Praproses Data
PERTEMUAN - 3
Dr. Karbito, [Link]., [Link].
NOVIANDI
PRODI MIK | FAKULTAS ILMU-ILMU KESEHATAN
Kemampuan Akhir Yang Diharapkan
Mahasiswa mengetahui
preprocessing data,
melakukan proses
cleaning data, mampu
menjelaskan konsep data
integrasi, transformasi,
reduksi, dan diskritisasi
Latar Belakang Praproses Data
Tidak komplit
• Terdapat artribut yang kosong dikarenakan atribut tersebut tidak dapat
diaplikasikan untuk semua kasus
• Human/Hardware/Software problems
Noisy
• Data mengandung error atau outlier karena terdapat kesalahan dalam
penggunaan alat, kesalahan manusia atau komputer pada saat
memasukkan data, eror dalam transmisi data
Tidak konsisten
• Format data berubah-ubah dikarenakan berasal dari sumber data yang
berbeda. Contoh: Format tanggal
Tujuan Praproses
• Menghasilkan data mining (proses pencarian informasi
penting) yang berkualitas
• Data warehouse (gudang/kumpulan data) membutuhkan
integrasi yang konsisten
• Data extraction, cleaning, and transformation merupakan salah
satu tahapan untuk membangun gudang data
Tahapan Praproses Data
Pembersihan
Data
Integrasi Diskritisasi
Data Data
Transformasi
Reduksi Data
Data
Ilustrasi Praproses Data
PEMBERSIHAN DATA
Mengisi missing Meminimumkan
value Noise
Membetulkan Mengindentifikasi
data yang tidak /membuang
konsisten outlier
Mengisi Missing Value
• Mengabaikan record
• Menggunakan mean/median/modus dari
atribut yang mengandung missing value
• Menggunakan nilai termungkin (menerapkan
regresi/interpolasi)
Noisy Data (Data Rusak)
Cara mengetahui outlier : Clustering, Regresi Linear
Binning
• Smoothing menggunakan Bin Means (nilai rata-rata)
• Smoothing menggunakan Bin Medians (nilai tengah)
• Smoothing menggunakan Bin Boundaries (nilai tengah
antara batas bawah dan batas atas)
* Binning adl sebuah proses untuk mengelompokkan data ke dlm bagian2 yg lbh kecil
* Smoothing adl salah satu cara menghilangkan noise pd data fluktuatif
Mendeteksi Outlier Dengan Clustering
Mendeteksi Outlier dengan Regresi Linear
Metode Bining
Metode yang dilakukan untuk mengelompokkan data
Salah satu pendekatan diskritisasi
Urutan proses:
1. Urutkan data dari kecil ke besar (ascending)
2. Melakukan partisi data dalam bins menggunakan equal-width
atau equal-depth (frekuensi)
3. Dapat di-smoothing menggunakan rata-rata, median, batasan,
dsb.
Metode Bining
Partisi Equal-Width (jarak)
Langkah-langkah membagi data ke dalam k
interval ukuran yang sama. Lebar interval adalah
w= (max-min)/k
Partisi Equal- depth (frekuensi)
Membagi data ke dalam k kelompok dimana tiap
k kelompok berisi jumlah yang sama
Contoh Partisi Binning
Data: 0, 4, 12, 16 16, 18, 24, 26, 28
Equal Width Smoothing berdasarkan rata-rata:
BIN 1= 0, 4 Semua nilai tiap bin diganti dengan
BIN 2= 12, 16, 16, 18 rata-rata nilai tiap bin
BIN 3= 24, 26, 28
Smoothing berdasarkan batasan:
Setiap nilai bin diganti dengan nilai
Equal Depth yang paling dekat dari batasan
BIN 1= 0, 4, 12 nilai. Batasan nilai terbentuk dari
BIN 2= 16, 16, 18 [min, max] tiap bin
BIN 3= 24, 26, 28
Integrasi Data
• Data dapat bersumber dari beberapa sumber
• Teknik-teknik:
ANALISIS
KORELASI
ATRIBUT REDUDAN
DUPLIKASI
Mengatasi Redundasi Pada Integrasi Data
Dapat dideteksi
Penyebab Redudansi Data :
menggunakan
• Atribut yang sama mempunyai nama analisis korelasi
yang berbeda pada database yang
berbeda Berhati-hati dalam
menggabungkan data
• Satu atribut merupakan turunan dari dari berbagai sumber
atribut lainnya untuk mengurangi
redundasi
Mengatasi Redudansi Pada Integrasi Data
Redudancy/Duplicate :
Hubungan korelasi antar variabel dapat dilihat
menggunakan rumus korelasi. Jika data numerik, hubungan
korelasinya seperti dibawah ini:
Semakin besar hasil perhitungan tersebut, semakin tinggi
korelasi. Jika hasil perhitungan tersebut =0 berarti independen.
Jika kurang dari nol tidak independen
Mengatasi Redundasi Pada Integrasi Data
Jika data kategorik, hubungan korelasinya seperti dibawah ini
menggunakan chi-square:
Semakin besar chi-square, semakin tinggi korelasi. Jika hasil
perhitungan tersebut = 0 berarti independen. Jika kurang dari nol
tidak independen
Contoh Soal Menggunakan Chi-square
Transformasi Data
Normalization
a. Min-max normalization: menghasilkan [new_min,new_max]
Contoh soal:
Penghasilan berkisar dari $10,000 sampai $98,000
dinormalisasikan dari [0,1]. Sehingga untuk penghasilan sebesar
$73,000 dipetakan ke (1-0)+0=0.716
Transformasi Data
Normalization
b. Min-max Z-score normalization : μ: mean, σ: standard deviation
Contoh soal:
Misal μ = 55,000, σ = 20,000. Maka, = 0.9
Transformasi Data
Normalization
c. Normalisasi pada skala desimal
Dimana j adalah bilangan bulat terkecil sehingga Max(|ν’|) < 1
Reduksi Data
Memperkecil volume tapi menghasilkan analasis data yang
sama. Strategi- strategi data reduksi: Data cube
aggregation, reduksi dimensi (menghapus atribut yang
tidak penting), kompresi data, dsb.
Menggunakan
DATA CUBE Mengurangi
AGGREGATION
representasi
ukuran data
yang singkat
Reduksi Data
DATA CUBE
AGGREGATION
Diskritisasi Data
Terdapat tiga tipe atribut:
• Nominal = Nilai dari sekumpulan data yang tidak beraturan. Contoh:
Warna, Profesi
• Ordinal = Nilai dari sekumpulan data yang terurut..
Contoh: IP, nomor antrian
• Kontinu = Nilai real seperti integer atau real number
Diskritisasi
Metode disktritisasi bisa dilakukan pada data [Link] pertama, kita
mengelompokkan nilai ke dalam interval. Setelah itu kita menggantikan nilai
atribut dengan label atau interval.
Contoh:
Dataset (age, salary): (26; 56,000),(28; 70,000),(89; 99,000)
Sekian - Terima Kasih