Pemenuhan SPA Melalui ASPAK Kesehatan
Pemenuhan SPA Melalui ASPAK Kesehatan
Heri Purwanto
Direktorat Fasilitas Pelayanan Kesehatan
(0878 8998 7317)
ASPAK
Dasar hukum
Berdasarkan peraturan Menteri Kesehatan No. 31 tahun 2018 tentang
Aplikasi Sarana, Prasarana, dan Alat Kesehatan bahwa ASPAK adalah
suatu aplikasi berbasis web yang menghimpun mengenai Sarana,
Prasarana, dan Alat Kesehatan pada Fasilitas Pelayanan Kesehatan.
APBD
PERENCANAAN S.P.A. RSUD-PUSKESMAS E-Renggar
KRISNA
APBN
• Membandingkan/ menyesuaikan
dg data inventaris Sumber lain
• Membandingkan dg kondisi real
Pengadaan Validasi
Perencanaan Verifikas
i
1. Kebijakan transformasi kesehatan
2. Pemenuhan Kebutuhan Alkes
3. Kondisi Pemenuhan Alkes di ASPAK
4. Harapan dan Tindak Lanjut
INDONESIA MASIH MEMILIKI MASALAH KESEHATAN YANG
PERSISTEN
Angka harapan
hidup pada 69 71 75 77 79 80 83 Ditambah lagi,
kelahiran (2018),
tahun India Indonesia Asia Timur Turki USA OECD Australia
dan Pasifik1
Ke-2
1. Termasuk: China, Malaysia, Myanmar, Philippines, Thailand, Vietnam, Papua new Guinea, East Timor, Pacific islands
Kasus tuberkulosis
Source: World Bank, WHO Global Health Observatory
tertinggi di dunia
Angka kematian
ibu2 (2015), per 357 305
100,000 kelahiran 221 180 170
69 60 25 24 7
hidup
Lao PDR Indonesia Philiphine Myanmar Cambodia Vietnam Brunei Thailand Ma laysia Singapore
Jumlah kematian disebabkan
oleh penyakit tidak
Prevalensi 33 32 29 28 27 22 20 20 13 4
39% atas merokok–prevalensi
tertinggi di antara negara-
negara ASEAN
stunting3, % Lao PDR Cambodia Philipines Indonesia Myanmar Malaysia Brunei ( 2009) Vietnam Thailand Singapore
(2017) (2014) (2018) (2019) (2018) (2018) (2020) (2019) (2000)
Perubahan pola penyakit penyebab kematian Kelompok penyakit tersebut menimbulkan beban
tertinggi selama 10 tahun terakhir pembiayaan besar
Transformasi
• acuan implementasi bidang
Sistem Kesehatan tahun 2021 – 2024
Kesehatan
• ketersediaan fasilitas
Pemenuhan pelayanan kesehatan
SPA yang sesuai standar
1. Kebijakan transformasi kesehatan
2. Pemenuhan Kebutuhan SPA
3. Kondisi Pemenuhan Alkes di ASPAK
4. Harapan dan Tindak Lanjut
UU No.44 Tahun 2009
tentang
Rumah Sakit
Puskesmas harus
memenuhi persyaratan Lokasi Bangunan Prasarana Peralatan
lokasi,bangunan,
prasarana, peralatan, a. sistem penghawaan
ketenagaan, kefarmasian, (ventilasi);
b. sistem pencahayaan;
dan laboratorium klinik. c. sistem air bersih,
sanitasi, dan
hygiene;
d. sistem kelistrikan;
e. sistem komunikasi;
f. sistem gas medik;
g. sistem proteksi petir;
h. sistem proteksi
kebakaran;
i. sarana evakuasi;
j. sistem pengendalian
kebisingan; dan
k. kendaraan
puskesmas keliling.
KELENGKAPAN DOKUMEN USULAN PENYEDIAAN SARANA
(BANGUNAN/GEDUNG) DAN PERALATAN KESEHATAN
Kelengkapan dokumen usulan Penyediaan Prasarana (selain TOR (didalamnya ada justifikasi pengusulan (kondisi eksisting (rusak berat atau
rehabilitasi terhadap kondisi saat ini atau pengembangan (penambahan kapasitas))) dan RAB):
1. Alat pengolahan air bersih (water treatment plant--> untuk suplai air bersih) dasar referensi : e-katalog lkpp atau 3 harga pembanding dari 3
penyedia (jika ingin yg lebih murah). Tidak ada menu perbaikan (operasional dan pemeliharaan)
2. Reverse osmosis --> untuk suplai air khusus di ruang bedah, CSSD, laboratorium (dan klinik gigi) dasar referensi : e-katalog lkpp atau 3 harga
pembanding dari 3 penyedia (jika ingin yg lebih murah). Tidak ada menu perbaikan (operasional dan pemeliharaan)
3. Pembangunan/rehabilitasi sistem penyediaan air bersih (mulai sumur bor, pompa hisap, ground water tank, pompa dorong, jaringan pipa air
bersih menuju menara air maupun gedung, menara air+tangki atas (toren) dasar referensi : Analisis Dinas PU
4. Genset dasar referensi : e-katalog LKPP atau 3 harga pembanding dari 3 penyedia (jika ingin yg lebih murah). Tidak ada menu perbaikan
(operasional dan pemeliharaan)
5. UPS dasar referensi : e-katalog LKPP atau 3 harga pembanding dari 3 penyedia (jika ingin yg lebih murah). Tidak ada menu perbaikan
(operasional dan pemeliharaan)
6. Pembangunan/rehab sistem penyaluran air limbah dari titik terluar gedung pelayanan menuju titik luar pagar Instalasi pengolahan air limbah,
dasar referensi : Analisis Dinas PU
7. Rehabilitasi jaringan listrik yang rusak di gedung pelayanan, dasar referensi : Analisis Dinas PU
8. Pembangunan jaringan listrik luar gedung pelayanan (dari power house ke titik luar gedung), dasar referensi : Analisis Dinas PU
9. Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) dasar referensi : e-katalog lkpp atau 3 harga pembanding dari 3 penyedia (jika ingin yg lebih murah).
Tidak ada menu perbaikan (operasional dan pemeliharaan)
10. Autoclave limbah medis dasar referensi : e-katalog lkpp. Tidak ada menu perbaikan (operasional dan pemeliharaan)
11. Cold storage limbah medis dasar referensi : e-katalog lkpp atau 3 harga pembanding dari 3 penyedia (jika ingin yg lebih murah). Tidak ada
menu perbaikan (operasional dan pemeliharaan)
12. Tempat Penyimpanan Sementara Limbah B3 (TPS-Limbah B3), dasar referensi : Analisis Dinas PU
13. Instalasi Gas Medis (generator gas medis, jaringan, outlet) --> e-katalog lkpp atau 3 harga pembanding dari 3 penyedia (jika ingin yg lebih
murah). Tidak ada menu perbaikan (operasional dan pemeliharaan)
SUMBER PENDANAAN PEMENUHAN SPA DI RS
01 APBN BLU 02
Optimalisasi
&
03 KPBU Sinkronisasi PHLN 04
Sumber Daya
Pembiayaan
05 CSR Hibah 06
KEBIJAKAN PENGGUNAAN ALKES DALAM NEGERI (1)
Mensyaratkan:
penyediaan alat
kesehatan
bersumber DAK
untuk
mengutamakan
produk dalam
negeri
1. Kebijakan transformasi kesehatan
2. Pemenuhan Kebutuhan Alkes
3. Kondisi Pemenuhan SPA di ASPAK
4. Harapan dan Tindak Lanjut
Persentase Update Data ASPAK untuk
RS Kelas C dan D
Kota Jakarta Utara Kelengkapan (%)
No. Rumah Sakit Lokasi OK
Alat
Sarana Prasarana
Kesehatan
1 6301015 Borneo Citra Medika C Swasta Kab. Tanah Laut 74,93 100 82,81 82,31
2 6301016 RSIA Ibunda Khusus Ibu & Anak C Swasta Kab. Tanah Laut 48,69 73,17 57,05 56,09
3 6301020 RS Umum Daerah KH. Mansyur Kintap D Pemkab Kab. Tanah Laut 61,14 51,16 56,83 57,85
4 6301013 RS Umum Daerah H. Boejasin Pelaihari C Pemkab Kab. Tanah Laut 100 100 53,53 86,06
5 6301014 RS Ibu dan Anak Ainun Khusus Ibu & Anak C Swasta Kab. Tanah Laut 67,81 40,74 21,08 48,38
6 6302014 RSUD Pangeran Jaya Sumitra C Pemkab Kab. Kota Baru 61,81 76,74 62,46 64,99
7 6302026 RSUD Sengayam D Pratama Pemkab Kab. Kota Baru 47,33 0 5,97 25,46
8 6303027 RS Umum Pelita Insani C Swasta Kab. Banjar 100 73,17 99,82 94,58
9 6304016 RS Jiwa Sambang Lihum Khusus Jiwa A Propinsi Kab. Banjar 100 83,72 97,54 96,01
10 6303026 RS Umum Danau Salak D BUMN Kab. Banjar 57,73 56,1 95,07 68,6
11 6303033 Ciputra Mitra Hospital B Swasta Kab. Banjar 100 100 83,14 94,94
12 6303015 RS Umum Daerah Ratu Zalecha B Pemkab Kab. Banjar 88,92 88,37 57,5 79,39
13 6303030 RS Umum Aveciena Medika D Swasta Kab. Banjar 97,13 62,86 40,8 73,37
14 6303028 RS Ibu dan Anak Mutiara Bunda Banjar Khusus Ibu & Anak C Swasta Kab. Banjar 98,63 74,07 36,8 75,17
15 6304020 RS Umum Daerah H. Abdul Aziz Marabahan C Pemkab Kab. Barito Kuala 52,77 65,85 54,62 55,94
16 6305011 RS Umum Handayati D Swasta Kab. Tapin 100 60 49,79 76,94
17 6305010 RS Umum Daerah Datu Sanggul Rantau C Pemkab Kab. Tapin 74,34 69,77 33,81 61,27
Kab. Hulu Sungai
18 6306023 RS Umum Ceria D Swasta Selatan 89,64 72,09 59,23 77,01
Belum diupdate
Kekurangan yang ditemukan pada pengisian data Alkes di
ASPAK
1. Standar Acuan Alkes pada ASPAK
Belum diupdate
RS punya
RSlayanan itu
punya layanan
(sudah diisi oleh RS),
itu
(sudah diisi oleh RS),
namun tidak
namundihitung
tidak dihitung
dalam sistem
dalamAspak
sistem Aspak
2. Standar Acuan Gedung yang belum dilengkapi foto
Belum diupdate
3. Standar Acuan Ruangan belum diupdate
Perlu diupdate
Perlu diupdate
Perlu diupdate
Perlu diupdate
6. Belum dilakukan Update Data untuk field data : Merk, Type, Nomor Seri, dll.
Thn Thn
Kode Alat Kesehatan Ada No seri Merk Type Berfungi Kalibrasi Harga Pendanaan Distributor AKL/AKD
Pengadaan Operasional
Kosong, AKDL/AKL
belum diisi
Kosong, AKDL/AKL
belum diisi
3. Kolom AKD/AKL tidak diisi lengkap kode izin edar alkes, hanya diisi angka.
4. Satuan pada Prasarana
4. Satuan pada Prasarana
4. Satuan pada Prasarana
1. Kebijakan transformasi kesehatan
2. Pemenuhan Kebutuhan Alkes
3. Kondisi Pemenuhan Alkes di ASPAK
4. Harapan dan Tindak Lanjut
HARAPAN
• ASPAK dapat mendukung pelaksanaan transformasi sistem kesehatan dengan monitoring dan
pemetaan pemenuhan SPA di Fasyankes dalam rangka menjawab tantangan masalah Kesehatan saat
ini;
• Upaya pemenuhan SPA di layanan prioritas dilakukan dengan mengoptimalkan berbagai sumber daya
yang ada, termasuk bersumber dari APBD, BLU, Hibah, PHLN, KPBU, CSR maupun swasta melalui
prinsip-prinsip efektif dan efisien, berdaya guna dan berhasil guna;
• Mendorong pemanfaatan PRODUKSI DALAM NEGERI untuk pemenuhan alkes di RS;
• Diperoleh Data ASPAK yang Valid dan Up to Date dengan pengisian data SPA secara lengkap
termasuk seluruh field data (Tahun, Merk, Jenis, Tipe, Nomor Seri, Tahun Pengadaan, tahun
Operasional, Harga, Kondisi, AKD/AKL).
TINDAK LANJUT
Kementerian Kesehatan :
• Kementerian Kesehatan cq. Direktorat Fasilitas Pelayanan Kesehatan melakukan koordinasi periodik
dengan Dinas Kesehatan Provinsi, minimal 6 bulan sekali;
• Memonitoring pengisian data ASPAK (terutama penggunaan alat kesehatan dalam negeri di RS);
• Melakukan Validasi dan mem-feedback Data ASPAK secara Offline/Online;
• Melakukan evaluasi pengelolaan SPA berdasarkan data ASPAK.
Dinas Kesehatan Kota/Kab dan Provinsi
• Melakukan Validasi data ASPAK;
• Melakukan Monev terhadap ketersediaan SPA di RS.
Fasyankes
• Setiap Fasyankes melakukan updating pengisian ASPAK secara lengkap setiap ada perubahan
ketersediaan SPA, atau setidaknya 6 bulan sekali sesuai Realisasi Pengadaan / penerimaan maupun
penghapusan SPA setiap tahun.
VALIDASI DATA ASPAK
• METODA VALIDASI
• Mencocokkan langsung
• Membandingkan dengan dokumen rekam SPA di fasyankes ( contoh : KIR,
BMD, SIMAK BMN)
• Hasil validasi untuk selanjutnya diinput di sistem
1. Mohon untuk diperhatikan mengenai update data ASPAK harus sesuai dengan kondisi yang ada di fasyankes
bersangkutan
2. Validasi data ASPAK merupakan kegiatan penting untuk menilai keabsahan data ASPAK yang sudah diinput.
Dengan adanya validasi data, maka data yang diinput dapat dipertanggungjawabkan.
3. Data ASPAK yang sudah di-update dan di-validasi menjadi dasar untuk melihat ketersediaan/pemenuhan
SPA di suatu fasyankes.
4. Koordinasi dengan Dinkes atau pihak terkait untuk pemenuhan SDM Kesehatan karena bila SDM yang
diperlukan belum tersedia maka tentunya tidak akan dimasukan dalam mapping perencanaan. (alkes RS)
5. Persiapkan master plan pengembangan Rumah Sakit yang fokus untuk bidang tertentu (pengembangan
layanan unggulan).
6. Persiapkan dana cadangan selain dari pusat (DAK Bidang Kesehatan) apabila memang nantinya akan
disiapkan untuk pengembangan layanan unggulan. Dana cadangan tersebut tentunya digunakan untuk
mempersiapkan secara paralel terkait dengan ketersediana sarana atau prasarana pendukung. (Misalnya
akan dikembangkan untuk penerimaan alat CT Scan maka bila belum ada sarananya, hal tersebut dapat
dipersiapkan oleh daerah.)
TERIMA KASIH