DOSIMETRI RADIASI
by Oktavia Puspita Sari
Prodi DIII TRR Unbrah
Apabila yg terkena radiasi adalah benda hidup,
maka perlu di perhatikan tingkat kepekaan
masing-masing jaringan tubuh itu terhadap
radiasi
Definisi dosimetri radiasi
Adalah cabang ilmu yg mempelajari berbagai
besaran dan satuan dosis radiasi
Selama perkembangannya, besaran yg di pakai
dlm pengukuran jumlah radiasi, selalu di
dasarkan pd jumlah ion yg terbentuk dlm
keadaan tertentu,atau pd jumlah energi radiasi
yg di serahkan.
Seperti halnya besaran fisika lainnya, radiasi
mpy ukuran/satuan utk menunjukkan besarnya
pancaran radiasi dr suatu sumber atau
menunjukkan banyaknya dosis radiasi yg
diberikan atau diterima oleh suatu medium.
Sampai sekarang ICRP masih tetap
menggunakan besaran makroskopis yg disebut
besaran dosimetri dan secara formal telah di
definisikan oleh ICRU.
Beberapa satuan/besaran yg digunakan dlm
kegiatan dosimetri,antara lain :
1. Paparan atau Exposure
Paparan atau Eksposure adalah besaran radiasi yg
pertama kali diperkenalkan pd th 1928 ketika
Kongres radiologi, sbg kemampuan sinar X atau
foton gamma utk menimbulkan ionisasi pd udara.
1 R adalah besarnya penyinaran yg dpt menyebabkan
terbentuknya muatan listrik sebesar 1 esu (electro
static unit) pd elemen volume sebesar 1cc pd
kondisi temperatur dan tekanan normal.
Di definisikan X = dQ/dm
dQ adalah jumlah muatan pasangan ion yg
terbentuk,
dm adalah massa udara
Satuannya adalah
X = coulomb / kg udara
= Roentgen di singkat R
1 R = 1,6.1015 /kg x 1,6.10-19 Coulomb
= 2,58.10-4 C/kg
1 R = 8,77 erg/gr
= 0,00877 J /kg
Dengan terbitnya rekomendasi ICRP no.26 thn 1977
menandai falsafah baru mengenai Proteksi Radiasi,
maka besaran penyinaran tdk dipakai lg.
Alasannya ruang lingkupnya sangat terbatas yaitu hanya
berlaku utk satu jenis radiasi foton saja dan satu jenis
medium udara saja.
2. Dosis serap
Adalah energi rata-rata yg diserap bahan per satuan
massa.
Radiasi dpt mengakibatkan ionisasi pd jaringan .
Dosis serap tdk tergantung pd jenis radiasi, energi
radiasi, sifat bahan penyerap, tp tergantung pd jumlah
energi radiasi yg di serap per satuan massa bahan yg
menerima penyinaran radiasi tersebut.
Dirumuskan D = dE / dm
Dengan dE adalah energi yg diserap ( Joule )
dm adalah massa (kg )
Satuannya J/kg atau Gray….( SI )
Sebelumnya di gunakan istilah rad
( radiation absorbed dose ).
Dosis serap ini berlaku utk semua jenis medium dan
semua jenis bahan yg di laluinya.
1 rad = 0,01Gray
1 Gray = 100 rad
mGy = 0,001 Gray = 10-3 Gray
μGy = 10-6Gray
Laju dosis serap
Adalah turunan dosis serap terhadap
Satuannya gray/sekon, atau gray/jam atau
gray menit
Dirumuskan Dt = D / t
1. Dosis ekuivalen
Sebelumnya org beranggapan bahwa radiasi
menyebabkan perubahan dlm suatu sistem hanya
berdasar pd energi radiasi yg terserap oleh jaringan.
Tp ternyata tdk demikian bila ditinjau dr efek bologi
yg di timbulkan pd suatu jaringan akibat penyinaran
oleh macam-macam radiasi pengion tidak sama.
Yang paling berpran dlm hal ini adalah peristiwa
ionisasi yg terjadi sepanjang lintasan radiasi di dlm
materi yg di laluinya. Sehingga radiasi dgn daya
ionisasi besar akan memyebabkan akibat/kerusakan
efek biologi yg besar pula.
Dirumuskan : HT.R = [Link].R
HT.R adalah dosis ekuivalen yg diterima organ T yg
menerima penyinaran radiasi R
DT.R adalah dosis serap utk daerah organ T yg
menerima radiasi R
wR adalah faktor bobot radiasi R, melalui publikasi
ICRP No.60 th 1990
Satuan dosis ekuivalen adalah Sievert atau Sv…..( SI )
Sebelumnya digunakan satuan Rem ( Roentgen
equivqlent Man )
1 Sv = 100 Rem
Tabel faktor bobot radiasi
Publikasi ICRP No.60 th 1990
Jenis dan rentang energi radiasi wt
Foton semua energi 1
Elektron dan muon semua energi 2
Netron dgn energi ( En )
En ≤ 10 keV 5
10 keV < En ≤ 100 keV 10
100 keV < En ≤ 2 MeV 20
2 MeV < En ≤ 20 MeV 10
En > 20 MeV 5
Proton selain proton terpental (recoil), energi > 2 MeV 5
Partikel α, hasil belah inti, inti berat 20
4. Dosis Efektif
Adalah dosis yg menunjukkan keefektifan radiasi dlm
menimbulkan efek tertentu pd suatu organ baru.
Dirumuskan : HE = [Link]
HE adalah dosis efektif dlm organ T
wT adalah faktor bobot jaringan utk berbagai organ
tubuh, sesuai publikasi ICRP No. 60 th 1990
HT adalah dosis ekuivalen organ T
Tabel Faktor bobot jaringan sesuai publikasi ICRP no.60 th 1990
Jenis jaringan / organ wT
Gonad 0,20
Sumsum merah tulang 0,12
Usus besar 0,12
Paru-paru 0,12
Lambung 0,12
Bladder 0,05
Payudara 0,05
Hati 0,05
Oesophagus 0,05
Thyroid 0,05
Kulit 0,01
Permukaan tulang 0,01
Organ sisa ( adrenal,otak,usus atas,kecil, ginjal, otot, pankreas, 0,05
spleen, thymus, uterus )