0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
84 tayangan17 halaman

Penanganan Benda Asing di Mata

Dokumen tersebut membahas tentang benda asing di kornea dan konjungtiva mata. Benda asing di kornea dan konjungtiva dapat berasal dari berbagai bahan seperti debu, pasir, besi, dan lainnya. Penatalaksanaannya meliputi ekstraksi benda asing, pemberian antibiotik topikal, dan penutupan mata."

Diunggah oleh

jannah
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PPTX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
84 tayangan17 halaman

Penanganan Benda Asing di Mata

Dokumen tersebut membahas tentang benda asing di kornea dan konjungtiva mata. Benda asing di kornea dan konjungtiva dapat berasal dari berbagai bahan seperti debu, pasir, besi, dan lainnya. Penatalaksanaannya meliputi ekstraksi benda asing, pemberian antibiotik topikal, dan penutupan mata."

Diunggah oleh

jannah
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PPTX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

CORPUS ALIENUM KORNEA

Corpus Alienum
Definisi
Benda asing adalah zat atau benda yang normalnya tidak
dimiliki tubuh tetapi ada pada tubuh (mata)
Benda asing pada mata dapat ditemukan di bagian dalam
mata maupun di bagian luar mata.

BAGIAN LUAR MATA

BAGIAN DALAM MATA


Prevalensi

• Angka kejadian benda asing pada mata sangat tinggi terutama pada daerah-daerah industri.
Tempat yang umumnya ditemukan kejadian cedera adalah di tempat kerja (54-72%) kemudian di
rumah yaitu sebanyak 30%.
Etiologi
Material yang sering menjadi benda asing pada bagian luar mata
antara lain adalah debu, pasir, partikel besi, bulu mata, potongan kayu,
kulit biji, sayap serangga, dll.
Sedangkan pada bagian dalam mata antara lain, yaitu: besi atau baja,
batu, kaca, tembaga, kayu dan lain sebagainya.
Faktor Resiko

Pekerja di
Usia 21-
bidang
40 tahun Laki-laki
industri
Patogenesis
Benda asing mengenai kornea

Rasa nyeri, terbakar

Lakrimasi, blepharospasme

Menggosok mata

Benda asing melekat ke kornea


Diagnosis
Pemeriksaan Pemeriksaan
Anamnesis
Fisis penunjang
Riwayat terpapar benda Injeksi siliar/konjugtiva Slit lamp dengan fluoresens
asing

Mata merah Tampak Benda asing

Penglihatan menurun Visus menurun

Nyeri Lakrimasi (+)

Fotofobia
Penatalaksanaan
Non medikamentosa: Ekstraksi Benda Asing di Kornea
Penatalaksanaan
Medikamentosa: Pemberian antibiotik topikal

Antibiotik mata dioleskan selama 24 sampai 48


jam dan pemberian antibiotik tetes 3-4 kali sehari
selama sekitar satu minggu.
Penatalaksanaan
Bebat Mata
Setelah pemberian salep antibiotik, mata kemudian
dibebat untuk menghindari mata dari paparan luar
sampai epitel sembuh.

Konseling dan Edukasi


•Memberitahu pasien agar tidak menggosok matanya agar tidak memperberat lesi.
•Menggunakan alat/kacamata pelindung pada saat bekerja atau berkendara.
•Menganjurkan pasien untuk kontrol bila keluhan bertambah berat setelah dilakukan
tindakan, seperti mata bertambah merah, bengkak, atau disertai dengan penurunan
visus.
Rust ring

“ Astigmatism

Perforasi Kornea
Benda asing di konjungtiva
Definisi
• Benda asing di konjungtiva adalah suatu kondisi dimana
ditemukan benda yang dalam keadaan normal tidak dijumpai
di konjungtiva
Diagnosa
• Anamnesis
• Pasien datang dengan keluhan adanya benda yang masuk ke dalam konjungtiva atau
matanya-Gejala yang ditimbulkan berupa nyeri, mata merah dan berair, sensasi
bendaasing, dan fotofobia

• Pemeriksaan fisik
• Dalam pemeriksaan oftalmologi:
• Biasanya visus normal
• Ditemukan injeksi konjungtiva tarsal dan/atau bulbi
• Pada konjungtiva tarsal superior dan/atau inferior, dan/atau konjungtiva bulbi ditemukan
benda asing

• Pemeriksaan penunjang
• Tidak diperlukan pemeriksaan penunjang
Penatalaksanaan
• Penatalaksanaannya adalah dengan mengeluarkan benda asing tersebut dari
konjungtiva dengan cara:
• Berikan tetes mata pantokain sebanyak 2% tetes pada mata yang terkena benda asing
• Gunakan kaca pembesar (lup) dalam pengangkatan benda asing
• Angkat benda asing dengan menggunakan lidi kapas atau jarum suntik ukuran Kecil

• Arah pengambilan benda asing dilakukan dari tengah ke tepi oleskan lidi kapas yang

dibubuhkan betadin pada tempat bekas benda asing

• kemudian, berikan antibiotik topikal (salep atau tetes mata) seperti kloramfenikol

tetes mata, 1 gtt setiap 2 jam selama 2 hari. Bila benda asing berada di visual

axis/sulit diambil rujuk ke fasilitas kesehatan tingkat 2


Te r i m a K a s i h

Anda mungkin juga menyukai