BUDAYA & GENDER
PERTEMUAN 8
disusun:
TIM DOSEN PSIKOLOGI BUDAYA
PENDAHULUAN
Definisi gender adalah konsep yang mengacu pada
peran sosial, perilaku, dan ekspektasi yang masyarakat
tempatkan pada individu berdasarkan jenis kelamin
mereka.
Gender tidak hanya mencakup aspek fisik biologis
(seks), tetapi juga mencakup aspek sosial, budaya, dan
psikologis yang membentuk identitas gender seseorang.
Pentingnya Memahami Peran
Budaya dalam Gender
Menghormati Keragaman Identitas Gender
Mengatasi Stereotip dan Diskriminasi Gender
Mengubah Norma-Norma Sosial
Pendidikan dan Kesetaraan Gender
Menghargai Kearifan Lokal
Perubahan Sosial yang Positif
Gender vs Seks
Gender:
•Gender adalah konsep sosial, budaya, dan psikologis yang merujuk pada peran sosial
yang masyarakat tempatkan pada individu berdasarkan jenis kelamin atau perasaan
identitas gender seseorang.
•Gender mencakup identitas gender (bagaimana seseorang mengidentifikasi dirinya),
ekspresi gender (cara seseorang mengekspresikan diri secara sosial), dan peran gender
(harapan dan tugas yang masyarakat tempatkan pada individu berdasarkan jenis
kelamin).
•Gender tidak hanya terbatas pada laki-laki & perempuan. Beberapa individu
mengidentifikasi diri sebagai transgender, genderqueer, non-biner, atau memiliki
identitas gender yang berbeda dari yang diharapkan oleh masyarakat.
Gender vs Seks (lanj.)
Seks:
• Seks adalah aspek biologis dan fisik yang merujuk pada karakteristik
fisik seperti organ genital, kromosom (XX untuk perempuan dan XY
untuk laki-laki), dan hormon (estrogen untuk perempuan dan
testosteron untuk laki-laki).
• Seks biasanya dikategorikan sebagai laki-laki dan perempuan
berdasarkan karakteristik fisik. Namun, ada kasus interseks, di mana
individu memiliki karakteristik seksual yang tidak memenuhi definisi
tradisional laki-laki atau perempuan.
Peran Identitas Gender dalam Budaya
Peran identitas gender dalam budaya sangat signifikan karena
identitas gender mempengaruhi cara individu memahami diri
mereka sendiri dan cara mereka berinteraksi dengan
masyarakat, serta bagaimana masyarakat merespons mereka
Cara Identitas Gender Memengaruhi Budaya
•Identitas
gender individu mempengaruhi cara mereka melihat dan memahami peran gender
dalam masyarakat.
•Identitas gender memengaruhi cara individu mengekspresikan diri mereka secara sosial.
Budaya memiliki norma-norma sosial yang terkait dengan identitas gender
•Identitas gender juga dapat membuat individu rentan terhadap diskriminasi dan stigmatisme
jika mereka tidak sesuai dengan norma gender yang ada dalam budaya mereka
•Individu dan kelompok yang memiliki identitas gender yang berbeda sering berperan dalam
perubahan sosial dan budaya
•Identitas gender juga bisa berdampak pada tradisi dan budaya lokal.
Kerangka Sosial Budaya
Pengaruh Budaya terhadap Pembentukan Peran Gender
•Sangat signifikan menentukan harapan sosial, perilaku, dan
peran yg masyarakat tempatkan pada individu berdasarkan jenis
kelamin mereka.
•Pengakuan terhadap pengaruh budaya dalam pembentukan peran
gender adalah langkah pertama dalam upaya untuk menciptakan
masyarakat yg lebih inklusif dan adil.
Cara budaya dalam pembentukan peran gender
•Budaya menentukan norma & ekspektasi sosial terkait dengan jenis kelamin.
•Bahasa adalah alat penting dalam budaya untuk menyampaikan norma gender.
•Agama dan tradisi budaya sering memainkan peran penting dalam pembentukan
peran gender.
•Media dan hiburan, termasuk film, televisi, dan musik, dapat memengaruhi persepsi
publik tentang peran gender.
•Budaya memainkan peran dalam kurikulum pendidikan dan norma-norma sosial di
sekolah
•Dalam beberapa budaya, individu dan kelompok telah berjuang untuk mengubah
norma dan ekspektasi yang merugikan peran gender.
•Budaya sering melibatkan nilai-nilai dan norma-norma lokal yang berkaitan dengan
peran gender
Pengaruh Budaya terhadap Pembentukan Peran Gender
•Norma-norma sosial dan budaya memiliki pengaruh yang kuat dalam
membentuk peran gender dan identitas gender individu.
•Pemahaman norma-norma sosial dan budaya yang memengaruhi
gender adalah langkah penting dalam upaya untuk menciptakan
masyarakat yang lebih inklusif dan adil di mana individu dapat
mengidentifikasi diri mereka sesuai dengan preferensi mereka tanpa
terhambat oleh ekspektasi gender yang ketat.
Norma sosial & budaya yang memengaruhi gender
• Banyak budaya memiliki norma-norma yang mengarahkan perempuan untuk bertanggung
jawab atas pekerjaan rumah tangga
• Budaya sering mengarahkan peran perempuan sebagai pengasuh utama anak-anak.
• Norma budaya sering mengatur cara individu seharusnya berpakaian dan tampil.
• Bahasa sering mencerminkan norma-norma sosial dan budaya terkait gender.
• Norma budaya dapat memengaruhi pilihan pekerjaan dan karier individu.
• Budaya dapat memengaruhi cara individu diharapkan untuk mengekspresikan emosi.
• Norma budaya dan agama sering memainkan peran dalam menetapkan peran gender yang
spesifik dalam ibadah dan upacara keagamaan.
• Budaya sering memiliki norma-norma yang mengatur pernikahan
• Norma budaya juga memengaruhi cara individu memahami dan mengungkapkan orientasi
seksual mereka.
• Budaya sering memberikan penghargaan dan hukuman tergantung pada sejauh mana individu
mengikuti norma-norma gender yang ada
Gender dalam Budaya Beragam
Gender dalam budaya beragam mencerminkan keragaman
identitas gender, peran gender, dan ekspressi gender yang
ditemukan di seluruh dunia.
Budaya beragam ini mencakup berbagai pandangan dan
praktik terkait gender yang sangat berbeda antara satu budaya
dengan budaya lainnya.
Gender dalam Budaya Beragam (lanj.)
• Pengakuan dan penerimaan terhadap keragaman gender masih menjadi
perjuangan di banyak bagian dunia, dan individu mungkin mengalami
diskriminasi berdasarkan identitas gender mereka.
• Pemahaman dan penghargaan terhadap budaya beragam yang
berkaitan dengan gender adalah langkah pertama dalam menciptakan
masyarakat yang lebih inklusif dan adil bagi semua individu, tanpa
memandang identitas gender mereka.
Contoh Gender Tercermin Dalam Budaya Beragam:
BUDAYA mengakui identitas gender yang beragam. Selain laki-laki & perempuan,
ada banyak budaya yg mengakui identitas gender ketiga.
Budaya mencerminkan keragaman dalam ekspresi gender.
Beberapa budaya memiliki tradisi "gender-bender" di mana individu, sering dalam
konteks upacara adat atau hiburan, mengenakan pakaian dan perilaku yang
bertentangan dengan norma gendernya.
Aktivisme gender di berbagai budaya telah menghasilkan perubahan sosial yg
signifikan dalam hal kesetaraan gender.
Dalam beberapa budaya, peran gender terkait erat dengan ajaran agama.
Di berbagai budaya, pendidikan berperan penting dalam merubah pandangan peran
gender dan kesetaraan.
Globalisasi telah membawa pengaruh budaya yang beragam ke berbagai negara
Stereotip Gender
Pengaruh Stereotip Gender dalam Budaya
Pengaruh stereotip gender dalam budaya adalah signifikan dan dapat
memengaruhi banyak aspek kehidupan individu dan masyarakat.
Pemahaman dan penghapusan stereotip gender merupakan langkah
penting dalam menciptakan masyarakat yang lebih inklusif, adil, dan
kesetaraan gender.
Cara Stereotip Gender Memengaruhi Individu
•menghasilkan harapan ttt terkait peran & pilihan hidup.
•pengaruhi perilaku & ekspresi individu.
•Individu dapat menghadapi penilaian & penghakiman dari orang lain
berdasarkan stereotip gender
•memperkuat ketidaksetaraan gender dalam masyarakat.
•mengarah pada kesempatan yg kurang / terbatas bagi individustres,
kebingungan, dan ketidakpuasan diri.
•memberikan pijakan kekerasan gender. Jika individu melanggar norma
gender, mereka menghadapi kekerasan fisik / verbal sebagai akibatnya
Diskriminasi Gender
• Diskriminasi gender adalah perlakuan tidak adil atau berbeda yang
didasarkan pada jenis kelamin atau identitas gender seseorang.
• Penting untuk mengenali dan melawan diskriminasi gender dalam
semua bentuknya. Kesetaraan gender adalah hak asasi manusia yang
mendasar, dan masyarakat yang inklusif dan adil memerlukan upaya
untuk mengatasi dan mencegah diskriminasi gender
Jenis Diskriminasi Gender
Pekerjaan
Pendidikan
Tempat Tinggal
Tempat Umum
Kesehatan
Hukum dan Kebijakan
Pelecehan Seksual
Bagaimana Budaya Mendorong atau Melawan Diskriminasi?
Peran signifikan mendorong / melawan diskriminasi gender. Budaya
dapat membentuk norma sosial, nilai, dan keyakinan yg memengaruhi
pandangan masyarakat terhadap gender dan identitas gender.
Budaya : entitas kompleks dan dapat berubah seiring waktu . Upaya
mengatasi diskriminasi gender melibatkan kerja sama antara individu,
komunitas, pemerintah,organisasi masyarakat sipil menciptakan
budaya lebih inklusif, adil, dan berdasarkan hak asasi manusia.
Peran Pendidikan Mengatasi
Ketidaksetaraan Gender
Pendidikan memainkan peran penting mengatasi ketidaksetaraan gender.
Pendidikan yg efektif dalam mengatasi ketidaksetaraan gender
membutuhkan kolaborasi antara pemerintah, lembaga pendidikan, keluarga,
dan masyarakat secara keseluruhan.
Pendidikan bukan hanya alat untuk mentransmisikan pengetahuan, tetapi
juga alat untuk membentuk pandangan dan nilai-nilai masyarakat.
Perbedaan Psikologis Gender Antar Budaya
Kemampuan Persepsi/Spasial/Kognitif:
• Laki-laki lebih baik dalam tugas spasial di beberapa budaya.
• Penelitian menunjukkan perbedaan ini dapat berkaitan dengan faktor
budaya.
• Budaya Inuit di Kanada menunjukkan ketidakadaan perbedaan gender
dalam komponen ini.
Perbedaan Psikologis Gender Antar
Budaya
Kesesuaian dan Ketaatan
• Stereotip gender mengklaim perempuan lebih mudah sepakat dan taat.
• Wanita sering diharapkan untuk menyetujui keputusan yang dibuat
oleh pria atau lingkungan.
Perbedaan Psikologis Gender Antar
Budaya
Agresivitas
• Stereotip gender menyebut laki-laki lebih agresif.
• Laki-laki memiliki tingkat kejahatan kekerasan yang lebih tinggi
dalam berbagai konteks.
• Agresivitas laki-laki mungkin berkaitan dengan mekanisme
kompensasi selama pertumbuhan.
This Photo by Unknown Author is licensed under CC BY-SA