0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
5 tayangan20 halaman

Asuhan Keperawatan Keluarga Diabetes

Diunggah oleh

Sahrul Hidayat
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PPTX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
5 tayangan20 halaman

Asuhan Keperawatan Keluarga Diabetes

Diunggah oleh

Sahrul Hidayat
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PPTX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

ASUHAN KEPERAWATAN KELUARGA

TAHAP TUMBUH KEMBANG DEWASA


DENGAN DIABETES MELITUS
DI SUSUN OLEH:
• ANIS INDRIANI(2010201186)
• TAGHSYA DHANESWARA PATYA(2010201187)
• FANNY NUGRAHENI(2010201188)
• TRI RAHAYU NURJANNA(2010201189)
• ERINA WIDAYANTI​​(2010201190)
• YUNITA PRIHANDANI​​(2010201191)
• CHILEN OKTAVIANI​​(2010201192)
• JUNITA ANNISA PUTRI​​(2010201193)
• SEKAR AYU SETYANINGSIH​​(2010201194)
• MILATINA HANIFA​​(2010201195)
• DELA MEI SARI​​(2010201196)
• NAMULONDO MWAJIB BOGERE​​(2010201197)
• NUGRAHENI NURISMASARI​​(2010201198)
• RIDHO MUHAMMAD PUTRA​​(2010201199)
• DIAH AYU OCTAVIA​​(2010201200)
LATAR
BELAKANG

 Hidup tak terpisahkan dari keluarga dengan keunikannya, menjadi


kerangka sosial fundamental.
 Keluarga adalah unit terkecil dalam lembaga sosial, memadukan
keyakinan, aturan, dan tanggung jawab.
 Tugas dan fungsi setiap anggota keluarga mendukung tujuan bersama,
konflik muncul jika tanggung jawab tidak terpenuhi.
LATAR BELAKANG

• Diabetes Melitus, gangguan metabolisme, meningkat di Indonesia (8,5% pada


2018).
• Prevalensi diabetes terus naik, WHO memperkirakan 21,3 juta penderita di 2018.
• Banyak tak menyadari kondisi mereka; kurangnya informasi dan perhatian keluarga.
• Pentingnya peran keluarga: pemeliharaan kesehatan, pemahaman gejala, merawat,
dan mencari pelayanan kesehatan.
• Asuhan keperawatan keluarga pada penderita diabetes sebagai solusi: memberikan
pengetahuan dan pemahaman dalam menjaga kesehatan keluarga.
RUMUSAN
MASALAH
1. Bagaimana konsep keluarga dalam keperawatan ?
2. Bagaimana konsep penyakit diabetes mellitus?
3. Bagaimana konsep asuhan keperawatan keluarga
pada diabetes mellitus?
TUJUAN
PENULISAN
1. Untuk memahami konsep keluarga dalam keperawatan.

2. Untuk memahami konsep penyakit diabetes mellitus.

3. Untuk memahami konsep asuhan keperawatan keluarga pada


diabetes
MANFAAT
PENULISAN

1. Dapat memahami konsep keluarga dalam keperawatan.


2. Dapat memahami konsep penyakit diabetes mellitus.
3. Dapat memahami konsep asuhan keperawatan keluarga pada diabetes
HASIL ASUHAN KEPERAWATAN KELUARGA

[Link] keluarga dan analisis data


Penjajakan 1
1. Keluarga
a. Tahap Perkembangan Keluarga
• Saat ini, keluarga Tn.S berada pada tahap VIII: Usia Lanjut.
• Tugas melibatkan dukungan anak dewasa, menjaga keharmonisan, dan memperluas keluarga
inti.
b. Riwayat Kesehatan
• Tn.S: Operasi appendicitis tahun 2020, tanpa keluhan.
• Ny.H: Diabetes mellitus, gejala pusing, mata kabur, lemas, penurunan berat badan. Kadar gula
darah tinggi (432 mg/dL).
• Sdr.F: Riwayat flek paru-paru pada usia 10 tahun.
[Link]
a. Karakteristik Rumah
• Luas rumah 50 m2, permanen, ventilasi baik, listrik untuk
pencahayaan.
• Lingkungan Sidokarto, Godean: Jarak antar rumah 1 meter,
komunikasi baik.
b. Struktur Keluarga
• Pola komunikasi menggunakan Bahasa Jawa.
• Peran: Tn.S sebagai kepala keluarga, Ny.H mengurus rumah tangga,
Sdr.F sedang SMP.
3. Fungsi keluarga
• Afektif: Saling menyayangi.
• Sosialisasi: Diskusi dalam Bahasa Jawa.
• Reproduksi: 6 anak dan cucu.
• Ekonomi: Penghasilan Rp 2.000.000,00.
• Perawatan: Lingkungan sehat, pemanfaatan fasilitas kesehatan.
4. Stres dan Koping Keluarga
• Stressor jangka pendek: Khawatir anggota keluarga sakit.
• Stressor jangka panjang: Membiayai pengobatan.
• Kemampuan keluarga merespon masalah: Tidak sepenuhnya memahami diabetes.
[Link] II

1. Mengenal Masalah
• Pengertian Diabetes Mellitus: Kencing manis atau tingginya kadar gula.
• Penyebab: Belum diketahui secara menyeluruh.
• Tanda dan Gejala: Belum diketahui secara menyeluruh.
• Tingkat Keseriusan Masalah: Ny. H menurunkan berat badan, gula darah tinggi.
2. Mengambil Keputusan
• Akibat: Diabetes Mellitus, rutin kontrol ke Puskesmas.
• Keputusan Keluarga: Rutin pemeriksaan jika ada masalah kesehatan.
3. Melakukan Perawatan Sederhana
• Perawatan yang Sudah Dilakukan: Belum optimal, masih menggunakan gula dalam penyajian makanan.
• Cara Pencegahan: Belum terlaksana karena kesulitan mengubah pola makan.
[Link] Lingkungan
• Lingkungan Fisik: Sudah baik, tanpa rokok dan minuman keras.
• Lingkungan Psikologis: Aktivitas keluarga bersama di rumah.
[Link] Fasilitas Pelayanan Kesehatan
• Pelayanan Kesehatan Biasa Dikunjungi: Puskesmas.
• Frekuensi Kunjungan: Rutin setiap habis obat.
Analisis Data 3.
2.
1.
4 5. 6.
Pembahasan
1. Peran Dukungan Keluarga pada Penderita Diabetes Melitus (DM)
• Dukungan memegang peran penting dalam meningkatkan kualitas hidup penderita DM
dengan meregulasi proses psikologis dan memfasilitasi perubahan perilaku, Keluarga sebagai
sumber dukungan utama bagi pasien DM, memiliki potensi untuk meningkatkan kualitas
hidup melalui hubungan fungsional.
• Hubungan fungsional dapat terwujud dengan memberikan dukungan pada penderita DM,
meningkatkan kepatuhan, dan mengontrol kadar gula darah, yang berimplikasi pada
peningkatan kualitas hidup.
2. Faktor Pengaruh Kualitas Hidup Penderita DM Tipe 2
• Kualitas hidup penderita DM tipe 2 dipengaruhi oleh berbagai faktor, termasuk dukungan
keluarga.
• Sarafirno (2011) mengidentifikasi 4 dimensi dukungan keluarga: emosional, informasional,
instrumental, dan penghargaan.
• Dukungan emosional, melibatkan ekspresi empati, perhatian, semangat, kehangatan, cinta,
atau bantuan emosional, dapat signifikan memengaruhi kualitas hidup.
3. Dukungan Keluarga Emosional
• Dukungan keluarga emosional: ekspresi empati, perhatian, semangat, kehangatan pribadi, cinta, dan
bantuan emosional.
• Dukungan ini mendorong perasaan nyaman, pemuliaan, cinta, dan perhatian, berdampak positif pada
pemulihan dan moral keluarga.
• Merupakan faktor penting yang membantu penderita merasa diperhatikan dan dimengerti oleh keluarga.
4. Manfaat Dukungan Keluarga Emosional
• Meningkatkan pemulihan dan moral keluarga.
• Memberikan perasaan diperhatikan dan dimengerti.
• Membantu mengatasi kecemasan pasien yang disebabkan oleh DM.
KESIMPULAN
Dukungan keluarga berkaitan erat dengan kepatuhan pasien dalam mengontrol kadar gula darah, sehingga
dapat mempengaruhi kualitas hidup karena diberikannya dukungan emosional yang dapat meningkatkan
pemulihan dan moral keluarga. Oleh karena itu bantuan dari keluarga sangat diperlukan bagi penderita
DM, dan setalah dilakukan penelitian dukungan keluarga dan kualitas hidup memiliki pengaruh satu sama
lain hal ini menunjukan adanya hubungan dukungan keluarga dan kualitas hidup penderita DM tipe 2.

SARAN
Diharapkan adanya upaya-upaya untuk mempertahankan dukungan keluarga terhadap sikap patuh
penderita DM, serta penderita diabetes diharapkan dapat melakukan pemeriksaan rutin agar bisa

mengontrol kadar gula darah dan selalu menjaga kesehatan untuk meningkatkan kualitas hidup .
TERIMA KASIH

Anda mungkin juga menyukai