PENERIMAAN
DAN Rizalia
Wardiah,
PENYIMPANAN MKM.
LOGISTIK
OUTLINE
1. Penerimaan logistik
2. Aktifitas Penerimaan logistik
3. Penyimpanan logistik
4. Gudang
MANAJEMEN
LOGISTIK
Lukas Dwiantara dan Rumsari Hadi (2004), Manajemen
logistik adalah serangkaian kegiatan perencanaan,
pengorganisasian, dan pengawasan terhadap kegiatan
pengadaan pencatatan, pendistribusian, penyimpanan,
pemeliharaan dan penghapusan logistik guna mendukung
efektivitas dan efisiensi dalam upaya pencapaian tujuan
organisasi.
Donald J. Bowersox (1995), manajemen logistik
merupakan aktivitas perusahaan yang berkaitan dengan
lokasi, fasilitas, transportasi, inventarisasi, komunikasi,
pengurusan, dan penyimpanan
PENERIMAAN
LOGISTIK
Logistik merupakan seni dan ilmu mengatur dan
mengontrol arus barang, energi, informasi dan
sumber daya lainnya, seperti produk, jasa,dan
manusia, dari sumber produksi ke pasar dengan
tujuan mengoptimalkan penggunaan modal.
Berdasarkan pengertian diatas, maka misi logistik
adalah “mendapatkan barang yang tepat, pada
waktu yang tepat, dengan jumlah yang tepat,
kondisi yang tepat dengan biaya
yang terjangkau, dengan tetap memberikan
kontribusi profit bagi penyedia jasa logistik.
PROSES PENERIMAAN
Menurut Hadiguna dan Setiawan (2008),
penerimaan (receiving) yaitu menerima
material pesanan perusahaan, menjamin
kualitas material yang dikirim pemasok,
serta mendistribusikan material ke lantai
produksi.
AKTIFITAS
PENERIMAAN
1. Menyusun rencana dan monitoring pengiriman dengan
berkoordinasi dengan pihak Terkait
2. Menyusun anggaran biaya pengiriman, pajak,
pengepakan
dan handling dengan berkoordinasi dengan pihak
keuangan.
3. Monitoring penerimaan dengan berkoordinasi dengan
pihak
pengadaan, Keuangan, dan Quality Control.
4. Menerbitkan dokumen penerimaan semua
material di berupa receiving voucher
berkoordinasi dengan pihak terkait dan Quality
Control.
5. Melaksanakan pengiriman material dan
pengepakan material sesuai aturan yang
berlaku secara internasional.
6. Mengevaluasi semua kegiatan penerimaan dan
pengiriman material untuk kecepatan
keamanan dalam rangka mendukung kepuasan
customer.
[Link] kaderisasi di lingkungan pekerjaan
penerimaan dan pengiriman material yang patuh hukum
dan peraturan perusahaan maupun peraturan negara
yang berlaku.
[Link] dan menjaga sistem manajemen yang
diterapkan dilingkungan pekerjaannya sudah memenuhi
kaidah-kaidah tata kelola perusahaan ( Good Corporate
Governance ).
[Link] semua ketentuan-ketentuan tentang
keselamatan, keselamatan kerja dan lingkungan hidup
(K3LH) pada lingkungannya.
GUDANG
Warehouse atau pergudangan berfungsi menyimpan
barang untuk produksi atau hasil produksi dalam jumlah
dan rentang waktu tertentu yang kemudian
didistribusikan ke lokasi yang dituju berdasarkan
permintaan.
Kendala yang dihadapi dalam pengelolaan warehouse
adalah akurasi pergerakan barang dan menghitung
rentang waktu barang disimpan.
Dibutuhkan kontrol aktivitas pergerakan barang dan
dokumen untuk meningkatkan efisiensi penggunaan
warehouse agar jumlah dan rentang waktu barang
disimpan dalam nilai minimum atau sesuai perencanaan.
AKTIVITAS GUDANG
a. Menerbitkan
dokumen permintaan material (material
Ticket/MT, Material Delivery/MD dan Transfer
Material/TM) sebagai pengeluaran dan pelayanan
material.
b. Mengawasi dan mengontrol semua persediaan yang
mempunyai self life.
c. Melakukan identifikasi, klasifikasi material
berdasarkan jenis dan karakteristik serta tingkat /
frekuensi pelayanan atau pengeluaran material sebagai
dasar pengaturan penyimpanan material.
Mengawasi dan melaksanakan pemeriksaan
material persediaan secara periodik (stock
opname) untuk menjamin akurasi dan keamanan
persediaan.
Membuat dan mengkoordinasikan laporan hasil
pemeriksaan material persediaan (stock opname)
termasuk status kondisi dan kelengkapan dokumen
material.
Menerapkan dan melaksanakan ketentuan-
ketentuan tentangkeselamatan, kesehatan kerja dan
lingkungan hidup (K3LH) di lingkungannya.
Menerapkan dan melaksanakan ketentuan-
ketentuan tentang keselamatan, kesehatan
kerja dan lingkungan hidup (K3LH) di
lingkungannya.
Melaporkan seluruh tugasnya dan
menerima penugasan lain dari Manager
Product & Customer Support.
DOKUMEN
PENERIMAAN
1. Barang Masuk
2. Barang Keluar
PENERIMAAN
BARANG MASUK
PR (Purchase Requisiton) adalah formulir permintaan
pembelian barang dan atau jasa ke dalam maupun luar
negeri yang memuat informasi tentang jenis, jumlah,
ukuran, satuan, estimasi harga, dan informasi penting
lainnya terhadap rencana kebutuhan material atau jasa.
PO (Purchase Order) adalah informasi pemesanan barang
dan atau jasa yang pembeliannya dilakukan dengan pihak
luar negeri yang memuat informasi tentang nama supplier,
jenis, jumlah, ukuran, satuan harga dan informasi lainnya
yang penting terhadap pembelian barang atau jasa ke luar
negeri
PENERIMAAN
BARANG KELUAR
1. Process Sheet adalah dokumen yang
digunakan untuk mencatat proses produksi
sebuah barang.
2. Drawing adalah dokumen yang digunakan
sebagai rancangan atau sketsa produk yang
dikerjakan.
3. MT (Material Ticket) adalah dokumen yang
digunakan sebagai bukti pengeluaran material
4. OC (Order Complete) adalah dokumen yang
digunakan sebagai bukti bahwa material itu telah selesai
dikerjakan.
5. RS (Return of Store) adalah dokumen yang digunakan
jika ada material yang dikembalikan karena adanya
ketidaksesuain barang dengan kontrak.
6. TM (Transfer Material) adalah dokumen yang
digunakan untuk mentransfer barang jadi ke pihak
internal perusahaan yaitu Aircraft Services
7. MD (Material Delevery) adalah dokumen yang
digunkan untukpengiriman barang jadi ke pihak eksternal
perusahaan.
8. RT (Rejection Tag) adalah dokumen yang digunakan
untuk mencatat material-material yang cacat
KENDALA
PENERIMAAN
a) Kerusakan di tempat penerimaan
sementara.
b) Kekurangan barang, baik sejak waktu
pemuatan, maupun karena hilang dalam
perjalanan.
c) Ketidak-cocokan dalam berat atau ukuran.
Ketidak-cocokan dalam spesifikasi menurut hasil
pengujian dari ahli kimia, ahli ilmu logam atau
ahli-ahli lainnya yang telah diminta untuk
menganalisis barang kiriman.
d) Ketidaksesuaian Part Number, Serial Number,
Manufacture Date, Manufacture Gate, dan
Quantity
SP (Surat Pesanan) adalah formulir pengadaan barang dan atau
jasa didalam negeri yang memuat informasi tentang nama,
supplier, jenis barang, jumlah barang, ukuran, satuan, harga dan
informasi lainnya yang penting terhadap pembelian barang
danatau jasa didalam negeri.
BPBI ( Bukti Penyerahan Barang Import) adalah dokumen
penyerahan barang import dari Traffic ke fungsi Receiving
yang
memuat informasi tentang nama barang, tanggal penerimaan,
tanggal penyerahan, nomor Purchase Order, nomor Invoice,
jumlah, ukuran, satuan harga, dan informasi lainnya yang
penting terhadap peneimaan barang import.
BPBL (Bukti Penyerahan Barang Lokal) adalah dokumen
penyerahan barang lokal yang memuat informasi tentang nama
barang, tanggal penerimaan, tanggal penyerahan, nomor Surat
Pesanan, jumlah, ukuran, satuan harga, dan informasi lainnya
yang penting terhadap penerimaan barang lokal
Invoice adalah dokumen yang dibuat oleh Supplier
dengan maksud memberikan informasi kepada
perusahaan tentang harga barang yang harus dilunasi oleh
perusahaan.
RV (Receiving Voucher) adalah bukti dokumen
penerimaan
material yang memuat informasi tentang jenis, satuan,
ukuran dan informasi lainnya yang penting terhadap
material yang diterima di lokasi/gudang. Penerimaan
Receiving Voucher berdasarkan
order/pesanan perusahaan
PENYIMPANAN
LOGISTIK
Fungsi ini merupakan pelaksanaan
penerimaan, penyimpanan dan penyaluran
perlengkapan yang telahdiadakan melalui
fungsi-fungsi terdahulu untuk kemudian
disalurkan kepada instansi-instansi
pelaksana.
Click icon to add picture
TERIMAKASIH
DISTRIBUSI DAN Rizalia
PERSEDIAAN Wardiah,
LOGISTIK MKM.
OUTLINE
1. Pengertian distribusi
2. Asas pendistribusian
3. Aktifitas distribusi Tugas !
4. Sistem distribusi
5. Persediaan