FUNGSI BANGUNAN APARTEMEN
BERTINGKAT TINGGI
MATA KULIAH STRUKTUR KONSTRUKSI III
UNIVERSITAS NGURAH RAI DENPASAR
FAKULTAS SAINT DAN TEKNOLOGI PRODI ARSITEKTUR
BALI 2023
1. BANGUNAN BERTINGKAT TINGGI
Gedung bertingkat adalah bangunan yang terdiri lebih dari satu lantai dan
dirancang secara vertikal.
Bangunan bertingkat dibagi menjadi dua berdasarkan ketinggian gedung dan
spesifikasi
Dan syarat-syarat :
• Low rise building (3-4 lantai atau dgn ketinggian 10 m)
• High rise building (lbh dari 4 lantai atau lebih dari 10 m)
Bangunan tingkat tinggi sangat populer pada jaman sekarang, karena dinilai
lebih efektif dan efien dengan kondisi yang ada. Semakin meningkatnya
pertambahan penduduk tetapi tata guna lahan yang semakin terbatas menjadi
masalah baru dalam era modernisasi saat ini. Dalam membangun sesuatu
bangunan yang diperuntukkan untuk kapasasitas daya guna yang besar dengan
kondisi lahan yang kurang memadai luasannya, maka dipilihlah bangunan tinggi
sebagai salah satu solusi untuk mengatasi masalah tersebut.
FUNGSI
Fungsi utama dari bangunan tinggi adalah sebagai tempat tinggal
atau kantor. Bangunan tinggi juga dapat digunakan untuk hotel, mall,
ruang publik, dan lain-lain.
Namun, dengan meningkatnya jumlah penduduk serta lahan yang
semakin terbatas, bangunan tinggi saat ini lebih banyak difungsikan
sebagai apartemen.
2. APARTEMEN
2.1 Pengertian
Apartemen merupakan sebuah unit tempat tinggal yang terdiri dari Kamar Tidur,
Kamar Mandi, Ruang Tamu, Dapur, Ruang Santai yang berada pada satu lantai
bangunan vertikal yang terbagi dalam beberapa unit tempat tinggal.
Jadi secara umum, apartemen dapat diartikan sebagai suatu bangunan yang
bertingkat lebih dari satu lantai yang di dalamnya merupakan kumpulan dari
beberapa unit hunian, dengan setiap unit kamar memiliki ruang untuk hidup
yang lengkap, dimana para penghuninya saling berbagi fasilitas yang sama.
2. APARTEMEN
2.2 Dasar Hukum
Dasar hukum dari apartemen ini hampir sama dengan dasar hukum dari rumah
susun, yaitu tertera di dalam UU No.16 tahun 1985, ini di dasarkan pada
fungsi/kegunaan apartemen yang memang seperti rumah susun, namun membuat
berbeda adalah Penghuninya lokasi/letak bangunan dan kondisi fisiknya.
Penghuni yang ada di rumah susun merupakan orang/masyarakat yang
perpenghasilan menengah kebawah, sedangkan apartemen penghuninya
merupakan orang berpenghasilan menengah ke atas.
2. APARTEMEN
2.3 Karakteristik
Hunian ini memang memiliki karakteristik yang berbeda dengan tempat tinggal lain seperti rumah. Berikut ini adalah
karakteristik dari tempat tinggal tersebut:
• Memiliki lebih dari dua lantai dan biasanya bangunan berbentuk vertikal.
• Dalam satu lantai terdiri dari unit-unit hunian.
• Fleksibel dalam mencapai pemanfaatan ruang secara maksimal.
• Efisien, efektif, dan ekonomis.
• Memiliki fasilitas bersama yang belum tentu dimiliki perumahan.
• Pada umumnya terdapat area komersil pada bangunan atau lingkungan apartemen.
• Sirkulasi vertikal berupa tangga atau lift dan sirkulasi horisontal berupa koridor.
• Keamanan, ketenangan dan privasi lebih terjamin.
• Akses yang mudah dan cepat untuk menjangkau fasilitas-fasilitas yang ada.
• Struktur dan bahan bangunan dapat bertahan dalam jangka waktu yang lama.
2. APARTEMEN
2.4 Fungsi
Meskipun memiliki karakteristik yang berbeda dengan rumah, namun bangunan ini memiliki fungsi yang hampir
sama dengan rumah atau tempat tinggal yang lain. Berikut ini adalah fungsi dari apartemen
a. Fungsi utama
yaitu fungsi dominan dalam sebuah apartemen adalah pemukiman. Apartemen mempunyai ruang-ruang yang
mewadahi aktifitas-aktifitas penghuni yang berlangsung secara rutin. Jenis aktifitas tersebut antara lain: tidur,
makan, menerima tamu,berinteraksi sosial, melakukan hobi, bekerja, dan lain-lain.
b. Fungsi pendukung
merupakan fungsi-fungsi skunder yang ditambahkan pada sebuah apartemen untuk mendukung dan menambah
kenyamanan berlangsungnya fungsi utama.
c. Fungsi pelengkap
merupakan fungsi-fungsi yang diadakan untuk melengkapi berlangsungnya fungsi utama dan fungsi pendukung.
Ruang ruang tersebut misalnya ruang administrasi, ruang cleaning service dan ruang satpam.
2.5 Jenis Apartemen
a. Apartemen Studio
b. Apartemen Alcove
c. Apartemen Convertible
d. Apartemen Junior 1 Bedroom
e. Apartemen 2 Bedroom
f. Apartemen Duplex atau Triplex
g. Apartemen Loft
h. Apartment Garden
i. Classic Six
2.6 Jenis Apartemen berdasarkan arsitektural
bangunan
a. Low Rise Apartment
b. Mide rise Apartment
c. High Rise Apartment
d. Walked-Up Apartemen
e. Garden Apartemen
2. APARTEMEN
2.7 Klasifikasi Apartemen Berdasarkan Sistem Kepemilikan
Ada dua jenis apartemen berdasarkan kepemilikan (Apartments: Their Design and Development,
1967: 39-42), antara lain:
1. Apartemen dengan sistem sewa
2. Apartemen dengan sistem beli
Apartemen dengan sistem beli dapat terbagi lagi menjadi dua jenis yaitu:
a. Apartemen dengan sistem kepemilikan bersama (cooperative ownership).
b. Condominium.
2. APARTEMEN
2.8 Apartemen Dibedakan Berdasarkan Sistem Penyusunan Lantai
1. Simplex
Pada apartemen jenis ini setiap unit keluarga memiliki satu lantai hunian.
2. Duplex
Pada apatemen jenis ini setiap unit memiliki dua lantai. Dalam pembagian ruangnya satu lantai
berfungsi sebagai lantai bersifat semi privasi sedangkan lantai yang lainnya bersifat privasi.
3. Triplex
Pada apartemen jenis ini memiliki pembagian menjadi 3 lantai per unitnya. Di mana di tingkat
1 menjadi tempat servis, area di tingkat 2 bersifat semi privat sedangkan area di tingkat 3
merupakan area yang bersifat privat. Dalam pembagian tingkat bervariasi yaitu: Half level dan
split level.
2. APARTEMEN
2.9 Apartemen Dibedakan Berdasarkan Bentuk Massa Bangunan
1. Slab
Pada apartemen berbentuk slab, bangunan berbentuk seperti kotak yang pipih. Massa yang berbentuk slab biasanya
menggunakan koridor sebagai penghubung ruang, yang terdiri dari:
• Double loaded corridor
• Single loaded corridor
• Skip stop plan
• Terrace plan
2. Tower
Biasanya ketinggian bangunannya di atas 20 lantai. Sistem sirkulasinya menggunakan sistem core karena menggunakan lift. Ada
berbagai variasi bentuk tower antara lain:
• Single tower
• Multi tower
Apartemen berbentuk tower ini dapat juga dibedakan berdasarkan sistem core yaitu :Tower plan, Expanded tower plan, Cross
plan, Expanded cross plan, Three wing plan, Five wing plan, Circular plan.
2. APARTEMEN
2.9 Apartemen Dibedakan Berdasarkan Bentuk
Massa Bangunan
3. Varian
Massa apartemen yang berbentuk varian ini merupakan
bentuk gabungan massa slab dengan podium dan tower
dengan podium.
Dalam buku Data Arsitek bentuk massa apartemen dibedakan
menjadi:
• Bangunan Bentuk Blok
• Bangunan Bentuk Barisan
• Bangunan Bentuk Irisan
• Bangunan Bentuk Besar/Luas
• Bangunan Bentuk Balok tinggi
2. APARTEMEN
2.10Fasilitas Apartement
Apartemen yang secara fasilitasnya memiliki persamaan hotel bintang 4 berdasarkan standar PHRI yang
terdapat di hotel bintang 4 yang terdiri dari 3 zona, yaitu ruang utama, ruang pengelola, dan area service.
a. Publik b. Private c. Service
1. Lobby 1. Ruang kamar 1. Janitor
- Luas minimum 100m2 2. Toilet kamar hotel 2. Pantry
2. Ruang receptionist 3. Ruang kantor pengelola 3. Gudang
3. Ruang tunggu/ ruang tamu 4. Toilet biasa dan difable 4. Ruang maintenance
4. Restoran & Bar 5. Toilet umum 5. Ruang kontrol
5. Sarana rekreasi dan olah raga 6. Ruang keamanan
6. Kafe/coffee shop 7. Ruang ME
7. Lapangan parkir 8. Parkir
8. Area kolam renang dewasa dan anak-anak