0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
43 tayangan16 halaman

Praktik Monopoli Intel dan Etika Rabat

Dokumen tersebut membahas kasus penyalahgunaan kekuasaan pasar oleh Intel Corp pada tahun 2005 dengan memberikan "rabat" atau insentif kepada produsen PC Jepang agar tidak membeli prosesor dari pesaingnya, AMD, serta memaksa produsen hanya menggunakan prosesor Intel. Tindakan Intel dianggap melanggar persaingan usaha yang sehat.

Diunggah oleh

Rizka Maurizkanbila
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PPTX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
43 tayangan16 halaman

Praktik Monopoli Intel dan Etika Rabat

Dokumen tersebut membahas kasus penyalahgunaan kekuasaan pasar oleh Intel Corp pada tahun 2005 dengan memberikan "rabat" atau insentif kepada produsen PC Jepang agar tidak membeli prosesor dari pesaingnya, AMD, serta memaksa produsen hanya menggunakan prosesor Intel. Tindakan Intel dianggap melanggar persaingan usaha yang sehat.

Diunggah oleh

Rizka Maurizkanbila
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PPTX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

CASE STUDY 4.

Intel’s Rebates and


Other Ways It
“Helped”
Customers
Kelompok 4
Kelompok 4
• Abi Muhammad Fauzan ( 1702520019 )
• Dang tuanku Lareh ( 1702520030 )
• Farhan Nurathallah ( 1702520024 )
• Maulia Ashari ( 1702520051 )
• Maurizka Nabilla ( 1702520016 )
• Nur Eko Fikriyadi ( 1702520030 )
SUMMARY STUDY
CASE
Dalam dunia bisnis setiap perusahaan pasti
mempunyai beberapa kompetitors atau para
pesaing di bidang bisnis yang sama. Seperti
intel, intel juga memiliki beberapa pesaing
atau competitors yang cukup kuat di bidang
microprocessor seperti , perusahaan AMD.
Di tahun 2005, Intel Corp menyalahgunakan
kekuasaan sebagai market leader dan mencoba
memonopoli atas AMD serta menekan
perusahaan komputer lainnya untuk membeli
prosesor dari siapapun kecuali Intel.

Intel juga turut serta membayar perusahaan


komputer dari Jepang bernama (Sony, Nec,
Toshiba) untuk tidak membeli dari AMD
(Advanced Micro Devices).
Apa yang dilakukan Intel adalah
memperkenalkan sistem "diskon" atau
"koleksi" untuk produsen PC dan laptop
yang menggunakan produk Intel dalam
produksi PC dan laptop.

Diskon yang diberi oleh intel adalah


untuk menutupi uang yang diperoleh
Intel untuk perusahaan yang mencoba
berhenti menggunakan AMD sebagai
prosesor untuk PC dan laptop mereka.
Intel mengancam produsen komputer dan laptop untuk tidak akan
menawarkan prosesor Intel jika produsen PC dan laptop masih
menggunakan AMD sebagai prosesor PC dan laptop mereka.

Selain itu Intel mengikuti hasil proses federal di Komisi Perdagangan AS


(FTC), di mana Intel dapat mengubah kompiler untuk membuat
"monopoli" ilegal dan "bentuk persaingan tidak adil".
Rabats intel ini dianggap tidak etis karena rabat yang
dilakukan bukan semestinya seperti itu, melainkan
‘rabat’ pada kasus ini lebih mengarah ke penyuapan
yang dilakukan untuk memaksa produsen komputer
untuk menghentikan pasokan produk pada pesaing
bisnis mereka yaitu AMD dan memaksakan agar
mereka hanya menggunakan produk Intel saja.
Hal yang dilakukan oleh intel sangat merugikan pihak lain
karena efek yang didapat dalam tindakan yang dilakukan
oleh intel adalah membuat penjual competitor dan pembeli
tidak bisa secara bebas menjual atau membeli produk yang
mereka inginkan dan membuat perusahaan Intel bisa
mengontrol pasar karena merasa memiliki andil yang
substansial terhadap pasar.
PERSOALAN
MENGENAI STUDI
KASUS
Apakah Intel menggunakan kekuatan seperti monopoli? dengan kata lain, apakah
Intel mencapai tujuannya dengan mengandalkan kekuatan yang dimilikinya karena
menguasai sebagian besar pasar?
Dalam studi kasus diatas, intel berusaha untuk menciptakan dan memonopoli pasar, hal tersebut dapat
dibuktikan dengan beberapa hal
• Intel mengembangkan dan lebih mematenkan mikroprosesor baru yang secara hukum melarang memakai
buatan AMD
• Saat AMD menciptakan mikroprosesor yang lebih baik, Intel menawarkan “rebate” dalam bentuk jutaan
dolar untuk perusahaan komputer besar di Jepang. Perusahaan yang sudah menerima dan menggunakan
“rebate” setuju untuk berhenti membeli Microprocessor dari AMD
• Intel menciptakan kode software untuk menghambat kemampuan mikroprosesor yang dibuat oleh AMD
• Ketika Dell menolak untuk memboikot AMD,Intel memberi peringatan dan ancaman kepada komputer lain
Apakah rabat Intel etis atau tidak
etis?
tidak etis

• Rebate dalam maksud sebenarnya diberikan kepada pelanggan yang


memang membeli prosesor dari Intel dan hal itu didasari sebagai
usaha untuk mempertahankan pelanggannya untuk jangka panjang
di industri personal computer
• rebates” yang Intel beri adalah produsen komputer “dipaksa” untuk
menghentikan pasokan processor AMD pada produksi produknya.
Apakah rabat Intel etis atau tidak
etis?
tidak etis
• intel memaksa produsen komputer untuk menghentikan pasokan
pesaingnya yaitu AMD dan hanya menggunakan produk intel saja
• Intel melanggar hak dan kewajiban kontraktual.
• Intel dinilai tidak etis karena memaksakan dan melanggar hak Dell
untuk dapat memilih.

Rebates intel etis ketika diberikan kepada pelanggan yang memang membeli prosesor dari intel dan
didasari sebagai usaha untuk mempertahankan pelanggan secara jangka panjang.
Apakah tidak etis bagi Intel untuk menggunakan compilernya dan "libraries" kode
perangkat lunaknya seperti pada kasus, atau apakah tindakannya diperbolehkan dalam
ekonomi pasar bebas?

• Tindakan intel tidak etis karena memaksa pengembang-pengembang software dengan memberikan library untuk
merusak kinerja software yang mereka buat apabila dijalankan di prosesor AMD.
• Ketika seseorang tersebut tidak dapat memaksimalkan daya guna dari prosesor AMD yang seharusnya dapat
bersaing dengan Intel karena suatu program tidak dapat berjalan di prosesor AMD karena library yang
menyebabkan demikian
• Intel telah melanggar prinsip Perfect Competition Market. Sehingga yang Intel lakukan dengan memasang
library ataupun compiler yang menyebabkan software tidak dapat berjalan di prosesor AMD ialah tidak etis
Apakah rabat Intel tidak etis? Jelaskan mengapa
atau mengapa tidak.

Rabat intel mengarah ke penyuapan yang dilakukan untuk


memaksa produsen komputer untuk menghentikan pasokan produk
pesaing bisnis

Pesaing intel di kasus ini adalah AMD dan intel memaksakan


produsen komputer untuk menggunakan produk Intel saja
THANK YOU
Any Quetions?
Kirimkan kepada kami! Semoga Anda
mempelajari sesuatu yang baru.

Anda mungkin juga menyukai