DINAS PENANAMAN MODAL DAN
PELAYANAN TERPADU SATU PINTU
PROVINSI LAMPUNG
PERSYARATAN DASAR
KESESUAIAN KEGIATAN PEMANFAATAN RUANG (KKPR)
MELALUI ONLINE SINGLE SUBMISSION (OSS)
DASAR HUKUM OSS RBA
UNDANG-UNDANG NOMOR 6 TAHUN 2023 PENETAPAN PERATURAN
PEMERINTAH PENGGANTI UNDANG - UNDANG NOMOR 2 TAHUN 2022
TENTANG CIPTA KERJA MENJADI UNDANG - UNDANG
PERATURAN PEMERINTAH NOMOR 5 TAHUN 2021 TENTANG
PENYELENGGARAAN PERIZINAN BERUSAHA BERBASIS RESIKO
PERATURAN PEMERINTAH NOMOR 6 TAHUN 2021 TENTANG
PENYELENGGARAAN PERIZINAN BERUSAHA DI DAERAH
PERATURAN GUBERNUR NOMOR 26 TAHUN 2022 TENTANG PERUBAHAN ATAS
PERATURAN GUBERNUR NOMOR 47 TAHUN 2021 TENTANG PELIMPAHAN
KEWENANGAN DI BIDANG PERIZINAN DAN NON PERIZINAN KEPADA DINAS
PENANAMAN MODAL DAN PELAYANAN TERPADU SATU PINTU PROVINSI LAMPUNG
Kategori Pelaku Usaha
- Persyarikatan atau Persekutuan
Orang - Yayasan
Perseoran - Perseroan Terbatas (PT)
UMK gan - Persekutuan Komanditer
Badan Usaha - Badan Hukum Lainnya
- Persekutuan Firma
- Persekutuan Perdata
- Koperasi
Orang - Perusahaan Umum
OSS Perseoran
gan
Badan Usaha
- KPPA
- KPPA (Jasa Penunjang Tenaga Listrik
Non UMK Asing)
Online Single Submission Perwakilan
- KP3A
(OSS) berbasis risiko memberikan - KP3APMSE
- BUJKA
layanan bagi pelaku usaha yang terbagi ke
dalam kedua kelompok besar, yaitu Usaha - Pemberi Waralaba
Mikro Kecil (UMK) dan Non Usaha Mikro Badan Usaha Luar - Perdagangan Berjangka
Negeri - PSE Asing
Kecil (Non UMK) - Bentuk Usaha Tetap
Skala Usaha – UMK
Usaha Mikro dan Kecil (UMK) adalah usaha milik Warga Negara Indonesia (WNI), baik orang perseorangan maupun badan usaha, dengan modal usaha maksimal
Rp 5 miliar, tidak termasuk tanah dan bangunan tempat usaha. Terdapat perubahan kriteria modal usaha UMK sebagai berikut:
< Rp 1 Miliar Rp 1 Miliar s/d Rp 5 Miliar
MIKRO KECIL
Sebelum UU CK: Sebelum UU CK:
< Rp 50 juta > Rp 50 juta < 500 juta
NON USAHA MIKRO DAN KECIL
Mandat Perizinan Berusaha Berbasis Risiko
Pasal-pasal terkait perizinan diintegrasikan dalam UU Cipta Kerja
Perizinan
Dasar
Mengintegrasikan & menyederhanakan sejumlah UU
yang mengatur perizinan dasar
• 2 UU, 36 Pasal • 4 UU, 51 Pasal
• Integrasi dengan • Integrasi dengan
AMDALNET GISTARU
• 2 UU, 48 Pasal
• Integrasi dengan
SIMBG
2
PERSYARATAN DASAR
KESESUAIAN KEGIATAN PEMANFAATAN RUANG (KKPR)
Kesesuaian Kegiatan Pemanfaatan Ruang (KKPR) Yang Dulu Bernama Izin Lokasi
Merupakan Salah Satu Persyaratan Dasar Yang Wajib Dipenuhi Oleh Seluruh
Pelaku Usaha Dalam Rangka Memperoleh Perizinan Berusaha.
Namun Untuk Pelaku Usaha Mikro Dan Kecil (UMK) Diberikan Kemudahan
Dengan Hanya Perlu Menyampaikan Pernyataan Mandiri Bahwa Lokasi Usaha
Telah Sesuai Dengan Tata Ruang (Yang Sudah Tersedia Dalam OSS Berbasis
Risiko) Dan Bersedia Dikenakan Sanksi Sesuai Peraturan Yang Berlaku Jika Di
Kemudian Hari Ditemukan Ketidaksesuaian.
Dasar Hukum
Beberapa Peraturan Yang Menjadi Dasar Hukum Penerbitan KKPR Darat,
Antara Lain:
1. Undang – Undang Nomor 6 Tahun 2023
2. Peraturan Pemerintah Nomor 5 Tahun 2021
3. Peraturan Pemerintah Nomor 21 Tahun 2021
4. Peraturan Menteri ATR/BPN Nomor 13 Tahun 2021
5. Peraturan Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal Nomor 4 Tahun
2021
Pelaksanaan KKPR Untuk Kegiatan Berusaha Dilakukan
Melalui Sistem OSS
1. Konfirmasi Kesesuaian Kegiatan Pemanfaatan Ruang (KKKPR)
Diberikan Berdasarkan Kesesuaian Rencana Lokasi Kegiatan Pemanfaatan Ruang Dengan RDTR Yang Telah Terintegrasi Dengan Sistem OSS;
Untuk diketahui saja sampai saat ini jumlah RDTR yang terintegrasi dengan OSS di Provinsi Lampung yaitu berjumlah 5 (lima) RDTR yaitu :
1. RDTR Kawasan Perkotaan Gisting – Kabupaten Tanggamus
2. RDTR Kawasan Pariwisata Terpadu Bakauheni – Kabupaten Lampung Selatan
3. RDTR Kawasan Sulusuban dan Technopark – Kabupaten Lampung Tengah
4. RDTR Kawasan Perkotaan Tegineneng – Kabupaten Pesawaran
5. RDTR Koridor KI Tegineneng - Negeri Katon – Kabupaten Pesawaran
Tidak Diwajibkan Membayar Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP); Dan
Berlaku Selama 3 (Tiga) Tahun Sejak Diterbitkan.
2. Persetujuan Kesesuaian Kegiatan Pemanfaatan Ruang (PKKPR)
PKKPR Untuk Kegiatan Berusaha Diberikan Dalam Hal Di Rencana Lokasi Kegiatan Pemanfaatan Ruang:
Belum Tersedia RDTR; Atau
RDTR Yang Tersedia Belum Terintegrasi Dalam Sistem OSS.
PKKPR Terdiri Atas
A. PKKPR Tanpa Penilaian Sesuai Pasal 181 Peraturan Pemerintah Nomor 5 Tahun 2021
Memenuhi Ketentuan Dalam Pasal 181 Peraturan Pemerintah Nomor 5 Tahun 2021;
Tidak Diwajibkan Membayar PNBP;
Dilakukan Verifikasi Kesesuaian Dokumen Yang Diupload Oleh Kementerian Investasi/BKPM;
SLA 5 Hari Kerja; Atau
Berlaku Selama 3 (Tiga) Tahun Sejak Diterbitkan.
B. PKKPR Dengan Penilaian Tata Ruang Sesuai Kewenangan
Penerbitan PKKPR Memperhatikan Hasil Kajian Dengan Menggunakan Asas Berjenjang Dan Komplementer,
Pertimbangan Teknis Pertanahan, Dan Dapat Diberikan Dengan Pertimbangan Forum Penataan Ruang;
Pertimbangan Teknis Pertanahan Terkait Lokasi Usaha Dilaksanakan Oleh Kantor Pertanahan, Paling Lama 10 (Sepuluh)
Hari Terhitung Sejak Pendaftaran Atau Pembayaran PNBP Diterima;
Penerbitan PKKPR Dilakukan Paling Lama 20 (Dua Puluh) Hari Sejak Persyaratan Permohonan Telah Diterima Secara
Lengkap Dan Pembayaran PNBP;
Berlaku Selama 3 (Tiga) Tahun Sejak Diterbitkan.
Kewenangan KKPR Darat
1. Menteri
Merupakan Rencana Pembangunan Dan Pengembangan Objek Vital Nasional;
Bersifat Strategis Nasional;
Perizinan Berusahanya Merupakan Kewenangan Kementerian/Lembaga; Dan/Atau
Lokasinya Bersifat Lintas Provinsi,Sesuai Ketentuan Peraturan Perundang-Undangan
2. Gubernur
Lokasinya Berada Di Lintas Wilayah Administrasi Kabupaten/Kota Dalam 1 (Satu) Provinsi, Dan/Atau
Lokasinya Berada Di Daerah Khusus DKI Jakarta.
3. Bupati/Walikota
Lokasinya Berada Di 1 (Satu) Wilayah Administrasi Kabupaten/Kota.
Pembatalan KKPR
Kesesuaian Kegiatan Pemanfaatan Ruang Akan Dibatalkan Beserta Perizinan Berusaha Yang
Terbit, Apabila:
1. Pemohon Memberikan Data Yang Tidak Benar Dan Atau Memberikan Keterangan Palsu.
2. Pemohon Tidak Melaksanakan Ketentuan-Ketentuan Yang Telah Ditetapkan Dalam
Kesesuaian Kegiatan Pemanfaatan Ruang Ini.
3. Terjadi Permasalahan Atau Sengketa Hukum Yang Berkaitan Dengan Status Bukti
Kepemilikan Hak Atas Tanah Yang Didasarkan Pada Putusan Pengadilan Yang Mempunyai
Kekuatan Hukum Tetap.
4. Kegiatan Menimbulkan Dampak Kerawanan Sosial, Gangguan Keamanan, Kerusakan
Lingkungan Dan/Atau Gangguan Terhadap Fungsi Obyek Vital Nasional.
ALUR PROSES SISTEM
OSS BERBASIS
RISIKO
1 REGISTRASI TATA RUANG DAN 7
Penda ftaran hak akses
3 DATA USAHA
Pengi sian detil data
5 PERSETUJUAN LINGKUNGAN
FASILITAS Penga juan
dengan NIK e-KTP a tau
Va l idasi [Link] fasilitas berupa Tax Holiday,
Passport da n nomor proyek Pengi sian permohonan Kesesuaian Tax Allowance, Pembebasan
pengesahan badan meliputi: KBLI 5 di git, Ta ta Ruang (KKPR) Va l Bea Ma suk dan fa s ilitas
usaha da n dasar hukum rencana lokasi us a ha, idasi dan/atau lainnya kepada pelaku us a ha
pembentukan jenis API, Akses Kepa permohonan Persetujuan ya ng eligible mendapatkan
beanan, BPJS, WLKP, Li ngkungan fasilitas
produk/jasa, kapasitas,
juml ah tenaga kerja,
renca na nilai investasi,
SNI a ta u SertifikatHa al l
PENGAWASAN
Penga wasan meliputi ta ta
PENERBITAN rua ng, s tandar K3L, s ta ndar
Penerbitan perizinan pel aksanaan kegiatan usaha,
berusaha : NIB untuk risiko a ta u persyaratan lain
ANALISIS RISIKO berdasarkan NSPK K/L da n
DATA PELAKU 4 Si s tem menganalisis
rendah NIB da n Sertifikat
Standar untuk ri siko kewa jiban atas penyampaian
2
menengah renda h dan l a poran dan/atau pema
U SUAnHtuAk non pers ti ngkat risiko dari
menengah tinggi NIB, Serti nfaatan fasilitas penanaman
eorangan berupa da ta kegiatan us a ha Menga cu
modal. Penga was dapat
profil perusahaan da n l
egalitas perusahaan.
La mpiran IA dan La
mpiran IIA PP 5/2021 6 fikat Standar dan Izi n untuk
risiko tinggi 8 melakukan pembinaan,
perbaikan dan pemberhentian
Untuk perseorangan pelanggaran
beri si data profil
pelaku us a ha sesuai
NIK
Tingkat Risiko di OSS RBA (Risk Based Approach) menentukan
Jenis Perizinan Berusaha
• NIB
• IZIN
• NIB • Sertifikat Standar
• Sertifikat Standar (dibutuhkan verifikasi dari
(dibutuhkan verifikasi Kementerian/Lembaga
• NIB
dari terkait)
• Sertifikat Standar
(diterbitkan otomatis Kementerian/Lembaga
hanya dengan mengisi terkait)
pernyataan di OSS)
NIB (Nomor Induk
Berusaha)
RISIKO
RISIKO TINGGI
RISIKO MENENGAH
RISIKO MENENGAH TINGGI
RENDAH RENDAH
PP 5/2021 : Pasal 10-15
Gambaran Umum Pemrosesan oleh K/L/D
Risiko Rendah NIB
(R)
Pelaku
Usaha Risiko Pernyataa NIB + SS
Menengah n
Pemilihan Pengisian Rendah (MR) Mandiri
Bidang Data
Usaha Usaha Risiko NIB + SS
Sesuai KBLI 2020 Validasi Tingkat Menengah
Risiko Pemenuha Pemenuha
Tinggi (MT)
n n
Persyarata Persyarata
Izin Lokasi n Dasar n Sektoral NIB + Izin (+ SS)
Risiko Tinggi
Darat, Laut,
Hutan (T)
Aliran data dan pertukaran data otomatis sesuai bidang
usaha, lokasi, skala, dan tingkat risiko
K/L/D
Verifikasi Verifikasi
Verifikasi Lokasi Persyarata Persyaratan
n Dasar Izin
/ SS
TERIMA KASIH