0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
17 tayangan21 halaman

Representasi Pengetahuan dalam AI

Pengantar Kecerdasan Buatan membahas tentang representasi pengetahuan sebagai langkah pertama untuk membangun kecerdasan buatan. Terdapat beberapa cara merepresentasikan pengetahuan seperti logika, jaringan, dan terstruktur. Representasi pengetahuan digunakan untuk mengakuisisi, mengambil, dan menalar pengetahuan untuk memecahkan masalah.
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PPT, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
17 tayangan21 halaman

Representasi Pengetahuan dalam AI

Pengantar Kecerdasan Buatan membahas tentang representasi pengetahuan sebagai langkah pertama untuk membangun kecerdasan buatan. Terdapat beberapa cara merepresentasikan pengetahuan seperti logika, jaringan, dan terstruktur. Representasi pengetahuan digunakan untuk mengakuisisi, mengambil, dan menalar pengetahuan untuk memecahkan masalah.
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PPT, PDF, TXT atau baca online di Scribd

Pengantar Kecerdasan Buatan

Knowledge Representation

Prodi Sistem Komputer


Universitas Komputer Indonesia

Taufiq Nuzwir Nizar


Basis Pengetahuan

 Langkah pertama untuk membangun


Kecerdasan Buatan adalah bagaimana
membangun sebuah knowledge base
 Selanjutnya kita akan bisa
menggunakan mesin inference untuk
memproses menjadi output
Basis Pengetahuan

ARTIFICIAL
INTELLIGENCE
Input: Output:
MASALAH SOLUSI
Knowledge Inference
Base Engine
Basis Pengetahuan

 Knowledge engineering: process of


collecting and organizing the knowledge

 Knowledge representation: process


of how knowledge is represented to
form a knowledge base
Representasi Pengetahuan
 Bagaimana merepresentasikan pengetahuan ke dalam basis
pengetahuan dan menguji kebenaran penalaran
• Cara-cara lama:
– List, digunakan pada LISP
– Predicate Calculus, digunakan pada Prolog
– Tree, untuk heuristic search
 Karakteristik RP:
– Dapat diprogramkan
– Dapat dimanfaatkan untuk penalaran, menggambarkan
kesimpulan sebagai fungsi kecerdasan
Representasi Pengetahuan (2)

 Harus terdiri dari struktur data dan prosedur untuk


penafsiran
 Hal yang berhubungan dengan RP:
 Object pengetahuan itu sendiri
 Event: kejadian-kejadian dalam dunia nyata dan hubungannya
 Performa: bagaimana melakukan suatu tugas tertentu
 Meta knowledge: pengetahuan tentang pengetahuan yang
direpresentasikan
Penggunaan Pengetahuan
 Acuisition: mengintegrasikan informasi baru kedalam pengetahuan
sistem.
Terdapat dua level:
 Menyusun fakta ke dalam database
 Pembuatan fungsi untuk mengintegrasikannya dengan cara “belajar dan
mengadaptasikannya” terlebih dahulu
 Retrieval: mengingat kembali, menyusun ulang
pengetahuan berdasarkan hubungan pengetahuan terhadap masalah
• Linking: mengekstrak informasi baru tersebut
• Lumping: mengelompokkan hasil ekstraksi pengetahuan baru tersebut
kedalam struktur yang lebih besar seperti yang dibutuhkan dalam
menyelesaikan masalah
Penggunaan Pengetahuan
 Reasoning: pengetahuan digunakan untuk menalar
suatu permasalahan
 Formal reasoning: menggunakan logika proporsional
 Procedural reasoning: menggunakan aturan produksi
( IF-THEN)
 Analogical reasoning: sangat sulit
Jika suatu permasalahan
dideskripsikan dengan menggunakan
representasi yang tepat, maka dapat
dipastikan bahwa permasalahan
tersebut dapat diselesaikan.
Klasifikasi Kategori RP
 Menurut Mylopoulus dan Levesque: (declarative)
 Representasi Logika: menggunakan logika formal. Digunakan pada
PROLOG
 Representasi Prosedural: menggambarkan prosedur sebagai
kumpulan instruksi untuk memecahkan masalah. Digunakan dalam
pemrograman: IF-THEN
 Representasi Network: menggambarkan pengetahuan sebagai Graph
dan Tree
 Representasi Terstruktur: memperluas konsep Representsi Network
dengan membuat node-nodenya menjadi struktur data yang kompleks.
Contoh: script, frame, dan object
LOGIKA
 Adalah representasi pengetahuan yang paling tua.
 Proses menarik kesimpulan dari fakta yang sudah ada
 Input: premis-premis dan Ouput: kesimpulan
 Terdiri dari: sintaks (simbol), semantik (fakta), dan proses
 pengambilan keputusan (inferensi)
 Proses penalaran:
– Deduktif (umum-khusus)
– Induktif (khusus-umum)
 Logika:
– Logika Preposisi: and, or, not, implikasi, dan ekuivalensi
– Logika Predikat: representasi fakta dalam bentuk well formed formula
Ilustrasi Representasi Pengetahuan
secara logik (Representasi Logika)

Contoh sederhana fakta adalah sebagai


berikut:
helder adalah anjing

Fakta tersebut dapat direpresentasikan


secara logika, yaitu:
anjing(helder)
 Kita juga dapat merepresentasikan secara logik fakta
lain, yaitu bahwa semua anjing mempunyai ekor
Ɐx : anjing(x)  mempunyai_ekor(x)
 Kemudian secara deduktif dari mekanisme logik ini kita
bisa mendapatkan representasi baru:
mempunyai_ekor(anjing)
 Dengan menggunakan fungsi mapping secara
backward, kita dapat men-generate suatu kalimat yang
berbunyi
helder mempunyai ekor
Contoh kasus Representasi
Pengetahuan

Cobalah representasi pengetahuan dari


silsilah keluarga berikut ini
Hasil Representasi

 anaklaki(hari, agus).  dibaca sebagai anak


laki-laki dari hari adalah agus
 anaklaki(agus, budi).
 anakperempuan(agus, ani).
 anakperempuan(budi, ria).
 anakperempuan(budi, ita).
 anaklaki(ani, rudi).
Catatan

 Kita dapat menggunakan kalimat apapun


sebagai predikat
 Ide dasar untuk membuat notasi adalah

predicate (argument, argument ).


Simple Query
on Knowledge Database

Adalah bagaimana mencari suatu pengetahuan dari


representasi yang ada

Contoh:
anakperempuan(agus,P).

hasilnya adalah P = ani  yang menandakan


bahwa ani adalah anak perempuan dari agus
Contoh lain:

anaklaki(OT,AL).

Hasil : OT=hari AL=agus


OT=agus AL=budi
OT=ani AL=rudi
Contoh lain:
anaklaki(P,budi), anakperempuan(P,D).
 untuk menanyakan saudara perempuan dari
budi

Hasil : P=agus D=ani


Meng-extend hubungan antara
knowledge

Kita dapat menambahkan hubungan antara


knowledge, misalnya antara anak laki dan anak
perempuan diextend menjadi hubungan orangtua
orangtua(C,P):-anaklaki(P,C).
orangtua(C,P):-anakperempuan(P,C)
Recursive description
of relationship

Jika ingin mencari turunan, berikut cara


merepresentasikannya:
turunan(OT,TR):-orangtua(TR, OT).  anak
turunan(OT,TR):-orangtua(TR, P), orangtua(P, OT).  cucu
turunan(OT,TR):- orangtua(TR, P), orangtua(P,GP),orangtua(GP, OT). 
cicit
Fakta di atas dapat diekspresikan dengan proses
rekursif sbb:
turunan(OT,TR):-orangtua(TR,OT).  anak
turunan(OT,TR):- orangtua(TR,P),turunan(OT,P).

Anda mungkin juga menyukai