KETENTUAN ZAKAT
Tujuan Pembelajaran
1. Menjelaskan Pengertian Zakat menurut bahasa dan istilah
[Link] Hukum mengeluarkan Zakat
4. Menuliskan dalil naqli yang berkaitan dengan Zakat
5. Menjelaskan Pengertian Zakat Fitrah dan Zakat Mal
6. Menuliskan Syarat-Syarat Wajib Zakat Fitrah dan Zakat Mal
7. Menjelaskan Waktu-Waktu Zakat Fitrah
8. Menuliskan Macam-Macam Harta Benda (Mal) yang wajib di
zakati
9. Menjelaskan Golongan Orang-Orang yang berhak
menerima Zakat
10. Menuliskan Manfaat Zakat dalam kehidupan sehari-hari
[Link] Dalil Naqli mengenai Zakat Fitrah dan Zakat Mal
12. Membaca Dalil Naqli mengenai Zakat Fitrah dan Zakat Mal
13. Menghafalkan Dalil Naqli mengenai Zakat Fitrah dan Zakat
Mal.
14. Mendemonstrasikan tata cara mengeluarkan zakat
1. PENGERTIAN ZAKAT
Menurut Bahasa
Kata zakat berasal dari bahasa arab “zakaah”
yang artinya tumbuh atau suci
Menurut Istilah
Zakat Sejumlah Harta Yang Wajib Dikeluarkan
Dan Diberikan Kepada Orang Yang Berhak
Menerimanya, Jika Telah Mencapai Nishab
Tertentu Dan Dengan Syarat Tertentu Pula.
Hukum mengeluarkan zakat adalah wajib
2. Hukum mengeluarkan zakat adalah wajib, hal ini Allah
Swt perintahkan melalui firmanNya. Yaitu:
1. Qs. Al-Baqarah : 43
Artinya : Dan Dirikanlah shalat, tunaikanlah zakat dan ruku'lah
beserta orang-orang yang ruku' (Qs. Al-Baqarah : 43)
2. QS. At-Taubah/9 : 103
Artinya :Ambillah zakat dari sebagian harta mereka,
dengan zakat itu kamu membersihkan[658] dan
mensucikan[659] mereka dan mendoalah untuk
mereka. Sesungguhnya doa kamu itu (menjadi)
ketenteraman jiwa bagi mereka. dan Allah Maha
mendengar lagi Maha Mengetahui. (QS. At-Taubah/9 : 103)
Zakat terbagi atas 2 jenis yaitu :
1. Zakat Fitrah
2. Zakat Mal
Pengertian Zakat Fitrah
Zakat Fitrah adalah zakat yang wajib dikeluarkan oleh
setiap orang Islam. Laki-laki dan perempuan, besar dan
kecil. Tujuannya untuk membersihkan jiwa bagi seorang
muslim. Zakat fitrah berupa makanan pokok yang
mengenyangkan sebanyak 3,2 liter atau 2,5 kg
Pengertian Zakat Mal (Harta)
Zakat mal menurut bahasa berasal dari kata takziyah
yang artinya mensucikan harta benda. Sedang menurut
Istilah kadar harta benda tertentu yang wajib
dikeluarkan oleh umat Islam yang memenuhi syarat
kepada orang yang berhak menerimanya.
Syarat-Syarat Wajib Zakat Fitrah dan Zakat Mal
Syarat Wajib Zakat Fitrah
1) Islam
2) Lahir sebelum terbenam matahari di akhir bulan
Ramadhan
3) Memiliki kelebihan harta dari keperluan dirinya
dan orang-orang yang ditanggung dirinya.
Zakat Fitrah dikeluarkan pada bulan ramadhan dengan syarat tertentu
Rasulullah mewajibkan zakat fitrah pada bulan Ramadhan sebanyak 1
sha’(3,1 liter atau 2,5kg) kurma atau gandum atas tiap tiap muslim
merdeka atau hamba, laki laki atau perempuan(H.R. Bukhari)
Syarat Wajib Zakat Mal
1. Islam, [Link] (bukan Budak), [Link] Milik yang
Sempurna, [Link] Sampai Nizhabnya,
5. Masa Memiliki sudah sampai satu tahun
Waktu-Waktu Zakat Fitrah
Pembagian waktu zakat fitrah :
[Link] wajib, yaitu mulai terbenam matahari di
akhir bulan ramadhan(1 syawal)
[Link] yang diperbolehkan (mubah), yaitu
Awal Ramadhan – Akhir Ramadhan,
[Link] yang dianjurkan (sunnah), yaitu Setelah
shalat subuh sebelum melaksanakan shalat
hari raya
[Link] makruh, yaitu Setelah shalat hari raya,
sebelum terbenam matahari pada 1 syawal
[Link] Haram, yaitu setelah matahari 1 Syawal
terbenam
Macam-Macam Harta Benda (Mal) yang wajib di zakati
Cara menghitung zakat mal yang pertama yaitu:
Dengan mengetahui terlebih dulu berapa besaran nishab yang
ditentukan. Besaran nishab zakat maal sebesar 95 gram emas.
Kemudian, kadar zakat mal yang ditentukan dalam
perhitungannya adalah sebesar 2,5%. Sehingga cara
menghitung zakat maal yaitu:
2,5 % x Jumlah harta yang tersimpan selama 1 tahun
Contohnya:
Pak Ali selama 1 tahun penuh memiliki harta yang tersimpan
(emas/perak/uang) senilai Rp 100.000.000,-. Jika harga emas
saat ini Rp 971.000/gram, maka nishab zakat senilai Rp
90.885. 600,-. Dengan begitu Pak Pak Ali dinilai sudah wajib
untuk mengeluarkan zakat. Zakat maal yang perlu Pak Ali
tunaikan yaitu :
2,5 % x Rp 100.000.000 = Rp 2.500.000
Cara menghitung zakat mal tersebut disesuaikan dengan harga
emas yang selalu mengalami perubahan setiap waktu. Jadi jika
sudah memenuhi perhitungan nishab, maka wajib untuk
mengeluarkan zakat maal.
Orang orang yang berhak menerima zakat ada 8 golongan yaitu:
1. Fakir yaitu orang yang amat sengsara hidupnya, tidak mempunyai
harta dan tenaga untuk memenuhi penghidupannya.
2. Miskin yaitu orang yang tidak cukup penghidupannya dan dalam
keadaan kekurangan.
3. Amil zakat yaitu orang yang diberi tugas untuk mengumpulkan dan
membagikan zakat.
4. Muallaf yaitu orang yang baru masuk Islam yang imannya masih lemah.
Dan orang kafir yang ada harapan masuk Islam
5. Budak yaitu hamba sahaya, mencakup juga untuk melepaskan muslim
yang ditawan oleh orang-orang kafir.
6. Gharim yaitu orang yang banyak berhutang untuk kepentingan yang
bukan maksiat dan tidak sanggup membayarnya.
7. Sabilillah yaitu orang yang berjuang di jalan Allah untuk keperluan
pertahanan Islam dan kaum muslimin. Diantara mufasirin ada yang
berpendapat bahwa fisabilillah itu mencakup juga kepentingan-
kepentingan umum seperti mendirikan madrasah , rumah sakit Islam
dan lain-lain.
8. Ibnu Sabil yaitu orang yang sedang dalam perjalanan yang bukan
maksiat dan kehabisan bekal sehingga mengalami kesengsaraan dalam
perjalanannya.
Adapun Hikmah dari diadakannya zakat ini
adalah :
[Link] Berbagi Kebahagiaan
[Link] dari ketidak berkahan
harta
[Link] Sikap Solider
[Link] terjadinya kejahatan akibat
kekurangan harta
[Link] tali persaudaraan
[Link] Nikmat yang diberikan Allah
SEKIAN DAN TERIMA KASIH
WASSALAMU ‘ALAIKUM WR. WB.