0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
24 tayangan38 halaman

Pengertian dan Contoh Array dalam Pemrograman

Program tersebut merupakan program untuk menjual tiket konser dengan menggunakan array multidimensi untuk menyimpan data harga tiket berdasarkan kode dan jenis tiket. Program tersebut meminta input nama pembeli, kode tiket, jenis tiket, dan jumlah tiket lalu menampilkan detail pembelian berdasarkan data harga di array.

Diunggah oleh

Eric
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PPTX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
24 tayangan38 halaman

Pengertian dan Contoh Array dalam Pemrograman

Program tersebut merupakan program untuk menjual tiket konser dengan menggunakan array multidimensi untuk menyimpan data harga tiket berdasarkan kode dan jenis tiket. Program tersebut meminta input nama pembeli, kode tiket, jenis tiket, dan jumlah tiket lalu menampilkan detail pembelian berdasarkan data harga di array.

Diunggah oleh

Eric
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PPTX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

Algoritma dan Pemrograman

Array

Eric Prakarsa Putra


ITBSS
Pengertian Array (Larik)
• Tipe data yang terdiri dari sejumlah komponen
elemen yang berjenis sama
• Contoh : char x[8];
Elemen Array

0 1 2 3 4 5 6 7

index
Deklarasi Variabel Array satu dimensi
• Tipe_Data nama_variabel[jumlah_elemen]

• Contoh :
char nama[20];
double daftarGaji[100];
float y[10];
long dfthrg[100];

dsb…
Contoh Pembuatan:
• Data nim siswa yang terdiri dari 8 karakter.
char nim[9];
• Data [Link], misalkan no telpon max 12 karakter
char notelp[13];
• Data 5 urut angka bilangan bulat
int x[5];
• Data 100 urut angka bilangan pecahan
float terserah[100];
Contoh Pengisian Array:

char x[8] = {‘a’,’y’,’a’,’m’};

Elemen Array

a y a m \0 \0 \0 \0
0 1 2 3 4 5 6 7
Contoh Pengisian Array:

char x[8] = “BSI”

Elemen Array

B S I \0 \0 \0 \0 \0
0 1 2 3 4 5 6 7
Contoh Pengisian Array:
char x[8];
x[0] = ‘B’;
x[1] = ‘S’;
x[2] = ‘I’;

Elemen Array

B S I ? ? ? ? ?
0 1 2 3 4 5 6 7
Contoh Pengisian Array:
char x[8];
strcpy(x, “Kuliah”);

Elemen Array

K u l i a h \0 ?
0 1 2 3 4 5 6 7
Contoh Pengisian Array:

int x[8] = {2,5,7,9,10,14};

Elemen Array

2 5 7 9 10 14 0 0
0 1 2 3 4 5 6 7
Contoh Pengisian Array:

int x[5]; 9 ? ? ? 10
x[0] = 9;
0 1 2 3 4
x[4] = 10;

float t[3];
? 9.5 2.12
t[1] = 9.5;
0 1 2
t[2] = 2.12;
Membaca isi Array
Contoh isi array sbb:
9 7 12 23 10
0 1 2 3 4

Untuk membaca atau mendapatkan nilai dari elemen


ke 2 dari array diatas yaitu:
x[2];
Untuk digunakan pada perintah cout bisa sbb:
cout<<x[2];
Latihan 1
1. Bagaimana cara membuat variabel untuk
menyimpan data nama jabatan. Nama jabatan :
“Presiden Direktur”?

2. Dari isi array.


– char x[9] = “buku”;
Apa yang akan tampil bila diberikan perintah:
– cout<<x[2]<<x[3]; ??
Latihan 1
3. Untuk menyimpan deret angka berikut: 9,
10, 12.412, 2005, 90002.2
• Deklarasi variabel yang benar yaitu:

4. Deklarasi variabel:
long x[] = 1,2,3,4,5;
apa yang salah dari deklarasi diatas?
#include <iostream.h>
#include <conio.h>

main()
{
int data[5] = {2,4,5,1,2};
int elemen;

for(elemen = 0; elemen < 5; elemen++)


{
cout<<"Isi elemen ke-"<<elemen<<" : ";
cout<<data[elemen]<<endl;
}
getch();
}
Jawaban Latihan 1
1. char nmJab[18];
2. Yang tampil adalah “ku”
3. float x[5]; atau double x[5];
4. Deklarasi variable array untuk inisialisasi
nilai pada tipe data angka harus diberi
kurung kurawal.
contoh:
long x[] = {1,2,3,4,5};
#include <iostream.h>
#include <conio.h>

main()
{
int data[5];
int elemen;

for(elemen = 0; elemen < 5; elemen++)


{
cout<<"Masukkan elemen ke-"<<elemen<<":";
cin>>data[elemen];
}
cout<<endl<<endl<<"Hasil pengisian array :"<<endl;

for(elemen = 0; elemen < 5; elemen++)


{
cout<<"Isi elemen ke-"<<elemen<<":"<<data[elemen]<<endl;
}
getch();
}
#include <iostream>
#include <conio>

main()
{
int data[100];
int max, elemen;

cout<<"Jumlah elemen yang ingin di masukkan : ";


cin>>max;
for(elemen = 0; elemen < max; elemen++)
{
cout<<"Masukkan elemen ke-"<<elemen<<":";
cin>>data[elemen];
}

cout<<endl<<endl<<"Hasil pengisian array :"<<endl;

for(elemen = 0; elemen<max; elemen++)


{
cout<<"Isi elemen ke-"<<elemen<<":"<<data[elemen]<<endl;
}
getch();
}
#include <iostream>
#include <conio>

main()
{
int data[10] = {10,110,120,20,130,150,200,250,50,100};
int cari, elemen, ketemu = 0;

cout<<"Masukkan angka yang ingin di cari : ";


cin>>cari;
for(elemen = 0; elemen < 10; elemen++)
{
if(data[elemen] == cari){
cout<<"Angka yang di cari adalah : "<<cari<<endl;
cout<<"ditemukan di index ke- : "<<elemen<<endl;
ketemu++;
}
}
if(ketemu == 0){
cout<<"Angka "<<cari<<" tidak di temukan!";
}
getch();
}
• Program tadi akan membuat 10 deret data yaitu:
10 110 120 20 130 150 200 250 50 100
0 1 2 3 4 5 6 7 8 9
• Dan algoritma yang dibuat untuk mencari angka secara
sekuensial. Coba jalankan program dan masukkan salah
satu angka yang ada pada deret.

• Dan coba jalankan kembali dengan memasukkan angka


yang tidak ada pada deret data!
#include <iostream.h>
#include <conio.h>

main()
{
int data[100], max, elemen, iMax=0, iMin=0;

cout<<"Jumlah elemen yang ingin di masukkan : "; cin>>max;


for(elemen = 0; elemen < max; elemen++)
{
cout<<"Masukkan elemen ke-"<<elemen<<":"; cin>>data[elemen];
}
cout<<endl<<endl<<"Hasil pengisian array :"<<endl;
for(elemen = 1; elemen<max; elemen++)
{
if(data[elemen] > data[iMax]){ iMax = elemen; }
if(data[elemen] < data[iMin]){ iMin = elemen; }
}
cout<<"Angka max adalah "<<data[iMax]<<" di index ke-"<<iMax<<endl;
cout<<"Angka min adalah "<<data[iMin]<<" di index ke-"<<iMin<<endl;
getch();
}
Array Multidimensi
• Dapat dianalogika-kan seperti Matrix, (terdiri
dari kolom dan baris)
• Contoh:
int data[4][3];
0 1 2
0 ? ? ?
1 ? ? ?
2 ? ? ?
3 ? ? ?
Contoh deklarasi
int data[4][3];

char dft[5][20];

float x[100][200];

Dst……
Contoh Kasus:
• Data nilai siswa perkelas
No. Pemrograman Database
1 100 90
2 90 80
3 78 100
4 90 90
5 66 100

• Untuk menyimpan dari data diatas, maka:


– int nilai[5][2];
#include <iostream.h>
#include <conio.h>

main()
{
int nilai[5][2] = {{100,90},
{90,80},
{78,100},
{90,90},
{66,100}};
int baris, kolom;

cout<<"Isi dari array dua dimensi nilai[5][2] : \n";


for(baris = 0; baris < 5; baris++)
{
for(kolom=0; kolom<2; kolom++)
{
cout<<nilai[baris][kolom]<<" , ";
}
cout<<endl;
}
getch();
}
#include <iostream.h>
#include <conio.h>

main()
{
int nilai[5][2], baris, kolom;

for(baris = 0; baris < 5; baris++){


for(kolom=0; kolom<2; kolom++){
cout<<"nilai["<<baris<<"]["<<kolom<<"] : ";
cin>>nilai[baris][kolom];
}
cout<<endl;
}
cout<<"Isi dari array dua dimensi nilai[5][2] : \n";
for(baris = 0; baris < 5; baris++) {
for(kolom=0; kolom<2; kolom++){
cout<<nilai[baris][kolom]<<" , ";
}
cout<<endl;
}
getch();
}
Contoh Kasus:
• Data barang mini market
Kode Nama Barang Harga
A01 Tepung Terigu 12500
A02 Buku Tulis 7800
A03 Snack Kacang 3500
A04 Soda kue 800

• Untuk menyimpan dari data diatas, maka:


– char data[4][3][30];
#include <iostream.h>
#include <conio.h>
main()
{
char data[4][3][30] = {{"A01","Tepung Terigu","12500"},
{"A02","Buku Tulis","7800"},
{"A03","Snack Kacang","3500"},
{"A04","Soda Kue","800"}};
char cari[30];
int index, ketemu=0;

cout<<"Masukkan kode barang untuk mencari data barang : "; cin>>cari;


for(index=0;index<=4;index++){
if( !strcmp(data[index][0], strupr(cari)) ){
cout<<"Kode barang : "<<cari<<" ketemu di index
"<<index<<endl;
cout<<"Nama Barang adalah : "<<data[index][1]<<endl;
cout<<"Harga Barang adalah : "<<data[index][2]<<endl;
ketemu++;
}
}
if(ketemu==0)cout<<"Kode barang : "<<cari<<" tidak ditemukan!";
getch();
}
• Dari program diatas akan mengisi array Data multidimensi sbb:
0 1 2
0 A01 Tepung Terigu 12500
1 A02 Buku Tulis 7800
2 A03 Snack Kacang 3500

• Coba masukkan Kode


3 A04 Sodayang
data barang kue terdaftar
800

• Coba masukkan kode data barang yang tidak terdaftar


Latihan:
• Buatlah program dengan masukkan:
– Nama Pembeli : <input>
– Kode Tiket [X03 / Y02 / Z02] : <input>
– Jenis tiket [a / b / c ] : <input>
– Jumlah Beli : <input>
• ketentuan data sbb:

Kode Nama Tiket Eco (a) VIP (b) VVP (c)


Tiket
X03 Jazz Concert 2012 50.000 250.000 1.000.000
Y02 Dewa 19 Concert 15.000 150.000 380.000
Z02 Diva Concert 25.000 200.000 560.000
• Layar keluaran:
– Nama Pembeli : <output>
– Nama tiket : <output>
– Harga Tiket : <output>
– Jumlah Beli : <output>
– Total Harga : <output>
#include <iostream>
#include <conio>
#include <stdlib>

main()
{
char data[3][5][30] = {
{"X03", "Java Jazz Concert", "50000", "250000", "1000000"},
{"Y02", "Dewa 19 Concert", "15000", "150000", "380000"},
{"Z02", "Diva Concert", "25000", "200000", "560000"}};

char np[20], kt[4], jt;


int idxketemu=-1, index, idxjt, jb;
long harga, total;

cout<<"Nama Pembeli : "; [Link](np, 20);


cout<<"Kode Tiket [X03 / Y02 / Z02] : "; cin>>kt;
cout<<"Jenis Tiket [a / b / c] : "; cin>>jt;
cout<<"Jumlah beli : "; cin>>jb;
clrscr();
for(index=0; index<3; index++){
if(!strcmp(data[index][0],kt)){
idxketemu = index;
break;
}
}
idxjt = jt == 'a'? 2 : (jt == 'b' ? 3 : 4);
if(idxketemu>=0) {
clrscr();
cout<<"Nama Pembeli : "<<np<<endl;
cout<<"Nama Tiket : "<<data[idxketemu][1]<<endl;
harga = atoi(data[idxketemu][idxjt]);
cout<<"Harga Tiket : "<<harga<<endl;
cout<<"Jumlah beli : "<<jb<<endl;
total = harga * jb;
cout<<"Total Harga : "<<total<<endl;
}else{
cout<<"Maap, kode tiket tidak tersedia!";
}
getch();
}
Tugas
• Buatlah 1 Buah Program untuk menghitung Perkalian Matriks dengan Ordo 3x3

• Ketentuan:
Siapkan 3 Buah Matriks dengan Ukuran xxxxx Matriks1[3][3], Matriks2[3][3],
Matriks3[3][3];
• Gunakan Logika
• Matriks3[1][1] = Matriks1[1][1]*Matriks2[1][1] + Matriks1[1][2]*Matriks2[2][1]
+ Matriks1[1][3]*Matriks2[3][1]
• Matriks3[1][2] = Matriks1[1][1]*Matriks2[1][2] + Matriks1[1][2]*Matriks2[2][2]
+ Matriks1[1][3]*Matriks2[3][2]
• Matriks3[1][3] = Matriks1[1][1]*Matriks2[1][3] + Matriks1[1][2]*Matriks2[2][3]
+ Matriks1[1][3]*Matriks2[3][3]
• Matriks3[2][1] = Matriks1[2][1]*Matriks2[1][1] + Matriks1[2][2]*Matriks2[2][1]
+ Matriks1[2][3]*Matriks2[3][1]
• dst

Anda mungkin juga menyukai