CONTOH PENYUSUNAN ANGGARAN PERUSAHAAN DAGANG
Perusahaan dagang kegiatannya membeli barang dagangan untuk kemudian
dijual kembali pada konsumen tanpa merubah bentuk dari barrng dagangan
tesebut.
Melibatkan fungsi pembelian, pemasaran, serta administrasi dan umum
Anggaran perusahaan dagang adalah anggaran yang disusun secara rinci
mengenai semua aktivitas yang berhubungan dengan pembelian barang
dagangan, penjualan barang dagangan, serta pendukung lainnya untuk suatu
periode waktu tertentu di masa yang akan datang
Anggaran induk (master budget) perusahaan dagang merupakan kumpulan
anggaran perusahaan yang disusun secara menyeluruh (komprehensif) yang
membentuk jaringan kerja dari berbagai jenis anggaran dan saling
berhubungan, selanjutnya membentuk anggaran induk yang disusun untuk
jangka waktu satu tahun (annual budget)
Anggaran induk perusahaan dagang terdiri dari operational budget dan
financial budget, dimulai dari penyusunan anggaran penjualan didasarkan atas
sales forecast
1
Langkah ke-1: Mengumpulkan informasi keuangan
2
Langkah ke-2: Menambahkan semua sumber
pendapatan
3
Langkah ke-3: Menentukan biaya tetap
4
Langkah ke-4: Mengidentifikasi pengeluaran
tidak tetap
5
Langkah ke-5: Akun untuk pengeluaran satu kali
6
Langkah ke-6: Menggabungkan semuanya
• Kurangi total proyeksi pengeluaran dari total pendapatan
untuk melihat berapa ekspektasi laba yang akan diperoleh
setiap bulan dan di akhir masa satu tahun. Kemudian,
sepanjang tahun, lacak berapa banyak uang yang di
kumpulkan dan keluarkan setiap bulan dan bandingkan
dengan proyeksi anggaran. Kekurangan akan menimbulkan
peringatan. Anda mungkin harus mengurangi pengeluaran jika
tidak dapat meningkatkan pendapatan.
• Di sisi lain, jika memperoleh laba lebih dari yang
diproyeksikan, mungkin dapat memperluas bisnis. Misalnya,
kita dapat meningkatkan pengeluaran untuk pengeluaran
tidak tetap seperti inventaris atau menggaji direksi lebih
tinggi. 7
Penyusunan Anggaran Perusahaan Dagang
PD GOWES membuat rencana penjualan sepeda lipat dan sepeda
gunung yang terinci dalam tri wulan 1 tahun 2016 sbb:
1. sepeda lipat harga Rp. 3.000.000,- per unit
2. sepeda gunung dengan harga Rp.
1. Rencana Penjualan :
Bulan Sepeda Lipat Sepeda Gunung
Januari 65 40
Februari 70 45
Maret 80 55
2. Rencana persediaan untuk setiap jenis sepeda :
Persediaan Sepeda Lipat Sepeda Gunung
01 Janiari 15 10
01 Februari 10 15
01 Maret 12 13
8
31 Maret 8 6
3. Selama triwulan I perkiraan harga beli setiap jenis sepeda tidak berubah sesuai
harga pada awal tahun 2016, yaitu Rp. 2.000.000,- per unit untuk sepeda lipat
dan Rp. 3.000.000, per unit untuk sepeda gunung.
4. Perkiraan beban operasional tetap bulanan Rp. 30.000.000,- dan beban
operasional variabel rata-rata Rp. 350.000,- per unit untuk total sepeda yang
terjual. 15% dari anggaran beban operasional tersebut merupakan beban non
tunai. Beban operasional dibayar pada bulan yang bersangkutan.
5. Semua penjualan dilakukan tunai, pembelian dilakukan kredit (2/10;n/30)
dengan pola pembayaran :
50% dibayar pada bulan pembelian di periode potongan
30% dibayar pada bulan pembelian di luar periode potongan
20% dibayar pada satu bulan setelah bulan pembelian
6. Slado awal kas pada bulan Januari 2016 sebesar Rp. 142.500.000,-
Berdasarkan data tersebut Saudara dimnta bantuannya menyusun :
[Link] penjualan kedua sepeda untuk tri wulan I (bulanan) tahun 2016
[Link] pembelian kedua sepeda untuk triwulan I (bulanan) tahun 2016
[Link] harga pokok penjualan kedua sepeda untuk triwulan I Tahun 2016
[Link] beban operasional untuk triwulan I tahun 2016
[Link] laporanlaba rugi untuk triwulan I tahun 2016
[Link] kas untuk triwulan I tahun 2016.
9
Penyelesaian :
A. Anggaran Penjualan Sepeda Triwulan I Tahun 2016
PD GOWES
Anggaran Penjualan Sepeda
Triwulan I (bulan) Tahun 2016
Sepeda Lipat Sepeda Gunung
Total
Bulan Unit
Unit Harga Jumlah Harga Jumlah (Rp.)
Jual
Jual (Rp.) (Rp.) (Rp.) (Rp.)
Januari 65 3.000.000 195.000.000 40 4.000.000 [Link]
355.000.000
Februari 70 210.000.000 45 180.000.000
390.000.000
Maret 80 240.000.000 55 220.000.000
460.000.000
Total 215 3.000.000 645.000.000 140 4.000.000 560.000.000 [Link]
0 10
B. Anggaran Pembelian Sepeda Triwulan I Tahun 2016
PD GOWES
Anggaran Pembelian Sepeda Lipat
Triwulan I (bulan) Tahun 2016
Unit Persediaan Persediaan Unit Harga Beli Total
Bulan Jual Akhir Awal Pembelian (Rp.) (Rp.)
Januari 65 10 15 60 2.000.000 120.000.000
Februari 70 12 PD10
GEMAR GOWES72 144.000.000
Maret 80 8 12 76 152.000.000
Total 215 8 15 208 2.000.000 416.000.000
11
Anggaran PembelianSepeda Gunung
Triwulan I (bulan) Tahun 2016
Unit Harga
Unit Persediaa Persediaan Total
Beli
Bulan Jual n Akhir Awal (Rp.)
Pembelian (Rp.)
Januari 40 15 10 45 3.000.000 135.000.000
Februari 45 13 15 43 129.000.000
Maret 55 6 13 48 144.000.000
Total 140 6 10 136 3.000.000 408.000.000
12
Anggaran Harga Pokok Penjualan Triwulan I tahun 2016
PD. GEMAR GOWES
Anggaran Harga Pokok Penjualan
Triwulan I (bulan) Tahun 2016
Sepeda Lipat Sepeda Gunung
Total
Bulan Unit Harga Unit Harga Jumlah
Jumlah (Rp.) (Rp.)
Jual (Rp.) Jual (Rp.) (Rp.)
Januari 65 2.000.000 130.000.000 40 3.000.000 120.000.000 250.000.000
Februari 70 140.000.000 45 135.000.000 275.000.000
Maret 80 160.000.000 55 165.000.000 325.000.000
Jumlah 215 2.000.000 430.000.000 140 3.000.000 420.000.000 850.000.000
13
D. Anggaran Beban Operasional Triwulan I tahun 2016
PD. GOWES
Anggaran Beban Operasional
Triwulan I (bulan) Tahun 2016
Biaya Tetap Biaya Variabel
Bulan Total (Rp.)
(Rp./bulan) (Rp./unit)
Januari 30.000.000 36.750.000 66.750.000
Februari 30.000.000 40.250.000 70.250.000
Maret 30.000.000 47.250.000 77.250.000
Jumlah 90.000.000 124.250.000 214.250.000
14
E. Anggaran Lapaoran Laba Rugi Periode Triwulan I Tahun 2016
PD GOWES
Anggaran Laporan Laba Rugi
Periode Triwulan I Tahun 2016
Keterangan Sepeda Lipat Sepeda Gunung Total (Rp.)
Pendapatan Penjualan 645.000.000 560.000.000 [Link]
Harga Pokok Penjualan 430.000.000 420.000.000 850.000.000
Laba Kotor 215.000.000 140.000.000 355.000.000
Beban Operasional 214.250.000
Laba Bersih 140.750.000
F. Anggaran Kas Triwulan I Tahun 2016
Anggaran Pengeluaran kas untuk pembelian :
Pembayan untuk pembelian bulan Januari
Januari = 50% x Rp. 255.000.000 x 98% = Rp. 124.950.000
Januari = 30% x Rp. 255.000.000 = Rp. 76.500.000
Februari = 20% x Rp. 255.000.000 = Rp 51.000.000 15
Pembayaran untuk pembelian bulan Februari
Februari = 50% x Rp. 273.000.000,- x 98% = Rp. 133.770.000,-
Februari = 30% x Rp. 273.000.000 = Rp. 81.900.000,-
Maret = 20% x Rp.273.000.000,- = Rp. 54.600.000,-
Pembayaran untuk pembelian bulan
Maret = 50% x Rp. 296.000.000,- x 98% = Rp. 145.040.000,-
Maret = 20% x Rp. 296.000.000,- = Rp. 88.800.000,-
April = 30% x Rp. 296.000.000,- = Rp. 59.200.000,-
Pengeluaran Kas
Bulan Total Pembelian
Januari Februari Maret
Januari 255.000.000 124.950.000
76.500.000 51.000.000
Februari 273.000.000 133.770.000
81.900.000 54.600.000
Maret 296.000.000 145.040.000
88.800.000
Jumlah 824.000.000 201.550.000 266.670.000 288.440.000 16
PD GOWES
Anggaran Kas
Triwulan I (bulan Tahun 2016
Keterangan Januari Februari Maret
Saldo Awal 142.500.000 239.312.500 302.930.000
Penerimaan Kas 355.000.000 390.000.000 460.000.000
Jumlah Kas Tersedia 497.500.000 629.312.500 762.930.000
Pengeluaran Kas :
Pembelian 201.450.000 266.670.000 288.440.000
Beban Operasional 56.737.500 59.712.500 65.662.500
Jumlah Pengeluaran Kas 258.187.500 326.382.500 354.102.500
Saldo Akhir 239.312.500 302.930.000 408.827.500
17
ANGGARAN PERUSAHAAN JASA
Perusahaan Jasa adalah perusahaan yag kegiatannya menjual jasa dalam
bentuk pelayanan (service) dalam rangka memberikan kemudahan dan
kenyamanan bagi konsumen
Anggaran Perusahaan Jasa adalah anggaran yang disusun dengan rinci
mengenai segala aktivitas yang behubungan dengan penyampaian jasa dan
pendukung lainnya untuk suatu periode waktu tertentu di masa yang akan
datang.
Master Budget Perusahaan jasa merupakan kumpulan anggaran perusahaan
yang disusun secara komprehensif membentuk suatu jaringan kerja dari
berbagai jenis anggaran yang saling berhubungan.
Penyusunan anggaran induk perusahaan jasa dimulai dari penyusunan
anggaran pendapatan jasa didasarkan atas taksiran jasa yang diberikan.
Anggaran induk perusahaan jasa terdiri dari Operational Budget dan Financial
Budget
Struktur Master Budget Perusahaan Jasa
18
Anggaran Pendapatan
Jasa
Anggaran TK Anggaran
Profesional
Anggaran
dan TK Beban Beban Adm
Pendukung Pemasaran dan Umum
Anggaran Laporan L/R
Gambar : Master Budget Perusahaan Jasa
Anggaran Kas Anggaran Posisi Keuangan 19
Contoh Penyusunan Anggaran Perusahaan Jasa :
seorang akuntan membuka jasa konsultasi di bidang akuntansi diberi nama
KONSULTAMA memiliki informasi sampai Desember 2015 sbb :
Keterangan Jumlah (Rp.)
Pendapatan Jasa 400.000.000
Biaya tenaga kerja profesional 160.000.000
Biaya tenaga kerja pendukung 80.000.000
Biaya perlengkapan kantor 25.000.000
Biaya transportasi dan akomodasi 35.000.000
Biaya utilitas 20.000.000
Biaya sewa 22.000.000
Biaya penyusutan aktiva tetap 12.000.000
Untuk mengantisipasi kondisi tahun 2016, menyusun anggaran dengan memperkirakan
hal-hal sbb :
a. Pendapatan jasa akan meningkat minimal sebesar 8%
b. Biaya tenaga kerja profesional akan meningkat sebesar 10%
c. Biaya tenaga kerja pendukungakan meningkat sebesar 6%
d. Biaya perlengkapan dan biaya utilitas akan meningkat sebesar 5%
e. Biaya transportasi dan akomodasi turun sebesar 6%
20
f. Biaya sewa dan biaya penyusutan tidak ada perubahan
Susunlah Anggaran Laporan L/R untuk Konsultama periode 2016 !
Penyelesaian :
Keterangan Perhitungan Jumlah (Rp.)
Pendapatan jasa = 1,08 x 400.000.000 432.000.000
Biaya tenaga kerja profesional = 1,10 x 160.000.000 176.000.000
Biaya tenaga kerja pendukung = 1,06 x 80.000.000 84.800.000
Biaya perlengkapan kantor = 1,05 x 25.000.000 26.250.000
Biaya transportasi dan
= 0,94 x 35.000.000 32.900.000
akamodasi
Biaya utilitas = 1,05 x 20.000.000 21.000.000
Biaya sewa 22.000.000 22.000.000
Biaya penyusutan aktiva tetap 12.000.000 12.000.000
21
KONSULTAMA
Anggaran Laporan Laba Rugi
1 Januari s.d. 31 Desember 2016
Pendapatan jasa Rp. 432.000.000
Biaya-biaya :
Biaya tenaga kerja profesionalRp. 176.000.000
Biaya tenaga kerja pendukung Rp. 84.800.000
Biaya perlengkapankantor Rp. 26.250.000
Biaya transportasi dan akomodasi Rp. 32.900.000
Biaya utilitas Rp. 21.000.000
Biaya sewa Rp. 22.000.000
Biaya penyusutan aktiva tetap Rp. 12.000.000
Total Biaya Rp. 374.950.000
Laba Rp. 37.050.000
22
Latihan :
1. Pendapatan Jasa dari JJ TRAVEL untuk Triwulan III tahun 2015 adalah
sebesar Rp. 105.000.000,- dan Triwulan IV manajemen memperkirakan
pendapatan jasa akan meningkat sebesar 40%. Laba Kotor diperkirakan
sebesar 55% dari pendapatan jasa. Informasi lainnya untuk anggaran
Triwulan IV tahun 2015 sbb :
Beban pemasaran tetap sebesar Rp. 19.350.000,- per triwulan
Beban pemasaran variabel sebesar 10% dari nilai penjualan
Beban administrasi tetap sebesar Rp. 15.750.000,-
Beban administrasi variabel sebesar 5% dari nilai penjualan
Susunlah Anggaran Laporan Laba Rugi untuk JJ TRAVEL periode
Triwulan Tahun 2016 !!
23
Keterangan Jumlah (Rp.)
Pendapatan Jasa 92.500.000
Beban Iklan 13.400.000
Beban Jasa akutan publik 8.850.000
Beban Gaji tenaga gambar teknik 22.700.000
Honor tenaga gambar kontrak 4.600.000
Beban transportas 3.000.000
Beban sewa 2.500.000
Beban cetak gambar 6.200.000
Beban gaji kantor 10.000.000
Beban keanggotaan asosiasi arsitek 1.500.000
Beban utilitas 3.900.000
Beban bahan bakar 2.100.000
Beban bank 1.700.000
24
Beban bunga 1.000.000
Untuk anggaran tahun 2016 , manajemen JAYA TEKNIK memperkirakan hal-hal sbb :
[Link] jasa akan meningkat sebesar 6%
[Link] iklan sebesar 10% dari pendapatan jasa
[Link] ragu-ragu sebesar 1% dari pendapatan jasa
[Link] sewa akan meningkat sebesar 10%
[Link] bunga akan berkurang sebesar 15%
[Link] lainnya selain disebut di atas akan meningkat sebesar 5%
Susunlah Anggaran Laba Rugi Jaya Teknik untuk periode tahun 2016 !!
3. Berikut data dari PD RAJAWALI untuk menyusun anggaran tahun 2016 :
[Link] jual barang sebesar Rp. 9.000,- per unit
[Link] pokok penjualan :
Total biaya tetap Rp. 2.400.000,-
Biaya variabel Rp. 1.800,- per unit jual
[Link] pemasaran :
Total biaya tetap Rp. 1.275.000,-
Biaya variabel 10% dari nilai penjualan
[Link] administrasi dan umum :
Total biaya tetap Rp. 900.000,-
Biaya variabel 8% dari nilai penjualan
[Link] lainnya : total biaya tetap Rp. 375.000,-
25
[Link] lainnya :
Pendapatanpenjualan aktiva tetap Rp. 1.050.000,-
Diminta susunlah anggaran :
1)Penjualan bulan Januari 2016, jika diperkirakan sebanyak 1.200 uit barang dapat dijual
2)Harga pokok penjualan bulan Januari 2016
3)Beban operasional bulan Januari 2016
4)Laporan Laba Rudi periode bulan Januari 2016
[Link] CIPTARASA adalah perushaan dagang yang menjual Produk “AA” mempunyai rencana
menyusun anggaran triwulan I tahun 2016 dengan data ya ng dimiliki sebagai berikut :
[Link] penjualan triwulan I tahun 2016 sbb : Januari Rp. 50.000.000,-; Februari Rp.
37.500.000,- dan Maret Rp. 43.750.000,-
[Link] akhir triwulan IV tahun 2015 Rp. 54.000.000,- semua penjualan adalah kredit
[Link] memperkirakan 70% dari penjualan akan diterima pada bulan penjualan,
sedangkan sisanya akan diterima bulan berikutnya.
[Link] jual Produk “AA” Rp. 2.500,- per unit.
[Link] kas pada awal triwulan I tahun 2016 diperkirakan Rp. 10.000.000,-
[Link] 75% dari pembelian akan dibayar pada bulan terjadinya pembelian, sisanya akan
dibayar pada bulan berikutnya
[Link] beli Produk “AA” Rp. 2.000,- per unit
[Link] jumlah yang dijual = kuantitas jumlah yang dibeli
Sdr. Diminta bantuannya untuk :
1)Menyusun anggaran kas sementara untuk triwulan I 2016 bila diasumsikan terdapat biaya
operasional bulan Januari Rp. 6.250.000,-; Februari naik sebesar 15% dari bulan sebelumnya
dan Maret naik menjadi 130% dari dua bulan sebelumnya
2)Menyusun Anggaran Kas akhir untuk Triwulan I 2016 bila manajemen meninginkan saldo akhir
kas untuk setiap bulannya Rp. 10.625.000,- (defisit/surplus kas akan ditutup/digunakan dengan 26
pinjaman/investasi pada bulan ybs.)