0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
12 tayangan11 halaman

Ciri-Ciri dan Penanganan DBD

Dokumen ini membahas tentang penyakit demam berdarah dengue (DBD) yang disebabkan oleh virus dengue yang ditularkan melalui gigitan nyamuk Aedes aegypti. Gejalanya meliputi demam tinggi, perdarahan, dan nyeri sendi. Pengobatannya berfokus pada menjaga keseimbangan cairan tubuh dan mengobati gejala. Pencegahannya dilakukan dengan mengendalikan nyamuk vektor melalui kegiatan 3M plus dan pengasapan.

Diunggah oleh

Akred Puskes Krayan
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PPT, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
12 tayangan11 halaman

Ciri-Ciri dan Penanganan DBD

Dokumen ini membahas tentang penyakit demam berdarah dengue (DBD) yang disebabkan oleh virus dengue yang ditularkan melalui gigitan nyamuk Aedes aegypti. Gejalanya meliputi demam tinggi, perdarahan, dan nyeri sendi. Pengobatannya berfokus pada menjaga keseimbangan cairan tubuh dan mengobati gejala. Pencegahannya dilakukan dengan mengendalikan nyamuk vektor melalui kegiatan 3M plus dan pengasapan.

Diunggah oleh

Akred Puskes Krayan
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PPT, PDF, TXT atau baca online di Scribd

DEMAM

DEMAM BERDARAH
BERDARAH DENGUE
DENGUE

OLEH
PUSKESMAS KRAYAN
A. Apakah demam berdarah
dengue itu??
Penyakit demam berdarah dengue ( DBD ) dalam
bahasa medis di sebut Dengue Hemorrhagic
Fever ( DHF ) adalah penyakit yang di
sebabkan oleh virus dengue yang di tularkan
melalui gigitan nyamuk aedes aegypti,yang
mana menyebabakan gangguan pada pembuluh
darah,sehingga menyebabkan perdarahan –
perdarahan.
B. Inkubasi dan Gejala
Masa inkubasi berlangsung selama 3 – 15 hari sejak
seseorang terserang virus dengue. Selanjutnya
penderita akan menunjukkan tanda dan gejala
sebagai berikut :
 Demam tinggi yang mendadak 2 -7 hari ( 38 – 40
derajat Celsius )
 Pada pemeriksaan uji tourniquet,tampak adanya
jentik ( puspura ) perdarahan.
 Adanya bentuk perdarahan di kelopak mata again
dalam( konjungtiva ),mimisan ( epitaksis ), buang air
besar dengan kotoran ( peaces ) berupa lendir
bercampur darah ( melena ).
 Timbul beberapa gajala klinik seperti
mual, muntah, penurunan nafsu makan
( anoreksia),sakit perut,
diare,menggigil,kejang dan sakit kepala.
 Munculnya bintik – bintik merah pada kulit
akibat pecahnnya pembuluh darah
C. Penularan
Di tularkan melalui gigitan nyamuk yang infektif,
terutama [Link] ini adalah spesis nyamuk
yang menggigit pada siang hari dengan
peningkatan aktivitas menggigit sekitar 2 jam
sesudah matahari terbit dan beberapa jam
sebelum matahari tenggelam.
D. Pengobatan
 Fokus pengobatan pada penderita
penyakit DBD adalah mengatasi
perdarahan, mencegah atau mengatasi
keadaan syok/presyok, yaitu dengan
mengusahakan agar penderita banyak
minum sekitar 1,5 sampai 2 liter air dalam
24 jam (air teh dan gula sirup atau susu).
 Penambahan cairan tubuh melalui infuse
( intravena ) mungkin di perlukan untuk
mencegah dehidrasi dan hemokonsentrasi
yang berlebihan
 Selanjutnya adalah pemberian obat – obatan
terhadap keluhan yang timbul,misalnya :
 Paracetamol membantu menurunkan demam
 Garam elektrolit ( oralit )jika di sertai diare
 Antibiotic berguna untuk mencegah infeksi
sekunder
 Lakukan kompres dingin tdk perlu menggunakan
es krn dapar meyebabkan syok,kompres dapat di
lakukan dengan alkohol
 Pengobatan alternatif yang umum di kenal adalah
dengan meminum jus jambu biji bangkok
E. Pencegahan ( Pengendalian
Nyamuk Ae. Aegypti )
 mengendalikan penyebaran DBD dilakukan
dengan mengendalikan vektor nyamuk ini. Jika
ada kasus DBD, biasanya segera dilakukan
pengasapan di lingkungan sekitar tempat tinggal
pasien tersebut. Pengasapan sebenarnya adalah
penyemprotan obat anti nyamuk (insektisida)
kimia.
 Adanya gerakan 3M plus( menguras, mengubur,
menutup dan penggunaan kelambu anti nyamuk
dan lotion anti nyamuk.
 Menggunakan ikan pemakan jentik ( ikan adu /
ikan cupang )
Ciri – ciri DBD
 Berwarna hitam dan belang - belang putih
pada seluruh tubuh
 Berkembangbia di tempat penampungan
air dan barang – barang yang
memungkinkan air tergenang seperti bak
mandi, drum, vas bunga, dan ban bekas
 Manggigit dalam posisi sesuai dengan
posisi mendarat di permukaan kulit
korbannya.
TERIMA KASIH

Good Luck

Anda mungkin juga menyukai