ia menjelaskan dasar hukum dan regulasi terkait polmas (polisi masyarakat), serta strategi dan sasaran pelaksanaan polmas untuk menciptakan kerja sama antara masyarakat dan polisi dalam memelihara kamtibmas di lingkungan mereka.

Diunggah oleh

sparco rider
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PPTX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
12 tayangan19 halaman

Peran Masyarakat dalam Kamtibmas

Dokumen tersebut membahas tentang peran masyarakat dalam pengendalian kamtibmas (keamanan, ketertiban, dan ketentraman masyarakat) menurut hukum dan peraturan yang berlaku. Ia menjelaskan dasar hukum dan regulasi terkait polmas (polisi masyarakat), serta strategi dan sasaran pelaksanaan polmas untuk menciptakan kerja sama antara masyarakat dan polisi dalam memelihara kamtibmas di lingkungan mereka.

Diunggah oleh

sparco rider
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PPTX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

MATERI

PERAN MASYARAKAT DALAM PENGENDALIAN


KAMTIBMAS
Disampaikan Oleh
KANIT BINTIBMAS
SAT BINMAS POLRES CIMAHI
AIPTU PINTOR B RITONGA

Cimahi, 28 Juni 2016


DASAR HUKUM

1. UU DASAR 1945 PASAL 30 AYAT 1 TENTANG HAK BELA NEGARA

2. UNDANG-UNDANG NO 2 TAHUN 2002 TENTANG KEPOLISIAN RI

3. PERATURAN KAPOLRI NOMOR 3 TAHUN 2015 TENTANG PEMOLISIAN

MASYARAKAT

4. PERATURAN KAPOLRI NOMOR 23 TAHUN 2007 TENTANG SISTIM

KEAMANAN LINGKUNGAN
KETENTRAMAN DAN
KETERTIBAN
Tentram ialah aman atau Tertib ialah aturan, peraturan
( tidak rusuh, tidak dalam yang baik
kekacauan)

Contoh tertib acara aturan


Contoh didaerah yang
dalam sidang rapat, acara
aman, orang-orang
program, tertib hukum / aturan
bekerja dengan senang,
yang bertalian hukum. ketertiban
tenang (tidak gelisah,
/ aturan peraturan, kesopanan,
tenang hati, pikiran).
peri kelakuan yang baik dalam
pergaulan, keadaan serta teratur
baik.
KAMTIBMAS

Suatu kondisi dinamis masyarakat sebagai salah satu


prasyarat terselenggaranya proses pembangunan nasional
yang ditandai dengan terjaminnya keamanan, ketertiban,
dan tegaknya hukum serta terbinanya ketentraman yang
mengandung kemampuan membina serta
mengembangkan potensi dan kekuatan masyarakat dalam
mencegah, menangkal, dan menanggulangi segala bentuk
pelanggaran hukum dan bentuk-bentuk gangguan lainnya
yang dapat meresahkan masyarakat.
POLMAS
PERKAP NO 3 / 2015

Suatu kegiatan untuk mengajak masyarakat melalui


kemitraan anggota polri dan masyarakat, sehingga mampu
mendeteksi dan mengidentifikasi permasalahan keamanan
dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di lingkungan
serta menemukan pemecahan masalahnya.
FUNGSI POLMAS
PERKAP NO 3 / 2015

1. Mengajak masyarakat melalui kemitraan dalam rangka


pemeliharaan kamtibmas
2. Membantu masyarakat mengatasi masalah sosial di
lingkungannya dalam rangka mencegah terjadinya
gangguan kamtibmas
3. Mendeteksi, mengidentifikasi, menganalisis,
menetapkan prioritas masalah, dan merumuskan
pemecahan masalah kamtibmas; dan
4. Bersama masyarakat menerapkan hasil pemecahan
masalah Kamtibmas.
STRATEGI POLMAS

1. Kemitraan dan kerjasama dengan masyarakat atau


kamunitas
2. Pemecahan masalah
3. Pembinaan keamanan Swakarsa
4. Penitipan eksitensi FKPM ke dalam pranata
masyarakat tradisional
5. Pendekatan pelayanan Polri kepada masyarakat
6. Bimbingan dan penyuluhan
7. Patroli dialogis
8. Intensifikasi hubungan polri dengan komunitas
9. Koordinasi, pengawasan, dan pembinaan teknis
kepolisian
10. Kerjasama bidang Kamtibmas
SASARAN POLMAS

1. Kepercayaan masyarakat / komunitas terhadap polri


2. Kesadaran dan kepedulian masyarakat / komunitas
terhadap potensi ancaman/gangguan keamanan,
ketertiban dan ketentraman dilingkungannya
3. Kemampuan masyarakat untuk mengidentifikasi akar
permasalahan yang terjadi dilingkungannya,
bekerjasama dengan polri untuk melakukan analisis
dan memecahkan masalahnya
4. Kesadaran hukum masyarakat
5. Partisipasi masyarakat masyarakat/komunitas dalam
menciptakan kamtibmas di lingkungannya; dan
6. Gangguan Kamtibmas di lingkungan masyarakat
TINGKAT
PEMBENTUKAN PILAR POLMAS

1. PROVINSI

2. KABUPATEN / KOTA

3. KECAMATAN DAN

4. DESA / KELURAHAN
PENGEMBAN POLMAS

TINGKAT POLRES

DIANGKAT
BERDASARKAN
SURAT PERINTAH KAPOLRES
TUPOK POLRI, PSL 13 UU NO 2/2002

[Link] KEAMANAN DAN KETERTIBAN MASYARAKAT


2. MENEGAKKAN HUKUM
[Link] PERLINDUNGAN, PENGAYOMAN, DAN PELAYANAN KEPADA
MASYARAKAT

@ POLRI SEBAGAI PEMBINA KAMTIBMAS


@ POLRI SEBAGAI PENEGAK HUKUM
# PREEMTIF
# PREVENTIF
# REFRESIF
PORSI KEWAJIBAN PEMBINAAN
TERHADAP WARGA MASYARAKAT

POLRI PEMDA

80 % REPRESIF 20 %

50 % PREPENTIF 50 %

20 % PREEMTIF 80 %

Komunikasi Terjalin Kamtibmas Terjaga


MENINGKATKAN PERAN PELAKSANA
SISKAMSWAKARSA
BHABINKAMTIBMAS UU NOMOR. : 2 THN 2002
POLSEK JAJARAN PASAL 3
POLRES CIMAHI BENTUK – BENTUK
PAM SWAKARSA

AZAS AZAS
Budaya, Gotong Royong, Profesionalisme
Tradisional, Konvensional (industrial security)

PERKAP NO. 23 THN 2007 PERKAP NO. 24 THN 2007


SISTEM MANAJEMEN PENGAMANAN (SMP)
SISTEM KEAMANAN - Standar SMP
LINGKUNGAN - Pedoman Penerapan SMP
(SISKAMLING) - Pengawakan SMP
- FKPM - Pengawasan dan
- POS KAMLING - Pengendalian
13
CONTOH PEMBINAAN SISKAMLING
TUGAS DAN PERANAN
MASYARAKAT
DALAM HAR KAMTIBMAS DI
LINGKUNGAN

MENGAJAK DAN MENGHIMBAU KEPADA SELURUH WARGA MASYARAKAT UNTUK


1. MENJAGA DAN MENINGKATKAN KERUKUNAN ANTAR WARGA MASYA SERTA
MENUMBUHKEMBANGKAN DAYA CEGAH DAN DAYA TANGKAL PENANGGULANGAN
TERHADAP SETIAP GANGGUAN KAMTIBMAS DI LINGKUNGAN MASING – MASING

BERPERAN AKTIF UNTUK MEMBERIKAN INFORMASI TERHADP PIHAK KEPOLISIAN /


2. POLRES CIMAHI APABILA MELIHAT, MENDENGAR DAN MENYAKSIKAN GEJALA –
GEJALA YANG MENCURIGAKAN YANG BERDAMPAK AKAN MENGGANGGU SITUASI
KAMTIBMAS DI WILAYAH MASING - MASING

MENDUKUNG TERHADAP SELURUH PROGRAM KEPOLISIAN DAN PEMKAB / KOTA


3. DALAM MEMELIHARA KAMTIBMAS SERTA TURUT MEMERANGI SEMUA BENTUK
KEJAHATAN YANG AKAN MENGGANGGU KETERTIBAN UMUM
KEAMANAN NASIONAL PAM SWAKARSA
( NATIONAL SECURITY )

SISTEM KEAMANAN RAKYAT SEMESTA

WARGA
POLRI PEMERINTAH
MASYARAKAT
FKPM

PERMUKIMAN
PASAL 3 UU No. 2 TAHUN 2002 (Tradisional)
(1) PPNS
Polmas
(2) POLSUS Kawasan
(3) BENTUK-BENTUK Bisnis/Profesional
PAMSWAKARSA (komunitas interest)
(PERKAP NO. 3 / 2015 )

PENDUKUNG
PERAN PELAKSANA SASARAN
DOMINAN
● TRUST MASY THD
MEWUJUDKAN TOMAS, TOGA POLRI
KEMITRAAN POLISI DAN TODA , TODAT, DAN MASYARAKAT
MASY. AGAR TMBUH SELURUH ● YAN. MASY BAIK
PETUGAS (DR SEMUA FUNGSI)
SADAR ANGGOTA POLRI
PELAKSANA
BERSAMA
POLMAS INDIVIDU KELOMPOK ● SDM
HAR KTM PROB. SOLVING ● GAR

● MATLOG
KARAKTER
WIL / MASY.

TERCIPTA RASA AMAN &


TENTRAM
MODEL MODEL MODEL
(TOTO TENTREM KERTO A C
B
RAHARJO) POK TERTINGGAL (TRADISOONAL) ( PERKOTAAN )
UPAYA POLRES CIMAHI DALAM
PEMELIHARAAN KAMTIBMAS

1. PENEMPATAN ANGGT BHABINKAMTIBMAS DI TIAP


DESA / KEL ( SATU KEL / DESA SATU BHABINKTBMS )
2. MENINGKATKAN PELAKSANAAN PEMBINAAN
TERHADAP PELAKSANA PAM SWAKARSA
( PETUGAS KAMLING DAN SATPAM )
3. MENINGKATKAN PEMBINAAN DAN KEMITRAAN
DENGAN SEMUA KOMUNITAS / ORMAS DALAM HAR
KAMTIBMAS
4. MEMPERDAYAKAN PENGURUS FKPM YANG SUDAH
TERBENTUK DI TIAP – TIAP DAERAH
“SEKIAN & TERIMA KASIH”

Kominikasi terjalin kamtibmas terjaga


19

Anda mungkin juga menyukai