0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
10 tayangan10 halaman

Manfaat Aqiqah dan Hukum Pelaksanaannya

Aqiqah adalah menyembelih hewan pada hari ketujuh kelahiran anak. Hal ini disunnahkan beserta mencukur rambut dan memberi nama anak. Bagi laki-laki disembelih dua ekor, sedangkan perempuan satu ekor. Aqiqah bertujuan menyatakan syukur, silaturahmi, dan membantu fakir miskin.

Diunggah oleh

James Yosa
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PPTX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
10 tayangan10 halaman

Manfaat Aqiqah dan Hukum Pelaksanaannya

Aqiqah adalah menyembelih hewan pada hari ketujuh kelahiran anak. Hal ini disunnahkan beserta mencukur rambut dan memberi nama anak. Bagi laki-laki disembelih dua ekor, sedangkan perempuan satu ekor. Aqiqah bertujuan menyatakan syukur, silaturahmi, dan membantu fakir miskin.

Diunggah oleh

James Yosa
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PPTX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

AQIQAH

Nanik Shibahatul Muniroh


Pengertian Aqiqah

Aqiqah adalah menyembelih hewan pada


hari ketujuh dari hari kelahiran anak. Selain
itu pada hari tersebut anak yang baru lahir
dicukur dan diberi nama.
Hukum Aqiqah

Hukum melaksanakan aqiqah atas kelahiran seorang anak adalah


sunnah muakkad, jika belum dapat dilaksanakan pada hari yang
disunnahkan, maka boleh ditangguhkan asalkan anak belum baligh
(dewasa).
‫َل‬ ‫ِع‬‫ِب‬‫ا‬ ‫ال‬ ‫ِفي ال]ض ِم‬ ‫ْذ‬ ‫ٍة‬ ‫َق‬ ‫ِق‬ ‫ِب‬ ‫اَل‬ ‫ال‬ : ‫ّل‬ ‫ِه‬ ‫َل‬ ‫ّل‬‫ال‬ ‫ى‬‫َقاَل َرُسْو ُل الّله َص َّل‬
‫َو ُيْح ُق‬ ‫َّس‬ ‫ْو‬ ‫ْن‬ ‫ُت‬
‫ُم ُمْر َتَه ٌن َع ْي َبُح َع ُه‬ ‫ُغ‬ ‫َم‬ ‫َس‬ ‫َو‬ ‫ْي‬ ‫َع‬ ‫ُه‬
)‫َرْأَس ُه َو ُيَس َّم ى (رواه الترمذي‬
Artinya: “Rasulullah saw., bersabda: Anak yang baru lahir menjadi
rungguhan sampai disembelihkan baginya aqiqah pada hari ketujuh
dari hari kelahirannya dan di hari itu juga hendaklah dicukur
rambutnya dan diberi nama.” (HR Tirmidzi)
Hukum Aqiqah

Disunnahkan anak yang baru lahir diberi nama yang bagus dan dicukur
rambutnya serta bersedekah seberat timbangan rambutnya dengan
emas jika hal itu memungkinkan.
Bahwa nabi saw., ketika mengaqiqahkan cucunya Hasan, beliau
berseru:
‫َيا َفاِط َم ُة ِإْح َلِق ي َرْأَس ُه َو َتَص َّد ِقي ِبَو َزِنِه ِفَّضٌة َعَلى اْلَم َس اِكِن َفَو َزَناُه َفَك اَن َوْزُنُه ِد ْرَه ًم ا َأو َبْعَض ِد ْرَه ٍم‬
Artinya: “Hai Fatimah, cukurlah rambutnya dan bersedekahlah dengan
perak kepada orang miskin seberat timbangan (rambut)nya. Merekan
berdua lalu menimbangnya, adalah timbangan waktu seberat satu
dirham atau sebagian dirham.”
Hukum Aqiqah

Termasuk disunnahkan juga mengadzankan anak yang baru lahir di telinga


kanan, dan mengiqamatkan di telinga kiri. Hal ini dimaksudkan agar yang
pertama sekali ia dengar adalah nama Allah.
‫َرأضْيُت الَّنِبَّي َص َّلى الّلُه َعَلْيِه َو َس َّلَم َأَّذَن ِبالَّصاَل ِة ِفي ُأُذِن الَح َس ِن بِن َعِلٍّي ِح ْيَن َو َلَد ْتُه َفاِط َم ٌة‬
Artinya: “Aku pernah melihat nabi saw., mengazankan shalat di telinga
Hasan bin Ali waktu Fatimah melahirkannya.”
‫َمْن ُوِلَد َلُه َو َلٌد َفَأَّذَن ِفي ُأُذِنِه الُيْم َنى َو أَقاَم ِفي الُيْس َرى َلْم َتُضُّرُه ُأُّم الِّص ْبَيان‬
Artinya: “Siapa yang melahirkan anak laki-laki, maka hendaklah ia
mengazankannya di telinga kanannya dan mengiqamahkannya di telinga
kirinya, maka itu tidak akan terkena bahaya (gangguan) setan.”
Bagi anak laki-laki disembelihkan dua ekor kambing / domba
yang mirip dan umumnya bersamaan, sedangkan untuk anak
perempuan disembelihkan satu ekor.
‫ َأ َنا وُل الّلِه َّلى الَّلُه َعَل ِه َّل َأْن ُتِعَّق َعِن اْلُغاَل ِم ِبَش ا ِن َعِن اْل اِر ِة‬: ‫َع َعاِئَش َة َقاَلْت‬
‫َج َي‬ ‫َتْي َو‬ ‫ْي َو َس َم‬ ‫َص‬ ‫َمَر َرُس‬ ‫ْن‬
‫ِبَش اٍة‬
Artinya: “Berkata Aisyah r.a.: Rasulullah saw., menyuruh kepada
kita supaya menyembelih aqiqah untuk anak laki-laki dua ekor
kambing dan untuk anak perempuan seekor kambing.” (HR. Ahmad
dan Tirmidzi)

Ketentuan Aqiqah
jika memungkinkan, penyembelihan aqiqah dilaksanakan
pada hari ke-7 dari lahirnya anak. Jika tidak, maka pada hari ke-14,
dan jika yang demikian tidak memungkinkan juga, maka boleh kapan
saja.
‫ُتْذ َبُح ِلَس ْبٍع َوَأِلْرَبَع َعَش َرَة َوِإِل ْح َد ى َو ِع ْش ُرْو َن‬
Artinya: “Disembelih dari ketujuh, hari keempat belas, atau pada
hari kedua puluh satu.” (HR. Baihaqy)

Waktu-waktu Melaksanakan Aqiqah


Hal-hal Yang Disunnahkan Waktu Aqiqah

1. Membaca basmalah ketika akan menyembelih


2. Membaca shalawat atas Nabi Muhammad saw.
3. Membaca takbir
4. Disembelih sendiri
5. Membaca doa: ‫الَّلُه َّم ِم ْنَك َو َإَلْيَك َعِق ْيَقُة ُفاَل ٍن َفَتَق َّبل ِم ِّني‬
6. Hendaklah daging diberikan kepada fakir miskin
7. Pada hari disembelih aqiqahnya, maka juga disunnahkan untuk:
a. Mencukur rambut anak
b. Memberi nama yang baik untuk anak itu
c. Bersedekah emas atau perak seberat rambut yang dicukur
Rasulullah saw., bersabda:
‫ُك ُّل َمْو ُلْو ٍد َرِه ْيَنٌة ِبَعِق ْيَق ِتِه ُتْذ َبُح َعْنُه َيْو َم سَا ِبِعِه َو ُيْح َلُق َو ُيَس َّم ى‬
Artinya: “setiap anak yang lahir itu dipelihara dengan aqiqahnya, yang
disembelih untuknya pada hari ketujuhnya, ia dicukur dan diberi nama.”

‫ َوَأِم ْيُطْو ا َعْنه اَألَذى‬,‫ َفَأْه ِرُقْو ا َعَلْيِه َدًم ا‬,‫مَع اْلُغاَل ِم َعِق ْيَق ُتُه‬
Artinya: “sesungguhnya bersama anak itu ada hak diaqiqahi, maka
tumpahkanlah darah baginya (dengan menyembelih hewan) dan buanglah
darinya (dengan mencukur rambutnya)”

Fadlillah Aqiqah
Hikmah Aqiqah

1. Sebagai bukti rasa syukur kepada Allah atas kelahiran anak


2. Memupuk silaturrahmi, tolong menolong dan kasih sayang
terhadap sesama
3. Daging yang diberikan bisa membantu kepada fakir miskin
4. Menumbuhkan sikap dermawan

Anda mungkin juga menyukai