Metode Metode
Transportasi
Disusun Oleh
Kelompok 2(c) :
Zafia Azzahra (21020099)
Rika Junita (21020111)
Anjas wisnu wardana (21020110)
Alfajri Balbo (21020985)
Arsyad jefrian (21020117)
BAB I
PENDAHULUAN
Latar Belakang
Pada umumnya masalah transportasi berhubungan dengan distribusi suatu
produk tunggal dari beberapa sumber, dengan penawaran terbatas, menuju
beberapa tujuan, dengan permintaan tertentu, pada biaya transport minimum.
Karena hanya ada satu macam barang, suatu tempat tujuan dapat memenuhi
permintaanya dari satu atau lebih sumber. Asumsi dasar model ini adalah bahwa
biaya transport pada suatu rute tertentu proporsional dengan banyaknya unit
yang dikirimkan. Unit yang dikirimkan sangat tergantung pada jenis produk
yang diangkut. Yang penting, satuan penawaran dan permintaan akan barang
yang diangkut harus konsisten.
BAB II
PEMBAHASAN
Pengertian Metode
Transportasi
Metode transportasi yaitu suatu metode yang di gunakan untuk mengatur distribusi dari sumber-
sumber yang menyediakan produk yang sama ke tempat-tempat yang membutuhkan secara
optimal dengan biaya yang termurah. Alokasi produk ini harus di atur sedemikian rupa karena
terdapat perbedaan biaya-biaya alokasi dari satu sumber atau beberapa sumber ke tempat tujuan
yang berbeda.
Model transportasi diantaranya yaitu:
1. Merupakan salah satu bentuk dari model jaringan kerja (network).
2. Suatu model yang berhubungan dengan distribusi suatu barang tertentu dari sejumlah sumber ke berbagai tujuan.
3. Satiap sumber mempunyai sejumlah barang untuk di tawarkan dan setiap tujuan mempunyai permintaan terhadap barang tersebut.
4. Terdapat biaya transportasi per unit barang dari setiap rute.
5. Asumsi dasar yaitu biaya transportasi pada suatu rute tertentu proporsional dengan banyak barang yang di kirim.
Tujuan Metode Transportasi
Suatu proses pengaturan distribusi barang dari tempat yang menghasilkan barang dengan
kapasitas tertentu ke tempat yang membutuhkan barang tersebut dengan jumlah
kebutuhan tertentu agar biaya distribusi dapat di tekan seminimal mungkin.
Berikut tujuan dari metode transportasi :
1. Berguna untuk memecahkan permasalahan distribusi.
2. Memecahkan permasalahan bisnis lainnya seperti masalah pengiklanan, alokasi dana
untuk investasi, analisis lokasi dsb.
3. Menentukan jumlah yang harus dikirimkan dari setiap sumber ke setiap tujuan sedemikian
rupa sehingga biaya transportasi total diminimumkan.
Metode VAM (Vogel’s Approximation Method)
Prosedur VAM terdiri dari:
a) Cari dan hitung besarnya selisih angka biaya transport peringkat terkecil dengan angka biaya transport yang lebih
besar pada peringkat berikutnya, dalam setiap baris dan kolom masing-masing. Contoh peringkat terkecildengan
peringkat berikutnya : Misal, dari angka 8,12,17, dan 6. Angka peringkat terkecil 6, sedangkan peringkat berikutnya
8, jadi selisihnya 8 -6 = 2.
b) Angka selisih tersebut dalam butir (a) ditempatkan di ujung masing-masing baris atau di ujung puncak kolom
masing-masing.
c) Angka-angka tersebut, baik yang berada di ujung baris maupun puncak kolom dipilih yang paling besar selisihnya.
Angka yang dipilih menunjukkan baris atau kolom yang sel-selnya akan dipilih untuk diisi sesuai dengan kapasitas
atau daya tampungnya.
d) Hanya sel-sel baris atau kolom yang mempunyai biaya transportasi paling kecil mendapat prioritas untuk
memperoleh alokasi untuk diisi.
e) Bila baris atau kolom yang selnya diisi telah penuh sebesar kapasitas atau daya tampungnya, maka baris atau kolom
tersebut sebaiknya di “arsir” sebagai “tanda” agar tidak diganggu dalam proses perhitungan berikutnya. Akan tetapi,
apabila baris atau kolom belum penuh, karena masih lebih kecil dari kapasitas atau daya tampungnya maka biarkan
saja tidak perlu diarsir.
f) Tahap berikutnya, menjalani prosedur secara cermat dari (a) sampai dengan (e).
Langkah-Langkah Metode Transportasi
Menurut Siswanto (2006) : “model Transportasi pada saat dikenali petama kali, diselesaikan secara
manual dengan menggunakan alogaritma yang dikenal sebagai alogaritma transportasi. Alogaritma ini
cukup dikenal dan masih sering diajarkan hingga tahun 90-an”.
Berikut langkah-langkah metode transportasi:
1. Diagnosis masalah dimulai dengan pengenalan sumber, tujuan, parameter, dan variabel.
2. seluruh informasi tersebut kemudian dituangkan kedalam matriks transportasi.
3. setelah matriks transportasi terbentuk kemudian dimulai menyusun tabel awal. Alogaritma
transportasi mengenal empat macam metode untuk menyususn tabel awal,
4. setelah penyusunan tabel awal selesai maka sebagai langkah selanjutnya adalah pengujian
optimalittas tabel untuk mengetahui apakah biaya distribusi total telah minimum. Secara
matematis, pengujian ini dilakukan untuk menjamin bahwa nilai fungsi tujuan minimum telah
tercapai.
5. Langkah terakhir adalah revisi tabel bila dalam langkah keempat terbukti bahwa tabel
belum optimal atau biaya distribusi total masih mungkin diturunkan lagi.
BAB III
PENUTUP
kesimpulan
Metode transportasi yaitu suatu metode yang di gunakan untuk mengatur distribusi dari sumber-
sumber yang menyediakan produk yang sama ke tempat-tempat yang membutuhkan secara
optimal dengan biaya yang termurah.
Tujuan metode transportasi yaitu:
● Suatu proses pengaturan distribusi barang dari tempat yang menghasilkan barang dengan
kapasitas tertentu ke tempat yang membutuhkan barang tersebut dengan jumlah kebutuhan
tertentu agar biaya distribusi dapat di tekan seminimal mungkin.
● Berguna untuk memecahkan permasalahan distribusi.
● Memecahkan permasalahan bisnis lainnya seperti masalah pengiklanan, alokasi dana untuk
investasi, analisis lokasi dsb.
● Ada tiga macam metode dalam metode transportasi:
● Metode Stepping Stone.
● Metode MODI (Modified Distribution Method).
● Metode VAM (Vogel’s Approximation Method).
Sekian presentasi hasil diskusi
kelompok kami
Terima kasih atas perhatian dan
waktu nya
Wassallamualaikum [Link]