0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
8 tayangan54 halaman

Pemodelan E-R Diagram untuk Mahasiswa

Dokumen tersebut membahas tentang konsep E-R Model dan ER Diagram. Topik utama yang dibahas adalah pengertian ER Diagram, simbol-simbol yang digunakan pada ER Diagram, konsep entitas, himpunan entitas, jenis-jenis entitas, atribut, dan jenis-jenis atribut.

Diunggah oleh

Faisal Figma
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PPTX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
8 tayangan54 halaman

Pemodelan E-R Diagram untuk Mahasiswa

Dokumen tersebut membahas tentang konsep E-R Model dan ER Diagram. Topik utama yang dibahas adalah pengertian ER Diagram, simbol-simbol yang digunakan pada ER Diagram, konsep entitas, himpunan entitas, jenis-jenis entitas, atribut, dan jenis-jenis atribut.

Diunggah oleh

Faisal Figma
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PPTX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

Minggu ke – 5 & 6

E-R Model

Universitas Bumigora Mataram | versi 1.0


Capaian
Pembelajaran

Memahami konsep E-R Model


1 Mahasiswa harus mampu menjelaskan
konsep-konsep ER-Diagram

Merancang E-R Model


2 Mahasiswa harus mampu menerapakan
pemodelan basis data dengan ER-Diagram
Pokok Bahasan

01 Intro Entity Relationship Diagram (ER-Diagram)

02 Tahapan Membuat ERD

03 Batasan Kardinalitas Hubungan

04 Enhanced ER-Diagram
Intro ER- Diagram
Konsep Dasar Entity Relationship Diagram
ER - Diagram
Introduction

Kompleksitas
desain

ER-Diagram Menyederhanakan
cara memandang data

Menggambarkan
Perbedaan pengguna Alat bantu hubungan antar data
dalam melihat data visualisasi data
gsi
n
Fu
ER - Diagram
Introduction

1 Entity Relationship Diagram (ERD) atau Entity Relationship Model


(ERM).

2 Alat bantu visualisasi data sebagai sarana komunikasi antara perancang


basis data dan pengguna sistem.
3 ERD menggambarkan hubungan antar data.

4 Model ERD menggambarkan data dalam bentuk entitas (entity), atribut


(attribute) dan hubngan antar entitas (relationship).
5
ERD menjawab pertanyaan :
 Data-data apa yang diperlukan?
 Bagaimana hubungan antar data?
Simbol ERD
Simbol-simbol yang digunakan pada ERD

Relasi Identifying
(relationship) Relationship
Entitas (entity)
Atribut Gabungan
(Composite attribute)

Atribut (attribute) Atribut kunci


Entitas lemah (key attribute)
(weak entity)
Atribut turunan
(Derivative attribute)
Atribut banyak nilai
(Multivalue attribute)
Entitas
Pengertian mengenai entitas

Entitas (Entity) :
• Objek yang mewakili sesuatu yang ada di dunia nyata,
• Setiap objek dapat dibedakan atau diidentifikasikan secara unik dengan
objek lainnya.

Objek Fisik Objek Konsep Objek Kejadian

• Rumah • Pekerjaan • Penjualan


• Manusia • Departemen / • Pembelian
• Kendaraan divisi • Peminjaman
• Peralatan • Jadwal • dll
• dll • Kasus
• Dll
Himpunan Entitas
Pengertian mengenai himpunan entitas
Himpunan Entitas (Entity Set) :
• Sekumpulan instan entitas yang mempunyai tipe yang sama (sejenis) dan berada dalam
lingkup yang sama membentuk suatu himpunan entitas.

• Contoh : sekumpulan orang yang menjadi mahasiswa pada suatu perguruan tinggi,
dapat didefinisikan sebagai himpunan entitas mahasiswa.

Entitas NIM Nama_mhs Alamat_mhs Tgl_lahir


0700001 Pascal Menjangan 9, Subang 20236 25-2-1996
Himpunan 0700002 Rudi Pogung 12, Jogjakarta 60342 10-5-1999
Entitas
0600002 Firdaus Wilis 7, Semarang 50234 9-12-1998
Mahasiswa
0500003 Ruben Durian Raya, Semarang 50276 20-10-1997
0400034 Fajar Dodokan Raya, Mataram 83121 3-11-1998
Contoh Himpunan “Entitas Fisik”
n
na usia En Him
p u n tita pu
Him s Ma s H na n
ew
n tita an
E

entitas entitas
manusia hewan

entitas
entitas handphone
kendaraan

e
n an hon
Ent Himp pu nd p
itas un m
Ken an Hi Ha
s
dar
aan t ita
En
Contoh Himpunan “Entitas Konsep”

Himpunan Entitas
Profesi
entitas
profesi

Mahasiswa Pesepakbola Dokter

Himpunan Entitas
Departemen

entitas
departemen
Jenis Entitas
Pengertian mengenai himpunan entitas
Entitas Kuat Entitas Lemah
(Strong Entity) (Weak Entity)

Entitas Kuat (Strong Entity) :


1
Entitas yang berdiri sendiri,
keberadaannya tidak tergantung dengan PEGAWAI MILIKI TANGGUNGAN
entitas lain.

2 Entitas Lemah (Weak Entity) :


Entitas yang kemunculannya tergantung
pada eksistensinya dalam sebuah relasi MAHASISWA SUKAI HOBI
terhadap entitas lain (entitas kuat).

Entitas Kuat Entitas Lemah


(Strong Entity)
(Weak Entity)
Atribut
Pengertian atribut

Atribut (Attribute) :
Mendeskripsikan karakteristik / properti yang melekat pada suatu
himpunan entitas.

Himpunan Atribut
atribut
Entitas Manusia
• No KTP
• Nama
• Alamat
• Tanggal Lahir
• Gender
Contoh
• Umur
entitas manusia
• Hobi
• No Hp
Penulisan Atribut dengan Notasi ERD
Contoh penulisan atribut dengan notasi ERD

Nama Gender

No KTP Alamat

MAHASISWA

Tanggal_lahir Hobi

No_Hp Umur
Jenis-Jenis Atribut
Contoh penulisan atribut dengan notasi ERD

Atribut Kunci (Key Attribute) : 3 Atribut Gabungan (Composite Attribute) :


1  Atribut yang masih bisa diuraikan
 Atribut yang digunakan untuk
membedakan data secara unik. lagi.
 Misal : nik, nim, no_peserta.  Misal : nama, alamat, tanggal

Atribut Banyak Nilai (Multivalue Attribute) :


2 Atribut Tungal (Simple Attribute) : 4
 Atribut yang memiliki nilai data  Atribut yang dapat memiliki nilai data
paling banyak satu setiap baris. lebih dari satu, tetapi memiliki jenis sama.
 Misal : nama, harga, status  Misal : gelar, hobi, no_hp

5 Atribut Turunan (Derivative Attribute) :


 Atribut yang nilainya diperoleh dari
pengolahan atau dari turunan atribut lain.
 Misal : umur, durasi, lama_bekerja
Jenis-Jenis Atribut Dengan Notasi ERD
Contoh penulisan atribut dengan notasi ERD
Atribut Tunggal
Atribut Kunci (Simple Attribute)
(Key Attribute)
Nama
Gender
No KTP Alamat
MAHASISWA Atribut Banyak Nilai
(Multivalue Attribute)

Hobi
Tanggal_lahir
Umur
No_Hp

Atribut Tunggal Atribut Turunan


(Simple Attribute) (Derivative Attribute)
Composite Attribute dengan Notasi ERD
Contoh penulisan atribut dengan notasi ERD
Atribut Gabungan
(Composite Attribute)

Jalan
Nama_belakang
Kota
No KTP
Nama_tengah
Nama Alamat Kodepos

Nama_depan MAHASISWA

Hobi
Tanggal_lahir
? Umur
No_Hp
Atribut Kunci (Attribute Key)
Pengertian kunci pada basis data model relasional

Kunci (Key) : Fungsi Kunci :


atribut yang digunakan untuk • Identifikasi data antara
identifikasi data antara suatu baris satu dengan baris
baris dengan baris lainnya lainnya.
pada suatu entitas karena • Menghubungkan satu tabel
memiliki nilai unik. dengan tabel lainnya

Nilai Unik : Jenis-Jenis Key :

Nilai yang dimiliki oleh suatu • Kunci Super (Super Key)


cell pada satu atribut tidak • Kunci Kandidat (Candidate key)
boleh sama (tidak ada • Kunci Primer (Primary key)
redudansi). • Kunci Alternatif (Alternate key)
• Kunci Asing / Kunci Tamu (Foreign key)
• Kunci Komposite (Composite Key)
Attribute Key : Studi Kasus
Studi kasus penentuan kunci

Dibawah ini adalah data entitas Mata Kuliah yang memberikan


informasi mengenai mata kuliah

ID Kode Mata_Kuliah Kurikulum Semester SKS


01 MK-001 Networking 2018 4 3
02 MK-003 Basis Data 2017 2 4
03 MK-005 Pemrograman 2017 3 3
04 MK-002 Algortima 2018 1 3
05 MK-004 Logika 2017 1 3
Super Key
Jenis-jenis kunci dalam basis data model relasional

Super Key (Kunci Super) : ID Kode Mata_Kuliah Kurikulum Semester SKS


• Satu atau gabungan 01 MK-001 Networking 2018 4 3
beberapa atribut yang 02 MK-003 Basis Data 2017 2 4
dapat membedakan
03 MK-005 Pemrograman 2017 3 3
setiap baris data dalam
sebuah tabel secara 04 MK-002 Algortima 2018 1 3
unik. 05 MK-004 Logika 2017 1 3

ID Kode Mata_Kuliah Kombinasi


y
rke • Bisa menjadi • Bisa menjadi • Dimungkinkan • ID + Kode
pe kunci kunci menjadi kunci • ID + Mata
Su • Karena • Karena • Dengan syarat Kuliah
memiliki nilai memiliki nilai penamaan • Kode + Mata
unik unik yang unik Kuliah
Candidate Key
Jenis-jenis kunci dalam basis data model relasional

Candidate key Candidat Key (Kunci Kandidat) :


• Super Key dengan
jumlah atribut yang
paling sedikit

ID Kode Mata Kuliah Kurikulum Semester SKS


01 MK-001 Networking 2018 4 3
02 MK-003 Basis Data 2017 2 4
03 MK-005 Pemrograman 2017 3 3
04 MK-002 Algortima 2018 1 3
05 MK-004 Logika 2017 1 3
Primary Key
Jenis-jenis kunci dalam basis data model relasional

Primary Key (Kunci Primer) : Syarat Primary Key :


Primary key
• Candidate key yang • Nilai tidak boleh NULL (kosong).
dipilih untuk • Nilai harus unik (tidak ada yang sama).
mengidentifikasi baris • Nilai jarang diubah

ID Kode Mata Kuliah Kurikulum Semester SKS


01 MK-001 Networking 2018 4 3
02 MK-003 Basis Data 2017 2 4
03 MK-005 Pemrograman 2017 3 3
04 MK-002 Algortima 2018 1 3
05 MK-004 Logika 2017 1 3
Alternate Key
Jenis-jenis kunci dalam basis data model relasional

Alternate Key (Kunci Alternatif) :


Alternate key
• Candidate key yang tidak dipilih
sebagai primary key.

ID Kode Mata_Kuliah Kurikulum Semester SKS


01 MK-001 Networking 2018 4 3
02 MK-003 Basis Data 2017 2 4
03 MK-005 Pemrograman 2017 3 3
04 MK-002 Algortima 2018 1 3
05 MK-004 Logika 2017 1 3
Perbandingan Kunci
Jenis-jenis kunci dalam basis data model relasional

Super Key
Alternate key
Primary key

ID Kode Mata_Kuliah Kurikulum Semester SKS


01 MK-001 Networking 2018 4 3
02 MK-003 Basis Data 2017 2 4
03 MK-005 Pemrograman 2017 3 3
04 MK-002 Algortima 2018 1 3
05 MK-004 Logika 2017 1 3
Foreign Key
Jenis-jenis kunci dalam basis data model relasional

Foreign Key (kunci Asing atau kunci tamu)


• Merupakan sembarang atribut yang menunjuk kepada primary key pada tabel
lain.

• Jika sebuah primary key terhubung ke tabel lain, maka keberadaan primary key
pada tabel tersebut disebut sebagai Foreign Key.

• Foreign key akan terjadi pada suatu relasi yang memiliki kardinalitas one to one,
one to many atau many to many.

• Primary Key dan Foreign Key adalah atribut yang sama, namun di tabel yang
berbeda. Artinya, nama_atribut sebagai Primary dan Foreign diusahakan harus
sama.
Foreign Key
Contoh penggunaan foreign Key

Primary Key Primary Key


Foreign Key
Hubungan (Relationship)
Konsep hubungan antar entitas

Hubungan (Relationship) :
 Hubungan atau keterkaitan di antara sejumlah entitas yang berasal dari
sejumlah himpunan entitas yang berbeda.

MAHASISWA MENDAFTAR FAKULTAS

DOSEN MENGAJAR MATA KULIAH

DOSEN MEMIMPIN FAKULTAS

MAHASISWA MENGAMBIL MATAKULIAH


Derajat Hubungan
Konsep dasar mengenia derajat relationship

Derajat Hubungan :
Derajat Hubungan
 Menunjuk pada jumlah dari
himpunan entitas yang
mengambil bagian dalam sebuah
hubungan Unary Binary Ternary
(derajat satu) (derajat dua) (derajat tiga)
Derajat Dua (Binary)
Jenis-jenis derajat hubungan antar entitas

 Satu buah hubungan (relationship) yang


menghubungkan dua entitas.
PEGAWAI
 Derajat dua paling sering digunakan
dalam desain basis data.

 Contoh: Pegawai memiliki kendaraan,


MEMILIKI KENDARAAN sebuah relationship MEMILIKI
menghubungkan entitas PEGAWAI dan
entitas KENDARAAN.
Derajat Tiga (Ternary)
Jenis-jenis derajat hubungan antar entitas

PEGAWAI
 Satu buah hubungan (relationship) yang
menghubungkan tiga entitas.

 Contoh: Pegawai pada kota tertentu


memiliki proyek. Sebuah relationship
BEKERJA PROYEK
BEKERJA menghubungkan entitas
PEGAWAI, PROYEK, dan KOTA.

KOTA
Kardinalitas Hubungan
Jenis-jenis hubungan antar entitas

Kardinalitas Hubungan :
 Jumlah maksimum entitas, One to one One to many
dimana entitas tersebut dapat
berkaitan dengan entitas pada
himpunan entitas yang lain.

many to
many to one many
Satu ke Satu (One to One)
Jenis-jenis hubungan antar entitas

a1 b1  Entitas di dalam himpunan entitas A


hanya dapat dihubungkan dengan paling
a2 b2 banyak satu entitas dalam himpunan
entitas B.
a3 b3
 Entitas di dalam himpunan entitas B
a4 b4 hanya dapat dihubungkan dengan paling
banyak satu entitas dalam himpunan
entitas A.
One to One
Satu ke Satu (One to One)
Jenis-jenis hubungan antar entitas

Seorang dosen hanya bisa menjadi kepala di satu


fakultas.

1 1
DOSEN Memimpin FAKULTAS

Satu fakultas hanya bisa dipimpin satu dosen


Satu ke Banyak (One to Many)
Jenis-jenis hubungan antar entitas

b1  Entitas di dalam himpunan entitas A


a1 dihubungkan dengan lebih dari satu
b2
entitas di dalam himpunan entitas B.
a2 b3
 Entitas di dalam himpunan entitas B
b4 hanya dapat dihubungkan dengan paling
a3
banyak satu entitas dalam himpunan
b5 entitas A.

One to Many
Satu ke Banyak (One to Many)
Jenis-jenis hubungan antar entitas

Seorang dosen dapat mengajar lebih dari satu mata


kuliah.

1 M
DOSEN MENGAJAR MATAKULIAH

Ada beberapa matakuliah yang diajar oleh satu dosen


Banyak ke Satu (Many to One)
Jenis-jenis hubungan antar entitas

a1
 Entitas di dalam himpunan entitas A
b1 dihubungkan dengan paling banyak satu
a2
entitas di dalam himpunan entitas B
a3 b2
 Entitas di dalam himpunan entitas B
a4
b3
dapat dihubungkan dengan lebih dari
satu entitas dalam himpunan entitas A.
a5

Many to One
Banyak ke Satu (Many to One)
Jenis-jenis hubungan antar entitas

Banyak mahasiswa yang mendaftar di satu fakultas

M 1
MAHASISWA MENDAFTAR FAKULTAS

Satu fakultas bisa dimasuki banyak mahasiswa


Banyak ke Banyak (Many to Many)
Jenis-jenis hubungan antar entitas

a1 b1  Entitas di dalam himpunan entitas A


dapat dihubungkan dengan lebih dari
a2 b2 satu entitas di dalam himpunan entitas
B.
a3 b3
 Entitas di dalam himpunan entitas B
a4 b4 dapat dihubungkan dengan lebih dari
satu entitas dalam himpunan entitas A.

Many to One
Banyak ke Banyak (Many to Many)
Jenis-jenis hubungan antar entitas

Seorang mahasiswa dapat mengambil lebih dari satu matakuliah

M N
MAHASISWA MENGAMBIL MATAKULIAH

Satu matakuliah dapat diambil oleh lebih dari satu mahasiswa


Tahapan Pembuatan ERD
Proses pembuatan ERD
Tahap Awal Pembuatan ERD
Langkah-langkah dalam pembuatan ERD

Desain Desain
1 Konseptual 2 Logik

Identifikasi semua himpunan Menentukan atribut kunci


entitas yang dibutuhkan setiap himpunan entitas

Identifikasi hubungan antar


Menentukan kunci asing
himpunan entitas

Menentukan derajat
kardinalitas dan batasannya

Melengkapi atribut-atribut
Setiap himpunan entitas
Tahap Akhir Pembuatan ERD
Langkah-langkah dalam pembuatan ERD

B. Cara melakukan koreksi :


1. Kembali melihat-lihat
A. Melakukan koreksi terhadap hasil sumber informasi.
tahap pertama:  Formulir, laporan.
1. Melakukan dekomposisi  Hasil interview.
(perubahan) entitas.  Data dan informasi yang
2. Penggabungan entitas. dikumpulkan.
3. Pengubahan derajat relasi.  dll.
4. Penambahan relasi baru.
5. Perubahan atribut. 2. Memastikan bahwa semua
struktur dalam ERD yang
telah dibuat telah
memenuhi kebutuhan
(requirement) sistem
Aturan Penamaan ERD
Aturan penulisan nama yang digunakan pada ERD

 Pemberian nama (entitas, atribut, relasi) harus menggambarkan


maknanya.
 Penamaan Entitas:
 Gunakan nama tunggal.
 Gunakan kata benda
 Gunakan Huruf kapital
 Penamaan Hubungan (relationship) :
 Gunakan nama tunggal.
 Gunakan kata kerja aktif
 Gunakan huruf kapital
 Penamaan Atribut :
 Jika terdiri lebih dari 1 huruf, gunakan underscore (_).
 Gunakan huruf kapital di awal kata.
Tools Membuat ERD
Tools yang digunakan untuk membuat pemodelan data
Studi Kasus 1
Langkah-langkah pembuatan ERD

 Pada suatu basis data sistem akademik terdapat himpunan entitas


Mahasiswa dan himpunan entitas Mata Kuliah.

 Hubungan yang terjadi antara Himpunan Mahasiswa dan Himpunan


Mata Kuliah disebut Mengambil.

 Pada hubungan ini, seorang mahasiswa bisa mengambil lebih dari satu
mata kuliah. Setiap mata kuliah dapat diambil lebih dari satu
mahasiswa.

 Buatlah ERD nya.


Proses 1 : Konseptual Desain
Langkah-langkah pembuatan ERD

Desain
1 Konseptual

Identifikasi semua
himpunan entitas
yang dibutuhkan MAHASISWA MENGAMBIL MATAKULIAH

Identifikasi hubungan
antar himpunan
entitas
Proses 2 : Logikal Desain
Langkah-langkah pembuatan ERD

Desain Kode_MK
2 Logik
Nama Nama MK
NIM ID_Belajar
Kode_MK
Menentukan atribut kunci
setiap himpunan entitas

M N
MAHASISWA MENGAMBIL MATAKULIAH
Menentukan kunci asing

Menentukan derajat
kardinalitas dan batasan
Alamat Gender Nilai SKS Semester
NIM

Melengkapi atribut-atribut
setiap himpunan entitas
Batasan Kardinalitas Hubungan
Pengembangan kardinalitas hubungan
Batasan Kardinalitas Hubungan
Konsep batasan kardinalitas hubungan

Kardinalitasn Minimum : Kardinalitas Maksismum :


• Jumlah minumum suatu entitas • Jumlah maksimum suatu entitas
saling berhubungan satu sama lain saling berhubungan satu sama lain
dalam sebuah relationship. dalam sebuah relationship.

Notasi Batasan kardinalitas Min dan Maks

atau (0, N)

atau (1, N)

atau (1, 1)

atau (0, 1)
Alternatif Notasi Kardinalitas
Contoh notasi-notasi lain dalam penulisan kardinalitas
CHEN Crows Feet Notations
Studi Kasus 2
Studi kasus 2 merupakan pengembangan permasalahan dari studi kasus 1

Pada studi kasus 1, terjadi penambahan  Tambahkan himpunan entitas Dosen.


batasan kardinalitas minimum dan maksimum  Hubungan yang terjadi antara himpunan
sebagai berikut : entitas Dosen dengan Himpunan entitas
Matakuliah disebut Mengajar.
 Seorang mahasiwa bisa mengambil
matakuliah banyak sekaligus, tetapi boleh  Pada hubungan ini, Seorang dosen boleh
tidak mengambil satupun matakuliah. mengajar banyak matakuliah sekaligus,
tetapi bisa juga tidak mengajar satu
 Satu matakuliah dapat diambil oleh banyak matakuliahpun.
mahasiswa, tetapi bisa saja suatu
matakuliah tidak diambil satupun oleh  Setiap matakuliah hanya boleh di ajarkan
mahasiswa. oleh seorang dosen dan tidak boleh ada
matakuliah yang tidak di tentukan siapa
dosennya.
ERD Studi Kasus 2
Contoh kasus penerapan batasan kardinalitas

ID_Belajar Kode_MK Nama MK


Kode_MK ID_Ajar NIDN
NIM
(0,N) (0,N)
MENGAMBIL MATAKULIAH MENGAJAR
Nilai

(0,N) SKS Semester Kode_MK


(1,1)
NIM Nama
NIDN Nama
MAHASISWA DOSEN

Alamat Gender
Alamat Gelar
Keterangan Contoh Batasan Kardinalitas
Keterangan dari contoh kasus batasan kardinalitas
Mahasiswa Mengambil Matakuliah : Matakuliah diambil Mahasiswa :
1 2
Seorang Mahasiswa boleh mengambil Satu atau beberapa matakuliah bisa di
banyak matakuliah sekaligus. Tetapi boleh ambil oleh banyak mahasiswa, dan dapat
juga seorang mahasiswa tidak mengambil pula terjadi sebuah matakuliah tidak diikuti
matakuliah satupun. Sehingga derajat oleh mahasiswa manapun, sehingga derajat
minimum 0 terjadi pada entitas mahasiswa. relasi minimum 0 terjadi pada entitas
matakuliah.

Dosen Mengajar Matakuliah : Matakuliah diajar Dosen :


3 4
Seorang dosen boleh mengajar banyak Setiap matakuliah hanya boleh di ajarkan
matakuliah sekaligus, tetapi bisa juga oleh seorang dosen dan tidak boleh ada
belum/tidak mengajar satu matakuliahpun. matakuliah yang belum/tidak di tentukan
Derajat relasi minimum 0 pada entitas siapa dosennya. Derajat relasi minimum 1
matakuliah. pada entitas dosen
Terima Kasih

Anda mungkin juga menyukai