0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
207 tayangan51 halaman

Mentalitas Dasar untuk Kepuasan Pelanggan

Tiga kalimat ringkasan dokumen tersebut adalah: Dokumen tersebut membahas tentang empat pokok bahasan mentalitas dasar dalam penerapan pengendalian mutu terpadu yaitu kesadaran berkualitas, siklus PDCA, pengendalian berdasarkan fakta, dan aspek sumber daya manusia.

Diunggah oleh

NurAisah
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PPTX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
207 tayangan51 halaman

Mentalitas Dasar untuk Kepuasan Pelanggan

Tiga kalimat ringkasan dokumen tersebut adalah: Dokumen tersebut membahas tentang empat pokok bahasan mentalitas dasar dalam penerapan pengendalian mutu terpadu yaitu kesadaran berkualitas, siklus PDCA, pengendalian berdasarkan fakta, dan aspek sumber daya manusia.

Diunggah oleh

NurAisah
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PPTX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

Basic Mentality

PT. N I E
Basic Mentality
Sikap Mental Yang Mendasari :

Cara Berfikir
Cara Berfikir

CaraBertindak
Cara Bertindak

Dalam menerapkan Pengendalian


Mutu Terpadu
BASIC MENTALITY
( Mentalitas Dasar )
Empat Pokok Bahasan Mentalitas Dasar :

1. Kesadaran Berkualitas
2. Siklus P D C A
3. Pengendalian Berdasarkan Fakta
4. Aspek Sumber Daya
I. Kesadaran Berkualitas

1. Kualitas Berarti Kepuasan Pelanggan

Kepuasan Pelanggan =
Yang Dirasakan Pelanggan
Harapan Pelanggan
Kepuasan Pelanggan

 Jika apa yang dirasakan pelanggan tidak sama dengan apa


yang diharapkan,maka pelanggan akan merasa tidak puas
 Seorang yang kecewa akan meninggalkan kita dan disebar
luaskan kepada orang lain, berarti kita kehilangan banyak
kesempatan
KEPUASAN PELANGGAN

 Jika apa yang dirasakan pelanggan sama dengan


apa yang diharapkan pelanggan akan PUAS.
 Bila kepuasan diperoleh kemungkinan pelayanan
berikut akan kita peroleh.
KEPUASAN PELANGGAN
Lanjutan
 Jika apa dirasakan pelanggan melebihi dari pada
apa yang diharapkan (dalam arti positif), maka
pelanggan akan merasa LEBIH PUAS. Inilah
konsep yang disebut exceeding customer
satisfaction ( melebihi kepuasan pelanggan ).
Mutu adalah mencapai
persyaratan yang disetujui
 Mencapai :
Menyatakan motivasi dan kesanggupan,
bukan hanya untuk memenuhi
Mutu adalah mencapai
persyaratan yang disetujui
 Persyaratan :
Kehendak yang sebenarnya dan apa yang
diharapkan.
Mutu adalah mencapai
persyaratan yang disetujui
 Disetujui :
Perbincangan untuk menjelaskan kehendak,
penyelesaian perselisihan, perundingan dalam
merumuskan persyaratan dan kehendak,
mengakibatkan penelitian.
Beberapa faktor yang perlu
diperhatikan dalam memberikan
produk atau jasa yang bermutu :
 Penampilan :
Bentuk fisik produk atau jasa yang kita berikan
 Andal :
Sanggup memenuhi apa yang telah dijanjikan dengan baik
pada kesempatan pertama
 Tanggap :
Bersedia membantu para pelanggan dan menyediakan
produk atau jasa dengan cepat
 Mampu :
Pengetahuan dan keahlian serta kemampuan dalam
memberikan rasa yakin dan percaya
Beberapa faktor yang perlu
diperhatikan dalam memberikan
produk atau jasa yang bermutu :
 Terpercaya :
Jujur dan dapat dipercaya
 Empati :
Peduli dan memberi perhatian khusus tentang apa yang
disajikan kepada para pelanggan
 Sopan :
Ramah jika berhubungan dengan para pelanggan
 Komunikatif :
Informatif kepada pelanggan dengan menggunakan
bahasa yang dapat dimengerti, serta berusaha
mendengar harapan pelanggan
Kualitas berarti Q C D S M

Pengertian KUALITAS bukan hanya dalam hal


kualitas produk saja (arti sempit), melainkan
kualitas semua aspek (arti luas), yaitu :

Quality = Mutu produk itu sendiri


C = Cost = Biaya
D = Delivery = Tepat waktu
S = Safety = Aman Service
M= Morale = Moral
Antara Mutu, Biaya dan Waktu
Untuk susksesnya suatu bisnis, kita harus mencapai
keseimbangan antara mutu, biaya dan waktu ( Quality,
Cost, dan Delivery Time = QCD ).

Mutu rendah ,
Waktu Hilang reputasi
Mutu

KEPUASAN
PELANGGAN Mahal , tidak
Terlambat, Bisa jual
Penjualan Hilang

Biaya
KONSEP PEMASARAN

 PRODUCT OUT
Menitik beratkan perhatiannya pada segi produk
yang dihasilkan saja (derajat kesesuaian dengan
standar)

 MARKET IN
Menitik beratkan perhatiannya pada keinginan
dan kepuasan pelanggan (customer satisfaction)
KONSEP MARKET IN

MARKET IN :
Menitik beratkan perhatiannya pada keinginan dan kepuasan
pelanggan (customer satisfaction). Setiap orang mempunyai :

roduk
asar
elanggan
Mementingkan / memperhatikan keinginan pelanggan :
• memenuhi persyaratan
• Sesuaidengan kegunaan
• Sesuai tujuan
Proses Berikut adalah
Pelanggan Kita
Pelanggan (customer) :
Setiap orang (baik dilingkungan pekerjaan,
rumah tangga maupun masyarakat) yang
memerlukan Pelayanan kita.

Produk kita :
Pelayanan yang dapat kita berikan kepada setiap
orang yang memerlukannya, sehingga mereka
benar-benar merasa puas.
Proses Berikut adalah
Pelanggan Kita

Tiga hal yang perlu diperhatikan :


 Hasil Proses sebelumnya (input bagi kita) bila
cacat jangan diproses
 (Proses kita) yang akan berakibat pada
proses berikut, bila ada masalah segera
ungkapkan dan selesaikan
 Hasil proses kita (out put kita) bila cacat, hasil
tersebut jangan diteruskan
II. Siklus / Daur P D C A

 Pengendalian adalah P D C A
 Pengendalian dimulai dari proses awal hingga hasil akhir
 Tindakan penanggulangan vs pencegahan

SELF CONTROL / PDCA

Mawas diri
Jangan menyalahkan orang lain
Pengawasan melekat
Do it right in the first time
CONTROL (PENGENDALIAN)
pENGENDALIAN dalam TQC adalah memutar lingkaran P-D-C-A
(Plan Do Check Action) yang menghasilkan kemajuan yang
berkesinambungan

Action Plan
tindakan rencanakan

Check DO
teliti laksanakan
KEGIATAN PENGENDALIAN
meliputi :
Perbaikan / Peningkatan :

PERENCANAAN

PERBAIKAN PELAKSANAAN

PEMERIKSAAN
KEGIATAN PENGENDALIAN
meliputi :
Pemeliharaan :

STANDARISASI

PERBAIKAN PELAKSANAAN

PEMERIKSAAN
Siklus PDCA dan SDCA
PENGENDALIAN DIMULAI DARI
AWAL HINGGA HASIL AKHIR

SAAT AKHIR
AKHIR
AWAL
PROSES PROSES
PROSES

a. Material yang akan diproses


b. Metode kerja yang akan diproses
c. Manusia / operator yang mengerjakannya
d. Mesin yang dipakai
e. Lingkungan yang mendukung jalannya Produksi ( 5S )
TINDAKAN PENANGGULANGAN
VS PENCEGAHAN
TINDAKAN PENANGGULANGAN VS
PENCEGAHAN

PENANGGULANGAN
PENANGGULANGAN MENGURANGI AKIBAT

MENCEGAH AGAR
PENCEGAHAN TIDAK
PENCEGAHAN TERULANG LAGI
MASALAH YANG SAMA
III. Pengendalian Berdasarkan
Fakta

 Berbicara dengan data


 Prinsip prioritas
 Pengendalian dimulai dengan menetapkan
sasaran yang dapat diukur
 Prosedur dan standarisasi tertulis
Berbicara Dengan Data

 Mencegah manipulasi data


 Mengurangi opini
 Mencegah salah interpretasi
 Membantu dalam pengambilan
keputusan yang akurat
PRINSIP PRIORITAS

 Mendahulukan Faktor Paling Dominan


Pareto Loss Time

18 120
16 100 100
14 92

12 75 80
Man Hour

10

Percent
60
8 50

6 40
4
20
2
0 0
Jenis Loss
Time
o Absen [Link] Delay JIG Patah o o o
PRINSIP PRIORITAS

 Importan & urgent


Not
Urgent Urgent

Important Prioritas

Not
Important
PRINSIP PRIORITAS

 Secara alamiah hubungan sebab akibat :

20 % 32 %
PRINSIP PRIORITAS
 Dengan menggunakan usaha / resources :
Sedikit ------- Memberi hasil baik

Mudah Sulit

Mampu

Tidak
Mampu
PENGENDALIAN DIMULAI DENGAN
MENETAPKAN SASARAN DAPAT DIUKUR
( KUANTITATIF )

SASARAN TERUKUR

• MEMUDAHKAN CONTROL / CHECK


• MEMBANTU DALAM EVALUASI
PROSEDUR & STANDARISASI
KONSEP DASAR KUALITAS
 MENCEGAH PENYIMPANGAN – PENYIMPANGAN PROSES :

1. SALAH PROSES
2. MELAMPAUI MASA YANG DITETAPKAN
( OUT OF Date )

 MENCEGAH KERAGU-RAGUAN DALAM BERTINDAK MELIPUTI :

1. PENJELASAN YANG BAIK


2. PENCATATAN SECARA TERTULIS SETIAP TINDAKAN

Mengerjakan apa yang ditulis dan menulis apa yang dikerjakan !


IV. Aspek Sumber Daya Manusia

 Jangan menyalahkan orang lain


 Kerja kelompok dan peran serta
 Hubungan atasan bawahan
 Membangun diri menjadi manusia bernilai
Jangan Menyalahkan orang lain

 Orientasi menyalahkan ke orientasi pemecahan


masalah dan instropeksi diri
Apa yang harus
saya perbaiki,
agar tidak timbul
masalah yang
sama !
Kerja kelompok dan peran serta

 Kerjasama :
Bekerja bersama
Mencapai tujuan bersama
Dengan cara saling menguntungkan

PARTISIPASI
• Ikut ambil bagian dalam kerjasama
Secara “ Sukarela “
Kerja sama dan Partisipasi

Mengapa ?
Hasil kerjasama selalu lebih besar dibanding
gabungan hasil masing-masing
Kerja sama dan Partisipasi
Kerjasama
Kerjasama dan Pasrtisipasi
Kegagalan TEMAN ANDA adalah juga
Kegagalan KELOMPOK ANDA dan kegagalan
ANDA SENDIRI
Asyii …k
Bocornya bukan
ditempat kita
Hubungan atasan bawahan

Hal ini tercermin dalam :


P Penentuan sasaran
D Pencapaian sasaran
C Proses penilaian
A Tindakan perbaikan
dan
Kerjasama
Hubungan atasan bawahan
Kerjasama menciptakan SUASANA KEKELUARGAAN
dan HUBUNGAN YANG SERASI
Perbandingan Gaya Hubungan Atasan
Bawahan Tradisional dan Modern

1. Menetapkan Sasaran

Tradisional Modern
Pengarahan
Perintah
PLAN
PLAN Kerjasama
Nurut
Partisipasi
Perbandingan Gaya Hubungan Atasan
Bawahan Tradisional dan Modern

2. Usaha Mencapai Sasaran


Tradisional Modern
Dukungan
Kendali
DO
DO Gotong Royong
Nurut
Mawas Dirii
Perbandingan Gaya Hubungan Atasan
Bawahan Tradisional dan Modern

3. Evaluasi Hasil Kerja


Tradisional Modern
Apresiasi
Penilaian
Check
Check Menilai Bersama
Menjauhkan Diri
Menilai Diri
Perbandingan Gaya Hubungan Atasan
Bawahan Tradisional dan Modern

4. Penanggulangan
Tradisional Modern
Dukungan/Pengarahan
Menghukum / perintah
Action
Action Pemecahan Masalah
Nurut / Bertahani
Motivasi Diri
Membangun Diri Menjadi Manusia
Bernilai

AKAL
Mengoptimalkan
Daya pikir akan membawa
Kita kepada pertumbuhan
Dan perkembangan diri
Yang membawa kepada
Perubahan yang “Dahsyat”
Membangun Diri Menjadi Manusia
Bernilai

HATI
HATI Doa ku hanya
/ /PSYCHIS
PSYCHIS
Pada Mu Tuhan
Membangun Diri Menjadi Manusia
Bernilai

Memperhatikan
Pola konsumsi tubuh
yang benar adalah satu sikap
Dalam membangun diri
Menjadi manusia bernilai
Fisik
TERIMA KASIH

SEMOGA BERMANFAAT

Anda mungkin juga menyukai