Klasifikasi dan
Spesifikasi Produk
By: Adjeng Laksmi Anggraeni
Klasifikasi Produk
By: Adjeng Laksmi Anggraeni
Klasifikasi Produk
1. Berdasarkan Tujuan Pemakaian
01 02
Barang Industri Barang Modal
(Industrial Goods) (Capital Item)
03
Barang Konsomsi
Barang Industri
(industrial goods)
Merupakan barang yang dibeli untuk diproses kembali untuk memenuhi kebutuhan industri.
Bahan dan suku cadang Bahan setengah
Bahan baku
(material and spare
(materials) jadi Suku cadang
parts)
Barang Modal
(Capital Item)
Merupakan seluruh barang yang digunakan dalam proses produksi dan menghasilkan produk jadi.
Terdiri atas barang-barang tahan lama (long-lasting) yang memberi kemudahan dalam mengembangkan
produk jadi yang digunakan baik secara langsung maupun tidak langsung dalam proses produksi.
Instalasi Peralatan Ekstra Pembekalan dan Pelayanan
Barang Konsumsi
Merupakan barang yang dikonsumsi untuk kepentingan konsumen akhir sendiri (individu dan
rumah tangga), bukan untuk tujuan bisnis.
A) Convenience Goods
(barang-barang kebutuhan sendiri)
B) Shopping goods
(barang-barang yang dipilih-pilih)
C) Speciality goods
Merupakan barang-barang yang memiliki karakteristik atau merek yang unik. Pembeli
memerlukan usaha khusus untuk mendapatkan barang tersebut. Speciality goods memiliki ciri-
ciri berikut:
1. Barang-barang yang dibeli atas dasar suatu merek/brand tertentu. Konsumen terpengaruh oleh
ciri khas dari barang yang diiklankan sebelumnya.
2. Harganya relatif tinggi.
d) Unsought goods
Merupakan barang-barang yang tidak diketahui atau tidak terpikir untuk
dibeli.
Contohnya, produk baru seperti detektor asap dan prosesor makanan
adalah barang yang tidak dicari sampai tiba saatnya konsumen
mengenalnya melalui iklan.
2. Berdasarkan Manfaat/Tingkat Kepuasan
Deficient products Pleasing products
Produk-produk yang tidak bagus atau tidak sempurna Produk-produk yang memberikan kepuasan dan manfaat
sehingga tidak membawa manfaat yang tinggi dalam jangka pendek, tetapi bisa merugikan
(kepuasan/kebaikan) bagi konsumen dan masyarakat, konsumen dalam jangka panjang.
baik dalam jangka pendek maupun panjang.
Salutary products Desirable products
Produk-produk yang kurang memiliki daya tarik atau Produk-produk yang memiliki daya tarik serta memberi
memberi kepuasan yang rendah dalam jangka pendek, kepuasan yang tinggi, baik dalam jangka pendek maupun
tetapi bermanfaat bagi konsumen dalam jangka jangka panjang.
panjang,
3. Berdasarkan Sifat Konsumsi
a) Barang klasik
Barang yang tetap digemari oleh konsumen sepanjang masa meskipun banyak
model dan produk baru yang bermunculan.
b) Barang kontemporer
Barang yang dipengaruhi tren dan kegemaran konsumen.
c) Barang adjustable
Barang yang menyesuaikan perubahan iklim.
3. Berdasarkan Sifat Konsumsi
d) Barang luxurious
Barang mewah dan konsumennya berasal dari golongan tertentu.
e) Barang prestisius
Barang yang menunjukkan kedudukan seseorang dalam struktur sosial di
masyarakat.
f) Barang praktis
Barang yang penggunaannya tidak rumit dan membangun kesan santai.
4. Berdasarkan Daya Tahan Produk
a) Barang yang tidak tahan lama (nondurable goods)
Merupakan barang yang habis dikonsumsi dalam satu atau
beberapa kali pemakaian. Strategi pemasaran yang digunakan
adalah dengan menerapkan mark-up kecil dan gencar
mengiklankannya dikarenakan frekuensi pembelian barang
tersebut tinggi.
Contoh: sabun, minuman dan makanan ringan, kapur tulis, gula
dan garam.
b) Barang tahan lama (durable goods)
Merupakan barang yang dapat bertahan lama meskipun rutin
digunakan. Jenis barang ini membutuhkan personal selling dan
pelayanan yang lebih banyak, memberikan keuntungan besar
dan membutuhkan jaminan/garansi tertentu dari penjualnya.
Contoh: televisi, lemari es, mobil dan komputer.
5. Berdasarkan Cara Penyimpanannya
Barang yang memerlukan penyimpanan Barang yang tidak memerlukan
khusus penyimpanan khusus
6. Berdasarkan Sifat Barangnya
a. Barang konkret, fisiknya dapat dilihat.
b. Barang abstrak, fisiknya tidak dapat dilihat
7. Berdasarkan Bentuknya
a. Barang padat, misalnya beras dan meja
b. Barang cair, misalnya shampo dan minyak
8. Berdasarkan Cara Pemakaiannya
a. Barang komplementer, yaitu barang yang penggunaannya saling melengkapi satu dengan yang lainnya.
Contoh: kompor dengan gas
b. Barang subtitusi, yaitu barang yang dipakai sebagai pengganti barang lain dan mempunyai tingkat kepuasan
yang sama. Contoh: beras dengan roti
Spesifikasi Produk
By: Adjeng Laksmi Anggraeni
Supermarket adalah toko swalayan yang terbagi menjadi beberapa departemen dan menawarkan
berbagai macam jenis makanan dan perlengkapan rumah tangga. supermarket berukuran lebih
besar dengan lebih banyak pilihan produk daripada toko grosir yang tradisional
1) Departemen Food
Departemen food meliputi semua jenis makanan, seperti:
Milk dan milk powder (susu untuk bayi) Cooking oil (minyak goreng)
Biscuits (wafer) Dry goods (makanan yang diawetkan dengan
Drink (minuman) cara diekringkan)
Canned food (makanan yg diawetkan dalam Cigarette (rokok)
kaleng)
Snack (makanan ringan)
Seasoning (bumbu dapur)
Local basic (sembako)
Bakery (roti)
Baking needs (bahan pembuatan kue)
Candies dan chocolate (permen dan coklat)
Noodles (mie)
Breakfast (sarapan)
Syrup (minuman sari buah)
2) Departemen Non-food
Meliputi barang-barang selain makanan, seperti:
Hair care (perawatan rambut)
Body care (perawatan tubuh)
Skin care (perawatan muka)
Mouth care (perawatan gigi dan mukut)
Cleaning aid (pembersih lantai)
Insect killer (pembunuh serangga)
Air freshener (pengharum ruangan)
Tissue and piper product (aneka tisu)
Kosmetik tradisional dan internasional
Obat-obatan
3) Departemen Household
Meliputi barang-barang perlengkapan rumah tangga, seperti:
Electrical (alat elektronik)
Party wear (perlengkapan pesta)
Seasonal goods (barang musiman)
Luggage (tas dan koper)
Hardware (perlengkapan bengkel)
Souvenir (barang pajangan)
Plasticware (perlengkapan bahan plastic)
Kitchenware (perlengkapan dapur)
Melamineware (perlengkapan bahan
melamin)
Cleaning equipment (perlengkapan
kebersihan)
Glassware (perlengkapan dari kaca)
4) Departemen Toys
Meliputi semua jenis mainan anak-anak, seperti:
Soft toys, yaitu mainan khusus anak perempuan seperti boneka.
Battered operated toys for boys, yaitu mainan khusus anak lelaki yang menggunakan
baterai.
Battered operated toys for girls, yaitu mainan khusus anak perempuan yang
menggunakan baterai.
Game, yaitu peralatan bermain tradisional dan internasional seperti dakon, ular tangga,
bola basket, dsb.
Educational toys, yaitu permainan yang mengandung unsur Pendidikan seperti catur,
scrabble, lego, dsb.
5) Departemen Stationary
Meliputi semua peralatan tulis dan kantor, seperti:
Pensil
Buku
Tas
Koper
dsb
6) Departemen Fresh
Meliputi semua bahan makanan yang masih segar atau yang sudah
diolah dan memerlukan kondisi khusus dan kadaluwarsa yang relatif
singkat, seperti:
Sayuran
Buah-buahan
Daging
Dairy product
Frozen product
7) Departemen Fashion
1. Pakaian wanita
2. Pakaian pria
3. Pakaian anak perempuan
4. Pakaian anak laki-laki
5. Pakaian bayi
6. Peralatan dan perlengkapan bayi
7. Toiletris
8. Aksesoris
9. Tas wanita
10. Tas Pria
11. Sepatu wanita
12. Sepatu pria
13. Sepatu anak-anak
14. Kosmetik
2. Pengodean Produk Supermarket
Penaataan produk di counter tiap tiap departemen didasarkan pada ukuran, warna dan
mutu, merek dan modal dan harga. Setiap barang mempunyai kode yang berbeda
untuk memudahkan [Link]:
Kode departemen Kelompok barang
01 Departemen kosmetik
02 Departemen kemeja/kebutuhan pria
03 Departemen kebutuhan Wanita,remaja
dan perlengkapan bayi
04 Departemen baju batik
05 Departemen perlengkapan olahraga
06 Departemen koper,tas dan sepatu
3. Langkah Klasifikasi produk Fashion
Di departemen store,jenis barang ini didasarkan pada pertimbangan nama counter
(bagian penjualan di toko). Berikut contohnya
Kode Dept Kelompok barang (departemen) Kode Jenis barang
counter
02 Departemen kemeja dan kebutuhan pria 05 Kemeja
03 Departemen kebutuhan remaja anak dan 06 Kebutuhan
bayi pria
07 T shirt
08 Underwear
18 Pakaian anak
perempuan
19 Pakaian anak
laki
20 Kebutuhan
bayi
4. Klasifikasi produk berdasarkan merek
a. Pengelompokan Jenis Sepatu
1). Melakukan pengelompokan sepatu kulit untuk laki laki,perempuan, anak
laki laki dan anak perempuan
2) Melakukan pengelompokan sepatu kanvas pada laki laku dan prempuan
3) selanjutnya, dilkaukan pengelompokan berdasarkan merek (brand) sepatu
4) Pengelompokan berdasarkan warnanya, hitam,putih merah abu abu dan
sebagainya
a. Pengelompokan jenis kain
1). Pertama-tama, kain dikelompokan berdasarkan jenisnya
2) Dikelompokan berdasarkan merek
3) Dikelompokan berdasarkan warnanya
Spesifikasi Produk fresh
1. Penataan Sayur
Jenis produk Mutu Display
Daun Kesegaaran Memberi label sebelum
Buah dan bunga Ikatan dipajang
Umbi dan akar Ukuran Harus selalu di rapihkan
jamur jenis pajangan
2. Penataan Buah
Jenis produk Mutu Display
Lokal Segar Dirapihkan dan disortir setiap
impor Tidak cacat saat
Tidak busuk Pajangan harus terlihat penuh
Ukuran buah relative sama
3. Penataan Daging
Jenis produk Mutu Display
Ayam Kesegaran Gunakan nampan yang bersih dan
Sapi Lokal kering untuk peralatan display
ikan Impor
Ikan basah dipajang di atas es
serut
Ditempat pajangan ikan disediakan
mangkuk yang berisi air dan
potongan jeruk nipis untuk cuci
tangan konsumen
3. Penataan Produk susu
Jenis produk Mutu Display
Dairy local Lokal Buat kelompok sesuai dengan
Internasional Impor jenis/kegunaan produk
Ice cream
Frozen cake Buatlah pajangan semenarik
mungkin dengan komposisi
warna,label,merek menghadap ke
depan
Pajangan selalu dirapihkan,selalu
terlihat cukup dan ada
kesinambungan
Spesifikasi Produk Fashion
Kelompok Kriteria Jenis Keterangan
Pakaian Wanita Lingerie 1. Pakaian dalam Pakaian dalam
2. Pakaian renang
Dresses 1. Dress Pakaian sehari hari
2. Baby doll
3. Kaos
4. Celana Panjang
Evening clothes Pakaian tidur Pakaian malam
Suits 1. Jaket Jaket,blazer,rok
2. Kulot
3. Blazzer
4. Setelan celana
Winter wear 1. Jaket Jas,mantel,jaket
2. Sweater tebal
3. Jaket tebal
Sports wear Pakaian senam Pakaian olahraga
Maternity 1. Baju hamil Baju hamil
2. Celana hami
Ukuran
Fashion
No Kriteria Size
1 Pakaian Pria Small (s)
Small middle (SM)
Middle (M)
Middle Large (ML)
Large (L)
Extra Large (XL)
2 Pakaian Wanita Small (s)
Small middle (SM)
Middle (M)
Middle Large (ML)
Large (L)
Extra Large (XL)
THANK U