Computer Aided Process
Planning
Ating Sudradjat
Introduction
• Kegiatan proses perencanaan adalah jembatan untuk menghubungkan antara
tahap desain dan tahap manufaktur yang menjelaskan/menerjemahkan
spesifikasi parts, komponen part dan subassembly di shop floor, terkait
dengan :
• Waktu
• Proses
• Cost Process Planning
Design Manufacturing
Computer Based Manufacturing System
• Sistem Komputer :
• Perangkat keras, terdiri dari CPU, mesin elektronok yang melakukan operasi
pengolahan logika, data dan aritmatika berdasarkan instruksi program
• Perangkat lunak yang terdiri dari berbagai instruksi (program)
• Input-output, peralatan yang melakukan transfer data dari dan ke CPU
CPU
Main Memory
Input/ Secondary
Output Control Unit Memory
Arithmatic/Logic CPU dan Peralatan Periperial
Unit
Design Proses
Kebutuhan /
Identifikasi
Keinginan
Masalah
Pelanggan
Pengembangan
Alternatif Ide
Rancangan
Penentuan Modifikasi Ide
Alternatif dan Kendaa
Melengkapi Modifikasi Ide
Parameter dan Kendaa
Desain
Kriteria
Analisis Memuaskan
Arsitektur Dasar CAD System
Application
Database
Software
CAD model
Graphics User
Utility Interface
Device
Drivers
Input-output
Device
Proses Manufactur
• Proses Manufacturing adalah semua proses yang merubah bentuk
dan sifat material yang diproses untuk memenyhi spesifikasi yang
telah ditetapkan
• Sebagai gambaran :
• Proses pengolahan logam, proses manufaktur yang termasuk dalam katagori
proses dasar (Singh,N 1996) :
• Turning
• Drilling, Boring, Couterboring, Spot facing, Countershinking, Reaming, tapping
• Milling
• Grinding
CAPP Concept
• CAPP adalah teknologi yang sangat efektif untuk manufaktur diskrit
dengan sejumlah produk dan langkah-langkah proses
• Definsi CAPP, sebagai fungsi dalam serangkaian aktivitas manufaktur
yang menetapkan proses produksi beserta parameternya yang dipakai
guna mengubah material dari bentuk awalnya menjadi bentuk yang
sesuai dengan desain yang diinginkan berbasis komputer
• Input data untuk CAPP dapat berupa deskripsi part (baik produk
setengah jadi maupun produk jadi) dan ukuran produksi
• Output dari CAPP tentunya adalah deskripsi dari perencanaan proses
Deskripsi ini dapat berupa :
• Informasi umum mengenai : nama part, kelas part, penggambaran part, dan
kodenya (notasi atau simbol),
• Struktur proses termasuk elemen – elemennya (operasi, set up, posisi,
pemotongan),
• Informasi tiap operasinya : nama operasi (deskripsi string), nomor operasi
(kode, simbol), nama departemen produksi, (kode, simbol), pengerjaan
(pemesinan), nama dan tipe stasiun kerja (kode, simbol), gambar part sebelum
dan sesudah dilakukan operasi pemesinan, spesifikasi jig dan fixture,
penentuan waktu baku, hingga kode NC.
• Informasi tiap teknologi pemotongan : deskripsi kata dari pemotongan, secara
numerik, tipe kakas, dan karakteristiknya (kode, simbol), parameter
pemesinan, waktu pemesinan
Chang menjelaskan bahwa sistem perencanaan proses dapat
terdiri dari keseluruhan atau sebagian dari aktivitas :
• Pemilihan operasi pemesinan
• Pemilihan cutting tools
• Pemilihan machine tools
• Penentuan aturan setup
• Pengurutan operasi pemesinan
• Perhitungan parameter pemotongan
• Pembangkitan kode NC
• Perancangan jig dan fixture
Manfaat CAPP
• Penghematan Cost
• Mengurangi leadtime proses perencanaan dan produksi
• Cepat tanggap terhadap perubahan desain
• Rencana proses yang lebih konsistens
• Lebih lengkap dan terinci
• Peningkatan kapasitas produksi dan pemanfaatan penjadwalan
• Meningkatkan kemampuan untuk memperkenalkan teknologi
manufaktur baru
Basic Process in developing a process plan
• Analisis kebutuhan dan spesifikasi rancangan part
• Pemilihan material
• Penentuan operasi manufaktur dan urutan operasi, perhatikan :
• Efisiensi
• Ketergantungan proses
• Toleransi
• Pemilihan mesin
• Pemilihan tool, jig and fixture dan peralatan ukur
• Penentuan kondisi pemesinan
Process Planning
• Mengacu pada suatu set instruksi yang digunakan untuk membuat
komponen atau part sehingga spesifikasi desain terpenuhi
• Menentukan bagaimana komponen akan diproduksi
• Merupakan penentu utama dari biaya produksi dan profitabilitas
produk/part
• Intelligence
Constraints • Time
• Facility layout
• Knowledge
Process
Inputs Outputs
Planning
Design Machining
Package Operation Plan
• NC Part Programmers
• Process Planners
Mechanisms • Industrial Engineers
• Tool and Gage Designers
Process Planning Approaches
• Manual Systems
• Computer Aids
• Variant System
• Experimental Generative System
Manually Prepared Process Plans
Computer Aids
Variant (Retrieval) CAPP Methodology
Variant CAPP
Variant CAPP
Variant CAPP
Generative CAPP Methodology
Knowledge based process planning
Decision Tables
• A table of rows and columns, separated into four quadrants
• Conditions
• Condition alternatives
• Actions to be taken
• Rules for executing the actions
Kendall & Kendall 9-24
The standard format used for presenting a decision table
Kendall & Kendall 9-25
Developing Decision Tables
• Determine conditions that affect the decision
• Determine possible actions that can be taken
• Determine condition alternatives for each condition
• Calculate the maximum number of columns in the decision table
• Fill in the condition alternatives
• Complete table by inserting an X where rules suggest actions
• Combine rules where it is apparent
• Check for impossible situations
• Rearrange to make more understandable
Kendall & Kendall 9-26
Constructing a decision table for deciding which catalog to send to customers who
order only from selected catalogs
Kendall & Kendall 9-27
Checking for Completeness and Accuracy
• Four main problems
• Incompleteness
• Impossible situations
• Contradictions
• Redundancy
Kendall & Kendall 9-28
Checking the decision table for inadvertent contradictions and
redundancy is important
Kendall & Kendall 9-29
Types of Decision Table
Model Penentuan Kondisi Pemesinan
Kriteria Pokok :
• Manufacturing Cost per Unit, Komponen cost (Taylor)n:
• Non productive cost, ongkos yang dibebankan sehubungan dengan persiapan untuk
pemesinan, seperti loading and unloading work piece, idle time dll.
• Machining time cost
• Tool changing cost
• Tool cost
• Kecepatan Produksi Maksimum
• Lead Time Manufacturing
• Kualitas output
Manufacturing Cost per Unit
• Cost per unit ( = Non productive cost per unit + Machining time
cost per unit + Tool changing cost per unit + Tool
cost per unit
Bila :
Upah rata-rata operator dan supervise (Rp./menit)
= Ongkos rata-rata mata pahat per proses ([Link] cutting edge)
= Konstanta yang berhubungan dengan masa pakai pahat
= Kecepatan potong (m/menit)
= Kecepatan umpan (mm/put)
= kedalaman potong (mm)
= konstanta
waktu non produktif (menit)
waktu pemesinan (menit)
waktu penggantin pahat (menit)
waktu pemesinan actual per unit (menit/unit)
Umur pakai mata pahat
Kecepatan Produksi dan Lead Time
Manufacturing
Lead time = Waktu set up + Q