PROYEK DESA BERSIH NARKOBA MELALUI INTERVENSI BERBASIS MASYARAKAT MENGGUNAKAN
APLIKASI DALAM RANGKA PENURUNAN KASUS PENYALAHGUNA NARKOBA DI KABUPATEN CIANJUR
Tematik Khusus Rekacipta atau Umum Kemandirian Kesehatan
Skema Penyelesaian Persoalan yang Ada di Masyarakat
Perguruan Tinggi Universitas Suryakancana Mitra Badan Narkotika Nasional Kab. Cianjur
Ketua Pengusul Dr. H. Saptaning Ruju Paminto, SP.,MH. Rekam Jejak • Pembuatan Software Surat Keterangan
Kerjasama Hasil Pemeriksaan Narkotika (2018)
Anggota Pengusul • Dr. Hj. Mia Amalia, SH.,MH. (Hukum) • Pendampingan mahasiswa penyalahgunaan
• Dr. D. Nurfajrin Ningsih, [Link]. (Pendidikan narkoba di kampus (2018-2019)
• Seminar Nasional Anti Narkoba se-
Bahasa)
• Sri Erina Damayanti, ST., [Link] (T. Informatika) Indonesia (2020)
• Hasbu Naim Syaddad,[Link].,[Link]. • Webinar Membangun Desa Bersih Narkoba
(T. Informatika) Menuju Kabupaten Cianjur Lebih Maju
• Dadang Yudih, SH.,MH. (Regulasi) Agamis Tanpa Narkoba (2020)
• Mamat Rahmat, [Link].I.,[Link].I (Pendidikan Islam) • Pilot projek Desa Bersinar se-Indonesia
(2020)
Mahasiswa 30 Mahasiswa
PERUMUSAN MASALAH DAN URGENSI REKACIPTA/INOVASI
Penyalahguna Narkoba (Pernah Pakai) : 4.827.616 jiwa
Indonesia (2021) Penyalahguna Setahun Pakai : 3.662.646 jiwa.
Kasus
Penyalahgunaan
Keterlibatan : 385 Angka Prevalensi 2 tahun terakhir
Narkoba
Kab. Cianjur (2021) Rehabilitasi : 173 meningkat dari 1,80% menjadi 1,95%
Proses Hukum : 212 di tahun 2021
Kondisi yang memprihatinkan seperti inilah
yang mendorong Presiden RI Joko Widodo BNN
menetapkan bahwa Indonesia sudah berada Program Desa Bersinar
dalam kondisi DARURAT NARKOBA (P4GN)
Program Intervensi Melalui Program Matching Fund
Berbasis Masyarakat Kedaireka Kemdikbud diharapkan dapat
(IBM)
mengakselerasi program IBM BNN
dengan kontribusi sumber daya manusia
Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 2 tahun 2020 Kendala:
Tentang Rencana Aksi Nasional Pencegahan dan (dosen & mhs) dan pembuatan aplikasi
1. Keterbatasan SDM
Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap
2. Belum adanya aplikasi
DEBENAR (Pengembangan dari aplikasi
Narkoba dan Prekursor Narkoba Tahun 2020-2024 Surat Ket. Hasil Pemeriksaan Narkoba)
IBM
INOVASI YANG DIUSULKAN
Akselerasi Intervensi
01 Berbasis Masyarakat (IBM) Bulan
ke 1
Intervensi Berbasis Masyarakat adalah
intervensi di bidang rehabilitasi terhadap
penyalahguna narkoba yang dirancang dari
masyarakat, untuk masyarakat, dan oleh Bulan
masyarakat melalui Agen Pemulihan dengan ke 2
memanfaatkan fasilitas dan potensi
masyarakat sesuai dengan kearifan lokal.
Melalui Program Matching Fund 2023
Bulan
Kedaireka Perguruan Tinggi dapat ke 3
berkontribusi dalam penyediaan Sumber
Daya Manusia dan Ilmu Pengetahuan
melalui kegiatan FGD, Workshop,
Advokasi ke Stakeholders, Proses Rehabilitasi
Rekrutmen Agen Pemulihan (Dosen, Bulan
Mahasiswa dan Masyarakat) dan ke 4
Penggerakan SDM.
INOVASI YANG DIUSULKAN
APLIKASI DEBENAR
Aplikasi Desa Bersih Narkoba
02 (DEBENAR)
01 Pembentukan Kader IBM
Aplikasi ini merupakan pengembangan dari Software
Surat Keterangan Hasil Pemeriksaan Narkotika Skrining 02
(SKHPN) yang pernah dibuat BNN Kerjasama
dengan Universitas Suryakancana, inovasi ini 03 Pendaftaran Awal
dikembangkan untuk kebutuhan mitra dalam
memudahkan mitra dan para kader dalam Layanan Intervensi 04
melaksanakan program IBM yang kita kembangkan
dari kebutuhan mitra dan juga kader IBM.
05 Bina Lanjut
Pengguna Aplikasi ini adalah:
1. Kader IBM
Pendampingan Pemulihan 06
• Kepala Desa
• Masyarakat 07 Pemetaan
• Mahasiswa
• Dosen Buku Pemulihan 08
2. BNN
3. Klien IBM (Penyalahguna) 09 Laporan Kegiatan Layanan IBM
PENERIMA MANFAAT DAMPAK
1 Insan DIKTI (Perguruan Tinggi)
1) BNN dapat terbantu dalam melaksanakan tugas
Mahasiswa dapat berkontribusi menjadi kader IBM di wilayahnya,
pokoknya memberadayakan masyarakat dalam
mendapatkan pengalaman belajar di luar kampus (Capaian IKU
2),
pencegahan penyalahgunaan dan peredaran
Peningkatan kompetensi hardskill dan softskill melalui IBM narkoba dan psikotropika serta terbantu dalam
(Capaian IKU 7) serta mendapatkan konversi 20 SKS. proses memantau, mengarahkan dan
Dosen dapat berkontribusi menjadi kader IBM dan mendapatkan meningkatkan kegiatan masyarakat dalam
pengalaman kegiatan di luar kampus (Capaian IKU 3) dan pencegahan penyalahgunaan narkoba dan
Mendapatkan transfer knowledge dari BNN (Capaian IKU 4). psikotropika.
2 BNN Kabupaten Cianjur 2) Meningkatkan kesadaran masyarakat tentang
Dapat mengidentifikasi lokasi rawan penyalahgunaan narkoba; pentingnya pencegahan penyalahgunaan narkoba
dapat memberikan informasi tentang solusi dari permasalahan dan psikotropika untuk mewujudkan desa bersih
Penyalahgunaan narkoba dapat segera melakukan penjangkauan narkoba di Kabupaten Cianjur
kasus serta mengidentifikasi risiko; 3) Pelaksanaan tridharma di perguruan tinggi dapat
dapat melakukan pendampingan pada penyalahguna narkoba
lebih maksimal kaitannya dengan pencapaian 8
tingkat ringan (risiko rendah);
dapat melakukan rujukan baik rujukan medis maupun sosial indikator kinerja utama perguruan tinggi.
sesuai dengan kebutuhan penyalahguna narkoba; 4) Dapat bermunculan inovasi-inovasi baru dalam
selain itu BNN juga mendapatkan informasi pemetaan jumlah upaya pencegahan penyalahgunaan narkoba di
sebaran penyalahgunaan narkoba di Kab. Cianjur. Kabupaten Cianjur yang juga nantinya bisa
dijadikan pilot projek untuk kab/kotamadya yang
3 Masyarakat Kabupaten Cianjur lainnya di Indonesia
Dapat berkontribusi menjadi kader IBM dalam mewujudkan desa bersih
narkoba sehingga dapat dirasakan ketenangan dalam menjalani
kehidupan. (Capaian IKU 5)