Konsep Dasar Geografi Budaya
ANDREAWAN ALFANSYAH & DEDY ROSYADI
(Malang, 2023)
GEOGRAFI
• Pengertian geografi
• Istilah geografi berasal dari dua kata yaitu GEOS dan GRAPHEIN
• “GEOS” artinya BUMI
• “GRAPHIEN” artinya MENGAMBARKAN, MENDESKRIPSIKAN,
MENCERITAKAN
• GEOGRAFI artinya ilmu yang mengambarkan atau mempelajari
tentang bumi
KEBUDAYAAN
• Pengertian kebudayaan
• Istilah kebudayaan berasal dari kata “BUDAYA” yang terdiri dari dua
kata yaitu BUDI dan DAYA
• “BUDI” artinya AKAL
• “DAYA” artinya KEKUATAN, USAHA MANUSIA
• BUDAYA artinya hasil pemikiran dan usaha manusia dari cipta, rasa,
karsa (TRIDAYA)
Pengertian Budaya dan Kebudayaan
• Budaya • Kebudayaan
Daya dari budi yang Hasil dari cipta, rasa
berupa cipta, karsa dan karsa
dan rasa.
Kebudayaan berasal dari kata sanskerta
“BUDDHAYAH” yang merupakan bentuk jamak
dari kata “BUDDHI” yang berarti budi atau akal.
Dengan demikian kebudayaan dapat diartikan
sebagai “hal-hal yang bersangkutan dengan budhi
atau akal”
Culture, merupakan istilah bahasa asing yang sama
artinya dengan kebudayaan, berasal dari kata latin
“colore” yang berarti mengolah atau mengerjakan
(mengolah tanah atau bertani). Dari asal arti
tersebut yaitu “colore” kemudian “culture”
diartikan sebagai manusia untuk mengolah dan
merubah alam.
Kesimpulan
Kebudayaan adalah hasil cipta, rasa dan
karsa manusia yang mencakup
pengetahuan, kepercayaan, kesenian,
moral, hukum, adat-istiadat, dan
kemampuan
Geografi Budaya
Geografi budaya adalah sub bidang dalam ilmu
geografi manusia yang mempelajari studi tentang
produk budaya dan norma-norma dan variasi mereka
menemukan dan hubungan dengan ruang dan tempat.
Selain itu geografi manusia menggambarkan dan
menganalisis cara bahasa, agama, ekonomi,
pemerintah, aktivitas budaya.
E.B. Tylor
(Primitive Culture)
Kebudayaan adalah kompleks yang mencakup
pengetahuan, kepercayaan, kesenian, moral,
hukum, adat istiadat dan lain kemampuan-
kemampuan serta kebiasan-kebiasaan yang
didapatkan oleh manusia sebagai anggota
masyarakat
R. Linton
(The Cultural Background of Personality)
Kebudayaan adalahkonfigurasi dari
tingkah laku dan hasil laku, yang unsur-
unsur pembentuannya didukqung serta
diteruskan oleh anggota masyarakat
tertentu.
Melville J. Herskovits
Kebudayaan adalah “Man made part of the
environment”
(Bagian dari lingkungan manusia)
Dawson
(Age of The Gods)
Kebudayaan adalah “Culture is common
way of life”
(Kebudayaan adalah cara hidup bersama)
Melville J. Herskovits
Kebudayaan adalah “Man made part of the
environment”
(Bagian dari lingkungan manusia)
Prof Dr. Koentjaraningrat
Kebudayaan adalah keseluruhan sistem,
gagasan, tindakan dan hasil karya manusia
dalam rangka kehidupan masyarakat yang
dijadikan milik diri manusia dengan cara
belajar
Ki Hajar Dewantara
Kebudayaan adalah buah budi manusia
dalam hidup bermasyarakat
Sultan Takdir Alisyahbana
Kebudayaan adalah manifestasi dari cara
Dr. Moh. Hatta
Kebudayaan adalah ciptaan hidup dari
suatu
Drs. Sidi gazalba
Kebudayaan adalah cara berfikir dan
merasa yang menyatakan diri dalam
seluruh segi kehidupan dari segolongan
manusia yang membentuk kesatuan sosial
dengan ruang dan suatu waktu
Selo Soemarjan dan Solaeman Soemardi
Kebudayaan adalah semua hasil karya,
rasa dan cipta masyarakat
Sukandar W. MA
Kebudayaan adalah cara hidup yang
dibina oleh suatu masyarakat guna
memnuhi kebutuhan pokoknya seperti
ketahanan hidup, kelansungan jenis
manusia dan ketertiban sosial
Kesimpulan
• Kebudayaan itu hanya dimiliki oleh masyarakat
manusia
• Kebudayaan itu tidak diturunkan secara biologis
melainkan diperoleh melalui proses belajar, dan
• Kebudayaan itu didapat, didukung dan diteruskan
oleh manusia sebagai anggota masyarakat
Ciri-Ciri Kebudayaan
1. Dipelajari
Kebudayaan bukan keturunan yang
dibawa sejak lahir, tetapi dipelajari dari
lingkungan dan nenek moyang
2. Dianut orang banyak
Yang memakai dan melaksanakan
kebudayaan adalah orang banyak karena
kebudayaan itu juga merupakan peraturan
yang harus ditaati orang banyak
3. Selalu berubah
Kebudayaan bukan keturunan, tetapi
dipelajari dari lingkungan dan selalu berubah,
kebudayaan terus berkembang sesuai dengan
pemakaiannya, bila kebudayaan itu lebih
banyak kebaikannya maka akan berkembang
terus tetapi bila lebih banyak buruknya maka
akan punah
Unsur-Unsur Kebudayaaan
(Koentjaningrat)
1. Sistem religi yang meliputi:
• Sistem kepercayaan
• Sistem nilai dan pandangan hidup
• Komunikasi keagamaan
• Upacara keagamaan
Unsur-Unsur Kebudayaaan
(Koentjaningrat)
2. Sistem kemasyarakatan atau organisasi sosial yang meliputi:
• Kekerabatan
• Asosiasi dan perkumpulan
• Sistem kenegaraan
• Sistem kesatuan hidup
• Perkumpulan
Unsur-Unsur Kebudayaaan
(Koentjaningrat)
3. Sistem pengetahuan meliputi pengetahuan tentang:
• Flora dan fauna
• Waktu, ruang dan bilangan
• Tubuh manusia dan perilaku antar sesama manusia
Unsur-Unsur Kebudayaaan
(Koentjaningrat)
4. Bahasa yaitu alat untuk berkomunikasi berbentuk:
• Lisan
• Tulisan
Unsur-Unsur Kebudayaaan
(Koentjaningrat)
5. Kesenian yang meliputi:
• Seni patung/pahat
• Relief
• Lukis dan gambar
• Rias
• Vokal
• Musik
• Bangunan
• Kesusastraan
• Drama
Unsur-Unsur Kebudayaaan
(Koentjaningrat)
6. Sistem mata pencaharian hidup atau sistem ekonomi yang meliputi:
• Berburu dan mengumpulkan makanan
• Bercocok tanam
• Peternakan
• Perikanan
• perdagangan
Unsur-Unsur Kebudayaaan
(Koentjaningrat)
7. Sistem peralatan hidup atau teknologi yang meliputi:
• Produksi, distribusi, transportasi
• Peralatan komunikasi
• Peralatan konsumsi dalam bentuk wadah
• Pakaian dan perhiasan
• Tempat berlindung dan perumahan
• senjata
Unsur-Unsur Kebudayaaan
(Melville J)
1. Alat-alat teknologi
2. Sistim ekonomi
3. Keluarga
4. Kekuasaan politik
Unsur-Unsur Kebudayaaan
(Bronislaw Malonowski)
1. Sistim norma-norma yang memungkinkan kerjasama antara
para anggota masyarakat agar menguasai alam sekelilingnya
2. Organisasi ekonomi
3. Alat-alat fan lembaga-lembaga atau petugas untuk
pendidikan; keluarga merupakan lembaga pendidikan yang
utama
Unsur-Unsur Kebudayaaan
(C. Kluckhon)
1. Peralatan dan perlengkapan hidup manusia (pakaian, perumahan, alat-alat rumah
tangga, senjata, alat-alat produksi, transportasi
2. Mata pencaharian hidup dan sistem ekonomi (pertanian, peternakan, sistem produksi,
sistem distribusi)
3. Sistem kemasyarakatan (kekerabatan, organisasi politik, hukum, perkawinan)
4. Bahasa (lisan, maupun tertulis)
5. Kesenian (seni rupa, seni suara, seni gerak)
6. Sistem pengetahuan
7. Religi (sistem kepercayaan)
Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi
Perkembangan Kebudayaan
1. Geografi (luas tanah, iklim, letak wilayah)
2. Psikologi (menyangkut keluwesan mencipta dan menerima kebudayaan baru.
Bila tidak kreatif maka kebudayaan mulai dari dulu hingga sekarang akan
tetap)
3. Hasil bumi dan hasil alam
4. Pendidikan
5. Keamanan (bagaimana pintar dan potensialnya bila tidak ada jaminan
keamanan maka kebudayaan tidak akan berubah/berkembang)
Darimana Datangnya Budaya?
Kebudayaan tidak tumbuh dengan sendirinya, tetapi melalui
proses pertumbuhan dan merupakan jawaban dari tantangan.
Tantangan adalah objek yang mengubah tekad untuk
meningkatkan kemampuan mengatasi masalah misalnya lahan
pertanian makin sempit sedangkan manusia harus makan,
maka jawabannya adalah intensifikasi pertanian dan
menciptakan teknologi pertanian yang cangih
Proses pembudayaan
1. Internalisasi
2. Sosialisasi
3. Enkulturasi
4. Difusi
5. Aktulturasi
6. Asimilasi
Perubahan Kebudayaan
• Faktor dari dalam • Faktor dari luar
a. Jumlah penduduk a. Akulturasi
b. Penemuan baru b. Asimilasi
Faktor Dari Dalam
1. Jumlah penduduk dengan bertambah dan
berkurangnya jumlah penduduk merupakan dinamika
kependudukan yang mempengaruhi kebudayaan
Faktor Dari Dalam
2. Penemuan baru
Manusia sebagai mahkluk sosial dan mahkluk budaya memiliki hasrat yang bersifat naluriah (PJ Bouman)
• Hasrat harga diri
• Hasrat untuk patuh
• Hasrat meniru/imitasi
• Hasrat bergaul
• Hasrat tolong menolong dan simpati
• Hasrat berjuang
• Hasrat memberitahu dan sifat-sifat menerima kesan baik dari diri sendiri maupun orang lain untuk
mempererat hubungan
Hasrat-hasrat tersebut mendorong akal budi manusia
untuk memikirkan kebutuhan dan cara mengatasinya
sehingga menemukan kemungkinan penemuan baru
berupa discovery dan invention
Discovery adalah penemuan baru
Invention adalah penerapan penyebaran dari penemuan
baru tersebut dalam masyarakat
Invention baru terjadi apabila discovery diterima dan
diterapkan dalam masyarakat
Faktor Dari Luar
1. Akulturasi: Masuknya dua atau lebih unsur
kebudayaan yang masing-masing yang berdiri sendiri-
sendiri, misalnya agama
2. Asimilasi: Pertemuan dua atau lebih unsur
kebudayaan yang bercampur menjadi satu, misalnya
mode musik dan pakaian
Kenapa muncul inovasi?
Inovasi muncul dari adanya kekuatan. Dimana kekuatan
tersebut muncul dari sifat manusia yang selalu berubah-
ubah sehingga memungkinkan untuk merubah hasrat-
hasrat yang awal mulanya belum sesuai
Bentuk Kebudayaan
Kebudayaan materil yaitu • Kebudayaan immaterial yaitu
kebudayaan yang terdiri dari objek kebudayaan yang tidak dapat
fisik (buku, mesin, mobil, cangkul) dilihat dengan mata seperti
ideology, kepercayaan, gagasan
Perubahan Kebudayaan
Realita dalam masyarakat terdapat dua kekuatan
berkenaan dengan perubahan kebudayaan, yaitu
konservatisme dan keinginan akan perubahan
Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Perubahan Kebudayaan
1. Discovery dan Invention
• Discovery dan invention adalah pangkal tolak dalam studi mengenai
pertumbuhan dan perubahan kebudayaan karena hanya dengan proses inilah
unsur yang baru dapat ditambahkan kepada keseluruhan kebudayaan
manusia
• Discovery adalah setiap penambahan pada pengetahuan dan invention
adalah penerapan yang baru dan pengetahuan (Linton)
• Basic invention suatu peristiwa meliputi pemakaian prinsip baru atau
kombinasi dari prinsip baru. Basic berarti kemajuan dan menjadi dasar dari
berbagai invention
• Improving invention artinya memperbaiki penemuan yang telah ada
2. Difusi Kebudayaan
• Difusi kebudayaan adalah proses penyebaran unsur kebudayaan dari satu individu ke individu
lain dan dari masyarakat ke masyarakat lain
• Penyebaran dari individu ke individu lain dalam batas satu masyarakat disebut difusi
intramasyarakat
• Penyebaran dari masyarakat ke masyarakat disebut difusi intermasyarakat
• Difusi mengandung tiga proses yang dibeda bedakan:
- Penyajian unsur baru kepada suatu masyarakat
- Penerimaan unsur baru
- integrasi
3. Akulturasi
• Akulturasi fenomena timbul sebagai hasil jika kelompok manusia yang mempunyai kebudayaan
berbeda bertemu dan mengadakan kontak secara langsung secara menerus kemudian menimbulkan
perubahan pola kebudayaan yang original dari salah satu kelompok (Redfield Linton, Herskovits)
• Akulturasi proses dimana masyarakat yang berebeda kebudayaannya mengalami perubahan kontak
yang lama dan langsung, tetapi tidak sampai kepada percampuran yang komplit dan bulat dari dua
kebudayaan itu (Gillin)
• Akulturasi proses timbul bila suatu kelompok manusia dengan kebudayaan tertentu dihadapkan
dengan unsur dari suatu kebudayaan asing yang berbeda sedemikian rupa, sehingga unsur
kebudayaan asing lambat laun diterima dan diolah ke dalam kebudayaan sendiri, tanpa
menyebabkan hilangnya kepribadian kebudayaan sendiri (Dr. Koentjaraningrat)
Bentuk-Bentuk Kontak Kebudayaan Yang Dapat Menimbulkan Proses Akulturasi
• Kontak dapat terjadi antara seluruh masyarakat atau antar bagian-bagian
saja dalam masyarakat atau dapat pula terjadi antar individu-individu
dari dua kelompok
• Antar golongan yang bersahabat dan golongan yang bermusuhan
• Antar msayarakat yang menguasai dan masyarakat yang dikuasai
• Antar msyarakat yang sama besarnya atau antar masyarakat yang
berbeda besarnya
• Antara aspek-aspek yang material dan yang non material dari
kebudayaan yang sederhana dengan kebudayaan yang komplek dan
antar kebudayaan yang komplek dengan yang komplek pula
4. Asimilasi
• Asimilasi adalah satu proses sosial yang telah lanjut dan yang ditandai oleh makin
kurangnya perbedaan antara individu-individu dan antar kelompok, dan makin eratnya
persatuan aksi, sikap dan proses mental yang berhubungan dengan kepentingan dan tujuan
yang sama
• Faktor-faktor yang memudahkan asimilasi:
- Toleransi
- Adanya kemungkinan yang sama dalam bidang ekonomi
- Adanya simpati terhadap kebudayaan yang lain
- Perkawinan campuran
Fungsi Kebudayaan
Melindungi diri terhadap alam, mengatur hubungan antar
manusia dan sebagai wadah dari segena perasaan
manusia
Sifat Hakekat Kebudayaan
• Kebudayaan terwujud dan tersalurkan dari perikelakuan manusia
• Kebudayaan telah ada terlebih dahulu daripada lahirnya suatu generasi
tertentu, dan tidak akan mati dengan habisnya usia generasi yang
bersangkutan
• Kebudayaan diperlukan oleh manusia dan diwujudkan dalam tingkah
lakunya
• Kebudayaan mencakup aturan yang berisikan kewajiban-kewajiban,
tindakan yang diterima dan di tolak, tindakan yang dilarang dan di izinkan
Wujud Kebudayaan
(J.J. Hoenigman)
Wujud kebudayaan dibagi menjadi tiga:
1. Wujud gagasan (Idea)
2. Wujud Perilaku (Aktivitas/tindakan)
3. Wujud benda hasil budaya (Artefak/karya)
Wujud Gagasan
Budaya dalam wujud gagasan/ide bersifat abstrak dan tempatnya ada dalam
alam pikiran tiap warga pendukung budaya yang bersangkutan sehingga
tidak dapat diraba atau difoto. Sistem gagasan yang telah dipelajari oleh
setiap warga pendukung budaya sejak dini sangat menentukan sifat dan cara
berpikir serta tingkah laku warga pendukung budaya tersebut. Gagasan ini
akan menghasilkan berbagai hasil karya manusia berdasarkan sistem nilai,
cara berfikir dan polah tingkah laku. Wujud budaya dalam bentuk sistem
gagasan ini biasa juga disebut sistem nilai budaya
Wujud Perilaku (Aktivitas)
Budaya dalam wujud berpola menurut ide/gagasan yang ada.
Wujud perilaku ini bersifat konkrit dapat dilihat dan
didokumentasikan (difoto dan difilm). Contoh: Petani sedang
bekerja di sawah, orang sedang menari dengan lemah
gemulai, oran sedang berbicara dan lain-lain. Masing-masing
aktivitas tersebut berada dalam satu sistem tindakan dan
tingkah laku
Wujud Benda Hasil Budaya
Semua benda hasil karya manusia tersebut bersifat
kongkrit, dapat diraba dan difoto. Kebudayaan dalam
wujud konkrit ini disebut kebudayaan fisik. Contoh:
bangunan-bangunan megah seperti piramida, tembok
cina, menhir, alat rumah tangga seperti kapak perunggu,
gerabah dan lain-lain.