B.
Estimasi parameter dua populasi normal
1. Estimasi selisih mean dua populasi normal
Membandingkan nilai mean dua populasi.
a. Sampel besar : Jika variansi dan standar deviasi
kedua populasi diketahui.
2 2 2 2
1 2
P ( X 1 X 2 ) / 2 1 2 X 1 X 2 ) / 2 1 2 ) 1
n1 n2 n1 n2
b. Sampel besar : . Jika variansi dan standar deviasi
kedua populasi tidak diketahui, tetapi n besar
(n30) sehingga didekati dengan s
2 2 2 2
s1 s2 s s
P ( X 1 X 2 ) / 2 1 2 X 1 X 2 ) / 2 1 2 ) 1
n1 n2 n1 n2
c. Sampel besar : Jika variansi dan standar deviasi
tidak diketahui dan diasumsikan sama sehingga
dihitung variansi gabungan = Sp2
2 2
2 ( n1 1) S1 ( n2 1) S 2
Sp
n1 n2 2
2 1 1 2 1 1
P ( X 1 X 2 ) / 2 Sp ( ) 1 2 X 1 X 2 ) / 2 Sp ( ) 1
n1 n2 n1 n2
Contoh :
Seorang peneliti ingin membandingkan daya simpan
dodol durian yang dibuat menggunakan cara lama
dan cara baru. Hasil penelitian dengan diperoleh
data :
Cara lama Cara Baru
n =50 n = 60
Rata-rata = 1271 hari Rata-rata = 1416 hari
s= 148 hari s= 261 hari
Lakukan estimasi selisih mean umur simpan dodol pada
interval kepercayaan 95%. Apakah dapat
disimpulkan bahwa produk yang dibuat dengan cara
baru meningkatkan daya simpan dodol ?
Jawab :
n1 dan n2 besar dist Z.
1-α = 95% α = 0,05 α/2=0,025
Z0,025 = 1,96
1482 2612 1482 2612
P (1271 1416) 1,96 1 2 1271 1416) 1,96 ) 95%
50 60 50 60
P( 222,75 1 2 67,25) 95%
Kesimpulan pada tingkat kepercayaan 95% maka kisaran selisih
umur simpan dodol yang dibuat dengan cara lama dan baru
adalah -222,75 hingga -67,25.
2. Estimasi selisih mean dua populasi norma untuk
sampel kecil.
Distribusi t student dengan k = n1 + n2 - 2
a. Jika variansi kedua populasi sama =sp2
2 1 1 2 1 1
P(( X 1 X 2 ) t (k ; / 2) Sp 1 2 ( X 1 X 2 ) t (k ; / 2) Sp 1
n1 n2 n1 n2
b. Jika variansi kedua populasi tidak sama
2 2 2 2
s s s s
P( X 1 X 2 ) t (k , / 2) 1 2 1 2 X 1 X 2 ) t (k , / 2) 1 2 ) 1
n1 n2 n1 n2
• Jika n1≠ n2 maka derajat bebas didekati
dengan perhitungan, jika k tidak bulat
dibulatkan ke atas. 2
S1 2
S2
2
n
1 n 2
K 2 2
2
S1
2
S2
2
n
1 2 n
n1 1 n2 1
Contoh :
Ketebalan hasil cetakan nugget dua buah mesin
pencetak akan diteliti. Dari pengambilan sampel
secara random dari kedua mesin tersebut diperoleh
data :
Mesin A Mesin B
n =12 n = 12
Rata-rata = 18,75 mm Rata-rata = 18,61 mm
s2= 0,21 s2= 0,34
Lakukan estimasi selisih mean ketebalan nugget pada
interval kepercayaan 95%. Apakah dapat disimpul-
kan bahwa produk yang dibuat dengan mesin yang
berbeda mempunyai ketebalan yang sama ?
Jawab :
n1 = n2 dan kecil shg digunakan dist t k=12+12-2=22
1-α = 95% α = 0,05 α/2=0,025
t(22; 0,025) = 2,447
Karena nugget diproduksi dengan alat yang berbeda maka diasumsikan
σ21 ≠ σ22
0,21 0,34 0,21 0,34
P (18,75 18,61) 2,447 1 2 18,75 18,61) 2,447 ) 95%
12 12 12 12
P ( 0.3836 1 2 0,6638) 95%
Kesimpulan :
Pada tingkat kepercayaan 95% dipercayai bahwa selisih ketebalan rata-
rata nugget atara kedua mesin adalah -0,3836 hingga 0,6638 karena
angka nol ada pada kisaran tersebut maka dapat disimpulkan ketebalan
nugget hsl kedua mesin tidak berbeda. µ1 - µ2 = 0 jadi µ1 = µ2
Soal latihan dikumpulkan paling lambat tanggal 15 Desember 2015:
Diketahui bahwa konsumsi ikan dapat mencegah penyakit jantung
koroner. Berdasarkan hasil penelitian diketahui kadar kolesterol
darah dari kelompok konsumen yang mengkonsumsi ikan setiap
hari (A) dan dari konsumen yang tidak mengkonsumsi ikan setiap
hari (B).
Data : Kelompok A Kelompok B
Jumlah sampel 100 80
Rata-rata kadar 110 mg/dl 160 mg/dl
kolesterol
Standar deviasi 50 dl 60 dl
Lakukan estimasi selisih kadar kolesterol kedua kelompok konsumen
tersebut pada tingkat kepercayaan 99%.
Apakah dapat disimpulkan bahwa konsumsi ikan dapat menghambat
peningkatan kadar kolesterol darah ?