0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
92 tayangan8 halaman

Tingkatan Inisiatif Kerja Karyawan

Dokumen tersebut membahas 5 level inisiatif dalam dunia kerja, yaitu: (1) Menunggu disuruh, (2) Mencari suara terbanyak, (3) Minta izin, (4) Bertindak dulu baru minta maaf, (5) Lakukan saja. Setiap level memiliki karakteristik berbeda sesuai dengan tingkat kemandirian dan kemauan mengambil risiko. Level tertinggi adalah yang terakhir, di mana seseorang dapat mengambil ke

Diunggah oleh

Ary Item
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PPTX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
92 tayangan8 halaman

Tingkatan Inisiatif Kerja Karyawan

Dokumen tersebut membahas 5 level inisiatif dalam dunia kerja, yaitu: (1) Menunggu disuruh, (2) Mencari suara terbanyak, (3) Minta izin, (4) Bertindak dulu baru minta maaf, (5) Lakukan saja. Setiap level memiliki karakteristik berbeda sesuai dengan tingkat kemandirian dan kemauan mengambil risiko. Level tertinggi adalah yang terakhir, di mana seseorang dapat mengambil ke

Diunggah oleh

Ary Item
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PPTX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

PT.

PERMATA INDO SEJAHTERA

LEVE
L
INISIAT
IF
VERSI
11. Masa kerja 1 .s.d 3 bln (Level 1)
MENUNGGU DIPERINTAH

2. Masa kerja 3 Bulan s.d 1 Tahun (Level 2)


- Mandiri
- Mensarankan tindakan (ketika tugas pekerjaan sudah
selesai maka, akan mencoba memberikan saran kepada
atasanya)

3. Masa kerja diatas 1 tahun (Level 3)


- Bekerja dengan inisiatif mandiri, tidak reaktif
- Menulis atau mencatat
- Melaporkan
VERSI
2
 Level 1 : Menunggu Disuruh
 pada level ini kata-kata yang sering terucap adalah :
 • Saya Tidak Disuruh !
 • Itu Bukan Tugas ku !
 Level ini adalah Kadar Inisiatif Terendah dan Paling Populer di dunia
kerja.
 ada 2 penyebabnya :
 1. System perusahaan (terjadi pada perusahaan-perusahaan konvensional
& birokrasi) yang mengharuskan semua karyawan melakukan semua
yang telah diatur oleh perusahaan. Tidak ada kesempatan untuk
melakukan inisiatif karena akan dianggap cari muka.
 2. Individu dengan mental negatif. Mental ini yang sulit diubah, dia hanya
melakukan apa yang disuruh oleh atasan, dia tidak mau disalahkan apabila
terjadi kegagalan. “Itu bukan tugas
ku” elaknya sambil melimpahkan kesalahan kepada orang lain.
 Kadar inisiatif di level ini tidak memiliki sisi positif apapun.
Sebaliknya mempunyai banyak Sisi Negatif :
 1. Dimakan hidup2 oleh kompetitor yang lebih lincah.
 2. Hilangnya pelanggan karena pelayanan yang diberikan hanya
prosedur bukan dari hati
 Level 2 : Mencari Suara Terbanyak
 Dalam level ini kita memiliki kadar inisiatif 1 tingkat lebih tinggi.
Kita sudah mau dan mampu melaksanakan ide yang kita punya untuk
kepentingan perusahaan. Tetapi dalam pelaksanaan di lapangan anda
mengumpulkan rekan-rekan anda dan mepengaruhi mereka agar bergerak
ke arah yang anda tuju. Suatu hal yang positif adalah anda sudah mampu
berkerja dalam satu team dan sudah mampu
melaksanakan inisiatif yang anda usulkan. Sisi negatif nya adalah
proses mengumpulkan dan mempengaruhi anggota team memerlukan
waktu yang lama,sehingga tidak bisa diambil keputusan secara cepat.
Kelemahan lainnya anda akan berlindung dari kegagalan, anda akan
berargumentasi bahwa apa yang anda lakukan telah disetujui oleh semua
anggota Team.
 •Anda Mempengaruhi Semua anggota Team
 •Utk Mengerjakan Rencana Kerja Anda
 •Jika Rencana Kerja Gagal anda selamat
 •Sisi Positif : Efektif jika anda bekerja dalam Team
 •Sisi Negatif : Anda berlindung dari kegagalan
 Level 3. Minta Izin
 Level inisiatif yang ketiga adalah level inisiatif di level menengah, hal ini biasa
dimiliki oleh manager madya atau koordinator yang harus bertanggung jawab
kepada atasan yang lebih tinggi.
 Sebelum bertindak kita harus minta izin kepada atasan atas
strategi yang kita lakukan, kelebihan nya cepat atau lambatnya keputusan
sangat tergantung oleh management puncak sehingga masih memerlukan
waktu.
 Menurut Rizet 99% inisiatif kita akan disetujui jika memang strategi yang kita
lakukan mampu mengarahkan Sumber Daya kepada tujuan perusahaan.
 Saat Kita meminta izin sebenarnya merupakan bentuk penghormatan
kita kepada atasan, sehingga atasan tidak merasa kewenanganya
dilangkahi oleh kita.
 Di level ini resiko nya juga belum terlalu besar karena resiko akan ditanggung
Manajemen puncak sehingga kita akan terbebas dari resiko di kemudian hari.
 •Kadang2 inisiatif mengharuskan anda minta izin
 •Jangan Takut ditolak, Riset menyatakan 99% akan disetujui atasan
 •Meminta Izin artinya menghormati mereka
 •Mintalah Izin jika keluar dari rencana
 Level 4. Bertindak sekarang dan minta maaf kemudian
 Di level ini mulai sedikit orang yang mempunyai kadar inisiatif sebesar ini,
mereka sangat takut terhadap konsekunsi yang akan mereka terima atas
inisiatif yang mereka lakukan. Hal yang positif orang yang mempunyai
inisiatif level 4 mampu mengambil keputusan yang cepat. Tapi harus berani
mempertanggung jawabkan inisiatif tersebut. Harus percaya diri bahwa apa
yang anda lakukan sudah sesuai hati nurani. Anda yakin bahwa apa yang anda
lakukan memperikan kontribusi positif pada perusahaan.
 Kita bertindak karena jika tidak kita putuskan maka peluang akan hilang,
hal ini biasanya diambil oleh seorang manager yang harus mengambil
keputusan cepat saat itu juga.
 Saat sudah kita ambil keputusan kita kemudian meminta maaf karena
melangkahi kewenangan management puncak. Kita juga menjelaskan
pertimbangan kita melakukan hal tersebut. Pertimbanganya adalah jika
tidak diambil keputusan cepat proyek tersebut akan hilang.
 •Jarang Dilakukan, Karena takut konsekuensi
 •Perlu Yakin dari Hati nurani bahwa anda benar
 •Lakukan saat perlu diambil keputusan cepat
 •Percaya diri , niat anda baik maka anda tdk akan takut
 Level 5. Just Do It
 Level 5 adalah level inisiatif tertinggi, level inisiatif ini hanya
dimiliki oleh sedikit orang. Di dalam perusahaan dimiliki oleh
manajemen puncak karena dia akan memutuskan tanpa perlu
meminta izin siapapun, Dimiliki juga oleh seorang pengusaha atau
seorang wirausaha.
 Mereka berani mengambil resiko terhadap apa yang akan terjadi,
mereka tidak hidup di dalam comfort zone karena mereka akan
selalu berhadapan dengan resiko.
 Kelebihanya keputusan dapat diambil secara cepat dan bisnis atau
usaha bergerak semakin cepat dan mendekatkan kepada
kesuksesan-kesuksesan yang luar biasa.
 •Level Tertinggi dan Tersulit
 •Berhenti Bicara dan lakukan saja
 •Level ini anda tdk akan nyaman
 •Terus bergerak mendekatkan anda pada hasil

Anda mungkin juga menyukai