KETERAMPILAN
MENULIS Fahmi Lathif, [Link].
TINJAUAN MATA KULIAH
Membekali mahasiswa tentang kaidah menulis
Menyusun kalimat
Mengenal ciri-ciri paragraf yang baik
Memahami contoh-contoh tulisan untuk membantu mahasiswa berlatih menyusun
kalimat dan paragraf.
PETA KOMPETENSI
1. Menjelaskan hakikat menulis dan proses menulis
2. Menyusun/menulis kalimat efektif
3. Menjelaskan ciri-ciri paragraf yang baik
4. Menulis berbagai jenis surat dinas
5. Menulis paragraf deskripsi, narasi, argumentasi
6. Menulis paragraf eksposisi, dan persuasi
TUJUAN KETERAMPILAN
MENULIS
Untuk bisa menulis
Sasatra
cerpen,
Puisi
Opini
Straignews (berita)
Karya ilmiah
KEGIATAN BELAJAR 1
Apa pengertian menulis atau mengarang?
Suatu aktivitas menuangkan pikiran secara sistematis ke dalam bentuk tulisan, atau kegiatan
memikirkan, menggali, dan menggambarkan suatu ide dan menuangkannya dalam bentuk
tulisan.
Sebagai ragam komunikasi terdapat empat unsur yang terlibat dalam menulis.
1. Penulis sebagai penyampai pesan
2. Pesan atau sesuatu yang disampaikan penulis
3. Saluran atau medium berupa lambang-lambang bahasa tulis seperti rangkaian huruf atau
kalimat, dan tanda baca.
4. Penerima pesan, yaitu pembaca, sebagai penerima pesan yang disampaikan oleh penulis.
FUNGSI DAN TUJUAN
MENULIS
Fungsi personal, yaitu mengekspresikan pikiran, sikap, atau perasaan pelakunya,
yang diungkapkan melalui surat atau buku harian.
Fungsi instrumental (direktif), yaitu mempengarui sikap dan pendapat orang lain.
Fungsi interaksional, yaitu menjalin hubungan sosial.
Fungsi informatif, yaitu menyampaikan informasi termasuk ilmu pengetahuan.
Fungsi heuristik, yaitu belajar atau memperoleh informasi.
Fungsi estetis, yaitu untuk mengungkapkan atau memenuhi rasa keindahan.
MANFAAT MENULIS
Menulis mengembangkan kecerdasan
Menulis merupakan suatu aktivitas komplek, seperti pengetahuan tentang topik yang ditulis, kebiasaan
menata tulisan secara runtut, keterampilan meracik unsur-unsur bahasa dan kesanggupan menyajikan.
Namun untuk bisa menulis harus memiliki kemauan dan kemampuan
-mendengar, melihat, dan membaca yang baik
-Memilah, memilih, dan mengolah, mengorganisasikan, dan menyimpan informasi yang diperoleh
secara kritis dan sistematis
-Menganalisis sebuah persoalan dari berbagai prespektif
-Memprediksi karakter dan kemampuan pembaca
-Menata tulisan secara logis, runtut, dan mudah dipahami
9 PROSES BERPIKIR DALAM
MENULIS
Mengingat
Menghubungkan
Mengorganisasikan
Membayangkan
Memprediksi atau meramalkan
Memonitor atau memantau
Menggeneralisasikan
Menerapkan
mengevaluasi
Menulis mengembangkan daya inisiatif dan kreativitas
Tulisan yang menarik, enak dibaca, runtut, dan logis, penulis harus mampu
mengembangkan kreativitas. Caranya membaca berbagai infomasi dari berbagai
sumber. Semakin banyak membaca maka akan semakin mudah menulis, begitupun
sebaliknya.
Menulis menumbuhkan kepercayaan diri dan keberanian
Penulis akan mampu untuk menulis apa yang dilihat dan didengar, baik berupa
kritikan, opini ataupun sastra yang dikemas berdasarkan pemikirannya sendiri.
Menulis mendorong kebiasaan serta memupuk kemampuan dalam menemukan,
memupuk, dan mengorganisasikan informasi
Contoh; seseorang yang terbiasa menulis opini di surat kabar, pasti akan berusaha
mencari referensi dengan tujuan untuk memperkaya sudut pandang tentang apa yang
akan ditulisnya.
MITOS MENULIS
Orang enggan menulis karena tidak tahu untuk apa ia menulis
Orang enggan menulis karena merasa tidak berbakat dalam menulis
Orang enggan menulis karena merasa tidak tahu bagaimana menulis
Mitos yang kerap muncul dalam kegitan menulis
Menulis itu mudah (sastra/ opini, topik tulisan, daya pikir, daya nalar, daya rasa)
Kemampuan menggunakan unsur mekanik bahasa merupakan inti dari menulis
(EYD, kalimat, frasa, klausa).
Menulis itu harus sekali jadi (perlu pengecekan berulang-ulang)
BENTUK KARANGAN
Contoh karangan 1 (merupakan karya sastra)
Menceritakan suasana rumah dan perilaku tokoh
Contoh karangan 2 (merupakan reportase jurnalistik)
Berisi laporan atau paparan suatu peristiwa rill
Contoh karangan 3 (merupakan karya ilmiah populer)
Kata-kata yang digunakan lugas dan struktur bahasa mudah dipahami
Contoh karangan 4 (merupakan karangan ilmiah)
Struktur bahasanya berat
CIRI KARANGAN ILMIAH DAN
KARANGAN SASTRA
Modul halaman 1.18 dan tabel 1.2
TERIMA KASIH