LATIHAN SOAL KEP.
MATERNITAS
Oleh :
Enny Puspita
Soal 1
Seorang perempuan berusia 27 Soal :
thn hamil 20 minggu datng Bagaimana penulisan
ke BPM utk memeriksakan
kehamilan. Hasil pengkajian : status obstetrik pada
riwayat persalinan thn 2010 kasus tersebut?
melahirkan bayi laki-laki dg
usia kehamilan 38 mggu. Pasien
A. G3 P1 A2
melahirkan bayi perempuan
dg usia kehamilan 37 mggu B. G3 P2 A1
pd thn 2014. pasien C. G4 P2 A1
mengalami keguguran saat
usia kehamilan 12 mggu pd D. G4 P3 A0
thn 2019. E. G4 P1 A2
Jawaban : C
Pembahasan
Gravida 4 (saat ini hamil 20 mggu, persalinan thn
2010, 2014, riwayat keguguran 2019)
Partus 2 (persalinan thn 2010 dan 2014)
Abortus 1 (keguguran thn 2019)
Soal 2
Seorang perempuan berusia Soal :
23 tahun G1P0A0 datang ke Kapan taksiran
Poliklinik KIA untuk
memeriksakan persalinan pada kasus
kehamilannya. Hasil tersebut?
pengkajian HPHT 20 April
2022, siklus 28 hari, TD
A. 20 Januari 2023
120/70mmHg, frekuensi nadi
80x/mnt, TFU 3 jari di atas B. 27 Januari 2023
pusat, punggung kiri. C. 30 Januari 2023
Soal :
D. 20 Februari 2023
Kapan taksiran persalinan
pada kasus tersebut?
E. 27 Februari 2023
Jawaban :
Menentukan TP berdasarkan rumus Neagle
Patokan : HPHT
Rumus : +7 – 3 +1 (HPHT bulan April s.d Desember)
Hari di+ 7, bulan di- 3, tahun di+ 1
20+7=27 ; 4-3=1 ; 2022+1=2023
HPHT di bulan Januari s.d Maret : hari di+7 ; bulan
di+9 : tahun tetap ( +7 +9)
Soal 3
Seorang perempuan, 28 tahun, primigravida, umur kehamilan
28 minggu, datang ke puskesmas dengan keluhan sejak
kemarin kurang merasakan pergerakan janinnya. Hasil
pemeriksaan TD 130/70 mmHg, frekuensi nadi 84x/mnt,
frekuensi pernapasan 20x/mnt, suhu 37,5ºC. Perawat
melakukan pemeriksaan untuk memastikan kondisi janin.
Soal
Apakah pemeriksaan yang tepat pada kasus tersebut?
A. USG
B. DJJ
C. TTV
D. Saturasi oksigen
E. Analisa gas darah
Jawaban : B
Pembahasan
Pemeriksaan untuk memastikan kondisi janin melalui
mendengarkan denyut jantung janin. Terdengarnya
DJJ menandakan bayi hidup. Rentang normal DJJ
antara 120-140x/mnt. Penurunan/peningkatan DJJ
menandakan bahaya pd janin/stres janin yg dapat
dirasakan jg oleh ibu dg penurunan gerakan janinnya.
Soal 4
Seorang perempuan usia 25 tahun G1P0A0 hamil 10
mggu, dirawat dg keluhan mual dan muntah. Hasil
pengkajian : pasien tampak lemah, mata terlihat
agak cekung, mukosa bibir kering, TD
100/60mmHg, frekuensi nadi 88x/mnt, frekuensi
nafas 20x/mnt, suhu 37,4ºC.
Soal
Apakah masalah keperawatan yang tepat pada kasus
tersebut?
A. Penurunan perfusi jaringan
B. Defisit volume cairan
C. Gangguan pola tidur
D. Intoleransi aktivitas
E. Ansietas
Jawaban : B
Tanda dan gejala mata cekung serta bibir kering sudah
menunjukkan kondisi dehidrasi
Soal 5
Seorang perempuan usia 35 thn G1P0A0 hamil 28
mggu datang ke UGD dengan keluhan keluar darah
flek dari kemaluan. Hasil pengkajian : tidak ada
keluhan nyeri, flek darah warna merah segar. Hasil
USG : plasenta previa lateralis.
Apakah tindakan keperawatan yang tepat pada kasus
tersebut?
A. Catat jumlah darah yang hilang
B. Kolaborasi pemberian heparin
C. Anjurkan untuk tirah baring
D. Pantau intake dan output cairan
E. Pantau pergerakan janin
Jawaban : C
Pemberian tirah baring akan mengurangi penekanan
plasenta, dan pergerakan yg banyak dapat
mempengaruhi pelepasan plasenta sehingga dapat
terjadi perdarahan
Soal 6
Seorang perempuan, usia 26 tahun, G1P0A0 hamil 37
mggu diantar suami ke klinik, dengan keluhan nyeri pada
perut dan terasa panas. Hasil pemeriksaan TD 120/80
mmHg, frekuensi nadi 94x/mnt, frekuensi napas 18x/mnt,
suhu 37ºC, TFU 34 cm, pasien juga mengeluh kadang
mulut terasa asam, mudah lelah, perut terasa penuh.
Apakah rencana tindakan yang tepat pada kasus
tesebut?
A. Ajarkan tehnik distraksi
B. Posisikan pasien duduk bersandar
C. Sarankan pasien minum susu hangat
D. Beri biskuit crakers setiap keluhan muncul
E. Larang pasien langsung tidur sesudah makan
Jawaban : E
Pembahasan
Data fokus : hamil 37 mggu, keluhan nyeri perut,
terasa panas, kadang mulut terasa asam, mudah lelah,
perut terasa penuh. Kondisi hamil TM III, kantung
lambung mengecil penekanan janin, esofagus sedikit
bergeser, kantung lambung cepat penuh, mudah tjd
regurgitasi (terasa asam di mulut). Jika habis makan
langsung tidur, makanan dalam lambung yg mengecil
akan naik ke saliran esofagus mengakibatkan refluks
Soal 7
Seorang perempuan usia 28 thn G1P0A0 hamil 32
mggu, datang ke poli KIA untuk memeriksakan
kehamilannya. Hasil pengkajian : TD
160/100mmHg, frekuensi nadi 88x/mnt, frekuensi
nafas 18x/mnt, suhu 37ºC. Tampak odema di wajah
dan ekstremitas. TFU 30 cm, punggung kiri,
presentasi kepala, DJJ 145x/mnt. Perawat
menjelaskan pada pasien cara menghitung
gerakan janin.
Apakah hasil yang diharapkan dari intervensi
tersebut?
A. Pasien mengatakan bayinya banyak bergerak
B. Pasien menyampaikan jumlah gerakan janin
C. Pasien mengatakan odema berkurang
D. Pasien mengatakan kondisinya baik
E. Pasien mengatakan bayinya sehat
Jawaban : B
Pembahasan
Untuk menilai kesejahteraan janin yang dapat
dilakukan oleh ibu hamil adalah dengan cara
menghitung gerakan janin. Minimal 10x gerakan
dalam 12 jam
Soal 8
Seorang perempuan usia 38 thn P3A0 dirawat di
ruang nifas 5 jam yang lalu. Hasil pengkajian :
pasien mengatakan mengganti pembalut 2 kali
dalam 1 jam dan belum menyusui, kontraksi
uterus lemah, TFU 2 jari di atas pusat, TD 90/70
mmHg, frekuensi nadi 88x/mnt, frekuensi nafas
24x/mnt, suhu 37ºC.
Apakah intervensi keperawatan yang tepat pada kasus
tersebut?
A. Monitor perdarahan
B. Berikan drip oksitosin
C. Lakukan masase uterus
D. Kolaborasi pemberian cairan infus
E. Menganjurkan klien menyusui bayinya
Jawaban : C
Pembahasan
Masase uterus akan menstimulus oksitosin sehingga
terjadi kontraksi uterus yang akan mengurangi
terjadinya perdarahan
Soal 9
Seorang perempuan berusia 25 thn, G1P0A0 hamil
aterm, datang ke UGD dengan keluar lendir
bercampur darah dari kemaluan sejak 8 yang lalu
disertai nyeri yang semakin kuat saat ini. Hasil
pengkajian : pembukaan lengkap namun ketuban
masih utuh, DJJ 120x/mnt, reguler.
Apakah tindakan keperawatan utama pada kasus
tersebut?
A. Episiotomi
B. Amniotomi
C. Periksa dalam
D. Observasi DJJ
E. Observasi perdarahan
Jawaban : B
Pembahasan
Indikasi dilakukan amniotomi adalah jika pembukaan
sudah lengkap dan ketuban masih utuh
Soal 10
Seorang perempuan berusia 22 tahun, G1P0A0,
hamil aterm, datang ke UGD dengan keluhan
keluar lendir bercampur darah dari kemaluan
sejak 3 jam yang lalu. Berdasarkan hasil
pengkajian , pasien dipimpin meneran dan lahir
bayi laki-laki. Perawat melakukan penilaian
kondisi bayi dan mengeringkan tubuh bayi. Dan
perawat memastikan janin tunggal.
Apakah tindakan manajemen aktif kala lll yang tepat
dilakukan pada kasus tersebut?
A. Hecting perineum
B. Masase fundus uteri
C. Pemberian oksitosin
D. Observasi perdarahan
E. Penegangan tali pusat terkendali
Jawaban : C
Pembahasan
Tindakan menejemen aktif kala lll pertama yang
dilakukan setelah bayi lahir adalah pemberian
oksitosin
Soal 11
Seorang perempuan Apakah hasil yang
berusia 20 tahun, hamil diharapkan dari
aterm, dirawat di ruang tindakan tersebut?
bersalin dengan keluhan A. Bayi lahir
mules. Hasil pengkajian B. Nyeri berkurang
pembukaan lengkap,
C. Mencegah perdarahan
selaput ketuban negatif.
Perawat memimpin D. Persalinan menjadi
pasien mengedan sambil lancar
melakukan penahanan E. Mencegah laserasi pada
pada perineum. perineum
Jawaban : E
Pembahasan
Melakukan penahanan pada perineum pada proses
bersalin untuk mencegah terjadinya laserasi/luka pada
perineum
Soal 12
Seorang perempuan berusia Apakah intervensi
30 tahun, P3A0 nifas hari ke 3 keperawatan yang tepat
post SC atas indikasi plasenta
pada kasus tersebut?
previa totalis. Hasil pengkajian
: TD 100/70 mmHg, frekuensi A. Lakukan pijat oksitosin
nadi 88x/mnt, suhu 36ºC, B. Ajarkan tehnik relaksasi
payudara bengkak disertai
nyeri, ASI sudah keluar
C. Lakukan kompres hangat
namun sedikit, dan bayi D. Susui bayi sesering
belum mendapatkan ASI. mungkin
TFU 3 jari di bawah pusat,
E. Lakukan perawatan
kontraksi baik. Ibu dan bayi
belum rawat gabung. payudara
Jawaban : D
Pembahasan
Menyusukan bayi sesering mungkin tanpa dibatasi
oleh waktu akan membantu mengurangi masalah
pada payudara bengkak
Soal 13
Seorang perempuan usia 38 Apakah intervensi
tahun P3A0 dirawat di keperawatan untuk
ruang nifas 5 jam yang lalu. memgatasi kasus tersebut?
Hasil pengkajian : pasien A. Monitoring perdarahan
mengatakan mengganti B. Lakukan masase uteri
pembalut 2 kali dalam 1 C. Kolaborasi pemberian
jam dan belum menyusui,
cairan infus
kontraksi uterus lemah,
D. Pemberian drip oksitosin
TFU 2 jari atas pusat. TD
E. Anjurkan klien menyusi
90/70 mmHg, frekuensi
nadi 88x/mnt, frekuensi bayinya
nafas 24x/mnt, suhu 37ºC.
Jawaban : B
Pembahasan
Masase uterus akan menstimulus oksitosin sehingga
terjadi kontraksi uterus yang akan mengurangi
terjadinya perdarahan
Soal 14
Seorang perempuan berusia Apakah hasil yang
26 tahun P1A0 postpartum 6 diharapkan dari
jam dirawat di ruang nifas,
dengan keluhan merasa tindakan tersebut?
lemas, banyak keluar darah A. Lochea rubra
dari jalan lahir. Hasil B. Kandung kemih
pengkajian : TD 100/70
mmHg, frekuensi nadi kosong
90x/mnt. Kontraksi uterus C. Kontraksi uterus kuat
lunak, kandung kemih penuh. D. Keadaan umum baik
Perawat segera mengosongkan
kandung kemih dan E. TFU setinggi
melakukan massase uterus. umbilikus
Jawaban : C
Pembahasan
Kontraksi uterus yang lunak dapat disebabkan atonia
uterus atau kandung kemih yang penuh. Bila pada
pemeriksaan ditemukan kandung kemih penug dan
kontraksi uterus lunak maka lakukan pengosongan
kandung kemih terlebih dahulu dan lakukan masase
uterus untuk meningkatkan kontraksi uterus
Soal 15
Seorang perempuan Apakah masalah
berusia 35 tahun datang ke keperawatan untuk kasus
poliklinik ginekologi tersebut?
dengan keluha tidak dapat A. Nyeri akut
melakukan aktivitas B. Disfungsi seksual
seksual dalam 1 bulan
C. Gangguan rasa nyaman
terakhir disebabkan
karena keputihan yang D. Resiko disfungsi
berbau, ada pendarahan, seksual
pasien merasa nyeri pada E. Pola seksual tidak
saat berhubungan suami efektif
istri.
Jawaban : B
Pembahasan
Keluhan tidak melakukan aktivitas seksual yang
disebabkan karena nyeri saat berhubungan seksual
dan perdarahan merupakan data aktual dan prioritas
Soal 16
Seorang perempuan, 38 Apakah tindakan yang
thn,P2A0. persalinan dilakukan perawat pada
normal 1,5 jam yg lalu di kasus tersebut?
ruang bersalin. Hasil A. Pijat fundus
pemeriksaan TD 100/70 B. Beri tahu dokter
mmHg, frekuensi nadi
C. Catat data pasien
98x/mnt, frekuensi nafas
22x/mnt, suhu 37ºC, TFU D. Injeksi ergometrin
setinggi pusat, kontraksi E. Posisi trendelenburg
uterus keras, akral dingin,
perdarahan terukur 500 ml.
Jawaban : E
Pembahasan
Pada kasus tersebut telah tjd perdarahan post partum
500 ml dg tanda awal yg mengarah pada kondisi resiko
hipovolemik syok yaitu penurunan TD (100/70mmHg)
dan akral dingin shg perlu diberikan posisi
trendelenburg (utk meningkatkan aliran darah ke otak
dan jantung). Tindakan selanjutnya utk menangani
hipivolemik adl menggantikan cairan yg hilang
(pasang infus) dan mencari penyebab perdarahan
Kontraksi yg keras tanda dari tonus otot uterus yang
baik, jd kecurigaan perdarahan tjd akibat adanya
jaringan yang tertinggal, adanya robekan jalan lahir
atau kelainan pembekuan darah
Soal 17
Seorang perempuan Apakah tindakan
berusia 18 tahun datang ke keperawatan yang tepat
poli KIA dengan keluhan pada kasus tersebut?
nyeri saat haid. Hasil A. Kompres hangat
pengkajian diperoleh data
B. Pemberian posisi yang
nyeri yang dirasakan pada
daerah sympisis. Nyeri nyaman
seperti tertusuk benda C. Massase pada daerah
tajam sehingga tidak sympisis
mampu untuk aktivitas D. Exercise
sehari-hari. E. Diet
Jawaban : A
Pembahasan
Kompres hangat dilakukan agar terjadi vasodilatasi
pembuluh darah
Soal 18
Seorang perempuan Apakah metode
berusia 37 tahun datang kontrasepsi yang sesuai
ke poliklinik KIA untuk dengan pasien tersebut?
melakukan konsultasi A. Pil
KB. Hasil pengkajian TD B. Implan
120/80mmHg, frekuensi C. Suntik
nadi 80x/mnt, pasien
D. Kontrasepsi mantap
memilik 3 anak dan anak
terkecil berusia 6 tahun. E. AKDR
Jawaban : D
Pembahasan
Syarat dilakukan kontab adalah umur istri minimal 25
thn, memiliki minimal 2 orang anak hidup dan anak
terkecil berusia lebih dari 2 thn (sesuai dg kondisi
kasus)