0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
9 tayangan9 halaman

Ciri-Ciri Pembelajaran Discovery Learning

Model pembelajaran discovery learning bertujuan untuk meningkatkan kreativitas dan pemahaman siswa melalui proses penemuan. Metode ini melibatkan langkah-langkah seperti pemberian masalah, eksplorasi, eksperimen, pemecahan masalah, dan refleksi.

Diunggah oleh

Saefull Oh
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PPTX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
9 tayangan9 halaman

Ciri-Ciri Pembelajaran Discovery Learning

Model pembelajaran discovery learning bertujuan untuk meningkatkan kreativitas dan pemahaman siswa melalui proses penemuan. Metode ini melibatkan langkah-langkah seperti pemberian masalah, eksplorasi, eksperimen, pemecahan masalah, dan refleksi.

Diunggah oleh

Saefull Oh
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PPTX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

Model

Pembelajaran
Discovery Learning

Kelompok 1
1. Dian Eriza Yufani
2. Depi Wulandari
3. Saefulloh
Ciri Ciri Model Pembelajaran
Discovery Learning 01 Rasional teoritik logis yang disusun oleh para pencipta atau
pengembangnya

02 Tujuan pembelajaran yang akan di capai.

03 Tingkah laku mengajar yang di perlukan agar model tersebut


dapat dilaksanakan dengan berhasil/ sintaks pembelajaran

04 Lingkungan belajar yang diperlukan agar tujuan pembelajaran


dapat tercapai.
discovery adalah proses mental dimana siswa mampu
memadukan suatu konsep maupun prinsip. Proses mental
tersebut diantaranya mencakup kegiatan: mengamati,
mencerna, mengerti, mengelompokkan, membuat
dugaan, menjelaskan, mengukur, membuat kesimpulan
dan lain-lain.

Pengertian
Slameto (2015:24) menyatakan dalam
model discovery learning, tidak semua yang dipelajari
harus dipresentasikan dalam bentuk keseluruhan dan
final, beberapa bagian harus dicari, diidentifikasi
sendiri oleh peserta didik.
Tujuan
Tujuan pembelajaran discovery learning adalah untuk mendorong siswa aktif dan mandiri dalam
proses pembelajaran. Metode pembelajaran ini bertujuan untuk:

Mendorong kreatifitas. .

Meningkatkan pemahaman konsep.

Meningkatkan pemahaman diri.

Meningkatkan kemampuan pemecahan masalah.


Mendorong kerjasama.

Mempersiapkan untuk situasi dunia nyata


Meningkatkan motivasi dan keterlibatan
menurut Herdian langkah-
langkah pembelajaran discovery
 Identifikasi kebutuhan siswa
 Seleksi pendahuluan terhadap prinsip-prinsip,
pengertian konsep dan generalisasi pengetahuan
 Seleksi bahan, problema/ tugas-tugas
 Membantu dan memperjelas tugas/ problema yang
dihadapi siswa serta peranan masing-masing siswa
 Mempersiapkan kelas dan alat-alat yang diperlukan
 Mengecek pemahaman siswa terhadap masalah yang
akan dipecahkan
 Memberi kesempatan pada siswa untuk melakukan
penemuan;h. Membantu siswa dengan informasi/
data jika diperlukan oleh siswa;
 Memimpin analisis sendiri (self analysis) dengan
pertanyaan yang mengarahkan dan mengidentifikasi
masalah
 Merangsang terjadinya interaksi antara siswa dengan
siswa
 Membantu siswa merumuskan prinsip dan
generalisasi hasil penemuannya.
sintaks umum metode discovery learning :
Memunculkan pertanyaan atau masalah
Guru atau instruktur memunculkan pertanyaan atau
masalah yang menantang siswa untuk mencari jawaban
atau solusi. Pertanyaan atau masalah ini biasanya
dirancang untuk merangsang minat dan rasa ingin tahu
siswa.
Eksplorasi awal
Siswa diberikan kesempatan untuk menjelajahi topik atau
materi pembelajaran yang berkaitan dengan pertanyaan
atau masalah yang diajukan. Mereka dapat menggunakan
berbagai sumber, seperti buku teks, artikel, video,
eksperimen, atau diskusi kelompok.

Eksperimen dan penemuan


Siswa melakukan eksperimen, penelitian, atau tindakan untuk
menemukan jawaban atau solusi. Ini bisa melibatkan eksperimen ilmiah,
investigasi, atau tugas praktis lainnya yang sesuai dengan materi
pelajaran..
Pemecahan masalah
Siswa berpikir kritis untuk mencari solusi atau menjawab pertanyaan yang
diajukan. Mereka mungkin harus menerapkan pengetahuan yang telah mereka
pelajari dari eksplorasi mereka sebelumnya.

Diskusi dan refleksi


Setelah menemukan jawaban atau solusi, siswa biasanya terlibat
dalam diskusi dengan guru atau sesama siswa untuk berbagi
temuan mereka. Ini juga merupakan kesempatan untuk
merenungkan proses belajar mereka.
Penyusunan ulang konsep:
Siswa membantu merumuskan konsep atau
prinsip yang mendasari penemuan mereka.
Mereka mencoba memahami konsep secara 06
mendalam dan memperkuat pemahaman
Penerapan dan transfer
mereka.
Siswa diberikan kesempatan untuk
menerapkan pengetahuan yang mereka
07 peroleh dalam konteks situasi atau masalah
lain. Ini membantu mereka melihat relevansi
Evaluasi:
dan transferabilitas konsep yang telah mereka
Guru atau instruktur dapat mengevaluasi pelajari.
pemahaman siswa melalui berbagai cara,
seperti ujian, proyek, atau presentasi. Evaluasi
dilakukan untuk memastikan bahwa siswa telah
Refleksi akhir
memahami konsep dan dapat menerapkannya. 08 Siswa memiliki kesempatan
terakhir untuk merenungkan
proses pembelajaran mereka,
apa yang telah mereka pelajari,
dan bagaimana mereka dapat
09 menggunakannya di masa
depan.
Lingkungan belajar yang mendukung pembelajaran discovery
learning harus dirancang sedemikian rupa agar siswa dapat
mengembangkan keterampilan berpikir kritis, eksplorasi, penemuan,
dan pemecahan masalah. Berikut beberapa elemen penting yang
diperlukan untuk mencapai pembelajaran discovery learning yang
efektif:
 Fasilitas yang sesuai
 Sumber belajar yang beragam
 Keterlibatan siswa
 Bimbingan dan dukungan guru
 Kerja Sama
 Kasus dan masalah yang autentik
 Keterbukaan terhadap kegagalan
 Peralatan dan teknologi
 Waktu yang memadai
 Pemahaman guru tentang metode discovery learning
Thank You

Anda mungkin juga menyukai