JOB SAFETY ANALYSIS
(JSA)
YULIZAR DESTA JAYA, S.T
HSE COACHING DEVELOPMENT PROGRAM
Apa yang dimaksud dengan Job Safety Analysis ?
Merupakan proses perencanaan untuk pekerjaan
yang faktor keselamatan terintegrasi ke
dalamnya
Suatu metode meliputi keahlian tenaga kerja ,
peralatan dan bahan-bahan yang disediakan untuk
suatu pekerjaan serta seluruh orang terlibat
dalamnya memberikan perhatian dan mengikutkan
sistem keselamatan kerja
Dibutuhkan berdasarkan : setiap pekerjaan
yang spesifik terbagi dalam berbagai kegiatan
yang bertahap dan bahaya-bahaya akan dijumpai
pada tiap tahapan sehingga memerlukan upaya
untuk mengendalikan setiap bahaya
Manfaat JSA
Sangat penting dalam mengelola manajemen keselamatan kerja untuk
manajemen risiko dan pemeriksaan proses kerja
Memudahkan identifikasi bahaya
Meningkatkan efisiensi dan produktivitas
Meningkatkan komunikasi mengenai keselamatan seperti melalui pelatihan dan
konfirmasi kompetensi keahlian
Tahapan dasar JSA
Seleksi pekerjaan yang dianalisa
Pisahkan pekerjaan dalam tahapan-tahapan dasar
Identifikasi bahaya setiap tahapan
potensi (api, ledakan,tumpah bahan kimia) dan
kerugian lainnya
Kendalikan setiap bahaya dengan menghilangkan atau
meminimalisir Resikonya
Identifikasi bahaya
Pertanyaan yang membantu untuk identifikasi bahaya :
1. Dapatkah pekerja kontak dengan sumber energi
atau bahan berbahaya ?
Listrik
Bahan kimia
Panas/dingin
Radiasi
Gravitasi
Pergerakan dan bahaya lainnya
2. Dapatkah pekerja mengenai sesuatu ?
Benda-benda bergerak atau melayang
Benda yang jatuh
3. Dapatkah pekerja berhadapan dengan sesuatu ?
Benda yang bergerak atau tetap
Benda-benda yang tersembul keluar
4. Dapatkah pekerja berada diantara sesuatu ?
Terjepit/Pinch point/Titik Jepit
Benda-benda yang diam atau bergerak
5. Dapatkah pekerja terpeleset, perjalanan, atau jatuh ?
6. Adakah kemungkinan tindakan berlebihan ?
Mengangkat
Menarik
mendorong
Hirarki tindakan pengendalian
Hazard Identification, Risk Assessment Determining Control (HIRADC)
Identifikasi Bahaya, Penilaian Resiko, dan Pengendalian Resiko.
Eliminasi (Hilangkan jika Bisa atau minimalisir Resikonya)
Bukan Bahaya nya.
Substitusi (Ganti dengan yang lebih aman).
Engineering control. meliputi modifikasi peralatan, penggunaan
penutup, petunjuk, atau proses secara otomatis, Isolasi Energy
/LOTTO
Administratif. meliputi aturan-aturan, mengubah prosedur yang
mengurangi risiko, dll
Alat pelindung diri/APD. jika tindakan pengendalian lain tidak dapat
dilaksanakan, jika ditetapkan oleh peraturan sebagai persyaratan
Contoh JSA
Deskripsi pekerjaan :
Mulai hari : ---/---/---, waktu --- lama kerja ---
PIC
RECOMMEDNDED CORRECTION ACTION ( LANGKAH / PROCEDUR
BASIC SEQUENCES OF JOB STEPS (URUTAN PEKERJAAN) POTENSIAL RESIKO DARI BAHAYA TERKAIT (PENANGGUNG
YANG DI-SARANKAN
JAWAB)
Akhir Modul
Pertanyaan?