100% menganggap dokumen ini bermanfaat (1 suara)
187 tayangan20 halaman

Panduan NIB dalam OSS Berbasis Risiko

Dokumen tersebut membahas tentang Sistem OSS dan NIB, yang merupakan sistem perizinan berusaha berbasis risiko di Indonesia yang diluncurkan pada 2021 untuk memudahkan pelaku usaha mendapatkan perizinan secara online berdasarkan tingkat risiko usahanya."

Diunggah oleh

Intan Nurul
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PPTX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
100% menganggap dokumen ini bermanfaat (1 suara)
187 tayangan20 halaman

Panduan NIB dalam OSS Berbasis Risiko

Dokumen tersebut membahas tentang Sistem OSS dan NIB, yang merupakan sistem perizinan berusaha berbasis risiko di Indonesia yang diluncurkan pada 2021 untuk memudahkan pelaku usaha mendapatkan perizinan secara online berdasarkan tingkat risiko usahanya."

Diunggah oleh

Intan Nurul
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PPTX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

APAKAH

OSS DAN
NIB ?
H. GALIH GUMELAR, ST, [Link], MM, MH.
DPMMPTSP
Kabupaten Tangerang

Tangerang, 21 Juni 2023


Soft-Launching (4 Agustus 2021) dan Official-
Launching oleh Presiden RI (9 Agustus 2021)
Sistem OSS Berbasis Risiko

2
Potret Perizinan Berusaha melalui OSS
Berbasis Risiko (4 Aug 2021 – 8 Okt
2021
00:41)

3
Potret Perizinan Berusaha Harian
melalui OSS Berbasis Risiko (4 Aug
2021 – 8 Okt
2021 00:44)

4
Panduan OSS bagi UMK, Non UMK,
K/L/D, KEK dan KPBPB
Panduan:
• UMK: 21
• Non UMK: 22
• Pemda: 4
• K/L: 4
• KEK/KPBPB: 3
• Total: 54 panduan.

5
Gambaran Umum Sistem OSS Berbasis Risiko

SISTEM OSS
SUB SISTEM PELAYANAN SUB SISTEM
SUB SISTEM PERIZINAN
INFORMASI PENGAWASAN

VALIDASI,
NOTIFIKASI, DAN
PENERBITAN
PERIZINAN BERUSAHA

1. Sistem OSS digunakan secara penuh oleh


Kementerian/Lembaga/Pemerintah Daerah
2. Kementerian Investasi/BKPM menyediakan Sistem OSS yang terdiri dari 3 Sub Sistem di dalamnya. Termasuk template
perizinan berusaha sudah ada dalam Sistem OSS
3. Nomenklatur perizinan berusaha disesuaikan dengan nomenklatur perizinan berusaha di Kementerian/Lembaga
4. Kementerian Investasi/BKPM menyediakan fitur-fitur bagi masing-masing Kementerian/Lembaga/Pemerintah Daerah
5. Notifikasi OSS kepada Kementerian/Lembaga/Pemerintah Daerah berdasarkan kewenangan masing-
masing menggunakan hak akses yang diberikan oleh Lembaga OSS
6. yang telah disediakan
Penerbitan OSSberusaha berdasarkan kewenangan (al: DPMPTSP Provinsi a.n. Gubernur) dengan
perizinan 6 template
PRINSIP DASAR PERIZINAN BERUSAHA
BERBASIS RISIKO

TRUST BUT KONSEP TERKOORDINASI, TERINTEGRASI,


DAN EFISIEN
VERIFY BARU

Kemudahan penerbitan perizinan Dalam sistem OSS RBA,


terdapat subsistem pengawasan Dalam rangka memberikan
berusaha dan mengedepankan
pengawasan kepatuhan terhadap yang akan menghasilkan profil kepastian dan kenyamanan

ketentuan kepatuhan Pelaku Usaha. bagi Pelaku Usaha


Perbedaan OSS 1.1 dan OSS RBA (1)

8
Perbedaan OSS 1.1 dan OSS RBA (2)
Tahapan OSS 1.1 OSS RBA

Produk Perizinan • NIB • Risiko Rendah: NIB


• Izin Usaha • Risiko Menengah: NIB + Sertifikat Standar Usaha
• Izin komersial/Operasional • Risiko Tinggi: NIB + Izin dan apabila diperlukan Sertifikat
Standar Produk

Risk Based • Belum berbasis risiko • Kegiatan usaha diperhitungkan tingkat risikonya
• Semua kegiatan usaha diperlakukan sama • Setiap tingkat resiko memiliki ketentuan standar atau
perizinan masing - masing

UMKM • Perizinan bagi UKM terbit otomatis (IUMK) • NIB bagi UKM dengan resiko rendah merupakan perizinan
• NIB bagi UKM belum termasuk SNI dan JPH tunggal
• Sudah ada jalur khusus bagi UKM • NIB sudah termasuk SNI dan JPH
• UKM hanya untuk perseorangan • Klasifikasi mikro kecil dapat juga diperoleh oleh non
perseorangan

Insentif / Fasilitas • Tax Holiday, Tax Allowance, Investment Allowance, Vokasi, • Tax Holiday, Tax Allowance, Investment Allowance, Vokasi,
Masterlist Litbang dan Masterlist
• Belum ada skema khusus bagi pengelola ataupun • Sudah ada skema khusus bagi pengelola dan perusahaan
perusahaan dalam KEK dalam KEK

Pengawasan Laporan Kegiatan Penanaman Modal (LKPM) 1. Pengawasan rutin:


a. Laporan Kegiatan Penanaman Modal (LKPM)
b. Inspeksi lapangan
2. Pengawasan insidental: Inspeksi Lapangan

Teknologi Menggunakan design monolithic • Menggunakan design microservices


• Mengimplementasikan AI
• Terhubung dengan sistem layanan informasi

9
Jumlah KBLI Berdasarkan Tingkat Risiko
Rekapitulasi KBLI Jumlah Pengaturan KBLI Berdasarkan Sektor
No Sektor Pengaturan KBLI
1.790 1
2
Perindustrian
Pertanian
1.213
715
KBLI berdasarkan Peraturan BPS 2/2020
3 Perdagangan 524

88
4 Lingkungan Hidup dan Kehutanan 346
1.349 353 5 Kelautan dan Perikanan 337
6 Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat 132
KBLI berdasarkan KBLI KBLI
tanpaK/L PP 5/2021 pemerintahdan 7 Transportasi 112
pembinatelah aktivitas lainnya 8 Pariwisata dan Ekonomi Kreatif 111
dipetakan
Kemeninves/ 9 ESDM 90
BKPM 10 Kesehatan, Obat, dan Makanan 79
Total 1.702 KBLI 11 Ketenaganukliran 63
Pengaturan
Tingkat Risiko 12 Ketenagakerjaan 34
KBLI
Pos, Telekomunikasi, Penyiaran, dan Sistem dan
Rendah 1.047 13 29
Transaksi
Menengah Rendah 750 14 Pendidikan dan Kebudayaan 8
Menengah Tinggi 1.128 15 Pertahanan dan Keamanan 6
Tinggi 876 16 Agama 2
Total 3.801
Total 3.801
10
Sub Sistem Perizinan Berusaha
OSS UUCK
KATEGORI PELAKU USAHA

- Persyarikatan atau
Orang Persekutuan
Perseoranga - Yayasan
UMK n - Perseroan Terbatas (PT)
Badan - Persekutuan Komanditer
Usaha - Badan Hukum Lainnya
- Persekutuan Firma
- Persekutuan Perdata
Orang - Koperasi
- Perusahaan Umum
OS Perseoranga - Perseroan perseorangan
n
S
Badan
Usaha
- KPPA
-KPPA (Jasa Penunjang
Non
Online Single UMK
Perwakilan Tenaga Listrik Asing)
- KP3A
Submission - KP3APMSE
- BUJKA
(OSS)
- Pemberi Waralaba
berbasis risiko memberikan Badan Usaha
layanan bagi pelaku usaha Luar
- Perdagangan Berjangka
yang terbagi ke dalam kedua - PSE Asing
Negeri
- Bentuk Usaha Tetap
kelompok besar, yaitu Usaha
Mikro Kecil (UMK) dan Non
Usaha Mikro Kecil (Non UMK)
12
TAHAPAN PROSES

1 REGISTRASI PENERBITAN 7 PENGAWASAN



Pendaftaran hak akses
3 PENDATAAN 5 
Penerbitan perizinan

Pengawasan meliputi tata
ruang, standar K3L, standar
menggunakan NIK/e- 
Pengisian detil berusaha berdasarkan pelaksanaan kegiatan
KTP untuk WNA atau data kegiatan thinagsiklaatnraisliskios usaha, atau persyaratan lain
Passport untuk WNI, usaha berdasarkan terhadap kegiatan usaha berdasarkan NSPK K/L
serta nomor pengesahan KBLI & Lokasi 
NIB untuk risiko rendah dan kewajiban atas
badan usaha dan dasar usaha 
NIB dan Sertifikat Standar penyampaian laporan
hukum pembentukan 
Data kegiatan usaha untuk risiko menengah dan/atau pemanfaatan
untuk badan usaha meliputi: rendah dan menengah tinggi fasilitas penanaman modal.
produk/jasa, 
NIB dan Izin untuk risiko 
Pengawas dapat
kapasitas, SNI, tinggi melakukan pembinaan,
Pernyataan Jaminan 
Sertifikat Standar Usaha perbaikan dan
Halal, jumlah dan/atau Produk dapat pemberhentian
tenaga kerja, diajukan untuk risiko pelanggaran
rencana nilai Menengah dan Tinggi jika
investasi, diperlukan
lingkungan,
bangunan gedung

LEGALITA
S ANALISIS RISIKO
Sistem menganalisis FASILITAS
4

 Legalitas badan usaha tingkat risiko dari


 Pengajuan fasilitas berupa
2 berdasarkan validasi data AHU
online. 
kegiatan usaha
Mengacu kepada aspek
keselamatan, kesehatan,
Tax Holiday, Tax
Allowance, Investment
 Legalitas perseorangan
termasuk UMK berdasarkan
data NIK
lingkungan, pemanfaatan
dan pengelolaan SDA serta
6 Allowance, Vokasi, Litbang
dan Pembebasan Bea Masuk
(Masterlist) diberikan
 Pengisian KBLI, Lokasi Usaha aspek lainnya sesuai
kepada pelaku
dan dengan sifat 13
Penerima
Hak Akses

Amanah PP
5/2021
K/L terkait Subsistem Perizinan Berusaha
diakses menggunakan hak akses
• Pelaku Usaha;
oleh:
• Lembaga OSS;
Badan
Pelaku Usaha • kementerian/l embaga;
Pengusahaa
n KPBPB • DPMPTSP provinsi;
• DPMPTSPkabupaten/kota;
• Administrator KEK; dan
• Badan Pengusahaan
Administrator KEK DPMPTSP Provinsi KPBPB.

DPMPTSP
Kabupaten/Kota Pengelola hak akses dapat memberikan
hak akses turunan sesuai kewenangan dan
kebutuhan yang diperlukan. (Penjelasan
Pasal 171 PP 5/2021)
Pasal 11 ayat 2 (perBKPM no.
3/2021)
Jenis Permohonan Perizinan
Berusaha Dalam OSS Berbasis Risiko

Penjelasan PP 7/2021 Pasal 35 Ayat 2

Modal usaha merupakan modal sendiri dan


modal pinjaman untuk menjalankan kegiatan
usaha.

Kriteri Setela
a h UU
Usaha CK
Mikro ≤ Rp 1 Miliar
Kecil Rp 1 < x ≤ 5 Miliar
Menengah Rp 5 < x ≤ 10 Miliar
Besar > Rp 10 Miliar
Perizinan Berusaha Berbasis
Risiko
Gambaran Umum Pemrosesan oleh
K/L/D

Risiko Rendah NIB


(R)
Pelaku

Usaha Risiko Pernyataa NIB + SS


Menengah n
Pemilihan Pengisian Rendah (MR) Mandiri
Bidang Data
Usaha Usaha Risiko NIB + SS
Sesuai KBLI 2020 Validasi Tingkat Menengah
Risiko Pemenuha Pemenuha
Tinggi (MT) n n
Persyaratan Persyaratan
KKPR Dasar Sektoral NIB + Izin
Risiko Tinggi
Darat,
(T)
Laut,
Hutan
Aliran data dan pertukaran data otomatis sesuai bidang
usaha, lokasi, skala, dan tingkat risiko
K/L/D

Verifikasi Verifikasi
Verifikasi Persyarata Persyaratan
KKPR n Dasar Izin
/ SS
Alur Penerbitan Perizinan Berusaha (dengan
Fiktif
Positif)
Sudah Sistem Otomatis
Menerbitkan
Notifikasi Permohonan Perizinan Berusaha
Permohonan kepada K/L/D, diikuti durasi sudah

Pelaku Usaha Perizinan melewati SLA


Kelengkapan K/L/D?
Berusaha melalui
Persyaratan Verifikasi
OSS Belum Permohonan
oleh K/L/D

Sistem OSS menerbitkan Perizinan Berusaha a.n.


Disetujui Menteri/Kepala
Lembaga/Gubernur/Bupati/Walikota
Notifikasi Perangkat
Sistem OSS menyampaikan permintaan untuk
K/L/D Kurang Lengkap
melengkapi kekurangan
melalui OSS RBA

Ditolak Sistem OSS menyampaikan penolakan

*Menteri/Kepala Lembaga, Kepala DPMPTSP Provinsi a.n. Gubernur, Kepala DPMPTSP Kab/Kota a.n. Bupati/Walikota,
Administrator KEK dan Kepala BP KBPBP, sesuai kewenangan.
Media Layanan Konsultasi OSS Berbasis
Risiko

Telepon Email Media Tatap Muka Virtual WhatsApp


169 kontak@[Link] Business
Terdapat Terdapat 48 Sosial Terdapat 40 orang/hari Mulai aktif
27 orang/hari dapat orang/hari Terdapat 5 (pelaku usaha/badan Akhir Oktober
melayani ±900 orang/hari usaha) dan 20 orang/hari 2021
panggilan/hari (K/L/D) dapat melayani
1.080 orang/hari
Waktu operasional Senin – Jumat pukul 08.00 – 16.00 WIB
(kecuali Virtual sampai 15.00 WIB)
19

Anda mungkin juga menyukai