14. Buatlah visualisasi data yang menggambarkan persebaran pemesanan hotel berdasarkan negara hotel.
Jelaskan apa yang
dapat kamu pelajari dari data tersebut.
Persebaran pemesanan hotel
12%
3%
4%
13% 55%
13%
PRT ESP GBR IRL FRA lainnya
Terdapat 26 negara persebaran pemesanan hotel, namun untuk negara-negara yang memiliki jumlah pemesanan dari rentan 1-12 maka
masuk kedalam kategori lainnya yaitu terdapat 21 negara.
15. Buatlah visualisasi data yang menggambarkan persebaran pembatalan pesanan hotel berdasarkan consumer type. Jelaskan apa yang dapat kamu pelajari
dari data tersebut
19%
cancelled check out
81%
Pembatalan pesanan ada pada consumer type pada kategori transient dengan jumlah pembatalan sebanyak 76
16. Buatlah visualisasi data yang menggambarkan persebaran pembatalan pesanan hotel berdasarkan market segment. Jelaskan apa yang dapat kamu
pelajari dari data tersebut.
Online TA Offline TA/TO Direct
Pembatalan pesananan berdasarkan market segment
8%
17%
75%
Online TA : 53 pembatalan
Offlline TA/TO : 12 pembatalan
Direct : 6 pembatalan
17. Buatlah visualisasi data yang menggambarkan persebaran pembatalan pesanan hotel berdasarkan distribution channel. Jelaskan apa yang dapat kamu
pelajari dari data tersebut
Online TA Corporate Direct
6%
13%
81%
Online TA : 72 pembatalan
Corporate : 12 pembatalan
Direct : 5 pembatalan
18. Simpulkan apa yang dapat kamu pelajari dari data yang kamu visualisasikan atau dari data yang telah diberikan. Jelaskan dalam PPT mengenai masalah
pembatalan pemesanan hotel di Agoda. Kamu juga dapat memulai menjelaskan dulu apa itu Agoda, produk Agoda apa, dll.
Agoda adalah salah satu platform pemesanan perjalanan secara online yang berkembang paling pesat di dunia. Perusahaan ini didirikan pada tahun 2005 yang
berkembang cepat di Asia serta diambil alih oleh penyedia pemesanan kamar online terbesar di dunia, Booking Holdings Inc. Pada tauhn 2007
Agoda menyediakan properti akomodasi seperti hotel, rumah, villa, dan apartemen. Agoda juga menyediakan layanan pemesanan tiket peasawat, rental mobil, tiket
kereta, kapal dan transportasi lainnya.
Pada visualisasi data yang telah dibuat sebelumnya dapat dilihat banyak pembatalan yang dilakukan oleh cunsomer, hal ini tentu saja dapat membuat kerugian bagi
perusahaan. Untuk menghiindari terjadinya pembatalan yang serupa maka perusahaan harus membuat beberapa kebijakan seperti
1. Pihak Agoda menggunakan Google Calender untuk mengingatkan para tamu terkait proses reservasi
2. Agoda memberikan penawaran yang non-refundable dan tanpa diskon sehingga tamu dapat mengambil keputusan dengan pilihan tersebut
3. Agoda menawarkan paket untuk disepakati agar tidak terjadi pembatalan pemesanan secara mendadak
4. Kebijakan deposit dan pembayaran di muka