Total Productive Maintenance
(TPM)
Basic Maintenance
CLEANING,
TIGHTENING,
LUBRICATING
“Ownership
Ownershipthroughthrough
Mini Company & TPM
Minicompany &1 TPM ”
TATA GRAHA
Jadwal Acara
(Waktu) No Smoking
Snack Toilet
.
Please..
Hand Phone/Pager Pintu Darurat
OFF / Silent
Ownership through Mini Company & TPM
SASARAN PELATIHAN
*Meningkatkan keahlian operator
*Memudahkan dalam mengidentifikasi
masalah
*Menghilangkan hal-hal yang dapat
mempercepat kerusakan mesin
*Mempertahankan kondisi mesin
(Standar)
Ownership through Mini Company & TPM
BAGAIMANA MENCEGAH
KERUSAKAN
• Inspeksi rutin
• pembersihan
Memelihara kondisi
mesin yang normal • pengencangan mur/baut
• Lubrikasi
• Menjalankan mesin sesuai
prosedur kerja
Temukan • Inspeksi dengan mengunakan
penyimpangan
panca indra dari operator
sedini mungkin
• Inspeksi dengan menggunakan
alat diagnostik oleh bagian
perawatan
Cari dan laksanakan
jalan keluar untuk • Tanya Mengapa?
mendapatkan kembali • Kembangkan standar baru
kondisi normal
Ownership through Mini Company & TPM
CLEANING
Apa itu Cleaning pada Autonomous Maintenance?
• Menyingkirkan item yang tidak diperlukan dan
yang jarang digunakan
• Menghilangkan debu dan kotoran dari
peralatan dan sekelilingnya
• Mengungkapkan permasalahan, seperti
kerusakan kecil, sumber kontaminasi, area
yang sulit dibersihkan
• Menuliskan permasalahan pada “White / Red
Tag”
Ownership through Mini Company & TPM
CLEANING INSPECTION
Apa itu Cleaning Inspection pada Autonomous
Maintenance?
• Melihat langsung kondisi pembersihan serta
mencari temuan-temuan abnormal
Ownership through Mini Company & TPM
GEJALA KERUSAKAN YANG DAPAT DILIHAT
PADA SAAT MELAKUKAN CLEANING
1. Aus
2. Kotor
3. Molor
4. Kendor
5. Bergeser
6. Salah Operasi
7. Oli kurang
Ownership through Mini Company & TPM
Ownership through Mini Company & TPM
Ownership through Mini Company & TPM
DAMPAK PEMBERSIHAN
Aspek Fisik Aspek Psikologis
1. Mutu - Mengembangkan kemampuan
- Mengurangi NG,defect mendeteksi penyimpangan fungsi
- Menstabilkan mutu - Meningkatkan respek terhadap
2. Peralatan peralatan
- Mendeteksi kerusakan secara - Meningkatkan disiplin
dini - Meningkatkan motivasi
- Mencegah abrasi - Bekerja dalam lingkungan kerja
- Memperpanjang umur parts yang bersih
- Memelihara fungsi alat - Meningkatkan Kepercayaan
- Memelihara presisi parts
Ownership through Mini Company & TPM
Tightening / Pengencangan
Baut/Mur
MENGAPA PERLU DILAKUKAN PENGECEKAN DAN
TIGHTENING??
• Hampir semua komponen mesin dikaitkan dengan
mur/baut
• Kendornya mur/baut akan mengakibatkan vibrasi dll
• Pada akhirnya akan berakibat pada kerusakan mesin
Ownership through Mini Company & TPM
VISUALISASI
PENGENCANGAN
BAUT
Garis Cat
Torsi yang tepat pada setiap pengencangan
Garis cat memungkinkan untuk memonitor
ketepatan posisi baut
Ownership through Mini Company & TPM
6
Ownership through Mini Company & TPM
MAKNA PELUMASAN
• Pelumasan adalah prasyarat yang terpenting untuk
mencegah terjadinya penurunan dan
mempertahankan kehandalan mesin
• Walaupun pentingnya pelumasan sudah diketahui,
tapi penerapannya sering diabaikan
Ownership through Mini Company & TPM
Alasan Mengapa Pelumasan Sering Diabaikan
• Kesadaran akan pentingnya pelumasan kurang
• Manajemen tidak cukup menghargai pentingnya pelumasan
• Tidak ada standar pelumasan
• Tidak ada pelatihan tentang pelumasan’
• Terlalu banyak jenis pelumas
• Tidak cukup waktu untuk melakukan pelumasan
• Kegiatan pelumasan sulit dilakukan
Ownership through Mini Company & TPM
Hot Tip
• Spesifikasi pelumas cair
– Viscosity
Kekentalan dari suatu pelumas diukur dalam : cSt (centi Stokes), SSU (Second Saybolt Universal) atau
yang dikeluarkan oleh badan tertentu : SAE-ISO-AGMA.
– Flash Point
Titik nyala dari oli karena adanya api dari luar.
– Fire Point
Titik api dari oli karena adanya api dari luar. Temperature lebih tinggi dari Flash Point ( ± 50°C ).
– Auto Ignition Point
Titik terbakarnya oli tanpa pengaruh api dari luar. Temperature lebih tinggi dari Fire Point ( ± 100°C ).
– Pour Point
Titik tuang yaitu temperature terendah dimana oli masih bisa mengalir. Untuk oli petroleum -15 s/d -30
°C. untuk oli sintetis sampai dengan -60 °C.
– Viscosity Index
Suatu angka yang menunjukkan kestabilan kekentalan oli terhadap pengaruh perubahan temperatur.
Ownership through Mini Company & TPM MAINTENANCE
Hot Tip
• Spesifikasi Grease (Gemuk)
– Penetration
Merupakan daya penetrasi gemuk tanpa diberikan perlakuan.
– Work Penetration & Prolonged Penetration.
Daya penetrasi gemuk setelah diberikan perlakuan 60 Double Strokes dan 10.000
atau 100.000 Double Strokes. Untuk grease serbaguna/Multi Purpose : NLGI = 2,
penetrasi 265-295 (angka 265-295 menunjukkan kedalaman dari jarum masuk
menembus grease,yaitu antara 26,5 mm sampai dengan 29,5 mm)
– Dropping Point
Temperatur pada saat gemuk mulai meleleh (Melting Point).
– Color
Warna dari gemuk.
– Resistance to Water
Daya tahan gemuk terhadap pengaruh air.
Ownership through Mini Company & TPM MAINTENANCE
Ownership through Mini Company & TPM
DAMPAK KETIDAKSESUAIAN
PELUMASAN
Masalah Upper punch
Jika kebanyakan pelumas maka sisa pelumas akan turun sebagai
kontaminen serta jika kekurangan maka mekanikal part cepat aus
Hal yang menyebabkan :
1. Setting waktu penembakan terlalu berlebihan.
2. Selang pelumasan tersumbat
Masalah di gear box
Apabila terjadi kelalaian (lupa) pada saat penggantian oli maka akan
timbul bunyi berisik disertai getaran dan panas yang berlebihan.
.
Ownership through Mini Company & TPM
PT. Dankos Farma TPM
Tag Pelumasan Mesin Sejong HRC-61 (item cek no.1)
Tanggal
Tanggal Pelumasan Teknisi Keterangan
No Jenis Oli Pelumasan Berikut
Ownership through Mini Company & TPM
Ownership through Mini Company & TPM
Ownership through Mini Company & TPM