0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
10 tayangan20 halaman

Fungsi dan Prinsip Kerja Diferensial

Dokumen tersebut membahas tentang final drive/gardan pada kendaraan bermotor yang lebih dikenal dengan istilah diferensial. Diferensial berfungsi untuk membedakan putaran roda kiri dan kanan saat kendaraan membelok dengan cara memperkecil/mereduksi putaran mesin agar diperoleh momen yang lebih besar. Ada beberapa model konstruksi diferensial seperti bevel gear, hypoid bevel gear, spiral bevel gear, dan helical gear. Pada saat jalan lurus dan memb

Diunggah oleh

Muhammad
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PPT, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
10 tayangan20 halaman

Fungsi dan Prinsip Kerja Diferensial

Dokumen tersebut membahas tentang final drive/gardan pada kendaraan bermotor yang lebih dikenal dengan istilah diferensial. Diferensial berfungsi untuk membedakan putaran roda kiri dan kanan saat kendaraan membelok dengan cara memperkecil/mereduksi putaran mesin agar diperoleh momen yang lebih besar. Ada beberapa model konstruksi diferensial seperti bevel gear, hypoid bevel gear, spiral bevel gear, dan helical gear. Pada saat jalan lurus dan memb

Diunggah oleh

Muhammad
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PPT, PDF, TXT atau baca online di Scribd

TEKNIK MEKANIK

OTOMOTIF
SMK GAZZA WIGUNA 1 Bogor

[Link], ST
DIFERENSIAL / GARDAN
Selesai mengikuti pelajaran siswa dapat:
1. Menjelaskan fungsi diferensial
2. Menjelaskan jenis konstruksi gardan
3. Menjelaskan prinsip kerja difensial
4. Menyebutkan nama komponen
5. Menjelaskan cara kerja diferensial
FINAL DRIVE / GARDAN
FINAL DRIVE/GARDAN
Final drive/gardan pada kendaraan
bermotor lebih dikenal dengan
istilah differensial yang artinya
berbeda. Hal ini berkaitan dengan
salah satu fungsinya yaitu
membedakan putaran roda kiri dan
kanan saat kendaraan membelok.
Putaran mesin yang diterus-kan
oleh poros propeller akan
direduksi atau diperkecil
sesuai tenaga yang
diteruskan drive pinion gear ke
ring gear, sebaliknya momen yang
dihasilkan bertambah dan arah
putaran dirubah sebesar 90°
terhadap arah
putaran asal.
Final Gear/Final Reduction
• Final gear terdiri dari drive pinion gear
dan ring gear. Drive pinion gear selalu
dibuat lebih kecil daripada ring gear,
hal ini untuk memperkecil/mereduksi
putaran agar diperoleh momen yang
lebih besar, karena momen yang
dihasilkan oleh transmisi belum cukup
mampu untuk menggerakkan
kendaraan.
Berdasarkan konstruksinya roda
gigi final gear dibedakan menjadi
beberapa model antara lain:
Model bevel gear.
Pada konstruksi ini
perkaitan drive
pinion dengan
ring gear berada
di tengah-tengah
garis pusat (garis
tengah) ring gear
Model hypoid bevel gear
Model hypoid bevel gear.
Konstruksi model ini perkaitan
drive pinion dengan ring gear
berada di bawah garis pusat
ring gear, sehingga
membentuk offset.
Kedudukan poros propeller
bisa diperendah tanpa
mengurangi jarak minimum
ke tanah. Dengan rendahnya
kedudukan propeller maka
letak transmisi bisa lebih
rendah maka titik berat mobil
juga lebih rendah sehingga
faktor keamanan lebih
terjamin.
Model spiral bevel gear.
• Konstruksi model ini
drive pinion berbentuk
gigi spiral, perkaitannya
dengan ring gear
berada di tengah-
tengah garis pusat ring
gear. Putarannya halus
namun proses
pembuatannya
memerlukan
kepresisian/ketelitian
yang tinggi.
Helical gear.
Pada model ini drive pinion
selalu bersinggungan
dengan ring gear pada
lokasi yang sama tanpa
ada celah antara kedua
gigi tersebut. Oleh sebab
itu bunyi dan getaran yang
timbul sangat kecil. Dari
beberapa model di atas
yang sering digunakan
pada kendaraan
penggerak roda depan
adalah model helical gear,
sedangkan pada
penggerak roda belakang
adalah model hypoid bevel
gear.
Differential Gear
• Bila kendaraan sedang membelok maka roda kanan
dan kiri berputar harus dengan kecepatan berbeda,
karena pada saat membelok jarak tempuh roda roda
bagian luar lebih panjang dari pada bagian dalam.
PRINSIP DIFFERENTIAL
• Bila salah satu roda
berada pada jalan
datar dan yang lainnya
pada jalan
bergelombang seperti
pada gambar, roda (A)
pada permukaan jalan
bergelom-bang dan
roda (B) pada
permukaan jalan datar
maka roda (A) akan
berputar lebih cepat
dari pada roda (B).
PRINSIP KERJA
• Bila beban (w) yang
sama diletakkan pada
setiap rack, kemudian
shackle ditarik ke
atas maka kedua rack
akan terangkat pada
jarak yang sama
sejauh shackle ditarik
ke atas, selama
tahanan pada kedua
sisi pinion sama.
PRINSIP KERJA
• Bila beban yang lebih
besar diletakkan pada
rack sebelah kiri dan
shackle ditarik ke atas
seperti pada gambar (b),
pinion akan berputar
sepanjang gigi rack yang
mendapat beban lebih
berat disebabkan adanya
perbedaan tahanan yang
diberikan pada pinion dan
ini mengakibatkan rack
yang mendapat beban
lebih kecil akan terangkat.
Jarak rack yang terangkat
sebanding dengan jumlah
putaran pinion.
Cara kerja differential gear
• JALAN LURUS
• Pada saat
kendaraan jalan
lurus pada jalan
datar tahanan
gelinding (rolling
resistance) pada
kedua roda
penggerak (drive
gear) relatif sama.
PADA SAAT JALAN LURUS
• Bila tahanan kedua poros
axle belakang sama (A dan
B) , pinion tidak berputar
sendiri tetapi ring gear,
differential case dan poros
pinion berputar bersama
dalam satu unit.
• Dengan demikian pinion
hanya berfungsi untuk
menghubung-kan side gear
bagian kiri dan kanan,
sehingga menyebabkan
kedua drive wheel berputar
pada rpm yang sama.
Pada saat membelok.
• Pada saat kendaraan
membelok ke kiri tahanan
roda kiri lebih besar dari
pada roda kanan. Apabila
differensial case berputar
bersama ring gear maka
pinion akan berputar pada
porosnya dan juga
pergerak mengelilingi side
gear sebelah kiri, sehingga
putaran side gear sebelah
kanan bertambah, yang
mana jumlah putaran side
gear satunya adalah 2 kali
putaran ring gear.
• Hal ini dapat dikatakan
bahwa putaran rata-rata
kedua roda gigi adalah
sebanding dengan putaran
ring gear.
Pada saat kendaraan
membelok ke kiri
tahanan roda kiri lebih
besar dari pada roda
kanan. Apabila
differensial case
berputar bersama ring
gear maka pinion akan
berputar pada porosnya
dan juga pergerak
mengelilingi side gear
sebelah kiri, sehingga
putaran side gear
sebelah kanan
bertambah, yang mana
jumlah putaran side
gear satunya adalah 2
kali putaran ring gear.
KOMPONEN FINAL
DRIVE
TES KOMPETENSI
1. Mengapa pada kendaraan dipasang
diferensial jelaskan
2. Bagaimana cara kerja diferensial pada
saat jalan lurus dan saat membelok
3. Jelaskan perbedaan Hypoid Bevel gear
dengan spiral bevel gear
4. Jelaskan fungsi: drive pinion, planetary
gear, side gear dan ring gear
5. Pemeriksaan apa saja yang dilakukan
terhadap diferensial

Anda mungkin juga menyukai