0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
550 tayangan95 halaman

Pelatihan Dasar Komponen Wheel/Rim

Dokumen tersebut memberikan informasi mengenai pelatihan dasar komponen roda dan ban serta penjelasan mengenai berbagai jenis roda dan ban. Terdapat penjelasan mengenai perbedaan antara roda dan rim, kategorisasi berdasarkan material, aplikasi, profil, dan cara penyimpanan udara. Juga dijelaskan proses manufaktur roda dan berbagai jenis konstruksi roda."

Diunggah oleh

Cahya Reza
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PPTX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
550 tayangan95 halaman

Pelatihan Dasar Komponen Wheel/Rim

Dokumen tersebut memberikan informasi mengenai pelatihan dasar komponen roda dan ban serta penjelasan mengenai berbagai jenis roda dan ban. Terdapat penjelasan mengenai perbedaan antara roda dan rim, kategorisasi berdasarkan material, aplikasi, profil, dan cara penyimpanan udara. Juga dijelaskan proses manufaktur roda dan berbagai jenis konstruksi roda."

Diunggah oleh

Cahya Reza
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PPTX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

WHEEL/RIM

TRAINING
PROGRAM
BASIC TRAINING WHEEL-RIM & KOMPONEN
JINAKAN SUMBU BOM !!!

Selalu…!!!
Pastikan ban benar-benar
dikempiskan sebelum
dikerjakan.

Bersihkan dan periksa dengan


seksama, komponen komponen
Wheel/Rim yang aus, penat atau
rusak.

Ganti komponen- komponen


Wheel/Rim yang aus, karatan,
penat.

Kekuatan yang terkandung


dalam sebuah ban ukuran
14.00R25 cukup mementalkan
seseorang seberat 200 lbs
sejauh 684 ft ke udara!
PERBEDAAN WHEEL VS RIM

Di sebut sebuah RIM bilamana


tidak terdapat disk atau tempat
baut pada bagian tengah.
Biasanya dikunci/diikat pada tirus
hub dengan wedge band dan
clamp
PERBEDAAN WHEEL VS RIM

Wheel adalah juga


sebuah rim, hanya saja
terdapat lubang baut pada
dics.
KATEGORI WHEEL/RIM

1. MATERIAL

• Steel Wheel/Rim • Alloy Wheel/Rim


KATEGORI WHEEL/RIM

2. APLIKASI

• Highway • Off The Road


KATEGORI WHEEL/RIM

3. PROFILE • Semi Drop Center

• Drop Center

• Flat Base
KATEGORI WHEEL/RIM

4. Cara Penyimpanan Udara

• Tubeless

• Tube Type
BAGIAN WHEEL/RIM ASSEMBLY

Back Section Centerband Gutter Section


KATEGORI WHEEL/RIM BERDASARKAN JUMLAH
KOMPONEN

1. Single piece wheel/rim


2. Multi pieces wheel/rim
 Two-piece wheel/rim
 Three-piece wheel/rim
 Four-piece wheel/rim
 Five-piece wheel/rim
 Six-piece wheel/rim (Rimex product IGLR series)
 Seven-piece wheel/rim (Rimex product DGS series)
KATEGORI WHEEL/RIM BERDASARKAN JUMLAH
KOMPONEN

1. Single Piece
KATEGORI WHEEL/RIM BERDASARKAN JUMLAH
KOMPONEN

2. Two Pieces
KATEGORI WHEEL/RIM BERDASARKAN JUMLAH
KOMPONEN

3. Three Pieces
Keuntungan :
 Simple, tidak terlalu banyak
komponen
 Lebih ringan

Kerugian :
• Jika fixed flange rusak
wheel/rim base harus diganti
KATEGORI WHEEL/RIM BERDASARKAN JUMLAH
KOMPONEN

4. Four Pieces Keuntungan :


 Komponen bisa diganti
secara partial
 Wheel/rim Base lebih kuat
dan tahan lama.
 Jika flange bagian
belakang rusak, Wheel-
nya tidak perlu di-scrap.

Kerugian :
 Agak lebih berat
 Komponennya lebih
banyak
KATEGORI WHEEL/RIM BERDASARKAN JUMLAH
KOMPONEN

5. Five Piece
Keuntungan :
 Bagian yang aus terpakai
seperti flange bead seat band
dan lock ring bisa diganti.
 Umur lebih panjang dan lebih
baik dalam
menyegel/menyimpan angin

Kerugian :
 Komponen-nya lebih banyak
 Agak lebih berat timbangan-nya
KATEGORI WHEEL/RIM BERDASARKAN JUMLAH
KOMPONEN

6. Six Pieces
Integral Lock Ring (IGRL
series)
KATEGORI WHEEL/RIM BERDASARKAN JUMLAH
KOMPONEN

7. Seven Pieces
Double Gutter Section (DGS
series)
MANUFACTURING OVERVIEW

1. BURNING
Plate besi baja kualitas tinggi dipotong dengan ukuran tertentu.
Potongan plat besi baja tersebut yang nantinya difabrikasi
menjadi :
 Back section
 Gutter section
 Center band
 Bead seat band
MANUFACTURING OVERVIEW

2. ROLLING
 Plat besi baja d-roll dalam
kondisi dingin Bead seat band
 Setelah di-roll dilakukan tack
weld agar plat yang sudah bulat
tidak terbuka untuk persiapan
final welding
MANUFACTURING OVERVIEW

3. WELDING
Final welding pada Plat yang sudah di-roll dilakukan pada sisi
dalam dan sisi luar
MANUFACTURING OVERVIEW

4. MACHINING
Plat besi baja di-machining
menggunakan CNC sehingga
mendapatkan toleransi yang
tepat antar komponen
wheel/rim.

Hasil akhir pada proses ini adalah :


 Benar-benar bulat
 Presisi
 Knurless
MANUFACTURING OVERVIEW

5. FITTING
Penggabungan bagian-bagian
wheel/rim menjadi satu
kesatuan kemudian di-tack
weld, selanjutnya dilakukan
welding.
MANUFACTURING OVERVIEW

6. SUBMERGED ARC
WELDING
 Dengan menggunakan teknologi
Submerge-arc weld, penetrasi
pengelasan dijamin 100%
 Pengelasan dilakukan dari sisi
sebelah dalam dan sebelah luar
wheel/rim base
MANUFACTURING OVERVIEW

7. SAND BLAST
Semua komponen di-sandblast
hingga bersih sebelum dicat
MANUFACTURING OVERVIEW

8. PAINTING
Pengecatan dilakukan dengan
menggunakan Base coat dan Top Coat
yang disesuaikan dengan spesifikasi
OEM
MANUFACTURING OVERVIEW

9. FINAL INSPECTION
Quality control dan Test yang
dilakukan oleh pihak ketiga yang
independen merupakan salah satu
elemen yang fundamental dalam
proses produksi RIMEX.
KONSTRUKSI WHEEL/RIM

Berdasarkan konstruksinya wheel/rim base dapat dikategorikan dalam 3 type yaitu :


1. FS – Formed Section
2. MES – Machine Extreme Service
3. TSR – Taper Secure Radial
FORMED SECTION
(FS)

Konstruksi :
 Fully machined gutter section (Gutter
section-nya full bubut)
 Hot formed back section and flange
(Flange dan Back Section-nya
ditempah.)

Keuntungan :
 Posisi Lock ring, Flange dan O-ring
adalah tepat dan seragam;
meniadakan kegagalan Lock ring
dan penyimpangan O-Ring.
 Suport untuk Bead tyre lebih besar,
lebih kecil kemungkinan pergeseran
komponen dan masa pakai yang
lebih panjang

Aplikasi :
Biasanya digunakan untuk : Grader,
Loader kecil, Small trailer
MACHINED EXTREME SERVICE
(MES)

Konstruksi :
MES = MACHINE EXTREME SERVICE  Side ring dibentuk atau dicetak (Forced
atau hot form side ring)
 Fully machined gutter design
 Fully machined bead band and back
section

Keuntungan MES
 Kekuatan & masa pakai Extra (Extra
strength and service life.)
 Pas seragam dengan hub, lock ring,
spacer, O-ring dan clamp.
 Pasti pas seragam dengan bibir ban.
 Menyegel angin lebih bagus, dan
stabilitas bibir ban lebih bagus.
 Komponennya bisa di ganti jika rusak.
 Memperbaiki stabilitas dan
penyimpanan angin. Boleh dijalankan
pada kecepatan tinggi serta masa pakai
lebih tinggi.
TAPPER SECURE RADIAL
(TSR)

Wheel/rim model ini adalah fully machined, desain unik,


serba tirus pada setiap komponen.
Biasanya dipakai pada medan kondisi yang extreme

Konstruksi :
1. Fully machined, bead band, rim base, flange semua
didesain dengan TIRUS.
2. Lock-ring menggunakan type khusus Rimex TSR/EMH
atau TSR/HDT

Keuntungan :
3. Untuk applikasi tekanan angin yang tinggi dengan
tingkat keselamatan yang prima.
4. Tanpa pergeseran diantara komponen atau pada bibir
ban.
5. Desain tirus mengikat bibir ban (duduk dengan
sempurna)
6. Mengurangi kelenturan atau kepenatan.
7. Menyegel angin 100%.
8. Umur rim dan komponennya lebih panjang.
9. Umur ban paling Panjang
DOUBLE GUTTER SERIES
(DGS)

 DGS merupakan Desain Revolusioner yang hanya dimiliki oleh


Rimex
 Dirancang khusus untuk menghemat waktu pengerjaan
(meminimalkan down time)
 Khusus dipasang pada posisi belakang sebelah luar (posisi 3 &
6), tidak perlu bongkar-pasang wheel/rim dari Hub selama
proses penggantian ban
INTEGRAL GUTTER LOCK RING SERIES
(IGLR)

 Untuk lebih mempermudah dan lebih menghemat waktu proses bongkar


pasang ban, Rimex telah mendesain IGLR series sebagai solusinya. IGLR
dirancang untuk lebih meningkatkan kinerja DGS series
 Back section didesain dengan profile lock ring sehingga lebih aman.
 Konsep IGLR series adalah sama dengan DGS series akan tetapi IGLR
dirancang untuk posisi belakang dalam (posisi 4 & 5) dan posisi roda depan
(posisi 1 & 2)
 Jika IGLR dan DGS digabungkan akan mendapatkan hasil fantastic dalam
penghematan waktu juga dalam masalah safety.
KEUNTUNGAN MENGGUNAKAN KOMBINASI
WHEEL/RIM IGLR/DGS

1. Desain taper dari komponen rim IGLR adalah sama dengan TSR
dan DGS

2. Dengan menggunakan IGLR digabung dengan DGS, penggantian


maupun rotasi tire untuk semua posisi menjadi mudah

3. Komponen rim masih tetap terpasang ditempatnya selama


penggantian atau rotasi

4. Kesulitan melepas Bead (tire) yang melengket/sulit dilepas pada


posisi dalam tidak ada lagi sehingga scrap tire karena bead
damage jadi berkurang

5. Cukup menggunakan hydraulic ram atau bead breaker untuk


proses pelepasan
PENGUKURAN – LEBAR WHEEL/RIM

Jarak antara flange yang


satu ke flange yang lainnya.
PENGUKURAN – DIAMETER WHEEL/RIM

Diukur menyilang pada tempat


bibir ban (Bead tire) bertumpu.
PENGUKURAN –
DIAMETER HUB PILOT (LUBANG HUB)

Diukur menyeberang lurus dari tepi yang


satu ketepi yang lainnya (180º).
PENGUKURAN DAN IDENTIFIKASI –
JUMLAH LUBANG BAUT

Jumlah lubang baut yang terdapat pada disc.


PENGUKURAN - PCD

PCD (Pitch Center Diameter)


atau BCD (Bolt Circle
Diameter)

Diukur dari garis tengah lobang


baut yang satu ke garis tengah
lobang baut yang sejajar
melampaui lobang hub
PENGUKURAN - OFFSET

Offset depan (positif) diukur dari


permukaan depan disk ke pinggiran
luar permukaan gutter

Offset belakang (negative) diukur dari


permukaan sebelah dalam mounting
disk ke pinggiran rim bagian bawah
PENGUKURAN – DIMENSI SIDE RING

 Tinggi Side Ring/Flange diukur mulai


dari tepi diameter dalam hingga ke tepi
diameter luar.
 Lebar Side Ring/Flange diukur dari
dasar hingga ke tepi atas Side ring/Flange

Diameter dalam diukur dengan


menggunakan alat ukur yang
tepat dan akurat
PENGUKURAN –
W H E E L / R I M A S S E M B LY

Rim Assembly
Ukuran 49” sebagai contoh

RIM DIMENSIONS
SIZE A B C D E F
49 X 19 19.5 49.00 12.6 1.69 44.06 46.62
49 X 22 22.0 49.00 13.8 1.69 44.06 46.62
PENGUKURAN –
B E A D S E AT B A N D

Bead seat band


Ukuran 49” sebagi contoh

RIM PART DIMENSIONS PRY WEIGHT


DIAMETER DESCRIPTION A B C TOOL (Lbs)
49 200-049-0024 4.14 2.86 49 GROOVE 178
PENGUKURAN – SIDE RING

Side ring
Ukuran 49” sebagai contoh

RIM PART DIMENSIONS WEIGHT


DIAMETER DESCRIPTION A B C D E (Lbs)
49 3549HF 3.5 3.2 49 2.00 0.71 175
49 4049HF 4.0 3.1 49 2.25 0.71 182
I D E N T I F I K A S I – R I M E X PA R T #

Standard RIMEX Part Number

*Rim assembly Komatsu HD785-5


IDENTIFIKASI – WHEEL/RIM BASE

TAGGING ID & P/N label


Rim base Komatsu HD785-5
IDENTIFIKASI – SIDE RING

STAMP ID & P/N label


Side Ring Komatsu HD785-5
IDENTIFIKASI –
B E A D S E AT B A N D

STAMP ID & P/N label


Bead Seat Band Komatsu HD785-5
IDENTIFIKASI – LOCK RING

STAMP ID & P/N label


Lock Ring Komatsu HD785-5
TINDAKAN PREVENTIF DALAM MAINTENANCE
WHEEL/RIM

1. Inspeksi dan maintenance standard


wheel/rim
2. Mendeteksi kerusakan secara inspeksi visual
3. Rim tracking
STANDARD MAINTENANCE RIM

Selalu lakukan inspeksi visual :

 Gutter, lock ring dan o-ring groove

 Lock ring, rim base dan kontak area bead seat band

 O-ring seal area pada bead seat band

 Kedua flange/side ring

 Area dudukan bead (tire) pada rim base dan bead seat band
STANDARD MAINTENANCE RIM

Periksa Gutter, Lock ring dan O-ring groove dari keausan, fatigue, retak
atau rusak
STANDARD MAINTENANCE RIM

Periksa contact area dari lock ring, rim base dan bead seat band dari kemungkinan
fretting, aus atau retak
STANDARD MAINTENANCE RIM

Periksa kedua sisi dari Side ring dari keausan, retak atau
rusak dan bersihkan benda asing yang menempel
STANDARD MAINTENANCE RIM

Periksa area dudukan bead (tire) pada rim base dan bead seat band dari
keausan, karat, rusak dan benda asing yang menempel
KEBERSIHAN DAN PEMERIKSAAN

 Ganti semua komponen yang aus atau rusak


 Jangan melakukan pengelasan pada rim base atau
komponennya
 Ganti stud/nut yang rusak atau hilang
KEBERSIHAN DAN PEMERIKSAAN

 Periksa semua komponen wheel/rim yang aus, retak atau tanda-tanda fatique
 Pastikan komponen yang dipergunakan sudah benar dan sesuai (matching
parts)
MATCHING PARTS

 Pastikan komponen yang dipergunakan benar dan sesuai


 Gunakan dimensi Side ring (tinggi & lebar) yang sesuai
dengan rekomendasi dari pabrikan tire
 Tidak semua komponen interchangeable (konsultasikan
dengan pabrikan). Sebagai contoh : TSR vs. Standard
 Gunakan Lock ring sesuai dengan aplikasinya
M AT C H I N G PA R T S
(PROFIL LOCK RING)
M AT C H I N G PA R T S

Pemasangan yang benar


Pada Komponen standard

Pemasangan yang salah


Standard lock ring digabungkan
dengan komponen TSR
M AT C H I N G PA R T S

Pemasangan yang benar


Pada komponen TSR

Pemasangan yang salah


Lock ring TSR digabungkan
dengan komponen standard
GUIDELINE SCRAP WHEEL-RIM & KOMPONEN

Hal sangat penting yang perlu untuk diketahui sebagai seorang Tireman adalah
tutunan atau guidelines untuk Scrap wheel-rim dan komponennya serta ambang
batasnya (toleransi). Adalah menjadi sangat penting untuk diketahui karena hal ini
menyangkut, kualitas asembling tire, biaya dan keselamatan kerja.

Bagian-bagian yang perlu diperhatikan adalah :


 Kondisi Back section
 Kondisi Gutter section
 Kondisi Side ring
 Kondisi Bead seat band
 Kondisi Lock ring
GUTTER SECTION-
RETAK PADA O RING GROOVE
GUTTER SECTION-
RETAK PADA O RING GROOVE

Kemungkinan penyebab :
 Kelebihan kapasitas daya angkut dan kelebihan kapasitas tekanan
angin.
 Rim dipukul pakai palu
 Karat yang berlebihan.
 Tirus rim dan hub tidak sama dan sebangun.
 Kelebihan kekencangan baut.
 Perangkat pendukung yang aus
 Factory failures

Tindakan :
 Periksa kapasitas muatan dan kapasitas tekanan angin, bandingkan
dengan kondisi kerja.
 Gunakan prosedur pembersihan dan torqueing pada saat pemasangan
ke HUB.
 Bersihkan dan periksa rim gutter dan hub, mungkin ada benda lain yang
mengganjal, ketika pemasangan ban.
 Periksa perangkat pendukung, untuk memastikan tidak ada komponen
yang sudah aus atau rusak
GUTTER SECTION –
O RING GROOVE AUS, KEROPOS DAN BERKARAT
GUTTER SECTION –
O RING GROOVE AUS, KEROPOS DAN BERKARAT

Keausan pada O-ring groove biasanya karena karatan, pada tepi O-ring
groove membentuk seperti borok (terkikis).

Kemungkinan penyebab :
 Kualitas udara jelek pada saat pemompaan.

Tindakan :
 Wheel/rim base jangan dipakai (scrap)

Toleransi :
Batas toleransi ukuran terakhir adalah 3 mm di ukur pada tempat yang
terdalam (jika saat pengukuran terakhir LEBIH dari 3 mm maka rim harus
di SCRAP.
GUTTER SECTION –
LOCK RING GROOVE AUS
GUTTER SECTION –
LOCK RING GROOVE AUS

Keausan biasanya terjadi pada sekeliling dudukan tersebut karena terkikis hingga mencapai
kedalaman tertentu sehingga diameter luar dari dudukan tersebut berkurang.

Kemungkinan penyebab :
 Indexing
 Lock ring kendor atau aus

Tindakan :
 Wheel/rim base jangan dipakai (scrap)
 Jangan menggunakan Lock ring yang aus atau kendor saat pemasangan ban

Toleransi :
 Batas toleransi ukuran terakhir daerah dudukan Lock ring adalah 3 mm di ukur pada
tempat yang terdalam (jika saat pengukuran terakhir LEBIH dari 3 mm maka rim harus
di SCRAP
BACK SECTION –
BACK LIP AUS / TERKIKIS
BACK SECTION –
BACK LIP AUS / TERKIKIS
BACK SECTION –
BACK LIP AUS / TERKIKIS

Toleransi :
 Batas toleransi ukuran terakhir adalah 11 mm (jika saat pengukuran terakhir
kurang dari 11 mm, maka wheel/rim harus di SCRAP.

Kemungkinan penyebab :
 Indexing/pergerakan yang berlebihan antar komponen
 Kapasitas tekanan angin dibawah standard.

Tindakan :
 Wheel/rim base jangan dipakai (scrap)
 Periksa kapasitas tekanan angin bandingkan dengan kondisi kerja.

Alasan di Scrap:
 Back lip akhir penahan side ring adalah undak pada back section, (aus lebih
kurang 3 mm), berpotensi terjadi retak pada pinggirannya dan bisa-bisa
meledak.
 Jika rim ini dipaksa untuk di-assembly, akan menemui kesulitan pada saat
pembongkaran, karena Bead Breaker tidak bisa masuk pada celahnya.
BACK SECTION –
AREA DUDUKAN BEAD (TIRE) AUS / TERKIKIS
Kemungkinan penyebab :
 Keausan pada daerah ini adalah
keausan yang normal, akibat dari
pergerakan bead yang memungkinkan
bead bundel mengikis dengan lembut
pada daerah ini dan menghasilkan parit
pada garis keliling.
 Karat yang berlebihan

Tindakan :
 Wheel/rim base jangan dipakai (scrap)
 Gunakan Rimexcel

Toleransi:
Batas toleransi keausan adalah 3 mm, di
ukur pada daerah keaqusan yang
terdalam. Jika saat pengukuran terakhir
LEBIH dari 3 mm maka rim harus di
SCRAP.
BACK SECTION (FIXED FLANGE) – RETAK /
PECAH

Kemungkinan penyebab :
 Kelebihan kapasitas daya angkut
 Kelebihan kapasitas tekanan angin.
 Bibir ban tidak sepenuhnya bersandar dengan
benar ke flange.
 Flange sudah aus pada pemasangan
sebelumnya.

Tindakan :
 Wheel/rim base jangan dipakai (scrap)
 Periksa kapasitas muatan dan kapasitas
tekanan angin bandingkan dengan kondisi
kerja.
 Gunakan procedur yang benar pada saat
pembongkar pasangan ban.
 Selalu periksa wheel dari keausan flange yang
berlebihan, sebelum ban dipasang.
BACK SECTION (FIXED FLANGE) –
PECAH PADA SAMBUNGAN PENGELASAN (BUTT
WELD)

Kemungkinan penyebab :
 Kerusakan pada saat fabrikasi/pembuatan
 Kelebihan kapasitas daya angkut dan tekanan
angin

Tindakan :
 Wheel/rim base jangan dipakai (scrap)
 Jangan mencoba untuk memperbaikinya
 Jangan gunakan ban dalam untuk mencegah
kebocoran
 Minta produsen untuk melakukan evaluasi
MOUNTING DISC –
B O LT H O L E M E M B E S A R
MOUNTING DISC –
B O LT H O L E M E M B E S A R

Kemungkinan penyebab :
 Wheel dijalankan dalam kondisi Nut longgar
 Perangkat pendukung yang tidak tepat atau aus.
 Prosedur Pemasangan yang tidak tepat.
 Permukaan tempat lobang pada wheel, hub, dan nut kotor

Tindakan :
 Wheel base jangan dipakai (scrap)
 Periksa Prosedur pembersihan dan torque
 Periksa perangkat pendukung (stud, nut hub) dari kerusakan dan
keausan.
BEAD SEAT BAND – INDEXING
BEAD SEAT BAND – INDEXING

Kemungkinan penyebab:
 Gesekan antar komponen (Lock ring). Keausan/kerusakan pada daerah ini adalah
satu hal yang wajar, hal ini dimungkinkan karena desain dari rim tersebut, pada
MES rim pergerakan antar komponen tidak dapat dihindari. Hal inilah yang
mengakibatkan terjadinya dua jenis kerusakan pada daerah ini antara lain:
benjolan (cembungan) dan kubangan (cekungan).
 Kontak areanya semakin berkurang karna semakin banyaknya terdapat cekungan
atau cembungan pada bead band tersebut.

Tindakan :
 Bead Seat Band jangan dipakai (scrap) jika jarak antara cekungan dan
cembungan lebih kecil dari 1 ½”
 Periksa Lock ring yang menjadi pasangan sebelumnya karena Lock ring tersebut
pasti akan mengalami kerusakan yang sama

Toleransi :
Jarak antara cekungan dengan cebungan minimum 1 ½” jika kurang harus di-
scrap.
BEAD SEAT BAND – AREA DUDUKAN BEAD (TIRE) AUS

Kemungkinan penyebab :
 Keausan pada daerah ini adalah keausan
yang normal, akibat dari pergerakan bead
yang memungkinkan bead bundel mengikis
dengan lembut pada daerah ini dan
menghasilkan parit pada garis keliling.
 Karat yang berlebihan

Tindakan :
 Wheel/rim base jangan dipakai (scrap)
 Gunakan Rimexcel

Toleransi:
Batas toleransi keausan adalah sama dengan Back
section, 3mm
BEAD SEAT BAND – AREA DUDUKAN BEAD
(TIRE) AUS

Kemungkinan penyebab :
 Worn Out
 Tidak memakai Rimexcel (anti karat) pada
saat terpasang pada assembly.
 Pengisisan Cairan anti karat terlalu sedikit
 Pada saat perakitan ban, air dari dalam
casing tidak dikeluarkan
 Kualitas udara jelek saat pemompaan.

Tidakan :
 Bead Seat Band jangan dipakai (scrap)
 Review procedur perakitan
 Review quota cairan anti karat

Toleransi :
 Batas toleransi ukuran terakhir adalah 3 mm
diukur pada tempat yang terdalam (jika saat
pengukuran terakhir LEBIH dari 3 mm maka
rim harus di SCRAP.
SIDE RING –
AUS PADA DAERAH PERSENTUHAN DENGAN
TIRE BEAD

Kemungkinan penyebab :
 Bergesekan dengan tire (ban) dimana celah
antara tire dengan Side ring tersebut
kemasukan pasir/kotoran.
 Keausan lebih dari 5mm

Tindakan :
Side ring/Flange jangan dipakai (scrap) karena
sudah terkikis/aus sehingga tidak mampu
lagi men-support Bead tire bahkan merusak
Chafer bead.

Toleransi :
Batas toleransi keausan maksimal pada daerah
ini adalah 5mm (3/16”), lebih dari itu harus
di-scrap
SIDE RING –
AUS PADA DAERAH YANG BERGESEKAN

Kemungkinan penyebab :
 Indexing
 Gesekan antar komponen

Toleransi:
• Batas toleransi ukuran
kedalaman material yang
aus/terkikis pada daerah ini
adalah 3mm (1/8”) jika melebihi
batas ini harus di scrap.
SIDE RING – BENGKOK

Kemungkinan penyebab :
 Running Flat
 Akibat benturan keras
melindas batu/benda yang
berukuran besar

Tindakan :
 Jangan dipakai (scrap)
 Review prosedur
pengoperasian unit kepada
operator
LOCK RING

Fungsi utama lock ring adalah untuk


mengunci semua komponen pada
wheel/rim assembly dan meminimalkan
pergerakan antar komponen.

Lock ring didesain memiliki daya pegas


(pengunci) sehingga pada saat
terpasang pada posisinya akan
mengunci dengan kuat.

Dalam kondisi baru kedua ujung lock


ring akan over lap sebesar 3” s/d 4”
LOCK RING –
Renggang diantara kedua ujungnya (sprung)

Diantara kedua ujung lock ring menjadi rengang


(terjadi gap) pada saat lock ring tidak
terpasang.

Kemungkinan penyebab :
 Lock ring fatique
 Daya pegas sudah berkurang
(bahkan mungkin sudah hilang)
 Terlalu jauh ditarik pada saat
pembongkaran ban

Tindakan :
 Jangan dipakai (scrap)
 Review prosedur pembongkaran
ban.
 Gunakan Lock ring remover tool
yang benar
LOCK RING –
REKOMENDASI & TOLERANSI
LOCK RING - INDEXING

Terjadi Indexing sehingga terdapat


cekungan dan cembungan pada kontak
area
Kemungkinan penyebab :
• Gesekan/pergerakan antar
komponen (dengan Bead band).

Tindakan :
• Jika jarak antara cekungan dengan
cekungan atau cembungan dengan
cembungan kurang dari 1 ½” harus
di-scrap
B A C K S E C T I O N – R E TA K

Kemungkinan penyebab :
 Side ring berputar
pada rim base
 Kelebihan kapasitas
muatan
BACK SECTION – RETAK

Kemungkinan penyebab :
 Ada benda asing diantara Back
section dan Side ring
 Komponen tidak sepenuhnya
rata sehingga terjadi stress point
pada posisi tersebut

Tindakan :
 Bersihkan kotoran, batu dan
lainnya sebelum memasang Side
ring
BACK SECTION
RETAK MEMANJANG PADA BACK SECTIN

Kemungkinan penyebab :
 Permukaan tidak rata pada
rolled section
 Akibat adanya HAZ - Heat
Affected Zones pada daerah
pengelasan
MOUNTING DISC – RETAK MEMANJAN

Kemungkinan penyebab :
 Kelebihan kapasitas
muatan
 Stress akibat unit
dioperasikan secara kasar
(maju-mundur secara
mendadak dan kasar
berlangsung terus-menerus)
biasanya terjadi pada Wheel
Loader
SIDE RING – PECAH

Kemungkinan penyebab:
 Heat Affected Zone pada
area pengelasan
 Indexing
GUIDANCE INSPECTION
GUIDANCE INSPECTION

No Guide No Area Inspection

1 A Back Section Circumferential Weld

2 B Gutter Section Circumferential Weld

3 C Longitudinal (Butt) Weld

4 D O Ring Groove

5 E Lock Ring Groove

6 F Back Section Contact Area With Side Ring

7 G Gutter Mounting Surface

8 H Valve Hole

9 I Valve Stem Protector - Gutter Type

10 J Valve Stem Protector

11 K Driver

12 L Driver Pocket

13 M Disc Welds

14 N Disc General
SELESAI

Anda mungkin juga menyukai