SAFETY RIDING
AWARENESS
EHS DEPARTMENT – MU WEBER
DL-CMUEHS@[Link]
Keselamatan
Berkendara
“Safe driving will safe your life and safe your money“
2
KESELAMATAN BERKENDARA
LATAR BELAKANG
PENYEBAB TERJADINYA KECELAKAAN…?
• KONDISI YANG TIDAK AMAN
• PERILAKU YANG TIDAK AMAN
Kecelakaan kendaraan..., dapat menimbulkan efek
yang tidak terduga yang dapat berakibat sangat fatal...
3
97% kecelakaan di sebabkan oleh faktor manusia
KESELAMATAN BERKENDARA
Target dan sasaran dari training ini adalah untuk membentuk kemampuan, sikap dan
pengetahuan, dalam hal keselamatan berkendara/mengemudi, agar dapat mencapai
target :
“ ZERO ACCIDENT “
Harapan
Agar para pengemudi kendaraan mengetahui dan memahami
betapa besarnya tanggung jawab akan keselamatan berkendara...
Dikarenakan di jalan raya anda tidak sendirian dalam hal
mengemudikan kendaraan...
4
KESELAMATAN BERKENDARA
PENYEBAB KECELAKAAN Manusia
• Pengenalan situasi
BERKENDARA SAAT BERLALU : dan Mentalitas
• Etika
LINTAS… berkendara
• Ketrampilan
• Mengantuk
Lebih dari 97 %
kecelakaan lalu
lintas di sebabkan
Lingkungan : oleh faktor Kendaraan
• Kondisi Jalan manusia • Perawatan yang kurang
• Rambu-rambu lalu lintas • Modifikasi tidak tepat
• Ketrampilan
• Cuaca
5
KESELAMATAN BERKENDARA
MENGAPA KORBAN KECELAKAAN LEBIH BANYAK DIALAMI OLEH
PENGENDARA RODA DUA…?
Kesadaran berlalu-lintas masih rendah
Alat pelindung kurang dibanding mobil
Keseimbangan sepeda motor kurang
Cenderung selalu mengisi ruang kosong di jalan
Populasi 1 : 10
6
KESELAMATAN BERKENDARA
KECELAKAAN
“ Memprediksi Bahaya “
Batas
Menghindar Artinya membaca apa yang
Nyaris Cidera akan terjadi berikutnya dari
Rendah kondisi sekarang
Sensitivity
To danger Maka diperlukan
untuk menghadapi
Sesuai Identifikasi
• Menjaga keselamatan
berbagai kondisi
Sumber berbahaya saat
Bahaya berkendara
Tinggi
7
KESELAMATAN BERKENDARA
Titik kritis adalah
mengurangi kesalahan
mengantisipasi dan
keputusan
8
KESELAMATAN BERKENDARA
Diagram menjalankan kendaraan oleh
Manusia
INFORMASI
9
KESELAMATAN BERKENDARA
KECELAKAAN MELIBATKAN KENDARAAN RODA DUA
Jangan sampai hal seperti ini terjadi pada anda………..
10
KESELAMATAN BERKENDARA
“ Selalu berpikir jauh kedepan dan selalu waspada terhadap
segala kemungkinan resiko yang terjadi ”
BAGAIMANA KITA MELAKUKANNYA ?
1. Melakukan pre-trip check
2. Mengetahui fungsi piranti dan komponen kendaraan
3. Persiapan diri pengemudi
4. Membuat perencanaan perjalanan
5. Mengemudikan kendaraan yang aman dengan teknik defensive dan
melakukan manuver yang tepat
6. Mencapai Zero Accident & Crash Free Culture
11
KESELAMATAN BERKENDARA PERSIAPAN MENGEMUDI
Ketika akan menggunakan kendaraan lakukan persiapan :
⚫ Pastikan kondisi anda siap untuk mengemudi
⚫ Surat –surat (SIM, STNK, Surat Jalan)
⚫ Pemeriksaan kondisi kendaraan
⚫ Kondisi bahan bakar
⚫ Siapkan uang kecil di tempat yang mudah dijangkau
⚫ Lakukan journey management
12
KESELAMATAN BERKENDARA
FAKTOR PERSONAL
Efek Psikologis Karena Mabuk
atau Minum Obat
Perhatian
Daya ingat
Emosi
Agresive
Minum obat dapat menyebabkan kantuk, Toleransi
Alkohol dapat menyebabkan mabuk hilang
kesadaran, emosi dan kontrol diri
13
Apabila sakit atau mabuk jangan mengendarai kendaraan…!!!
KESELAMATAN BERKENDARA
Gunakan Alat Pelindung Diri (Riding gear) Ketika Berkendara
Sepeda Motor
• Dokumen Kendaraan (STNK)
• Dokumen Pribadi (SIM C)
14
KESELAMATAN BERKENDARA
PEMERIKSAAN KENDARAAN
Ban
Rem
Kopling
Gas
Rantai dan Sproket
Oli
Accu & Fuse
T - CLOCS
Lampu-lampu T - Tires and wheels
Panel Indikator C - Controls
L - Lights and Electrics
Sesuaikan
O - Oil and other fluid
spion motor
C – Chassis
anda
15 S - Side stand
KESELAMATAN BERKENDARA
16
KESELAMATAN BERKENDARA REM, KOPLING DAN KABEL GAS
Pastikan rem berfungsi depan belakang ¼
jarak tuas harus sudah berhenti
Kabel gas dan kopling harus keposisi normal
setelah difungsikan (quick release)
Pastikan tidak ada kabel gas, kopling yang
seratnya putus dan dilumasi setiap saat.
17
KESELAMATAN BERKENDARA
Helm…
Cari yang sesuai (yang memenuhi safety
standar ada ukuran S,M,L dan XL)
Side vision harus 105 o dari kiri kekanan
Mencoba helmet
Pegangan dagu harus menyentuh pipi
tanpa rasa tertekan atau tidak nyaman
tidak boleh ada jarak antara alis
dan helm Jenis yang tidak dapat dipertukarkan
usahakan beli yang mempunyai neck Komponen (impact absorber liner, comfort padding,
roll/rest namun jangan sampai menekan retension system, face shield, rigid outer shell)
bagian belakang leher anda.
Pemilihan usahakan full face helmet
Untuk helmet full face jangan
sampai menyentuh hidung Cari yang memenuhi safety standar (DOT, SNI dan
SII)
Type helmet
18
KESELAMATAN BERKENDARA BAN
Gunakan ban yang sesuai dengan permukaan jalan
Tekanan ban tidak boleh kurang atau lebih
Kembangan ban minimal 20 % atau kembangan tidak
rata harus ganti
Periksa keadaan ban, retak, benjol
Rim dichek dan jari jari disetel agar balance
Pastikan tidak kadarluarsa…!!!
Ban yang tekanan angin tidak sesuai dan aus akan menyebabkan jarak pengereman
semakin panjang dan pengendalian menjadi tidak stabil terutama pada saat
19
menikung.
KESELAMATAN BERKENDARA Postur Berkendara
Untuk menjaga keseimbangan saat mengendarai sepeda motor, perhatikan 7
point postur berkendara Anda sbb :
Perhatikan tangan anda pada handle bar...
20
KESELAMATAN BERKENDARA Postur Berkendara
21
KESELAMATAN BERKENDARA Postur Berkendara
22
KESELAMATAN BERKENDARA GANGGUAN/DISTRACTION
1. External / Luar
Hal-hal yang menarik perhatian,
• Polisi
• Papan reklame
• Gundukan tanah/jalan
• Pengendara menyalip
• Jalan berlubang / tidak rata
• Dll
2. Internal / Dalam
• Alat pelindung diri yang tidak terawat.
• Pembonceng yang terlalu banyak mengajak bicara pengemudi.
• Pembonceng yang tidak dapat menyimbangkan kendaraan.
23
KESELAMATAN BERKENDARA Membonceng Penumpang
Wajib pula menggunakan helmet…!!!
Sikap penumpang wajib mengikuti irama pengemudi.
Pegang selalu pinggang pengemudi
Usahakan kaki tetap di foot step dan posisi kaki kuncup jangan dilebarkan
keluar.
Jauhkan kaki dari kenalpot atau benda yang berputar (jeruji/rantai).
Lihat kedepan untuk mengantisipasi kecelakaan dengan melalui pundak
pengemudi.
Hindari badan penumpang terlalu banyak bergerak karena akan
mengakibatkan pengemudi sulit mengarahkan kendaraan.
Saat melewati rintangan, lobang, usahakan mengikuti irama pengemudi.
Pengemudi juga diharapkan tidak melakukan akselerasi mendadak atau
belok mendadak.
Berboncengan harus mengikuti
gerakan tubuh pengendara…
24
KESELAMATAN BERKENDARA KESEIMBANGAN
Motor adalah kendaraan yang paling
tidak seimbang
Kesimbangan terdapat pada si
pengemudinya
Kunci dari keseimbangan yang baik
adalah pada posisi duduk si pengemudi
motor….
Hati-hati ketika membawa barang bawaan
pastikan berat barang tidak melebihi ketentuan,
barang yang berat berada pada titik yang
terendah dan seimbangkan antara berat kanan
dan kiri…
25
KESELAMATAN BERKENDARA PENGGUNAAN HANDPHONE
Jika saya hendak melakukan
panggilan atau SMS, saya
harus menepikan kendaraan
di tempat yang aman
26
KESELAMATAN BERKENDARA
Daerah yang dibatasi oleh spion
dan helm anda. Daerah dimana
pengendara mobil / yang lain tidak
melihat keberadaan anda
TIPS mengurangi resiko “Blind Spot” :
• Atur semua kaca spion
• Menoleh sebelum ber-maneuver
• Periksa di belakang kendaraan sebelum mundur dan juga
di bawah kendaraan sebelum meneruskan perjalanan.
• Posisikan kendaraan persis di daerah tengah antara marka
27
KESELAMATAN BERKENDARA
28
KESELAMATAN BERKENDARA TEKNIK PENGEREMAN
Motor standar - rem tangan kanan dan kaki kanan
Motor matik - kedua rem tangan kanan dan kiri
Spacing idle rem maksimal 1/4 bagian atau 3/4 harus
sudah merem.
Rem depan berkontribusi memberikan pengereman
70 % (cakram).
Hindari skidding dengan cara pengereman
dilakukan
sebelum berbelok.
Usahakan menggunakan kedua rem depan dan
belakang
Engine braking ikut membantu pengereman
TEHNIK PENGEREMAN
29 Teknik Treshold, Stab & Squeeze
KESELAMATAN BERKENDARA MENJAGA JARAK AMAN – 3 DETIK
Kecepatan kendaraan Anda sangat penting dalam berkendara.
Semakin tinggi kecepatan, semakin tinggi kemungkinan terjadinya kecelakaan, dan semakin
banyak waktu yang dibutuhkan kendaraan Anda untuk berhenti.
Jarak PERSEPSI
adalah waktu yang dibutuhkan untuk
STOP mengaktifkan sistem siaga,
Jarak REAKSI
adalah waktu yang dibutuhkan otak untuk
memerintahkan kaki/tangan mengambil tindakan,
Jarak Berhenti Jarak PENGEREMAN
JARAK JARAK JARAK adalah waktu yang dibutuhkan kendaraan Anda
PERSEPSI
1,75
+ REAKSI
0,75 DETIK
+ PENGEREMAN
0,50 DETIK
untuk berhenti dengan sempurna.
DETIK
Total waktu yang dibutuhkan 3 detik. Ingatlah selalu menjaga jarak aman
30 3 detik!
KESELAMATAN BERKENDARA Marka Jalan
Garis Putih Tunggal,
Utuh:
Larangan untuk melintasi
garis tersebut
Garis Putih Tunggal, Putus Putus
Garis yang membagi lalu lintas, dapat dilalui
kendaraan untuk menyalip
Garis Putih Ganda, Utuh dan Putus Putus
Kendaraan pada sisi garis utuh dilarang melintasi
garis tersebut
Garis Putih Ganda, Utuh
Dilarang melintasi garis tersebut, untuk
menyalip,
berbelok, dll
Garis Kuning Tunggal, Utuh
31
Batas tepi perkerasan jalan. Memisahkan arus lalu
KESELAMATAN BERKENDARA
BAHAYA BERKENDARA
BAHAYA 1 BAHAYA 2
32
KESELAMATAN BERKENDARA
BAHAYA BERKENDARA
BAHAYA 3 BAHAYA 4
33
KESELAMATAN BERKENDARA
MALAM HARI
Berkendara malam
Gunakan jaket warna terang yang mudah terlihat
Periksa lampu depan dan belakang anda (termasuk lampu sein )
Low beam usahakan menyorot 50 meter ke depan minimal 35 watt. Jangan menggunakan lampu
jauh saat bertemu kendaraan lain
Jarak pengereman sesuai dengan jarak pandang.
Reaction + Breaking Distance = Stop Breaking
34
KESELAMATAN BERKENDARA
MENGHINDARI TABRAK DEPAN
Tipe Kecelakaan yang Paling FATAL
Hindarkan dengan Teknik 4L
L akukan selalu SEE
L ambatkan kecepatan
L enggokkan kendaraan sedikit ke kiri
L epas menepi dari badan jalan
35
KESELAMATAN BERKENDARA Rambu Lalu Lintas
36
Terima
Kasih