Building
Automation
System
Kelompok 2
Annisa Oktaviani
Biqi Tauransyah
Juhadi
Rio Renaldi
Sintya Haula Hakikah
BAS adalah pemrograman, komputerisasi, intelligent
Building
network dari peralatan elektronika yang memonitor dan
mengontrol sistem mekanis dan sistem penerangan
Automation
dalam sebuah gedung. Mengoptimasi start-up dan
performansi dari peralatan HVAC dan sistem alarm. System
Sistem ini bisa dibilang untuk menjalankan semua fungsi yang ada di dalam
gedung secara otomatis tanpa ada campur tangan manusia di dalamnya.
Sistem ini menggunakan komputer dan juga teknologi informasi untuk
mengontrol semua kegiatan fasilitas gedung ataupun dapat diartikan
sebagai penggabungan sistem mekanik, listrik, peralatan dengan
mikroprosesor yang berkomunikasi dengan satu sama lain dan ke komputer.
Komputer dan pengendali dalam sistem otomasi gedung ini dapat digunakan
ke internet atau berfungsi sebagai sistem yang berdiri sendiri hanya untuk
jaringan peer to peer controller saja. Building Automation System akan
mengoptimasi beberapa sistem di dalam gedung seperti sistem keamanan, lift,
lampu, dan lainnya. Fungsi dari system ini sangat bermanfaat untuk menekan
biaya atau efesiensi cost yang dikeluarkan oleh management gedung.
Peralatan
yang termasuk dalam
teknologi Building Automation System (BAS) :
Occupancy Sensor
Sensor ini pada umumnya disesuaikan dengan schedule harian
pada gedung. Fungsinya, sensor ini dapat digunakan untuk
memantau kondisi yang ada di dalam gedung
Controller
Untuk controller yang digunakan terdiri dari satu atau bisa lebih
PLC (Progammable Logic Controller), tergantung pemograman
yang digunakan. Sistem ini akan digunakan untuk memantau
semua peralatan yang digunakan di dalam gedung.
Air Handler
Udara di dalam gedung pasti terasa sangat sejuk, itulah
fungsi dari Air Handler yang digunakan untuk mengontrol
keluar masuknya udara yang sesuai dengan banyaknya
penghuni gedung.
Central Plant
Fungsi dari sistem ini untuk memberikan suplai
pada Air Handler.
Lighting
Semua jenis penerangan dapat dikontrol menggunakan
building automation system. Misalkan, sistem tersebut
akan mematikan lampu 25 menit setelah orang-orang
keluar dari suatu ruangan di dalam gedung.
Alarms dan Security
Kelebihan lain dari Building Automation System yaitu dapat
memberikan sinyal tanda bahaya di dalam gedung menggunakan
alarm. Salah satu contohnya adalah kebakaran, ketikan ada indikasi
terjadinya kebakaran maka sistem akan menyalakan alarm dan
beberapa fasilitas akan dimatikan secara otomatis.
Berikut adalah bagian-bagian sistem HVAC yang
terkontrol oleh Building Automation System
1. Chiller
6. AHU
2. Chilled Water Pump
7. FCU
3. Condenser Water Pump
8. Fresh Air AHU
4. Cooling Tower
9. Coldroom
5. Make Water Tank
Keuntungan
Building Automation System
Keuntungan dari aplikasi BAS dalam suatu gedung, yaitu :
1. Operasional utility dapat dijalankan secara otomatis dan terjadwal
2. Monitoring beberapa sistem dari satu tempat
3. Efisiensi energi listrik
4. Meminimalisir biaya akan man power
5. Interaksi terhadap strategi control yang lebih efisien
6. Pengaturan sistem mekanis sesuai dengan penghematan
berdasarkan perhitungan/kontrol set point
7. Menyimpan/merekam dalam bentuk laporan yang
disimpan dalam bentuk database.
Kelemahan
Building Automation System
Walaupun keuntungan dari sistem BAS sangat
besar, namun masih terdapat kekurangan
dalam sistem tersebut.
1. diperlukannya tingkat kompetensi yang tinggi
Adapun kekurangan yang 2. resiko yang lebih besar apabila pelayanan
ditemukan yaitu : menjadi tidak baik
3. biaya investasi yang tinggi
Untuk itu diperlukan strategi untuk pengelolaannya.
Cara Kerja Building
Automation System
Building Automation System mengendalikan peralatan pemanas, ventilasi dan
penyejuk udara. Hal ini pada gilirannya mengendalikan penjadwalan peralatan dan
mempertahankan suhu bangunan, kelembaban, tekanan dan penggunaan energi.
Karena bangunan menjadi lebih dan lebih cerdas
Direct Digital Control (DDC) Building Automation System
Istilah “Sistem Kontrol Digital Langsung” sering digunakan untuk menggambarkan
keseluruhan BAS bangunan. Namun, ini tidak selalu terjadi. Kontrol Digital Langsung
sebenarnya mengacu pada protokol komunikasi yang dikembangkan pada tahun
80an yang mempercepat transmisi sinyal antara komponen BAS.
DDC adalah loop kontrol dimana pengendali berbasis mikroprosesor
menggunakan input sensor dan parameter setpoint untuk peralatan program
yang sesuai. Dalam sistem DDC, urutan kontrol yang diprogram menentukan
output ke peralatan.
Sistem DDC menawarkan keuntungan sebagai berikut :
• Kontrol terkomputerisasi
• Modulasi penuh
• Memulai/menghentikan dan mengatur strategi pengendalian
• Tingkat akurasi yang lebih tinggi
• Waktu respon lebih cepat
• Fleksibilitas yang lebih besar untuk ekspansi di masa depan
Sistem DDC awal menggunakan bahasa pemrograman, pengembangan
protokol komunikasi seperti BACnet (dikembangkan oleh ASHRAE) dan
LonWorks (dikembangkan oleh Echelon) yang membantu standarisasi
industri. Ini adalah langkah maju yang besar, karena salah satu
karakteristik terpenting dari sistem DDC adalah pengiriman informasi.
Tapi penting untuk diingat bahwa sistem ini terukur dan sama berharganya
dengan pemrograman dibelakangnya. Setelah data dikumpulkan dari sensor
atau perangkat, terserah pada pemrograman BAS untuk menafsirkan data
ini dan meresponnya dengan tepat untuk mengendalikan, memantau dan
mengoptimalkan peralatan mekanis bangunan.
Contoh penerapan
Building Automation System
Mengatur, mengontrol dan mengotomatisasi perlengkapan dan fungsi
dari gedung tersebut, termasuk :
• Heating Ventilating dan Air Conditioning (HVAC),
• Thermal Source
• Peralatan listrik dan sanitasi
• Penerangan
• Elevator
• Keamanan
• Kebakaran dan kenyamanan penyewa gedung.
KESIMPULAN
BAS (Building Automation System) adalah salah satu
efisiensi dalam menghemat energi untuk operasional
gedung-gedung yang terdapat banyak utility. Dalam
operasi gedung, tiga hal yang harus diperhatikan adalah
penghematan energi, kenyamanan penghuni dan level
keamanan. BAS juga sebagai suatu sistem pengendali dan
pemantau yang terpusat dari seluruh peralatan
mekanikal dan elektikal yang terdapat disuatu gedung.