DESIGN
NETWORK
KEL 8
DWI ANGGARA RAMADHAN ( 220220079)
NAILA SHOFURA AMELYA ( 220120008 )
RAHMAWATI ( 220220077 )
MALIKA ZAHRA SALSABILA ( 220220078 )
PENDAHULUAN
●
● Komunikasi data secara kasat mata terjadi di belakang layar,
tanpa mengetahui proses yang terjadi tersebut maka
pengguna melakukan pertukaran data melalui media yang
sudah ada. Salah satunya adalah komputer, ketika pertama
kali ditemukan komputer masih sangat sederhana dimana
hanya digunakan secara individual dan belum bisa
berkomunikasi dengan sesamanya. Namun berkat
perkembangan teknologi digital telah memungkinkan sebuah
komputer untuk bisa berkomunikasi dengan komputer lain.
DAFTAR ISI
Pengertian,Komponen komunikasi data dan topologi jaringan
Desain Sistem
Cara Kerja
Rancangan Seluruh Kampus
Pembagian Bandwith
Media Tranmisi
You can visit our sister projects:
FREEIK | FLATICON | STORYSET | WEPIK | VIDEVO
Pengertiandan topologi
Komunikasi data
1. Komunikasi data adalah proses pengiriman dan penerimaan
data/informasi dari dua atau lebih alat (bahasa inggris : device) (seperti
komputer / laptop/ telepon genggam / printer / dan alat komunikasi
lain) yang terhubung dalam sebuah jaringan.
2. Topologi jaringan adalah suatu cara untuk membuat sejumlah
komputer saling berhubungan satu sama lain, baik menggunakan kabel
maupun yang nirkabel. Biasanya, tujuan topologi jaringan adalah demi
kemudahan pertukaran informasi. Pada pelitian ini penulis
menggunakan topologi bintang pada rangkaianya.
Komponen Komunikasi data
Dalam Rancangan Desain network yang kelompok kami Buat dengan
megunakan beberapa komponen komunikasi data sebagai berikut :
Modem, Router, Switch, DSLAM, Acces
Point, Kabel Coaxial, Server Room
Topologi bintang merupakan bentuk topologi jaringan yang berupa
konvergensi dari mode tengah ke setiap mode atau pengguna.
Topologi jaringan bintang termasuk topologi jaringan dengan biaya
menengah. Topologi bintang atau yang sering disebut topologi star
menggunakan hub/switch sebagai node tengah untuk saling terhubung
satu sama lain dari client server menuju ke server atau sebaliknya.
Desain Sistem jaringan
Dalam perancangan sitsem jaringan ini kami memakai software cisco
packet treaser untuk mempermudah visualisai jaringan yang kami
rancang , sebagai contoh untuk langkahnya kita ambil satu sample yaitu
sistem jaringan di kampus IV (sukagalih) untuk langkah- langkah
rancanganya sebagai berikut :
[Link] aplikasi nya terlebih dahulu
[Link] buka aplikasi nya
3. Untuk perangkat yang digunakan di kampus UMB yaitu ;
Untuk perangakat tambahan sepeti smartphone dan tablet sesuai
kebutuhan
Ruangan Switch
P Router AP Cloud Modem
c
DSL
Sumber 02 1 1 1
2 (satu AP PT dan satu
/internet AP
Client)
Bak 31 1 0 0 0
Dosen 21 1 1 0 0
Lab 11 1 1 0 0
0
4. Untuk mencari perangkat diatas kalian tinggal mencari pada kolom perangkat di pojok kiri bawah
5. Lalu setelah semua perangkat telah
tersedia lalu kalian hubungkan perangkat
satu dengan yang lainya untuk
menghubungkanya kalian klik simbo
petir/listrik lalu pilih kabel Copper Straight-
ThroughUntuk menghubungkan perangkat
seperti router atau yang lainya ke swicth
usahakan pilih fast ethernet dari atas terlebih
dahulu seperti fast Ethernet 0/1
■ 6. Jika semua selesai di hubungkan
maka untuk gambaranya seperti
berikut.
Cara Kerja
Untuk cara kerja sistem jaringan antar kampus ini ialah sebagaI keseluruhan kita
mendapakan 100 mbps bandwith dari internet provider untuk dipasang di empat kampus
setelah itu kitahubungkan dengan modem dsl untuk memisahkan antara jaringan internet dan
jaringan telepon lalu setelah itu dihubungkan ke router guna untuk memecah 100 mbps
bandwith tadi dengan menggunkan mikrotik kita bisa memecah 100mbps bw untuk format
pengaturan bandwith nya untuk bandwith di kampus hampor yaitu 35 mbps, kampus jati 30
mbps kampus simlim 20 mbps dan kampus UMB 15 mbps.
Lalu setelah di atur pemecahan dari masing- masing bandwith maka router dihubukan ke
switch untuk selanjutnya akan di hubungkan ke kampus hampor selaku kampus pusat yang
berguna untuk penyimpanan data dari setiap kampus dan untuk menghubungkan jaringan
dari setiap kampus kami menggunakan jaringan nirkabel untuk menghubungkan kampus
pusat dengan kampus lainya dengan menggunakan AP (Access Point) dengan empat AP
dengan Satu AP PT yang berfungsi untuk menyebarkan jaringan sinyal dan 3 AP client untuk
menangkap jaringan dari kampus pusat.
HASIL
1. Rancangan Seluruh Kampus
a. Desain Keseluruhan
Kampus Hampor
Untuk rancangan di kampus hampor terdapat sebuah server guna untuk menyimpan
data dari setiap kampus lalu juga ada AP PT atau AP
pusat yang berfungsi untuk menyebarkan jaringan dan
sebagai penghubung jaringan ke kampus lain.
Kampus Jati
Kampus UMB
Pembagian Bandwith
a. Untuk kampus pusat (hampor ) mendapatkan 35mbps bandwith dari total 100 mbps dan dibagi ke 23
perangakat pc dan 2AP untuk kebutuhan wifi berikut pembagian bandwithuntuk tiap perangkat yang berada
di kampus hampor
Total PC UMBHampor 23 PC
PENGGUNAAN
PENGGUNAAN BANDWITH
2 wifi 10 mbps
Komunikasi Data 23 x 400 = 9.200
Kbps
VOIP 23 x 50 = 1.150
Kbps
Streaming Video 23 X 200 = 4.600 kbps
Internet 23 x 400 = 9.200
kbps
TOTAL 34,2 Mbps
/34.150 kbps
b. Untuk kampus jati mendapatkan 30mbps bandwith dari total 100 mbps dan dibagi
ke 21 perangakat pc dan 2AP untuk kebutuhan wifi berikut pembagian bandwith
untuk tiap perangkat yang berada di kampus jati
Total PC Gedung Jati 21 PC
PENGGUNAAN
PENGGUNAAN BANDWITH
2 Wifi 10 mbps
Komunikasi Data 21 x 400 =8.400
kbps
VOIP 21 x 50 = 1.050
kbps
Streaming Video 21 x 150 =3.150
kbps
Internet 21 x 350 =7.350
kbps
TOTAL 30 / 30.000 kbps
c. Untuk kampus sukagalih mendapatkan 15 mbps bandwith dari total 100 mbps dan dibagi ke 15
perangakat pc dan 2AP untuk kebutuhan wifi berikut pembagian bandwithuntuktiapperangkat
yang berada di kampus UMB.
Total PC di ruang LAB PC
PENGGUNAAN
PENGGUNAAN
BANDWITH
2 wifi 10mbps
15 x 100 = 1.500
Komunikasi
kbps
Data
VOIP 15 X 25= 375
kbps
Streaming Video 15 x 50 = 750 kbps
Internet 15 x 100 = 1500
kbps
TOTAL 14.125ps
Media Tranmisi
Media tranmisi yang dipakai pada tiap gedug
yaitu Kabel LAN dan perangkat wifi.
SIMPULAN
Dalam merancang desain network jaringan tidak hanya sekedar
merancang sebuah kebutuhan akan adanya sebuah jaringan di
suatu tempat atau intansi, akan tetapi lebih dari itu, diperlukan
sebuah analisa yang jelas serta apa yang dirancang harus
mempunyai kreatifitas dari seorang perancang sehingga
rancangan tersebut menjadi baik dan bermanfaat. Kemudian
dalam pembagian bandwith jaringan untuk setiap gedung harus
dihitung dengan benar agar dapat mencegah dan menghindari
terjadinya traffic pada jam sibuk.
SELESAI SUDAH PRESENTASI
KELOMPOK KAMI HARI INI, SEPERTI
KAMU DAN DIA YANG SELESAI TANPA
PERNAH DIMULAI.
THANK YOU GUYS