TOLERANSI KONFIGURASI
PERMUKAAN
Definisi
Setiap permukaan benda kerja yang di produksi
dengan permesinan mempunyai kekasaran yang
berbeda –beda.
Perbedaan kekasaran tersebut terkadang memang
disengaja untuk kebutuhan tertentu
Kekasaran permukaan merupakan penyimpangan
rata-rata dari garis rata-rata profil tersebut
Disebut juga nilai kekasaran permukaan atau Ra dan
dengan lambang N
Nilai kekasaran Ra dan angka kelas
kekasaran
Berdasarkan standar ISO nilai kekasaran permukaan
diklasifikasikan menjadi 12 tingkat kekasaran yaitu mulai dari
N1 sampai N12 yang dapat dilihat pada tabel di bawah ini
Nilai kekasaran permukaan disebabkan oleh kondisi
pemotongan dari proses pemesinan.
Karakteristik kekasaran permukaan dipengaruhi oleh
faktor kondisi pemotongan dan geometri pahat
Dengan semakin halus tingkat kekasaran
permukaannya, maka semakin tinggi pula biaya yang
dibutuhkan
Penentuan harga kekasaran permukaan
Harga kekasaran permukaan yang lazim
digunakan pada gambar kerja merupakan
harga kekasaran rata-rata (Ra/roughness
arithmatic).
Roughness ranges for production process
(rata-rata kekasaran untuk setiap proses produksi)
Lambang Konfigurasi Permukaan
ditunjukkan oleh dua garis yang tidak sama
panjang saling bertemu di ujungnya dengan
membentuk sudut 600. Ujung dari garis tersebut
menunjuk ke permukaan yang dituju atau
menempel pada permukaan yang akan diberi
nilai kekasaran permukaan
Lambang Konfigurasi Permukaan
2. Lambang pengerjaan
Pengerjaan permesinan Bidang permukaan yang
dilakukan pada daerah ditunjuk tidak
permukaan yang ditunjuk diperkenankan untuk
dilakukan pengerjaan
permesinan
Tanda pengerjaan dan harga kekasaran
Kondisi permukaan yang dihasilkan
dari suatu cara produksi harus
mempunyai kekasaran maksimum N8
Kondisi permukaan yang dikerjakan
dengan mesin harus mempunyai
kekasaran maksimum N9
Kondisi permukaan harus mempunyai
kekasaran maksimum N8 dengan
proses yang tidak menghasilkan tatal
Kondisi permukaan harus mempunyai
kekasaran minimum N6 dan
maksimum N8
Lambang dengan perintah khusus
Pada bagian yang dituju dilakukan pengerjaan
permesinan khusus
Kelebihan ukuran untuk proses berikutnya
Lambang dengan perintah khusus
Arah alur bekas yang diinginkan
Pengubah dan Simbol
D&TG
Datum Target Simbol yang menggambarkan bentuk,
ukuran, dan lokasi elemen pengukur
yang digunakan untuk membuat bidang
datum atau sumbu.
Fitur Control Kotak persegi panjang yang dibagi
Frame menjadi kompartemen di mana simbol
karakteristik geometris, nilai toleransi,
pengubah, dan referensi datum
ditempatkan.
Least Material Kondisi di mana fitur ukuran berisi
Condition jumlah bahan paling sedikit di mana-
mana dalam batas ukuran yang
dinyatakan.
Kondisi Material Kondisi di mana fitur ukuran berisi
Maksimum jumlah maksimum material di mana-
mana dalam batas ukuran yang
dinyatakan..
Proyeksi Zona Zona toleransi yang diproyeksikan di
Toleransi atas permukaan bagian.
Radius Garis lurus memanjang dari pusat busur
atau lingkaran ke permukaannya
Lambang lengkap
a : Harga kekasaran (Ra), sebaiknya dengan lambang
b : Cara produksi
c : Kelebihan ukuran untuk proses berikutnya
d : Arah alur bekas pengerjaan
e : Panjang contoh
f : Harga kekasaran contoh (dalam kurung)
Penyajian gambar
Lambang harus disimpan
pada tempat yang jelas
terlihat
apabila diputar harus
searah dengan putaran
jarum jam
berlaku prinsip simetri
cukup satu lambang pada
bidang yang sama untuk
gambar dengan dua
pandangan
Penempatan lambang
1. Diletakkan didalam kepala gambar atau diujung
sebelah kiri disamping no. Benda
2. Jika konfigurasi pemukaan dari benda sebagian
besar sama
3. Pada permukaan yang dikerjakan secara khusus
dengan harga kekasaran yang berbeda
4. Pada bagian yang telah dilakukan proses pengerjaan
sebelumnya dengan nilai kekasaran
Hubungan antara kekasaran
permukaan dengan biaya produksi
Contoh gambar Teknik dengan toleransi
konfigurasi dan toleransi geometrik