0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
22 tayangan72 halaman

Identifikasi PKL di Tuminting Manado

Dokumen tersebut membahas tentang sektor informal khususnya pedagang kaki lima di Kecamatan Tuminting, Kota Manado. Dibahas mengenai latar belakang, tujuan, karakteristik, kebijakan pemerintah, dan demografi penduduk di Kecamatan Tuminting yang meliputi jumlah penduduk dan kepadatannya.

Diunggah oleh

Rya Awalyah
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PPTX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
22 tayangan72 halaman

Identifikasi PKL di Tuminting Manado

Dokumen tersebut membahas tentang sektor informal khususnya pedagang kaki lima di Kecamatan Tuminting, Kota Manado. Dibahas mengenai latar belakang, tujuan, karakteristik, kebijakan pemerintah, dan demografi penduduk di Kecamatan Tuminting yang meliputi jumlah penduduk dan kepadatannya.

Diunggah oleh

Rya Awalyah
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PPTX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

SEKTOR INFORMAL

MENGINDENTIFIKASI PEDAGANG KAKI LIMA


D I K E C A M ATA N T U M I N T I N G

Anggota Kelompok:
Aldrin Kading 16021105008
Dosen Pengajar :
Laurensius M. Wowor 16021105011 Fela Warouw ST,[Link],Ph.D
Andre Satolom 16021105019
Ria Rezky Awalyah 16021105030
PENDAHULUAN
LATAR BELAKANG
Pedagang Kaki Lima atau disingkat PKL adalah istilah untuk menyebut penjaja dagangan yang menggunakan
gerobak. Istilah itu sering ditafsirkan karena jumlah kaki pedagangnya ada lima. Lima kaki tersebut adalah dua kaki
pedagang ditambah tiga “kaki” gerobak (yang sebenarnya adalah tiga roda atau dua roda dan satu kaki). Saat ini istilah
PKL juga digunakan untuk pedagang di jalanan pada umumnya.
Sebenarnya istilah kaki lima berasal dari masa penjajahan kolonial Belanda. Peraturan pemerintahan waktu itu
menetapkan bahwa setiap jalan raya yang dibangun hendaknya menyediakan sarana untuk pejalan kaki. Lebar ruas
untuk pejalan adalah lima kaki atau sekitar satu setengah meter.[1]
Keberadaan PKL (Pedagang Kaki Lima) seringkali dianggap menghambat ruang gerak masyarakat di pusat kota,
kawasan Pusat Kota tampak kotor karena sampah, terjadi kerawanan sosial, dan tata ruang kota menjadi tidak teratur.
Hal tersebut merupakan fenomena lama yang dialami oleh Pemerintah di kota-kota besar. Demikian juga halnya
dengan kondisi Kota Manado, dimana Berdasarkan pengamatan ditemui masalah terkait dengan implementasi
kebijakan relokasi, yaitu: (a) PKL belum memahami maksud dan tujuan adanya implementasi kebijakan relokasi tempat
usaha dari Pemerintah, sehingga masih ada pedagang kaki lima yang melakukan kegiatan perdagangan ditempat yang
tidak seharusnya diperuntukan bagi sektor informal. (b) Pemerintah kurang maksimal dalam proses implementasi
kebijakan relokasi tempat usaha PKL sehingga lokasi peruntukan kawasan perdagangan sektor informal yang
ditetapkan oleh Pemerintah tidak terlaksana secara optimal..
TUJUAN

Mengetahui Karakteristik Pedagang Kaki Lima (PKL)


 Jumlah pedagang kaki lima
 Jenis usaha
 Lokasi persebaran
 Perlengkapan PKL
 Penataan PKL
KAJIAN TEORI
SEKTOR INFORMAL
Unit usaha kecil yang melakukan kegiatan produksi dan/atau distribusi barang dan jasa untuk menciptakan
lapangan kerja dan penghasilan bagi mereka yang terlibat unit tersebut bekerja dengan keterbatasan, baik
modal, fisik, tenaga, maupun keahlian. Contohnya: asongan, pedagang kaki lima,

Ciri-ciri sektor informal


 Pola kegiatannya tidak teratur.
 Skala usaha kecil dan menggunakan teknologi sederhana.
 Struktur usahanya didasarkan atas struktur unit kerja keluarga.
 Jam kerja tidak teratur / tidak tetap.
 Tempat kerja tidak permanen / tidak menetap.
 Usaha tersebut untuk melayani golongan masyarakat tertentu atau terbatas dan memiliki daya saing yang tinggi.
 Tidak memerlukan keahlian dan ketrampilan yang berdasarkan pada pendidikan formal khusus.
 Tidak mampu memanfaatkan keterkaitan dengan usaha lain yang sejenis dan lebih besar.
 Bersifat inofatif didasarkan pada kebutuhan konsumen terbatas dan mempunyai kekenyalan terhadap perubahan.
 Tidak terjangkau sistem pelayanan formal.
 Dari beberapa ciri yang ada, dapat diambil kesimpulan bahwa kebanyakan dari mereka bermodal kecil, teknologi
yang digunakan sederhana, kegiatan usaha tidak terorganisasi dengan baik, serta karyawan sedikit dan merupakan
kerabat atau anggota keluarga dari pengusaha.
DEFINISI PEDAGANG KAKI LIMA

• Istilah pedagang kaki lima berasal dari jaman


kolonial Belanda, pada waktu pemerintahan
Raffles. Berawal dari kata “five feet”, yang
merupakan jalur pejalan kaki di depan bangunan
Ardiyanto toko selebar lima kaki. Akan tetapi, dalam
perkembangannya ruang tersebut berubah fungsi
menjadi area untuk kegiatan berjualan para
pedagang kecil, sehingga disebut pedagang kaki
lima, kemudian istilah ini mulai memasyarakat.
• Pedagang Kaki Lima adalah pelaku usaha yang
melakukan usaha perdagangan dengan
menggunakan sarana usaha bergerak maupun
Permendagri No.
tidak bergerak, menggunakan prasarana kota,
41 tahun 2012
fasilitas sosial, fasilitas umum, lahan dan
bangunan milik pemerintah dan/atau swasta yang
bersifat sementara/tidak menetap.
KEBIJAKAN PEMERINTAH
• UU No. 26 tahun 2007 tentang Penataan Ruang: Pasal 28
• Salah satu ketentuan perencanaan tata ruang wilayah kota yaitu rencana
penyediaan dan pemanfaatan prasarana dan sarana kegiatan sektor informal yang
dibutuhkan untuk menjalankan fungsi wilayah kota sebagai pusat pelayanan sosial
ekonomi dan pusat pertumbuhan wilayah. (huruf c)
• Peraturan Menteri Dalam Negeri No. 57 Tahun 2010 tentang Pedoman Standar
Pelayanan Perkotaan : Pasal 7 dan 8
• Ruang untuk Sektor Informal dan Usaha Kecil & Menengah sebagai salah satu
Standar Pelayanan Perkotaan dengan Jenis Pelayanan Kegiatan Ekonomi. (bnd.
Pasal 7 dan Pasal 8 huruf c)
• Peraturan Menteri Dalam Negeri No. 47 Tahun 2012 tentang Pedoman Penyusunan
Peraturan Daerah tentang Rencana Tata Ruang Wilayah Provinsi dan Kabupaten/Kota :
Pasal 10
• Rencana Penyediaan dan Pemanfaatan Prasarana & Sarana Kegiatan Sektor
Informal sebagai Sistem Jaringan Prasarana Wilayah untuk Rencana Struktur
Ruang Wilayah Kota. (bnd. huruf c)
• Peraturan Menteri Dalam Negeri No. 41 Tahun 2012 tentang Pedoman Penataan Dan
Pemberdayaan Pedagang Kaki Lima
ADMINISTRASI KECAMATAN TUMINTING
Sebelah Utara : Kecamatan Bunaken
-Sebelah Selatan : Kecamatan Wenang (DAS Tondano)
-Sebelah Timur : Kecamatan Singkil dan Bunaken
-Sebelah Barat : Teluk Manado

Kecamatan Tuminting merupakan bagian Pemerintahan


Kota Manado sebagai hasil pemekaran dari kecamatan Molas
berdasarkan Perda Nomor 5 Tahun 2005 tanggal 17 Februari 2005
tentang Pembentukkan Wilayah Kecamatan dan Kelurahan se
Kota Manado. Kecamatan Tuminting terletak di Wilayah
Adminstratif Kota Manado.
Luas wilayah Kecamatan Tuminting 4,31 KM² terdiri dari 10
Kelurahan dengan 48 Lingkungan dan 203 Blok sensus

KELURAHAN LUAS WILAYAH ( KM2)


Sindulang Satu 0,24 .
Kampung Islam 0,32
luas kelurahan (km2)
sindulang satu
Sindulang Dua 0,12 5% 5% 6% 7%
3%
kampung islam
Bitung Karang Ria 0,4 sindulang dua
9% bitung karang ria
Maasing 0,33 28% maasing
Tuminting 0,47
8% tuminting
Mahawu 0,79
18% 11% mahawu
Sumompo 1,22 sumompo
Tumumpa Satu 0,21 tumumpa 1
Tumumpa Dua 0,21 tumumpa 2
TOTAL 4,31
DEMOGRAFI PENDUDUK
Penduduk Kecamatan Tuminting berdasarkan data
Tahun 2016 berjumlah 49.470 jiwa. Dengan luas
wilayah 4,31km2 . Kepadatan pendudukunya
mencapai 138 jiwa/km2. Secara keseluruhan jumlah
penduduk perempuan lebih banyak dari pada
penduduk yang berjenis kelamin laki laki, yang
tercermin dari angka sex rasio jenis kelamin yang
lebih besar dari 88,2
Penduduk Kecamatan Tuminting merupakan
penduduk majemuk yang memiliki latar belakang
etnis, budaya dan adat istiadat yang berbeda-beda.
Jumlah kepala keluarga, jumlah penduduk, sampai
dengan agustus 2017 sbb:
 Jumlah Kepala Keluarga : 14.061 KK
 Jumlah Penduduk : 49.470 Jiwa
KELURAHAN JUMLAH PENDUDUK ( JIWA)
Sindulang Satu 8595 jumlah penduduk
Kampung Islam sindulang satu
3863
Sindulang Dua 1686 5% 7% kampung islam

14% 17% sindulang dua


Bitung Karang Ria 3123 8% bitung karang ria
Maasing 6292 3% maasing
Tuminting 6463 tuminting
Mahawu 16% 6%
8071 12% mahawu
Sumompo 7127 sumompo
tumumpa 1
Tumumpa Satu 2657 13%
tumumpa 2
Tumumpa Dua 3367
TOTAL 51.244
PETA PENGGUNAAN LAHAN

Penggunaan Lahan di Kecamatan Tuminting sebagaian besar digunakan untuk Permukiman dan
Tempat Kegiatan
FASILITAS PERIBADATAN FASILITAS PENDIDIKAN
KELURAHAN GEREJA MASJID KELURAHAN TK SD SMP SMA PT

SINDULANG SATU 5 4
SINDULANG SATU 1 3 - - -
KAMPUNG ISLAM 1 6
KAMPUNG ISLAM 2 6 2 3 -
SINDULANG DUA 4 1
SINDULANG DUA 2 3 - - -
BITUNG KARANG 4 1
RIA BITUNG KARANG RIA 2 3 1 1 -
MAASING 5 3 MAASING 1 4 - - -
TUMINTING 12 5 TUMINTING 1 2 1 - -
MAHAWU 4 8 MAHAWU 2 6 - 1 1
SUMOMPO 7 6 SUMOMPO 2 2 1 - -
TUMUMPA SATU 4 1 TUMUMPA SATU 1 3 1 2 -
TUMUMPA DUA 6 1 TUMUMPA DUA 1 4 1 - -

KELURAHAN RUMAH SAKIT PUSKESMAS PUSTU POSYANDU PRAKTEK


DOKTER
SINDULANG SATU - - 1 5 1
KAMPUNG ISLAM - - 1 5 3
SINDULANG DUA - - - 5 -
FASILITAS BITUNG KARANG - - - 4 1
RIA
KESEHATAN
MAASING - - 1 4 1
TUMINTING - 1 - 6 8
MAHAWU 1 - 1 7 2
SUMOMPO - - 1 5 2
TUMUMPA SATU - - - 4 3
TUMUMPA DUA - - - 4 3
PETA SEBARAN FASILITAS UMUM DAN SOSIAL
PETA ZONASI PEDAGANG KAKI LIMA KECAMATAN
TUMINTING
KELURAHAN JUMLAH PKL

MAHAWU 7

MAASING 8

TUMUMPA SATU 4

TUMUMPA DUA -

TUMINTING 16

BITUNG KARANG RIA 8

SUMOMPO 2

SINDULANG SATU 14

SINDULANG DUA 15

KAMPUNG ISLAM 18
KELURAHAN MAASING
NO JUALAN JENIS JUALAN LOKASI WAKTU SIFAT PKL SARANA
BERJUALAN BERJUALAN YANG DI
GUNAKAN
1 MARTABAK MAKANAN SIAP SAJI TROTOAR MALAM HARI MENETAP GEROBAK

2 GORENGAN MAKANAN SIAP SAJI TROTOAR SORE-MALAM MENETAP GEROBAK


HARI
3 SATE MAKANAN SIAP SAJI TROTOAR MALAM HARI MENETAP TENDA

4 GORENGAN MAKANAN SIAP SAJI TROTOAR SORE-MALAM MENETAP GEROBAK


HARI
5 GORENGAN MAKANAN SIAP SAJI TROTOAR SORE-MALAM MENETAP GEROBAK
HARI
6 SATE MAKANAN SIAP SAJI TROTOAR MALAM HARI MENETAP TENDA

7 GORENGAN MAKANAN SIAP SAJI TROTOAR SORE-MALAM MENETAP GEROBAK


HARI
8 BIAPONG MAKANAN SIAP SAJI TROTOAR PAGI-MALAM MENETAP TENDA
HARI
PROFIL PKL

Pedagang :Nita
Umur : 42 Tahun
Asal : Manado
Status Usaha :Milik Sendiri
Memilih lokasi di Wilayah ini karena dekat dari rumah dan sudah memiliki banyak pelanggan [Link]
berjualan selama 10 bulan, Penghasilan perhari Rp.200.000 Membuka dagangan dari jam 06.30 -22.00 Wita
.Lokasi dekat dari klinik dan tidak memiliki izin dari pemerintah
Jenis jualan : Biapong
Luasan Sarana : 2 x 1 m
PROFIL PKL

Pedagang :Surnanto
Umur : 39 Tahun
Asal : Lamongan
Status Usaha :Milik Sendiri
Memilih lokasi di Wilayah ini karena dekat dari rumah . Alasan Memilih jualan ini karena modal [Link]
berjualan lebih dari 2 tahun , Penghasilan perhari tidak menentu (Rp.500.000- 600.000),Membuka
dagangan dari jam 16.00 -23.00 Wita dan memiliki izin dari Kepala Lingkungan Setempat
Jenis jualan : Gorengan
PROFIL PKL

Pedagang : Surarti
Umur : 50 Tahun
Asal : Jawa Timur
Status Usaha :Milik Sendiri
Memilih lokasi di Wilayah ini karena strategis di pinggir jalan utama dan sudah memiliki banyak pelanggan
[Link] berjualan lebih dari 8 tahun , Penghasilan perhari Rp.200.000,Membuka dagangan dari jam
17.00 -23.00 Wita dan memiliki izin dari kepala lingkungan.
Jenis jualan : Sate Ayam dan Gado-gado
Luasan Sarana : 3 x 2 m
KELURAHAN MAHAWU
NO JUALAN JENIS LOKASI WAKTU SIFAT SARANA

1 MINUMAN POP ICE MINUMAN SIAP SAJI TROTOA SIANG-MALAM MENETAP GEROBAK
& BENSIN R HARI

2 GORENGAN MAKANAN SIAP SAJI TROTOA SORE-MALAM HARI MENETAP GEROBAK


R

3 GORENGAN MAKANAN SIAP SAJI TROTOA SORE-MALAM HARI MENETAP GEROBAK


R

4 NASI KUNING MAKANAN SIAP SAJI TROTOA SORE-MALAM HARI MENETAP MEJA
R JONGKOK

5 ES CENDOL MINUMAN SIAP SAJI TROTOA SIANG-SORE HARI KELILING GEROBAK


R

6 KENTANG GORENG MAKANAN SIAP SAJI TROTOA PAGI-SORE HARI KELILING GEROBAK
R

7 NASI KUNING MAKANAN SIAP SAJI TROTOA SORE-MALAM HARI MENETAP MEJA
R JONGKOK
PROFIL PKL

Pedagang :Karim
Umur : 58 Tahun
Asal : Gorontalo
Status Usaha :Milik Sendiri
Memilih lokasi di Wilayah ini karena dekat dari rumah dan sudah memiliki banyak pelanggan [Link]
berjualan lebih dari 3 tahun , Penghasilan perhari tidak menentu (Rp.400.000- 500.000),Membuka
dagangan dari jam 17.00 -23.00 Wita dan tidak memiliki izin dari pemerintah
Jenis jualan : Nasi Kuning
Luasan Sarana : 2 x 1 m
PROFIL PKL

Pedagang :Juno Ibrahim


Umur : 54 Tahun
Asal : Gorontalo
Status Usaha :Milik Sendiri
Memilih lokasi di Wilayah ini karena dekat dari rumah,juga usaha turun temurun dan sudah memiliki banyak pelanggan
[Link] berjualan lebih dari 3 tahun , Penghasilan perhari paling kurang Rp.1.500.000,Membuka dagangan dari jam
16.00 -23.00 Wita Membayar Retribusi kebersihan dari kecamatan sebesar Rp.25.000 dan kendala dalam menjalankan
usaha ini yaitu kelangkaan bahan bakar
Jenis jualan : Gorengan,Sarabba dan Martabak
Luasan Sarana : 3 x 2 m
PROFIL PKL

Pedagang :Anggreani
Umur : 21 Tahun
Asal : Manado
Status Usaha :Milik Sendiri
Memilih lokasi di Wilayah ini karena dekat dari [Link] berjualan selama 1 tahun , Penghasilan perhari
tidak menentu (Rp.300.000- 400.000),Alasan berjualan mencari kesibukan sendiri . Membuka dagangan
dari jam 09.00 -22.00 Wita dan tidak memiliki izin dari pemerintah
Jenis jualan : Minuman dan Bensin
Luasan Sarana : 2 x 1 m
KELURAHAN SINDULANG SATU
NO JUALAN JENIS LOKASI WAKTU SIFAT SARANA

1 KIOS MAKANAN MAKANAN SIAP SAJI TROTOAR SORE-MALAM HARI MENETAP TENDA

2 JAGUNG BAKAR MAKANAN SIAP SAJI TROTOAR SORE-MALAM HARI MENETAP GEROBAK

3 JAGUNG BAKAR MAKANAN SIAP SAJI TROTOAR SORE-MALAM HARI MENETAP GEROBAK

4 KIOS MAKAN MAKANAN SIAP SAJI TROTOAR SORE-MALAM HARI MENETAP TENDA

5 JAGUNG BAKAR MAKANAN SIAP SAJI TROTOAR SORE-MALAM HARI MENETAP GEROBAK

6 KIOS MAKAN MAKANAN SIAP SAJI TROTOAR SORE-MALAM HARI MENETAP TENDA

7 KIOS MAKAN MAKANAN SIAP SAJI TROTOAR SORE-MALAM HARI MENETAP TENDA

8 JAGUNG BAKAR MAKANAN SIAP SAJI TROTOAR SORE-MALAM HARI MENETAP GEROBAK

9 KIOS MAKAN MAKANAN SIAP SAJI TROTOAR SORE-MALAM HARI MENETAP TENDA

10 MARTABAK MAKANAN SIAP SAJI TROTOAR SORE-MALAM HARI MENETAP GEROBAK

11 MARTABAK MAKANAN SIAP SAJI TROTOAR SORE-MALAM HARI MENETAP GEROBAK

12 ES KELAPA MUDA MINUMAN SIAP SAJI TROTOAR SORE-MALAM HARI MENETAP GEROBAK

13 ES TELER MINUMAN SIAP SAJI TROTOAR SORE-MALAM HARI MENETAP GEROBAK

14 MARTABAK MAKANAN SIAP SAJI TROTOAR SORE-MALAM HARI MENETAP GEROBAK


PROFIL PKL

Pedagang :Yelti
Umur : 41 Tahun
Asal : Minsel
Status Usaha :Milik Sendiri
Memilih lokasi di Wilayah ini karena strategis [Link] berjualan selama 1 bulan , Penghasilan perhari
tidak menentu,Membuka dagangan dari jam 17.00 -23.00 Wita dan memiliki izin dari pemerintah ( retribusi
Rp.25.000)
Jenis jualan : Jagung Bakar dan Sarabba
PROFIL PKL

Pedagang :Usman
Umur : 53 Tahun
Asal : NTB
Status Usaha :Milik Sendiri
Memilih lokasi di Wilayah ini karena [Link] berjualan selama 15 Tahun, Penghasilan perhari
Rp.600.000-700.000,Membuka dagangan dari jam 10.00 -17.00 Wita dan memiliki izin dari pemerintah
( retribusi Rp.25.000)
Jenis jualan : Es Kelapa Muda
KELURAHAN SINDULANG DUA
NO JUALAN JENIS LOKASI WAKTU SIFAT SARANA

1 JAGUNG BAKAR MAKANAN SIAP SAJI TROTOAR SORE-MALAM HARI MENETAP GEROBAK

2 JAGUNG BAKAR MAKANAN SIAP SAJI TROTOAR SORE-MALAM HARI MENETAP GEROBAK

3 JAGUNG BAKAR MAKANAN SIAP SAJI TROTOAR SORE-MALAM HARI MENETAP GEROBAK

4 HIBURAN ANAK NON MAKANAN TROTOAR SORE-MALAM HARI MENETAP GEROBAK

5 JAGUNG BAKAR MAKANAN SIAP SAJI TROTOAR SORE-MALAM HARI MENETAP GEROBAK

6 JAGUNG BAKAR MAKANAN SIAP SAJI TROTOAR SORE-MALAM HARI MENETAP GEROBAK

7 MIE CEPLOK MAKANAN SIAP SAJI TROTOAR SORE-MALAM HARI MENETAP TENDA

8 JAGUNG BAKAR MAKANAN SIAP SAJI TROTOAR SORE-MALAM HARI MENETAP GEROBAK

9 GORENGAN MAKANAN SIAP SAJI TROTOAR SORE-MALAM HARI MENETAP GEROBAK

10 KIOS MAKAN MAKANAN SIAP SAJI TROTOAR SORE-MALAM HARI MENETAP TENDA

11 MIE BAKSO MAKANAN SIAP SAJI TROTOAR SORE-MALAM HARI KELILING GEROBAK

12 KIOS MAKAN MAKANAN SIAP SAJI TROTOAR SORE-MALAM HARI MENETAP TENDA

13 KIOS MAKAN MAKANAN SIAP SAJI TROTOAR SORE-MALAM HARI MENETAP TENDA

14 KIOS MAKAN MAKANAN SIAP SAJI TROTOAR SORE-MALAM HARI MENETAP TENDA

15 SARABBA MINUMAN SIAP SAJI TROTOAR SORE-MALAM HARI MENETAP MEJA JONGKOK
PROFIL PKL

Pedagang :Satimong
Umur : 42 Tahun
Asal : Solo
Status Usaha :Milik Sendiri
Memilih lokasi di Wilayah ini karena strategis di pinggir laut dan sudah memiliki banyak pelanggan
[Link] berjualan lebih dari 20 tahun , Penghasilan perhari tidak menentu Membuka dagangan dari jam
16.00 -22.00 Wita dan tidak memiliki izin dari pemerintah
Jenis jualan : Bakso
Luasan Sarana : berpindah tempat
PROFIL PKL

Pedagang : Syul
Umur : 59 Tahun
Asal : Tondano
Status Usaha :Milik Sendiri
Memilih lokasi di Wilayah ini karena strategis pinggir laut juga dekat dari rumah dan sudah memiliki banyak
pelanggan [Link] berjualan selama 7 bulan , Penghasilan perhari tidak menentu Membuka dagangan
dari jam 17.00 -23.00 Wita dan memiliki izin dari pemerintah ( membayar retribusi Rp.25.000
Jenis jualan : Makanan
Luasan Sarana :4 x 2 m
PROFIL PKL

Pedagang :Mas Yarto


Umur : 32 Tahun
Asal : Jawa
Status Usaha :Milik Sendiri
Memilih lokasi di Wilayah ini karena strategis pinggir laut (ramai)dan sudah memiliki banyak pelanggan
[Link] berjualan Selama 3 Bulan, Penghasilan perhari tidak menentu Membuka dagangan dari jam
17.00 -23.00 Wita dan tidak memiliki izin dari pemerintah
Jenis jualan : Jagung Bakar
Luasan Sarana : 3 x 1 m
KELURAHAN SUMOMPO

NO JUALAN JENIS LOKASI WAKTU SIFAT SARANA


1 GORENGAN MAKANAN SIAP PARKIRAN SORE- MENETAP GEROBAK
SAJI MALAM
HARI
2 GORENGAN MAKANAN SIAP PARKIRAN SORE- MENETAP GEROBAK
SAJI MALAM
HARI
PROFIL PKL

Pedagang : Magdalena
Umur : 63 Tahun
Asal : Sangihe
Status Usaha :Milik Sendiri
Memilih lokasi di Wilayah ini karena dekat dari rumah dan sudah memiliki banyak pelanggan [Link]
berjualan lebih dari 3 tahun , Penghasilan perhari (Rp.200.000- 300.000),Membuka dagangan dari jam
10.00 -19.00 Wita dan tidak memiliki izin dari pemerintah
Jenis jualan : Gorengan
Luasan Sarana : 2 x 2 m
KELURAHAN TUMINTING
NO JUALAN JENIS LOKASI WAKTU SIDAT SARANA

1 MIE BAKSO MAKANAN SIAP SAJI PARKIRAN MALAM HARI MENETAP GEROBAK

2 SATE MAKANAN SIAP SAJI PARKIRAN MALAM HARI MENETAP GEROBAK

3 MARTABAK MAKANAN SIAP SAJI TOROTOAR MALAM HARI MENETAP GEROBAK

4 GORENGAN MAKANAN SIAP SAJI TROTOAR SORE-MALAM HARI MENETAP GEROBAK

5 BAKSO TUSUK MAKANAN SIAP SAJI TROTOAR PAGI-SORE HARI KELILING GEROBAK

6 GORENGAN MAKANAN SIAP SAJI TROTOAR SORE-MALAM HARI MENETAP GEROBAK

7 MIE AYAM MAKANAN SIAP SAJI TROTOAR MALAM HARI MENETAP GEROBAK

8 KETOPRAK MAKANAN SIAP SAJI TROTOAR MALAM HARI MENETAP GEROBAK

9 KONTER PULSA NON MAKANAN TROTOAR PAGI-MALAM HARI MENETAP GEROBAK

`10 BENSIN NON MAKANAN TROTOAR PAGI-MALAM HARI MENETAP GEROBAK

11 NASI KUNING MAKANAN SIAP SAJI TROTOAR SORE-MALAM HARI MENETAP GEROBAK

12 GORENGAN MAKANAN SIAP SAJI TROTOAR SORE-MALAM HARI MENETAP GEROBAK

13 GORENGAN MAKANAN SIAP SAJI PARKIRAN SORE-MALAM HARI MENETAP GEROBAK\

14 MIE BAKSO MAKANAN SIAP SAJI PARKIRAN MALAM HARI MENETAP GEROBAK

15 SENDAL NON MAKANAN PARKIRAN PAGI-SORE HARI SEMI MENETAP MOBIL

16 ES KELAPA MUDA MINUMAN SIAP SAJI PARKIRAN SIANG-SORE HARI KELILING GEROBAK
PROFIL PKL

Pedagang :Annisa
Umur : 40 Tahun
Asal : Manado
Status Usaha :Milik Sendiri
Memilih lokasi di Wilayah ini karena dekat dari rumah dan sudah memiliki banyak pelanggan [Link]
berjualan lebih dari 3 tahun , Penghasilan perhari (Rp.500.000- 700.000),Membuka dagangan dari jam
06.00 -23.00 Wita dan memiliki izin dari Kepala Lingkungan.
Jenis jualan : Nasi Kuning
Luasan Sarana : 2 x 1 m
PROFIL PKL

Pedagang :Sumardi
Umur : 40 Tahun
Asal : Jawa
Status Usaha :Milik Sendiri
Memilih lokasi di Wilayah ini karena dekat dari rumah dan sudah memiliki banyak pelanggan tetap,memilih
berjualan bakso karena sudah keahlian dari kampung .Sudah berjualan lebih dari 4 tahun , Penghasilan
perhari Rp.1.300.000,Membuka dagangan dari jam 16.00 -23.00 Wita dan memiliki izin dari kepala
lingkungan.
Jenis jualan : Bakso
Luasan Sarana : 3 x 2 m
PROFIL PKL

Pedagang :Ratna
Umur : 70 tahun
Asal : Gorontalo
Status Usaha :Milik Sendiri
Memilih lokasi di Wilayah ini karena dekat dari rumah , memilih jualan ini karena bisa laku dengan
[Link] berjualan lebih dari 10 tahun , Penghasilan perhari Rp.1.000.000,Membuka dagangan dari jam
06.00 -23.00 Wita dan memiliki izin dari kepala lingkungan.
Jenis jualan :Campuran (Rokok,makanan ringan dan bensin )
Luasan Sarana : 2 x 1 m
KELURAHAN TUMUMPA SATU

NO JUALAN JENIS LOKASI WAKTU SIFAT SARANA

1 GORENGAN MAKANAN SIAP SAJI TROTOAR SORE-MALAM MENETAP GEROBAK


HARI
2 GORENGAN MAKANAN SIAP SAJI TROTOAR SORE-MALAM MENETAP GEROBAK
HARI
3 GORENGAN MAKANAN SIAP SAJI TROTOAR SORE-MALAM MENETAP GEROBAK
HARI
4 KIOS MAKAN MAKANAN SIAP SAJI TROTOAR MALAM HARI MENETAP TENDA
PROFIL PKL

Pedagang :Novalantan
Umur : 31Tahun
Asal : Manado
Status Usaha :Milik Sendiri
Memilih lokasi di Wilayah ini karena berdampingan dengan usaha suami(Bengkel).Baru berjualan selama 1
bulan, Penghasilan perhari Rp.400.000. Membuka dagangan dari jam 13.00 -23.00 Wita dan ada izin dari
kepala lingkungan setempat.
Jenis jualan : Gorengan
Luasan Sarana : 2 x 1 m
PROFIL PKL

Pedagang :Mas Agus


Umur : 43 Tahun
Asal : Jawa Timur
Status Usaha :Milik Sendiri
Memilih lokasi di Wilayah ini karena dekat dari Kontrakan dan sudah memiliki banyak pelanggan
[Link] berjualan lebih dari 15 tahun , Penghasilan perhari paling kurang Rp.1.000.000 ,Membuka
dagangan dari jam 18.00 -23.00 Wita dan tidak memiliki izin dari pemerintah
Jenis jualan : Nasi Goreng,Mie goreng dan gado-gado
Luasan Sarana : 3x 2 m
KELURAHAN KAMPUNG ISLAM
NO JUALAN JENIS LOKASI WAKTU SIFAT SARANA

1 MIE BAKSO MAKANAN SIAP SAJI TROTOAR MALAM HARI MENETAP GEROBAK

2 GORENGAN MAKANAN SIAP SAJI TROTOAR SORE – MALAM HARI MENETAP GEROBAK

3 KETOPRAK MAKANAN SIAP SAJI TROTOAR MALAM HARI MENETAP GEROBAK

4 MARTABAK MAKANAN SIAP SAJI PARKIRAN SORE – MALAM HARI MENETAP GEROBAK

5 GORENGAN MAKANAN SIAP SAJI TROTOAR SORE – MALAM HARI MENETAP GEROBAK

6 MIE BAKSO MAKANAN SIAP SAJI TROTOAR MAAM HARI MENETAP GEROBAK

7 MARTABAK MAKANAN SIAP SAJI TROTOAR SORE – MALAM HARI MENETAP GEROBAK

8 KIOS MAKANAN MAKANAN SIAP SAJI PARKIRAN MALAM HARI MENETAP GEROBAK

9 GADO-GADO MAKANAN SIAP SAJI PARKIRAN MALAM HARI MENETAP GEROBAK

10 MIE BAKSO MAKANAN SIAP SAJI PARKIRAN MALAM HARI MENETAP GEROBAK

11 BAKSO TUSUK MAKANAN SIAP SAJI TROTOAR PAGI-SORE HARI KELILING GEROBAK

12 BAKSO TUSUK MAKANAN SIAP SAJI TROTOAR PAGI-SORE HARI KELILING GEROBAK

13 KENTANG GORENG MAKANAN SIAP SAJI TROTOAR PAGI-SORE HARI KELILING GEROBAK

14 ES KRIM MAKANAN SIAP SAJI TROTOAR PAGI-SORE HARI KELILING GEROBAK

15 MIE CEPLOK MAKANAN SIAP SAJI TROTOAR MALAM HARI MENETAP GEROBAK

16 MIE BAKSO MAKANAN SIAP SAJI TROTOAR MALAM HARI MENETAP GEROBAK

17 BAKSO TUSUK MAKANAN SIAP SAJI TROTOAR PAGI-SORE HARI KELILING GEROBAK

18 BAKSO TUSUK MAKANAN SIAP SAJI TROTOAR PAGI-SORE HARI KELILING GEROBAK
PROFIL PKL

Pedagang :Sumaria
Umur : 40 Tahun
Asal : Jawa Timur
Status Usaha :Milik Sendiri
Memilih lokasi di Wilayah ini karena dekat dari rumah dan sudah memiliki banyak pelanggan [Link]
berjualan lebih dari 5 tahun , Penghasilan perhari Rp.1.000.000,Membuka dagangan dari jam 17.00 -23.00
Wita dan memiliki izin dari kepala lingkungan.
Jenis jualan : gado-gado dan sate ayam
Luasan Sarana : 2 x 3 m
PROFIL PKL

Pedagang :Iwan
Umur : 29 Tahun
Asal : Jawa Timur
Status Usaha :Milik Sendiri
Memilih lokasi di Wilayah ini karena dekat dari rumah,sekolahan ,kos-kosan dan juga sudah memiliki
banyak pelanggan [Link] berjualan lebih dari 8 tahun , Penghasilan perhari Rp.1.000.000,Membuka
dagangan dari jam 18.00 -03.00 Wita dan memiliki izin dari pemerintah
Jenis Jualan : Mie Goreng,Ayam lalapan dan nasi goreng
Luasan Sarana : 3x 3 m
PROFIL PKL

Pedagang :Novita
Umur : 34 Tahun
Asal : Manado
Status Usaha :Milik Sendiri
Memilih lokasi di Wilayah ini karena dekat dari rumah dan sudah memiliki banyak pelanggan [Link]
berjualan lebih dari 12 tahun , Penghasilan perhari Rp.500.000,Membuka dagangan dari jam 18.00 -01.00
Wita dan memiliki izin dari kepala lingkungan.
Jenis jualan : Martabak dan Gorengan
Luasan Sarana : 3x 2m
KELURAHAN BITUNG KARANG RIA
NO JUALAN JENIS LOKASI WAKTU SIFAT SARANA
1 JAGUNG BAKAR MAKANAN SIAP TROTOAR SORE-MALAM MENETAP GEROBAK
SAJI HARI

2 ES KELAPA MUDA MINUMAN SIAP TROTOAR SORE-MALAM MENETAP GEROBAK


SAJI HARI

3 JAGUNG BAKAR MAKANAN SIAP TROTOAR SORE-MALAM MENETAP GEROBAK


SAJI HARI

4 KIOS MAKAN MAKANAN SIAP TROTOAR SORE-MALAM MENETAP TENDA


SAJI HARI

5 KIOS MAKAN MAKANAN SIAP TROTOAR SORE-MALAM MENETAP TENDA


SAJI HARI

6 KIOS MAKAN MAKANAN SIAP TROTOAR SORE-MALAM MENETAP TENDA


SAJI HARI

7 KIOS MAKAN MAKANAN SIAP TROTOAR SORE-MALAM MENETAP TENDA


SAJI HARI

8 BENSIN NON MAKANAN TROTOAR PAGI-MALAM MENETAP GEROBAK


HARI
1
2

7
8
PROFIL PKL

Pedagang :Anita
Umur : 34Tahun
Asal : Manado
Status Usaha :Milik Sendiri
Memilih lokasi di Wilayah ini karena dekat dari rumah,pinggir pantai dan sudah memiliki banyak pelanggan
[Link] baru 5 bulan , Penghasilan perhari Rp.500.000 ,Membuka dagangan dari jam 16.00 -23.00
Wita dan tidak memiliki izin dari pemerintah
Jenis jualan : Mie dal dan kopi
Luasan Sarana : 3 x 2 m
PROFIL PKL

Pedagang :Nurdin
Umur : 42 Tahun
Asal : Gorontalo
Status Usaha :Milik Sendiri
Memilih lokasi di Wilayah ini karena lokasi strategis di pinggir laut .Sudah berjualan selama 2 bulan,
Penghasilan perhari 300.000,Membuka dagangan dari jam 17.00 -23.00 Wita dan memiliki izin dari kepala
lingkungan
Jenis jualan : Jagung Bakar
Luasan Sarana : 3 x 2 m
PROFIL PKL

Pedagang : Stoner
Umur : 60 Tahun
Asal : Gorontalo
Status Usaha :Milik Sendiri
Memilih lokasi di Wilayah ini karena lokasi srategis di pinggir laut .Sudah berjualan selama 2 bulan,
Penghasilan perhari tidak menentu,Membuka dagangan dari jam 16.00 -22.00 Wita dan memiliki izin dari
pemerintah( Satpol PP dan Kepala Lingkungan ) membayar retribusi Rp.25.000/minggu
Jenis jualan : Es Kelapa Muda
Luasan Sarana : 3 x 2 m
ANALISIS PROFIL PKL
KELURAHAN NARASUMBER ASAL UMUR JENIS USAHA STATUS USAHA IZIN USAHA
(TAHUN)
MAASING Ibu Nita Manado 42 Biapong Milik Senidiri Tidak Ada
[Link] Lamongan 39 Gorengan Milik Sendiri Ada
Ibu Surarti Jawa Timur 50 Sate ayam Milik Sendiri Ada
MAHAWU [Link] Gorontalo 58 Nasi Kuning Milik Sendiri Tidak Ada
[Link] Ibrahim Gorontalo 54 Martabak Milik Sendiri Ada
Ibu Anggreani Manado 21 Bensin Milik Sendiri Tidak Ada
TUMUMPA 1 Ibu Novalantan Manado 31 Gorengan Milik Sendiri Ada
Mas Agus Jawa Timur 43 Nasi goreng Milik Sendiri Tidak Ada
TUMINTING Ibu Annisa Manado 40 Nasi Kuning Milik Sendiri Ada
[Link] Jawa 40 Mie Bakso Milik Sendiri Ada
Ibu Ratna Gorontalo 70 Campuran Milik Sendiri Ada
BITUNG KARANG Ibu Anita Manado 34 Mie Dal Milik Sendiri Tidak Ada
RIA
Bpk Nurdin Gorontalo 42 Jagung Bakar Milik Sendiri Ada

[Link] Gorontalo 60 Es Kelapa Muda Milik Sendiri Ada

SINDULANG DUA [Link] Solo 42 Mie Bakso Milik Sendiri Tidak Ada
Ibu Syul Tondano 59 Kions Makanan Milik Sendiri Ada
Mas Yarto Jawa 32 Jagung Bakar Milik Senriri Tidak Ada
SINDULANG Ibu Yeti Minahasa selatan 41 Jagung Bakar Milik Senidri Ada
SATU
[Link] NTB 53 Es Kelapa Muda Milik Sendiri Ada
KAMPUNG ISLAM Ibu Sumaria Jawa Timur 40 Sate Ayam Milik Sendiri Ada
Mas Iwan Jawa Timur 29 Ayam lalapan Milik Sendiri Ada
Ibu Novitas Manado 34 Martabak Milik Sendiri Ada
SUMOMPO Ibu Magdalena Sangihe 63 Gorengan Milik Sendiri Tidak Ada
ANALISIS PROFIL PKL
ASAL PKL
Sebanyak 73% PKL di Kecamatan Tuminting yaitu pendatang
27% Penduduk Asli yang berasal dari Gorontalo,Sangihe, Jawa Timur dan Jawa
Pendatang
Tengah. Dan Sisanya Sebanyak 27% Penduduk Asli Kota
73% Manado

USIA PEDAGANG KAKI


LIMA
9%
USIA PRO-
DUKTIF (20-
Sebanyak 91% PKL di Kecamatan tuminting Berusia Produktif
62)
Usia Non Produk- yaitu 21-58 Tahun . Sisanya sebanyak 9 % tidak berada lagi di
tif >62
usia produkti yaitu > 62 Tahun
91%

izin usaha
Sebanyak 65 % PKL memiliki Izin dagang dari kepala
35%
lingkungan atau Kepala Kelurahan dan Juga beberapa PKL
Ada
Tidak Ada
membanyar kontribusi setiap minggunya sebanyak Rp.20.000-,
Sisanya 35 % tidak memiliki izin jualan dari pemerintah karena
65%
ada sebagian PKL berjualan dengan cara keliling atau
berpindah tempat.
ANALISIS KARAKTERISTIK PKL
NO KELURAHAN TIPE KOMODITAS LOKASI JUALAN SIFAT LAYANAN SARANA FISIK PKL JUMLAH PKL
JUALAN PKL

1 Maasing Makanan siap Saji Trotoar Menetap Tenda & Gerobak 8

2 Mahawu Makanan dan Trotoar Menetap & Keliling Gerobak & Meja 7
Minuman siap saji Jongkok

3 Tumumpa 1 Makanan siap saji Trotoat Menetap Tenda & Gerobak 4

4 Tuminting Makanan & Trotoar & Parkiran Menetap & Gerobak & Mobil 16
Minuman siap saji Berpindah
dan Non Makanan
5 Bitung Karang Ria Makanan dan Trotoar Menetap Gerobak & Tenda 8
Minuman siap saji

6 Sindulang 2 Makanan dan Trotoar Menetap & keliling Gerobak,Tenda & 15


minuman siap saji & Meja jongkok
Non Makanan
7 Sindulang 1 Makanan dan Trotoar Menetap Tenda & Gerobak 14
Minuman Siap saji

8 Kampung Islam Makanan Siap Saji Trotoar Menetap & Keliling Gerobak 18

9 Sumompo Makanan Siap Saji Parkiran Menetap Gerobak 2


A N A L I S I S T I P E K O M O D I TA S J U A L A N P K L
NO KELURAHAN TIPE KOMODITAS JUALAN PKL JUMLAH

MAKANAN SIAP SAJI & MINUMAN SIAP SAJI NON MAKANAN HIBURAN

1 Maasing 8 - - 8

2 Mahawu 7 - - 7

3 Tumumpa 1 4 - - 4

4 Tuminting 13 3 - 16

5 Bitung Karang Ria 7 1 - 8

6 Sindulang 2 14 - 1 15

7 Sindulang 1 14 - - 14

8 Kampung Islam 18 - - 18

9 Sumompo 2 - - 2

8%
MAKANAN Dari Analisis di atas dapat disimpulkan
SIAP SAJI bahwa Tipe Komoditas Jualan PKL di
30% NON Kecamatan Tuminting Sebagian besar
MAKANAN berjualan makanan & minuman siap saji
62% HIBURAN
ANALISIS KARAKTERISTIK LOKASI JUALAN PKL
NO KELURAHAN LOKASI JUALAN PKL JUMLAH

TROTOAR LAHAN PARKIR

1 Maasing 8 - 8

2 Mahawu 7 - 7

3 Tumumpa 1 4 - 4

4 Tuminting 10 6 16

5 Bitung Karang Ria 8 - 8

6 Sindulang 2 15 - 15

7 Sindulang 1 14 - 14

8 Kampung Islam 14 4- 18

9 Sumompo - 2 2

13%
Dari analisis lokasi jualan PKL dapat
TROTOAR disimpulkan bahwa Lokasi Jualan dari
LAHAN PKL di Kecamatan Tuminting yaitu di
87% PARKIR Trotoar dan Lahan Parkir
ANALISIS KARAKTERISTIK SIFAT LAYANAN PKL
NO KELURAHAN SIFAT LAYANAN PKL JUMLAH

MENETAP SEMI MENETAP KELILING

1 Maasing 8 - - 8

2 Mahawu 5 - 2 7

3 Tumumpa 1 4 - - 4

4 Tuminting 13 1 2 16

5 Bitung Karang Ria 8 - - 8

6 Sindulang 2 14 - 1 15

7 Sindulang 1 14 - - 14

8 Kampung Islam 12 - 6 18

9 Sumompo 2 - - 2

12%
1%
Dari analisis tersebut dapat disimpulkan
MENETAP
bahwa sifat layanan PKL sebagian besar
SEMI Menetap di Trotoar atau di lahan parkir
MENETAP
87%
KELILING
ANALISIS KARAKTERISTIK JAM OPERASIONAL PKL
NO KELURAHAN JAM OPERASIONAL PKL JUMLAH

PAGI – SORE HARI SORE – MALAM HARI MALAM HARI

1 Maasing 1 4 3 8

2 Mahawu 3 4 - 7

3 Tumumpa 1 - 3 1 4

4 Tuminting 5 5 6 16

5 Bitung Karang Ria 1 7 - 8

6 Sindulang 2 - 15 - 15

7 Sindulang 1 - 14 - 14

8 Kampung Islam 6 4 8 18

9 Sumompo - 2 - 2

PAGI-SORE
20% 18% HARI Dari analisis tersebut dapat disimpulkan
bahwa jam operasional PKL di Kecamatan
SORE- Tuminting sebagian besar di Waktu Sore
MALAM HARI hingga Malam Hari
63%
MALAM HARI
ANALISIS KARAKTERISTIK SARANA FIFIK PKL
NO KELURAHAN SARANA FIFIK PKL JUMLAH

GEROBAK TENDA MEJA JONGKOK

1 Maasing 5 3 - 8

2 Mahawu 5 - 2 7

3 Tumumpa 1 3 1 - 4

4 Tuminting 15 1 - 16

5 Bitung Karang Ria 4 4 - 8

6 Sindulang 2 9 5 1 15

7 Sindulang 1 9 5 - 14

8 Kampung Islam 18 - - 18

9 Sumompo 2 - - 2

3%
21% GEROBAK Dari hasil analisis tersebut dapat disimpulkan
Sarana fisik PKL di Kecamatan Tuminting
TENDA
sebagian besar menggunakan Gerobak
MEJA sebanyak 76 % PKL
JONGKOK
76%
ANALISIS POLA PENYEBARAN DAN KARAKTERISTIK LOKASIONAL PKL

Jembatan Soekarno

[Link]
sindulang

Zona Pertama di sepanjang jalan boulevard yang menghubungkan Kelurahan Sindulang Satu,Kelurahan Sindulang Dua
dan Kelurahan Bitung Karang Ria . Faktor yang menyebabkan banyaknya PKL di Zona ini disebabkan oleh adanya
Jembatan Soekarno dan juga Pemandangan Laut Manado yang indah . PKL di Zona ini berjualan di waktu Sore hingga
Malam. Zona penyebaran PKL di Zona pertama yaitu Pola Penyebaran Linear . PKL berdagang di pinggiran jalan utama
ANALISIS POLA PENYEBARAN DAN KARAKTERISTIK LOKASIONAL PKL

Pasar tuminting

Pasar tuminting

Zona PKL yang Kedua berada di sekitar Pasar Tuminting. Pasar Tuminting ini menjadi pusat perdagangan di
Kecamatan Tuminting inilah yang menjadi Lokasional dari PKL. Sehingga banyaknya PKL di sekitar pasar
tersebut. Dan juga Pola penyebaran PKL yaitu Pola Penyebaran Berkelompok dimana PKL berfokus pada
ANALISIS POLA PENYEBARAN DAN KARAKTERISTIK LOKASIONAL PKL

KOS-KOSAN DI
TUMINTING

MAN MODEL
MANADO

Zona PKL yang ketiga berada di Sepanjang jalan di kelurahan Kampung Islam, Sindulang Satu dan
Sindulang Dua .Di Zona inipun banyak kos-kosan dan Fasilitas Pendidikan yang menyebabkan banyak nya
PKL di sepanjang jalan ini yang menjadikan sebagai Lokasional PKL . Dengan Zona Penyebaran Linear
dimana pedagang menyebar di sepanjang jalan Utama
ANALISIS POLA PENYEBARAN DAN KARAKTERISTIK LOKASIONAL PKL

PANGKALAN
OJEK

SDN 25
MANADO
Zona PKL yang keempat berada di Daerah Perbatasan antar kecamatan Tuminting dan Kecamatan
Bunaken dan juga Fasilitas Pendidikan. Di Zona inipun banyak Perkantoran yang menyebabkan banyak
nya PKL di sepanjang jalan ini . Sepanjang Jalan di Kelurahan Mahawu,Maasing,Tuminting, dan Kelurahan
Tumumpa Satu. Dengan Zona Penyebaran Linear dimana pedagang menyebar di sepanjang jalan Utama
KAJIAN RTRW MANADO: SEKTOR INFORMAL

POLA PEMANFAATAN KAWASAN BUDIDAYA SEBAGAI RUANG


KEGIATAN SEKTOR INFORMAL DI KOTA MANADO

Setiap kawasan yang direncanakan


sebagai kawasan pusat-pusat
pelayanan memiliki ruang untuk
Khusus untuk kawasan pusat kota,
kegiatan sektor informal yang berupa
ruang untuk pengembangan sektor
hamparan ruang terbuka ataupun dapat
informal diarahkan untuk dikembangkan
berupa ruang yang disediakan di dalam
di Kelurahan Calaca dan pada daerah
gedung untuk pemusatan aktivitas
reklamasi di kawasan kolam pelabuhan
kegiatan sektor informal yang berlokasi
Manado. (Pasal 46 huruf b)
di Kecamatan: Malalayang, Sario,
Wenang, Tikala, Paal Dua, Tuminting
(Pasal 46 huruf a)
KAJIAN RTRW MANADO: TUMINTING

Sub pusat pelayanan kota IV, Pengembangan kawasan Pengembangan kawasan


adalah kawasan pertigaan perdagangan dan jasa perdagangan dan jasa di
pasarTuminting yang melayani berskala kawasan diwilayah kawasan PPK yang berlokasi di
sebagian wilayah Kecamatan Kecamatan Wanea, kawasan Pusat Kota yang ada
Tumintingdan sebagian wilayah Kecamatan Malalayang, di Kecamatan Malalayang,
Kecamatan Singkil dengan Kecamatan Kecamatan Sario, Kecamatan
fungsi pelayanan, Sario,Kecamatan Tikala, Wenang dan Kecamatan
sebagai berikut : Kecamatan Paal Dua, Tuminting mencakup pusat-
1. permukiman; Kecamatan pusat perbelanjaan utama
2. perdagangan dan jasa. Singkil,Kecamatan seperti komplekspertokoan dan
Tuminting, dan Kecamatan mall, pasar, bank, dan
Pasal 7 ayat 4 Sub.d
Mapanget; pelayanan-pelayanan jasa
lainnya yang berskala wilayah
Pasal 40 sub.b
sebagaimana dimaksud dalam
Pasal 7 ayat (2) huruf a;
Pasal 40 sub.c
KAJIAN RTRW MANADO: TUMINTING

Rencana pengembangan b. rencana pengembangan kawasan reklamasi


wisata prioritas di wilayah kota, pejalan kaki dan pengguna sebagaimana dimaksud pada
terdiri atas : sepeda di kawasan pesisir huruf b yaitu di Kecamatan
b. wisata bisnis di kawasan pantai yang berada di wilayah Wenang, Kecamatan
reklamasi, di Kecamatan Kecamatan Malalayang, Malalayang, Kecamatan
Malalayang, Kecamatan Sario, Kecamatan Bunaken dan Tuminting dan Kecamatan
Kecamatan Wenang dan Kecamatan Tuminting; Sario
Kecamatan Tuminting; Pasal 33 Ayat 2 sub.d
j. rencana pengembangan
pusat rekreasi di Kecamatan Pasal 27 sub.b
Mapanget dan Kecamatan
Tuminting.
Pasal 43
POTENSI

Potensi di kecamatan Tuminting ini yaitu adanya lokasi wisata jembatan soekarno , yang menjadikannya di
sepanjang jalan kelurahan sindulang satu,sindulang dan bitung karang ria di kenal sebagai jalan boulevard
kota [Link] kecamatan ini pun terdapat tempat pelelangan ikan (TPI) dan Lembaga Permasyarakatan
Kota Manado.
MASALAH

1. Mengganggu arus lalu lintas dan pejalan kaki

PKL yang berjualan di sepanjang jalan di Kecamatan Tuminting ini telah memakan badan jalan
dengan pendirian lapak & tenda serta sebagai tempat parkir kendaraan dagang, sehingga ruas
jalan menjadi sempit dan mengganggu kendaraan yang melintas, bahkan berpotensi
menimbulkan kemacetan. Selain itu, PKL juga menggunakan pedestrian/trotoar untuk
berjualan, sehingga mengganggu para pejalan kaki.

2. Mengganggu kegiatan ekonomi pedagang formal

Di Kecamatan Tuminting terdapat berbagai usaha yang dilakoni secara formal. Keberadaan
para PKL tentu mengganggu kegiatan ekonomi para pedagang formal tersebut, terlebih ada
beberapa PKL yang tidak mendapatkan izin atau dengan kata lain berdagang secara ilegal
KONSEP PENATAAN PKL

mereka tidak akan di relokasi namun akan dilakukan penataan kembali


• mereka akan di arahkan pada 1 titik area khusus dengan radius 1 km sepanjang jalan boulevard
sebagai tempat berjualan
• waktu operasional hanya bisa berjualan pada sore dan malam hari yaitu pukul 17.00 - 24.00

jualan para pkl berdekatan


• untuk lebar trotoar 2 - 3 meter, hanya bisa menggunakan 70 % dari lebar trotoar, sisanya untuk
pejalan kaki
• untuk lebar trotoar >3 meter, lebar tempat usaha maksimal 2 meter

PKL yang menempati/berjualan di area bangunan- bangunan penting seperti


tempat ibadah, kantor atau sekolah harus mendapatkan persetujuan dari pihak
yang bersangkutan
• bisa memanfaatkan marka jalan yang mamang didesign untuk tempat parkir
• penyediaan tenda berjualan dari pemda untuk para pkl
• -penyediaan lampu jalan

Anda mungkin juga menyukai