BRIDGE
G A L U H A J E N G G I O VA N N I . S
XI SIJA A/29
A.1 BRIDGE
Pengertian Bridge :
Bridge connection merupakan perangkat yang dapat menghubungkan jaringan
komputer LAN (Local Area Connection) dengan jaringan lokal yang lain. Bridge
berjalan pada Data Link Layer pada network model OSI (Open System
Interconnection).
A.2 BRIDGE : FUNGSI
Bridge yang merupakan alat untuk menghubungkan dua buah jaringan komputer LAN yang saling terpisah. Melalui Bridge
ini, tiap user di kedua jaringan komputer LAN tersebut bisa saling berkomunikasi dan bertukar data. Selain fungsi dasar
tersebut, Bridge juga memiliki fungsi lainnya seperti:
Menghubungkan 2 Jaringan LAN yang Terpisah Jarak
Pada fungsi Bridge bagian ini dapat diartikan semisal, sekolah yang terdiri dari beberapa bangunan yang saling terpisah satu
sama lain. Nah, jika setiap gedung memiliki jaringan LAN sendiri dan saling terhubung dengan Bridge, maka Bridge pastinya
akan lebih ekonomis, daripada harus menyambungkan semua tempat dengan kabel.
Memudahkan Mengelola Jaringan Sendiri
Jika setiap departemen di dalam sekolah memiliki kepentingan dan perangkat, server, atau workstation berbeda, maka akan
lebih efisien jika memiliki jaringan LAN sendiri-sendiri. Kepentingan atau tujuan departemen yang berbeda akan lebih
nyaman bekerja, jika memiliki jaringan komputer otonom sendiri. Jika ingin terhubung ke departemen lain, maka bisa
dengan menggunakan bantuan dari Bridge ini.
Mengurangi Beban Jaringan
Fungsi Bridge dalam hal ini misalnya ada banyak user yang mengakses data berukuran besar dalam server dalam waktu
bersamaan. Jika hanya mengandalkan satu LAN tunggal saja, maka akan menghambat performa jaringan dalam memenuhi
permintaan setiap user. Oleh karena itu, alangkah lebih baik menggunakan banyak LAN namun saling terhubung ke server
melalui Bridge.
Fungsi Bridge lainnya bisa memperkecil jaringan yang luas menjadi lebih kecil dan
mampu memonitor hal tersebut. Bridge juga mmapu mengontrol broadcast jaringan
yang melalui Bridge.
Fungsi Bridge juga mampu memindahkan data melalui intermediate network
dengan tipe protokol sama sekali berbeda. Fungsi Bridge juga mampu mengopi
frame data dari satu jaringan dengan syarat jaringan itu masih terhubung dengan
Bridge dan jaringan yang lainnya.
B. PERBEDAAN ROUTER &
BRIDGE
1. Berdasarkan fungsi utama
Fungsi bridge untuk memecah sebuah jaringan menjadi bentuk jaringan yang
lebih kecil, ataupun sebaliknya, menggabunggkan sebuah jaringan – jaringan
kecil (terutama jaringan LAN) menjadi sebuah jaringan local yang besar. Sedangkan
Router, meskipun bisa juga berfungsi untuk menghubungkan satu jaringan dengan
jaringan yang lain, akan tetapi fungsi router adalah untuk menghubungkan
sebuah komputer dengan jaringan internet dengan menggunakan sebuah ISP
yang sama.
2. Berdasarkan Metode yang digunakan
Perbedaan antara keduanya juga bsa dilihat dari metode yang digunakan. Bridge,
menggunakan metode yang sangat simple, yaitu teknisi hanya perlu
menghubungkan jaringan yang sudah tersedia ke dalam perangkat bridge, lalu
kemudian menghubungkannya dengan pusat jaringan yang sudah ada / server.
Berbeda dengan bridge, Router membutuhkan metode dan cara kerja yang sedikit
lebih rumit. Metode yang digunakan oleh router adalah menggunakan tabel
routing. Tabel routing merupakan sebuah daftar dari rute – rute mana saja yang
bisa dilewati dan juga jalur atau rute – rute mana saja yang sidah di non aktifkan.
3. Router digunakan untuk menghubungkan jaringan LAN dengan jaringan
internet, sedangkan bridge hanya antar jaringan LAN saja
Perbedaan lainnya adalah router digunakan untuk menghubungkan sebuah
jaringan internet (yang disediakan oleh ISP) menuju sebuah jaringan local / LAN
ataupun user biasa. Bridge, tidak demikian. Bridge hanya atau kebanyakan
digunakan secara praktis untuk menghubungkan dan menjembatani antar
jaringan – jaringan LAN yang ada, sehingga menjadi suatu kesatuan jaringan yang
besar.
4. Router biasa dikombinasikan sebagai sebuah modem, sedangkan bridge tidak
Perbedaan lainnya terdapat pada utilitas tambahan dari kedua perangkat keras
jaringan ini. Ya, router memiliki fungsi utilitas tambahan yang membuat perangkat
keras ini juga bisa berfungsi sebagai sebuah modem di dalam suatu ruangan.
Berbeda dengan router, maka Bridge tidak bisa menjadi sebuah modem, dan
membuat bridge hanya menjadi perangkat keras komputer yang fungsinya cukup
terbatas, dan tidak seluas router.
Design Bridge