Pelatihan Dasar Komponen Wheel/Rim
Pelatihan Dasar Komponen Wheel/Rim
TRAINING
PROGRAM
BASIC TRAINING WHEEL-RIM & KOMPONEN
JINAKAN SUMBU BOM !!!
Selalu…!!!
Pastikan ban benar-benar
dikempiskan sebelum
dikerjakan.
1. MATERIAL
2. APLIKASI
• Drop Center
• Flat Base
KATEGORI WHEEL/RIM
• Tubeless
• Tube Type
BAGIAN WHEEL/RIM ASSEMBLY
1. Single Piece
KATEGORI WHEEL/RIM BERDASARKAN JUMLAH
KOMPONEN
2. Two Pieces
KATEGORI WHEEL/RIM BERDASARKAN JUMLAH
KOMPONEN
3. Three Pieces
Keuntungan :
Simple, tidak terlalu banyak
komponen
Lebih ringan
Kerugian :
• Jika fixed flange rusak
wheel/rim base harus diganti
KATEGORI WHEEL/RIM BERDASARKAN JUMLAH
KOMPONEN
Kerugian :
Agak lebih berat
Komponennya lebih
banyak
KATEGORI WHEEL/RIM BERDASARKAN JUMLAH
KOMPONEN
5. Five Piece
Keuntungan :
Bagian yang aus terpakai
seperti flange bead seat band
dan lock ring bisa diganti.
Umur lebih panjang dan lebih
baik dalam
menyegel/menyimpan angin
Kerugian :
Komponen-nya lebih banyak
Agak lebih berat timbangan-nya
KATEGORI WHEEL/RIM BERDASARKAN JUMLAH
KOMPONEN
6. Six Pieces
Integral Lock Ring (IGRL
series)
KATEGORI WHEEL/RIM BERDASARKAN JUMLAH
KOMPONEN
7. Seven Pieces
Double Gutter Section (DGS
series)
MANUFACTURING OVERVIEW
1. BURNING
Plate besi baja kualitas tinggi dipotong dengan ukuran tertentu.
Potongan plat besi baja tersebut yang nantinya difabrikasi
menjadi :
Back section
Gutter section
Center band
Bead seat band
MANUFACTURING OVERVIEW
2. ROLLING
Plat besi baja d-roll dalam
kondisi dingin Bead seat band
Setelah di-roll dilakukan tack
weld agar plat yang sudah bulat
tidak terbuka untuk persiapan
final welding
MANUFACTURING OVERVIEW
3. WELDING
Final welding pada Plat yang sudah di-roll dilakukan pada sisi
dalam dan sisi luar
MANUFACTURING OVERVIEW
4. MACHINING
Plat besi baja di-machining
menggunakan CNC sehingga
mendapatkan toleransi yang
tepat antar komponen
wheel/rim.
5. FITTING
Penggabungan bagian-bagian
wheel/rim menjadi satu
kesatuan kemudian di-tack
weld, selanjutnya dilakukan
welding.
MANUFACTURING OVERVIEW
6. SUBMERGED ARC
WELDING
Dengan menggunakan teknologi
Submerge-arc weld, penetrasi
pengelasan dijamin 100%
Pengelasan dilakukan dari sisi
sebelah dalam dan sebelah luar
wheel/rim base
MANUFACTURING OVERVIEW
7. SAND BLAST
Semua komponen di-sandblast
hingga bersih sebelum dicat
MANUFACTURING OVERVIEW
8. PAINTING
Pengecatan dilakukan dengan
menggunakan Base coat dan Top Coat
yang disesuaikan dengan spesifikasi
OEM
MANUFACTURING OVERVIEW
9. FINAL INSPECTION
Quality control dan Test yang
dilakukan oleh pihak ketiga yang
independen merupakan salah satu
elemen yang fundamental dalam
proses produksi RIMEX.
KONSTRUKSI WHEEL/RIM
Konstruksi :
Fully machined gutter section (Gutter
section-nya full bubut)
Hot formed back section and flange
(Flange dan Back Section-nya
ditempah.)
Keuntungan :
Posisi Lock ring, Flange dan O-ring
adalah tepat dan seragam;
meniadakan kegagalan Lock ring
dan penyimpangan O-Ring.
Suport untuk Bead tyre lebih besar,
lebih kecil kemungkinan pergeseran
komponen dan masa pakai yang
lebih panjang
Aplikasi :
Biasanya digunakan untuk : Grader,
Loader kecil, Small trailer
MACHINED EXTREME SERVICE
(MES)
Konstruksi :
MES = MACHINE EXTREME SERVICE Side ring dibentuk atau dicetak (Forced
atau hot form side ring)
Fully machined gutter design
Fully machined bead band and back
section
Keuntungan MES
Kekuatan & masa pakai Extra (Extra
strength and service life.)
Pas seragam dengan hub, lock ring,
spacer, O-ring dan clamp.
Pasti pas seragam dengan bibir ban.
Menyegel angin lebih bagus, dan
stabilitas bibir ban lebih bagus.
Komponennya bisa di ganti jika rusak.
Memperbaiki stabilitas dan
penyimpanan angin. Boleh dijalankan
pada kecepatan tinggi serta masa pakai
lebih tinggi.
TAPPER SECURE RADIAL
(TSR)
Konstruksi :
1. Fully machined, bead band, rim base, flange semua
didesain dengan TIRUS.
2. Lock-ring menggunakan type khusus Rimex TSR/EMH
atau TSR/HDT
Keuntungan :
3. Untuk applikasi tekanan angin yang tinggi dengan
tingkat keselamatan yang prima.
4. Tanpa pergeseran diantara komponen atau pada bibir
ban.
5. Desain tirus mengikat bibir ban (duduk dengan
sempurna)
6. Mengurangi kelenturan atau kepenatan.
7. Menyegel angin 100%.
8. Umur rim dan komponennya lebih panjang.
9. Umur ban paling Panjang
DOUBLE GUTTER SERIES
(DGS)
1. Desain taper dari komponen rim IGLR adalah sama dengan TSR
dan DGS
Rim Assembly
Ukuran 49” sebagai contoh
RIM DIMENSIONS
SIZE A B C D E F
49 X 19 19.5 49.00 12.6 1.69 44.06 46.62
49 X 22 22.0 49.00 13.8 1.69 44.06 46.62
PENGUKURAN –
B E A D S E AT B A N D
Side ring
Ukuran 49” sebagai contoh
Lock ring, rim base dan kontak area bead seat band
Area dudukan bead (tire) pada rim base dan bead seat band
STANDARD MAINTENANCE RIM
Periksa Gutter, Lock ring dan O-ring groove dari keausan, fatigue, retak
atau rusak
STANDARD MAINTENANCE RIM
Periksa contact area dari lock ring, rim base dan bead seat band dari kemungkinan
fretting, aus atau retak
STANDARD MAINTENANCE RIM
Periksa kedua sisi dari Side ring dari keausan, retak atau
rusak dan bersihkan benda asing yang menempel
STANDARD MAINTENANCE RIM
Periksa area dudukan bead (tire) pada rim base dan bead seat band dari
keausan, karat, rusak dan benda asing yang menempel
KEBERSIHAN DAN PEMERIKSAAN
Periksa semua komponen wheel/rim yang aus, retak atau tanda-tanda fatique
Pastikan komponen yang dipergunakan sudah benar dan sesuai (matching
parts)
MATCHING PARTS
Hal sangat penting yang perlu untuk diketahui sebagai seorang Tireman adalah
tutunan atau guidelines untuk Scrap wheel-rim dan komponennya serta ambang
batasnya (toleransi). Adalah menjadi sangat penting untuk diketahui karena hal ini
menyangkut, kualitas asembling tire, biaya dan keselamatan kerja.
Kemungkinan penyebab :
Kelebihan kapasitas daya angkut dan kelebihan kapasitas tekanan
angin.
Rim dipukul pakai palu
Karat yang berlebihan.
Tirus rim dan hub tidak sama dan sebangun.
Kelebihan kekencangan baut.
Perangkat pendukung yang aus
Factory failures
Tindakan :
Periksa kapasitas muatan dan kapasitas tekanan angin, bandingkan
dengan kondisi kerja.
Gunakan prosedur pembersihan dan torqueing pada saat pemasangan
ke HUB.
Bersihkan dan periksa rim gutter dan hub, mungkin ada benda lain yang
mengganjal, ketika pemasangan ban.
Periksa perangkat pendukung, untuk memastikan tidak ada komponen
yang sudah aus atau rusak
GUTTER SECTION –
O RING GROOVE AUS, KEROPOS DAN BERKARAT
GUTTER SECTION –
O RING GROOVE AUS, KEROPOS DAN BERKARAT
Keausan pada O-ring groove biasanya karena karatan, pada tepi O-ring
groove membentuk seperti borok (terkikis).
Kemungkinan penyebab :
Kualitas udara jelek pada saat pemompaan.
Tindakan :
Wheel/rim base jangan dipakai (scrap)
Toleransi :
Batas toleransi ukuran terakhir adalah 3 mm di ukur pada tempat yang
terdalam (jika saat pengukuran terakhir LEBIH dari 3 mm maka rim harus
di SCRAP.
GUTTER SECTION –
LOCK RING GROOVE AUS
GUTTER SECTION –
LOCK RING GROOVE AUS
Keausan biasanya terjadi pada sekeliling dudukan tersebut karena terkikis hingga mencapai
kedalaman tertentu sehingga diameter luar dari dudukan tersebut berkurang.
Kemungkinan penyebab :
Indexing
Lock ring kendor atau aus
Tindakan :
Wheel/rim base jangan dipakai (scrap)
Jangan menggunakan Lock ring yang aus atau kendor saat pemasangan ban
Toleransi :
Batas toleransi ukuran terakhir daerah dudukan Lock ring adalah 3 mm di ukur pada
tempat yang terdalam (jika saat pengukuran terakhir LEBIH dari 3 mm maka rim harus
di SCRAP
BACK SECTION –
BACK LIP AUS / TERKIKIS
BACK SECTION –
BACK LIP AUS / TERKIKIS
BACK SECTION –
BACK LIP AUS / TERKIKIS
Toleransi :
Batas toleransi ukuran terakhir adalah 11 mm (jika saat pengukuran terakhir
kurang dari 11 mm, maka wheel/rim harus di SCRAP.
Kemungkinan penyebab :
Indexing/pergerakan yang berlebihan antar komponen
Kapasitas tekanan angin dibawah standard.
Tindakan :
Wheel/rim base jangan dipakai (scrap)
Periksa kapasitas tekanan angin bandingkan dengan kondisi kerja.
Alasan di Scrap:
Back lip akhir penahan side ring adalah undak pada back section, (aus lebih
kurang 3 mm), berpotensi terjadi retak pada pinggirannya dan bisa-bisa
meledak.
Jika rim ini dipaksa untuk di-assembly, akan menemui kesulitan pada saat
pembongkaran, karena Bead Breaker tidak bisa masuk pada celahnya.
BACK SECTION –
AREA DUDUKAN BEAD (TIRE) AUS / TERKIKIS
Kemungkinan penyebab :
Keausan pada daerah ini adalah
keausan yang normal, akibat dari
pergerakan bead yang memungkinkan
bead bundel mengikis dengan lembut
pada daerah ini dan menghasilkan parit
pada garis keliling.
Karat yang berlebihan
Tindakan :
Wheel/rim base jangan dipakai (scrap)
Gunakan Rimexcel
Toleransi:
Batas toleransi keausan adalah 3 mm, di
ukur pada daerah keaqusan yang
terdalam. Jika saat pengukuran terakhir
LEBIH dari 3 mm maka rim harus di
SCRAP.
BACK SECTION (FIXED FLANGE) – RETAK /
PECAH
Kemungkinan penyebab :
Kelebihan kapasitas daya angkut
Kelebihan kapasitas tekanan angin.
Bibir ban tidak sepenuhnya bersandar dengan
benar ke flange.
Flange sudah aus pada pemasangan
sebelumnya.
Tindakan :
Wheel/rim base jangan dipakai (scrap)
Periksa kapasitas muatan dan kapasitas
tekanan angin bandingkan dengan kondisi
kerja.
Gunakan procedur yang benar pada saat
pembongkar pasangan ban.
Selalu periksa wheel dari keausan flange yang
berlebihan, sebelum ban dipasang.
BACK SECTION (FIXED FLANGE) –
PECAH PADA SAMBUNGAN PENGELASAN (BUTT
WELD)
Kemungkinan penyebab :
Kerusakan pada saat fabrikasi/pembuatan
Kelebihan kapasitas daya angkut dan tekanan
angin
Tindakan :
Wheel/rim base jangan dipakai (scrap)
Jangan mencoba untuk memperbaikinya
Jangan gunakan ban dalam untuk mencegah
kebocoran
Minta produsen untuk melakukan evaluasi
MOUNTING DISC –
B O LT H O L E M E M B E S A R
MOUNTING DISC –
B O LT H O L E M E M B E S A R
Kemungkinan penyebab :
Wheel dijalankan dalam kondisi Nut longgar
Perangkat pendukung yang tidak tepat atau aus.
Prosedur Pemasangan yang tidak tepat.
Permukaan tempat lobang pada wheel, hub, dan nut kotor
Tindakan :
Wheel base jangan dipakai (scrap)
Periksa Prosedur pembersihan dan torque
Periksa perangkat pendukung (stud, nut hub) dari kerusakan dan
keausan.
BEAD SEAT BAND – INDEXING
BEAD SEAT BAND – INDEXING
Kemungkinan penyebab:
Gesekan antar komponen (Lock ring). Keausan/kerusakan pada daerah ini adalah
satu hal yang wajar, hal ini dimungkinkan karena desain dari rim tersebut, pada
MES rim pergerakan antar komponen tidak dapat dihindari. Hal inilah yang
mengakibatkan terjadinya dua jenis kerusakan pada daerah ini antara lain:
benjolan (cembungan) dan kubangan (cekungan).
Kontak areanya semakin berkurang karna semakin banyaknya terdapat cekungan
atau cembungan pada bead band tersebut.
Tindakan :
Bead Seat Band jangan dipakai (scrap) jika jarak antara cekungan dan
cembungan lebih kecil dari 1 ½”
Periksa Lock ring yang menjadi pasangan sebelumnya karena Lock ring tersebut
pasti akan mengalami kerusakan yang sama
Toleransi :
Jarak antara cekungan dengan cebungan minimum 1 ½” jika kurang harus di-
scrap.
BEAD SEAT BAND – AREA DUDUKAN BEAD (TIRE) AUS
Kemungkinan penyebab :
Keausan pada daerah ini adalah keausan
yang normal, akibat dari pergerakan bead
yang memungkinkan bead bundel mengikis
dengan lembut pada daerah ini dan
menghasilkan parit pada garis keliling.
Karat yang berlebihan
Tindakan :
Wheel/rim base jangan dipakai (scrap)
Gunakan Rimexcel
Toleransi:
Batas toleransi keausan adalah sama dengan Back
section, 3mm
BEAD SEAT BAND – AREA DUDUKAN BEAD
(TIRE) AUS
Kemungkinan penyebab :
Worn Out
Tidak memakai Rimexcel (anti karat) pada
saat terpasang pada assembly.
Pengisisan Cairan anti karat terlalu sedikit
Pada saat perakitan ban, air dari dalam
casing tidak dikeluarkan
Kualitas udara jelek saat pemompaan.
Tidakan :
Bead Seat Band jangan dipakai (scrap)
Review procedur perakitan
Review quota cairan anti karat
Toleransi :
Batas toleransi ukuran terakhir adalah 3 mm
diukur pada tempat yang terdalam (jika saat
pengukuran terakhir LEBIH dari 3 mm maka
rim harus di SCRAP.
SIDE RING –
AUS PADA DAERAH PERSENTUHAN DENGAN
TIRE BEAD
Kemungkinan penyebab :
Bergesekan dengan tire (ban) dimana celah
antara tire dengan Side ring tersebut
kemasukan pasir/kotoran.
Keausan lebih dari 5mm
Tindakan :
Side ring/Flange jangan dipakai (scrap) karena
sudah terkikis/aus sehingga tidak mampu
lagi men-support Bead tire bahkan merusak
Chafer bead.
Toleransi :
Batas toleransi keausan maksimal pada daerah
ini adalah 5mm (3/16”), lebih dari itu harus
di-scrap
SIDE RING –
AUS PADA DAERAH YANG BERGESEKAN
Kemungkinan penyebab :
Indexing
Gesekan antar komponen
Toleransi:
• Batas toleransi ukuran
kedalaman material yang
aus/terkikis pada daerah ini
adalah 3mm (1/8”) jika melebihi
batas ini harus di scrap.
SIDE RING – BENGKOK
Kemungkinan penyebab :
Running Flat
Akibat benturan keras
melindas batu/benda yang
berukuran besar
Tindakan :
Jangan dipakai (scrap)
Review prosedur
pengoperasian unit kepada
operator
LOCK RING
Kemungkinan penyebab :
Lock ring fatique
Daya pegas sudah berkurang
(bahkan mungkin sudah hilang)
Terlalu jauh ditarik pada saat
pembongkaran ban
Tindakan :
Jangan dipakai (scrap)
Review prosedur pembongkaran
ban.
Gunakan Lock ring remover tool
yang benar
LOCK RING –
REKOMENDASI & TOLERANSI
LOCK RING - INDEXING
Tindakan :
• Jika jarak antara cekungan dengan
cekungan atau cembungan dengan
cembungan kurang dari 1 ½” harus
di-scrap
B A C K S E C T I O N – R E TA K
Kemungkinan penyebab :
Side ring berputar
pada rim base
Kelebihan kapasitas
muatan
BACK SECTION – RETAK
Kemungkinan penyebab :
Ada benda asing diantara Back
section dan Side ring
Komponen tidak sepenuhnya
rata sehingga terjadi stress point
pada posisi tersebut
Tindakan :
Bersihkan kotoran, batu dan
lainnya sebelum memasang Side
ring
BACK SECTION
RETAK MEMANJANG PADA BACK SECTIN
Kemungkinan penyebab :
Permukaan tidak rata pada
rolled section
Akibat adanya HAZ - Heat
Affected Zones pada daerah
pengelasan
MOUNTING DISC – RETAK MEMANJAN
Kemungkinan penyebab :
Kelebihan kapasitas
muatan
Stress akibat unit
dioperasikan secara kasar
(maju-mundur secara
mendadak dan kasar
berlangsung terus-menerus)
biasanya terjadi pada Wheel
Loader
SIDE RING – PECAH
Kemungkinan penyebab:
Heat Affected Zone pada
area pengelasan
Indexing
GUIDANCE INSPECTION
GUIDANCE INSPECTION
4 D O Ring Groove
8 H Valve Hole
11 K Driver
12 L Driver Pocket
13 M Disc Welds
14 N Disc General
SELESAI