RABIES
RABIES
• Rabies adalah suatu penyakit akibat virus yang
ditularkan kepada manusia melalui air liur
hewan yang terinfeksi virus rabies. Pada
umumnya penyebaran terjadi melalui gigitan
dan hewan yang bersangkutan
Tatalaksana Rabies
Terdapat 3 unsur yang penting dalam PEP (Post
Exposure Praphylaxis), yaitu:
1. perawatan luka,
2. serum antirabies (SAR), dan
3. vaksin antirabies (VAR).
• Perawatan luka
Luka segera dibersihkan dengan cara disikat dengan sabun
dan air (sebaiknya air mengalir) selama 10-15 menit
kemudian dikeringkan dan diberi antiseptik (merkurokrom,
alkohol 70%, povidon-iodine, 1-4% benzalkonium klorida
atau 1% centrimonium bromida). Luka sebisa mungkin E-
Journal WIDYA Kesehatan Dan Lingkungan 64 Volume 1
Nomor 1 Mei 2014 Kunadi Tanzil, 61 - 67 tidak dijahit. Jika
memang perlu sekali, maka dilakukan jahitan situasi dan
diberi SAR yang disuntikkan secara infiltrasi di sekitar luka
sebanyak mungkin dan sisanya disuntikkan secara
intramuskuler ditempat yang jauh dari tempat inokulasi
vaksin. Disamping itu, perlu dipertimbangkan pemberian
serum/vaksin antitetanus, antibiotik untuk mencegah
infeksi, dan pemberian analgetik
TATA CARA PEMBERIAN VAR
• Pengertian
• Tata cara pemberian vaksin anti rabies adalah
cara pemberianvaksin anti rabies yang dapat
dilakukan untuk mencegah terjadinya Rabies
atau Penyakit Anjing Gila.
• Penyakit anjing gila adalah penyakit infeksi
akut pada susunan saraf pusat yang
disebabkan oleh virus rabies, dan ditularkan
melalui gigitan hewan penular rabies terutama
anjing, kucing dan kera.
Prosedur/Langkah –
Langkah
Vaksin rabies sebagai PrEP diberikan dalam 3 dosis, dengan rincian sebagai berikut:
• Dosis pertama: diberikan sebelum berkunjung
ke daerah yang sering terjadi penularan
rabies, atau sebelum melakukan aktivitas yang
berisiko tinggi menularkan virus rabies
• Dosis kedua: diberikan 7 hari setelah dosis
pertama
• Dosis ketiga: diberikan 21–28 hari setelah
dosis pertama
Beberapa efek samping vaksin rabies pada manusia:
• Reaksi pada bagian bekas suntikan (sakit,
bengkak, gatal, kemerahan, lebam)
• Sakit kepala
• Pusing
• Mual
• Sakit pada area perut
• Nyeri otot
• Pada anak kecil atau bayi mungkin dapat
menimbulkan demam sehingga merasa tidak
nyaman.
Terdapat beberapa cara yang bisa dilakukan
untuk mengurangi efek samping vaksin rabies
yang ringan, seperti
• Perbanyak konsumsi cairan untuk mencukupi hidrasi
• Jangan kenakan pakaian dengan berlebihan pada
anak kecil atau bayi jika mereka mengalami demam
• Kompres bagian bekas suntikan dengan air hangat
menggunakan kain untuk mengurangi rasa tidak
nyaman
• Bila demam, konsultasikan dengan dokter untuk
memastikan perlunya konsumsi paracetamol atau
tidak