0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
10 tayangan13 halaman

Pengertian dan Fungsi Database

Database adalah kumpulan data yang disimpan secara teratur dan terkait untuk memudahkan pengelolaan informasi. Database menyimpan data dalam tabel yang terdiri dari baris dan kolom, serta memiliki fungsi untuk menghindari data ganda dan memudahkan akses informasi. Ada beberapa jenis database seperti relasional, distribusi, dan operasional.

Diunggah oleh

Misha Bennedict
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PPTX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
10 tayangan13 halaman

Pengertian dan Fungsi Database

Database adalah kumpulan data yang disimpan secara teratur dan terkait untuk memudahkan pengelolaan informasi. Database menyimpan data dalam tabel yang terdiri dari baris dan kolom, serta memiliki fungsi untuk menghindari data ganda dan memudahkan akses informasi. Ada beberapa jenis database seperti relasional, distribusi, dan operasional.

Diunggah oleh

Misha Bennedict
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PPTX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

Database

Fajrul Islamy
• Database adalah sekumpulan data yang dikelola
berdasarkan ketentuan tertentu yang saling
berkaitan sehingga memudahkan dalam
pengelolaannya atau dalam kata lain sekumpulan
data atau informasi yang tersimpan secara
Pengertian sistematis. Database memiliki peran penting
dalam perangkat untuk mengumpulkan
Database informasi, data, atau file secara terintegrasi.
• Database berwujud tabel yang terdiri dari kolom
dan baris yang memuat atribut dan nilai tertentu.
Adapun jumlah kolom dan baris dalam suatu
database tergantung pada jumlah kategori atau
jenis informasi yang perlu disimpan.
Fungsi • Fungsi database adalah untuk menghindari data
ganda yang tersimpan. Suatu database

Database
management system (DBMS) dapat diatur supaya
bisa mengenali duplikasi data ketika diinput.
Namun selain untuk menghindari data ganda,
database memiliki fungsi lainnya, antara lain:
• Mengelompokan data dan informasi.
• Memudahkan dalam identifikasi data.
• Memudahkan proses akses, menyimpan,
pembaharuan, dan penghapusan data.
• Menjadi alternatif terkait masalah
penyimpanan ruang dalam suatu aplikasi.
• Menjaga kualitas data yang diakses sesuai
input.
• Menunjang kinerja aplikasi yang
memerlukan penyimpanan data.
• Tidak ada redudansi data, database dapat
membantu meminimalkan redudansi data.
Redundansi adalah munculnya banyak data
dalam file yang berbeda.
• Integritas data terjaga, database memastikan
 Manfaat integritas data yang tinggi, di mana database
akan memastikan keakuratan, aksesbilitas,
Database konsistensi, dan kualitas tinggi pada suatu
data.
• Menjaga independensi data, database
menjaga independensi data di mana orang
lain tidak dapat mengubah data, meski data
bisa diakses.
• Kemudahan berbagi data, menggunakan
perangkat lunak database bisa digunakan
untuk berbagi data atau informasi dengan
sesama pengguna lainnya.
• Pemeliharaan keamanan data, database
memastikan keamanan informasi dan data,
 Manfaat di mana kamu dapat memasukkan kode
akses untuk data tertentu yang tidak dapat
Database diakses.
• Kemudahan akses data, dengan adanya
database kamu dapat mempermudah dalam
mengakses dan memperoleh data karena
semua data telah tertata dengan baik.
Kelemahan
Memerlukan tenaga ahli

Kompleks

Memerlukan tempat yang besar

Mahal
Istilah dalam
database
Istilah dalam database
• ENTITITAS (TABEL) Entititas adalah orang, tempat, kejadian atau konsep
yang informasinya direkam. Pada bidang kesehatan Entity adalah Pasien,
Dokter, Kamar.
• ATRIBUT (FIELD/KOLOM) Setiap entitas mempunyai atribut atau
sebutan untuk mewakili suatu entitas. Seorang siswa dapat dilihat dari
atributnya misalnya, NIM, Nama_siswa, Alamat.
• RECORD (BARIS)  Record adalah kumpulan isi elemen data (atribut) yang
saling berhubungan menginformasikan tentang suatu entity secara
lengkap. Contoh Kumpulan atribut NIP, Nama, dan alamat berisikan
“01001245566”, Sanusi, Jl. Hati suci No 2 Kupang.
• NILAI DATA (DATA VALUE) Merupakan data aktual atau infomasi yang
disimpan ditiap data elemen. Isi atribut disebut nilai data.
• FIELD KUNCI (KEY FIELD) Tanda pengenal yang secara unik
mengidentifikasikan entitas dari suatu kumpulan entitas. Contoh Entitas
Mahasiswa yang mempunyai atribut-atribut npm, nama, alamat, tanggal lahir
menggunakan field Kunci  data npm.
Komponen dalam sistem database
Komponen dalam
sistem database
• PENGGUNA (USER) Bagi pengguna dapat berinteraksi dengan basis data dan
memanipulasi data dalam program yang ditulis dalam bahasa pemrograman.
• SISTEM PENGELOLAAN BASIS DATA (DATA BASE MANAGEMENT
SYSTEM) Pengolahan basis data secara fisik tidak dilakukan oleh pemakai
secara langsung, tetapi ditangani oleh sebuah perangkat lunak yang disebut
DBMS yang menentukan bagaimana data disimpan, diubah dan diambil
kembali.
• BASIS DATA (DATABASE) Sebuah basis data (Database) dapat memiliki
beberapa tabel yang memiliki relasi satu dengan yang lainnya. Setiap tabel
memiliki atribut
• SISTEM OPERASI (OPERATING SYSTEM) Sistem Operasi (Operating
System) merupakan program yang mengaktifkan atau mengfungsikan sistem
komputer, mengendalikan seluruh sumber daya (resource) dan melakukan
operasi-operasi dalam komputer. Sistem Operasi yang banyak digunakan
seperti: MS-DOS, MS-Windows 95 MS Windows NT, dan Unix.
• PERANGKAT KERAS  (HARDWARE) Perangkat keras yang biasanya
terdapat dalam sistem basis data adalah memori sekunder hardisk.
Jenis Database
• Operational database juga dikenal dengan nama On Line
Transaction Processing. Database jenis ini berfungsi
sebagai wadah mengelola data dinamis secara real-time
atau langsung. Di samping itu, operational database
memberikan manfaat kepada penggunanya untuk melihat
hingga memodifikasi data. Contoh: XML(Extensible
Markup Language), JSON(JavaScript Object Notation)
• Database Warehouse. Database jenis ini sering digunakan
untuk melakukan analisis dan pelaporan data. Database
warehouse dianggap sebagai komponen inti business
intelligence. Database warehouse yaitu repository sentral
terpadu dan berasal dari satu atau lebih sumber yang
berbeda. Contoh: Microsoft SQL Server 
Jenis Database
• Distributed Database merupakan basis data yang perangkat
penyimpanannya tidak terpasang di perangkat komputer yang
sama. Basis data ini juga disimpan di dalam beberapa perangkat
komputer yang letaknya ditempat yang sama dan atau telah
tersebar di jaringan komputer lainnya yang sudah saling
berhubungan. Sistem ini juga tidak sama dengan sistem paralel
yang menggabungkan erat serta bersistem data tunggal. Selain itu
sistem ini terdistribusi melalui situs yang tergabung serta tidak
memiliki komponen fisik. Melewati administratornya, basis data
ini dapat mendistribusikan sekumpulan data yang ada di beberapa
lokasi pada server jaringan terorganisir. Contoh: Microsoft
Access
Jenis Database
• Relational Database atau sering disebut dengan basis data
relasional merupakan basis data yang dapat mengorganisir melalui
model hubungan data. Banyak sekali perangkat lunak yang
menggunakan sistem ini salah satunya yaitu SQL atau Structure
Query Language yang dapat mengatur serta memelihara basis data
dan query. Contoh:MySQL
• SQLite merupakan sistem manajemen basis data yang ada di
library pemrograman C. Berbeda dari sistem lainnya, SQLite ini
bukan merupakan mesin database client server. SQLite ini
tertanam di dalam program akhir sehingga akan cocok digunakan
dalam mendukung penyimpanan data di akhir end user. SQLite ini
sangat populer digunakan dalam perangkat lunak database untuk
dapat menyimpan lokal atau client melalui perangkat
lunak. Contoh:SQLite

Anda mungkin juga menyukai